NovelToon NovelToon
Penyihir Gila Dari Jurang Hantu

Penyihir Gila Dari Jurang Hantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Fantasi Isekai / Balas Dendam
Popularitas:737
Nilai: 5
Nama Author: AbdulRizqi60

Cakrawala Dirga Samudra adalah seorang Pangeran kerjaan Nirlata yang dibuang kedalam jurang saat umurnya baru menginjak 6 tahun. namun bukannya mati, di dalam sana ia justru bertemu sosok misterius yang membuat dirinnya menjadi penyihir gila. 7 tahun berlalu ia kembali dengan kekuatan baru untuk menuntut balas, merebut takhta yang seharusnya menjadi miliknya, dan mengungkap rahasia di balik tembok istana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AbdulRizqi60, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hutan Kehampaan

Di atas batu yang tersembunyi di balik dinding dinding tebing, seorang pemuda tampak berdiri dengan derai air mata.

Mata kanannya hitam berkilat sementara mata kirinya tertutup penutup mirip bajak laut, ia memakai jubah hitam dengan corak emas, rambut hitam panjangnya terikat kebelakang dengan beberapa helai yang sengaja ia tak ikat dan menutupi sebagian dahi, tidak rapi seperti poni lurus, melainkan terbelah secara alami dan menutupi sedikit sisi wajah.

Walaupun ia menangis namun bibirnya menunjukan senyuman miring, senyuman khas orang yang pernah di cium kematian kemudian menamparnya balik.

Ia adalah Cakrawala Dirga Samudra.

Samudra menatap langit di atasnya lama walaupun ia tau ketujuh sosok gurunya sudah benar benar lenyap dari dunia ini. Langit di atas jurang hantu seolah menunduk, menyaksikan perpisahan yang begitu berat.

"Aku tidak akan pernah melupakan kalian dan semua yang telah kalian ajarkan padaku.. aku juga tidak akan pernah lupa di dasar Jurang Hantu ini ada tujuh kera gila yang aku sayangi..."

Samudra berjalan di tepian jurang, dunia di atas sana adalah dunia luas yang belum ia tapaki, kerajaan kerajaan besar, perguruan perguruan besar, orang jahat, penghianat, darah, kesenangan, kematian dan kegagalan semuanya menanti Samudra di sana.

Dengan langkah mantap ia melompat tinggi keluar dari Jurang Hantu... dan hari itu, dunia para penyihir mendapatkan tanda bahwa penyihir Gila sudah keluar dari tempat persembunyianya selama ini.

***

Kabut pagi tipis itu belum sepenuhnya hilang, saat satu sosok menyusuri lereng bukit yang menyembunyikan Jurang Hantu.. ia menghadap hamparan dataran luas yang di penuhi dengan pepohonan besar dan lebat.

Dia... Samudra baru saja keluar dari Jurang Hantu dan kini menatap hutan di depannya dengan sedikit ingatan saat ia di kejar pasukan Hierarki di bawah pimpinan Wirata hingga berakhir penghianatan yang di lakukan Kerta Sena.

Pagi itu mendadak redup temaram saat Samudra melangkah ke dalam hutan yang sangat sepi dan gelap. Orang orang Negara Garuda menyebut Hutan ini adalah Hutan Kehampaan di penuhi dengan monster monster buas yang hidup sudah sangat lama. Namun Samudra, ia justru masuk sembari bersiul dan bersenandung lagu aneh yang hanya di mengerti oleh dirinya sendiri. Bahkan terkadang ia tertawa dengan sendirinya, sosok Samudra saat ini benar benar menggambarkan sosok penyihir gila.

"Duuu.... didudididam... dam dudidudidam... dudidamdam... dudidudidam..."

"Kamu makannya ketela?" Tanyanya pada seekor Serigala seukuran harimau yang menatapnya dengan buas.

Grr!!

Serigala itu menggeram marah...

"Hmm... kau lapar, ya? Kebetulan aku membawa ketela..." ucap Samudra dan mengeluarkan ketela dari cincin penyimpanannya.

Namun justru Serigala itu melesat dan menerkam Samudra.

"Whooppp..." Samudra melompat dan berdiri secara terbalik di atas pohon, "hei, apakah kau tidak menyukai ketela? Tunggu dulu, monster jenis apa ini? Bertaring dan berkuku panjang? Hmmm ciri cirinya sama persis yang di jelaskan oleh Nyi Randa Lembayung tentang jenis monster Karnivora atau pemakan daging..."

"Pantas saja kau tidak mau ketela ternyata kau monster pemakan daging, sayang sekali aku tidak membawa daging... sampai jumpa..." ucap Samudra kemudian melesat di udara dengan cepat meninggalkan monster serigala yang kelaparan itu.

Monster Serigala itu tak menyerah ia tampak mengejar Samudra di daratan.

Groooaarr!!

Tiba tiba monster Harimau sebesar gajah entah datang dari mana langsung menerkam Serigala tersebut..

Samudra hanya menatapnya sesaat, ia tak memperdulikan itu, "jadi ini yang di jelaskan Ki Brojol Buntung tentang hukum Rimba di mana yang kuat ialah yang berkuasa. Hukum alam yang menggambarkan situasi tanpa hukum resmi, keadilan sosial, atau aturan moral..."

Samudra terus terbang, di perjalanan ia melihat ada banyak sekali monster beragam wujud yang berusaha bertahan hidup dengan memakan monster lainnya.

Samudra mendarat di atas dahan pohon ketika melihat seekor monyet besar yang tampak sedang memakan pisang.

Bulu bulunya hitam mengkilap, ekornya panjang dan di lehernya terkalung celana dalam milik Samudra..

Samudra menyipitkan matanya mentap tajam monyet besar itu.

"Kau...!!! Tidak salah lagi! Kau monyet sialan saat itu...!!!" Teriak keras Samudra dengan niat penuh balas dendam.

Monyet itu menatap balik Samudra dengan sangat lama mencoba mengingat ingat wajah pria di depannya ini.

Monyet itu tiba tiba mengeluarkan suara tawa, seperti sedang mengejek Samudra untuk yang kedua kalinya sembari menunjuk nunjuk celana dalam Samudra yang mengalung di lehernya.

Seketika mata Samudra melotot, emosinya langsung naik ketika melihat monyet itu seolah meledeknya..

"Monyet sialan!! Kau mencari penyakitmu sendiri!" Seru Keras Samudra kaki kanannya dengan kuat menghentak permukaan dahan pohon, hingga membuat dahan pohon besar itu patah.

Krak!

Dengan cepat tubuh Samudra melesat di udara seraya melepaskan tendangan sapuan kaki kanan ke arah monyet itu.

Whusss...!!!!

Namun monyet aneh itu dengan gerakan gesit mampu menghindari tendangan itu bagaikan ahli sihir papan atas. Kini di Hutan Kehampaan itu terjadi pertarungan yang cukup menakjubkan.

Samudra tak menyerang monyet itu dengan sihir karena takut membunuhnya, ia menyerang hanya mengandalkan kekuatan fisiknya, namun anehnya gerakan monyet itu tak kalah lincah dari Samudra.

"EEKKK...!!! EEEKK...!!!" Suara monyet itu yang menghindari tendangan dan pukulan dari Samudra.

Samudra berhenti sejenak dan mengelus dagunya, "hmm... kau monyet yang pintar, sepertinya kamu mampu meniru sesuatu yang kau lihat." Ucapnya.

Monyet hitam itu kini berdiri satu kaki, Samudra tau persis gerakan itu. Itu adalah sihir konyol yang di ajarkan Jagad Giri kepada Samudra.

Prut!

Benar saja monyet itu membalikan tubuhnya dan kentut ke arah Samudra.

"Cukup sudah!!!" Ucap Samudra. Ia memejamkan matanya dan berusaha fokus mendengar suara di sekitarnya.

"EEKKK... EEEKKK... EEEKKK..." Suara monyet itu terdengar keras seolah mengejek Samudra.

Monyet itu meraih batu dan melemparkannya ke arah Samudra. Samudra memiringkan kepalanya menghindari batu itu dan tubuhnya tiba tiba menghilang menjadi puluhan daun daun yang jatuh berguguran.

Monyet itu tolah toleh kebingungan karena tidak melihat keberadaan Samudra.

DUUUGGHH!!!

Satu tendangan menghantam bokong monyet itu, membuatnya terjungkal kedepan begitu saja dan kepalanya masuk ke dalam lumpur terlebih dahulu.

Sedangkam celana dalam Samudra tampak melayang di udara, Samudra langsung mengambilnya.

"Kita sudah selesai, kau ambil martabatku dahulu dan sekarang aku mengambil harga dirimu... kita sekarang sudah impas." Ucap Samudra.

Samudra mengulurkan tangannya dan menyerahkan celana dalam miliknya.

"Ini ambillah, lagian aku sekarang sudah tidak membutuhkannya. Anggap saja ini hadiah peradamaian dariku."

Monyet itu menatap Samudra dengan ekspresi ragu, namun kemudian dengan langkah ringan ia mendekati Samudra dan mengambil celana dalam itu.

"Sampai jumpa lagi, monyet sialan!" Ucap Samudra berbalik dan berjalan pergi begitu saja.

"Selamat menempuh perjalanan barumu, bocah..." ketika Samudra sudah menjauh monyet itu tiba tiba berucap demikian.

Kedua matanya mengeluarkan siluet merah menyala.

1
anggita
nama ilmu yg keren. mantra api jiwa👏
anggita
ikut dukung ng👍like, 2x☝☝iklan. moga novelnya lancar.
anggita
novel laga lokal👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!