tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.
buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
~6 tahun kemudian~
"Kau yakin Athena? Tanya Arthur memperhatikan Athena yang sedang bersiap-siap dengan baju tempur nya.
Gadis kecil yang kini berusia 12 tahun itu terlihat sangat cantik namun juga terlihat berani dengan pedang di pinggangnya.
Ia yang setiap hari menggunakan gaun kini memakai stelan,
Di dadanya terpasang bros mewah berwarna hitam yang melambangkan statusnya di keluarga Vesper.
Ia dengan percaya diri berjalan melewati kakaknya yang sedang duduk memperhatikan dirinya.
"Ini adalah hal kecil yang tidak pantas ditakuti" Ucap gadis itu dengan suaranya yang tegas namun juga lembut.
"Sombong sekali,,,
Padahal usiamu masih 12 tahun, Ucap Arthur mengeleng geleng kan kepala nya, pemuda yang kini berusia 18 tahun itu lalu berjalan mengikuti langkah adiknya.
Ini adalah hari yang penting di dunia sihir dan pedang kekaisaran Arbeloa, Festival pertarungan ujung pedang dan tongkat yang di selenggarakan setiap 6 tahun sekali.
Seluruh rakyat menantikan kekuatan setiap anak yang berpartisipasi, tidak peduli dari mana mereka berasal, atau cara apa yang mereka gunakan, yang dilihat dunia hanyalah hasil akhir dan pemenang.
Kau akan di akui jika kuat dan akan di cemooh jika lemah.
Dunia tidak akan melihat penderitaan mu yang berjuang melawan kerasnya hidup, tapi mereka akan membuka mata lebar-lebar saat kau muncul dengan diri mu yang tebalnya baja dan sekeras bata.
"Wah,,,, Ashley menatap kagum penampilan Athena, ia memang sering melihat gadis itu ber pedang, namun kali ini ia akan melihat langsung gadis jenius itu bertarung.
"Penampilanmu seperti gur- belum sempat Zellka melanjutkan katanya, mulutnya sudah lebih dulu di bekap oleh kembarannya Zender.
"Jangan buat malu" Ucap pemuda itu menyumpal mulut kakaknya dengan sapu tangan.
"Ck! Zelka menepis tangan Zender yang menyumpal mulutnya dengan kasar.
"Bau tai" Sarkas pemuda kecil itu meninggalkan Zender dengan langkah kesal.
"Ayo! Ucap Perez dari dekat kereta kuda, ia sudah menunggu anak itu cukup lama hingga mereka keluar dari kamar masing-masing.
"Baik baik" Ucap Zelka meletakkan tangannya di belakang leher, karena pemuda itu berjalan lebih dulu, di belakangnya jejeran jenius Vesper berjalan dengan langkah tegas.
Penampilan mereka semua benar-benar sempurna dengan postur tubuh yang jauh berbeda dengan 6 tahun lalu.
Mereka semua lalu bergantian menaiki kereta kuda yang berbeda.
Perez Damien dan Arthur, menaiki kereta kuda pertama yang memimpin barisan.
Arsene dan Athena menaiki kereta kuda kedua karena mereka masih harus pergi ke suatu tempat sebelum ke arena festival.
Zelka Zender dan Ashley menaiki kereta kuda ke tiga yang berada pas di tengah tengah.
Alex dan Ailuna hanya bisa menonton lewat kristal sihir karena mereka tidak bisa ikut ke festival.
**
"Gila,,,," Zelka berdecak kagum melihat betapa ramainya festival 6 tahun ini, karena ini adalah pertama kalinya ia mengikuti festival, ia tidak menyangka akan sebanyak ini yang datang.
"Aku jadi grogi" Ucap Ashley memegangi tangan nya yang gemetar, keringat dingin mulai bercucuran dari kening gadis itu.
Ia memandangi banyak orang yang melewati lalang dengan tatapah ragu, ia takut ia tidak bisa mengalahkan lawannya nanti dan mencoret nama baik Vesper.
"Tenang Ashley" Ucap Zelka pada gadis yang grogi itu.
“Kalau kau tidak menang, aku bisa meraih juara satu mengantikanmu” Ucapnya bangga.
Ashley hanya tersenyum kikuk membalas ucapan Zelka, pemuda itu memang lumayan hebat, namun sepertinya sulit bagi nya untuk menjadi juara satu di 3 pertandingan sekaligus.
"Jangan membuat nama Vesper malu" Ucapan Perez dingin pada kedua putra nya, menyampaikan nya yang datar mampu membuat siapa pun terintimidasi.
"Baik ayah" Balas Damien, sedangkan Arthur hanya memandang ke luar jendela tanpa mengucapkan katapun.
Deretan kereta kuda Vesper lalu memasuki area pembuka, mereka lalu menuju ke tempat khusus bangsawan kelas atas.
Kereta kuda yang dinaiki Arsene dan Athena tidak menuju ke area Festival, kereta kuda mereka pergi ke suatu penginapan untuk menjemput seseorang.
"Ayo cepetan" Ucap seorang pemuda 15 tahun dengan rambut putih panjang nya.
Ia menatap seseorang di bawah sana dengan tajam.
"Maaf" Ucap anak itu menaiki kereta kuda.
"Ck! Arsene berdecak kesal, kenapa harus kereta kuda yang ia naiki yang menjemput anak itu.
" Maaf" Ucapnya lagi dengan menundukkan kepala takut, tangan nya yang gemetar terkepal erat hingga Buku-buku kukunya memutih.
“Tidak apa-apa” Ucap Athena menenangkan agar anak itu tidak takut.
"Tenang saja, jangan takut pada orang di depan mu" Ucap gadis itu melirik Arsene yang berada di sampingnya.
"Baik" Balas anak itu menatap Athena dengan sorot mata berbinar.
(Kakak ini baik) batinnya.
Sevalio Cimofid Agelar, seorang anak kecil berusia 9 tahun yang memiliki peran penting hingga Athena dan Arsene harus membawanya menuju festival Area.
Anak berambut unggu dan bermata hitam itu memiliki sihir hitam yang terlarang, ia memiliki otak jenius yang sangat hebat dalam menyusun strategi dan mampu mengetahui keadaan suatu tempat hanya dengan melihat peta.
Ia juga mempunyai kemampuan komunikasi tingkat tinggi, ia mampu menghubungkan satu orang ke orang lain hanya dengan pendengarannya.
Meskipun Athena juga memiliki sihir yang sama, gadis itu tidak bisa memaksimalkan potensinya karena terhalang berbagai hal, ia hanya bisa menghubungkan komunikasi 4 orang dan hanya bisa maksimal 6 orang.
" Atas perintah ku sebagai kaisar! Suara berat kaisar Arbeloa memenuhi arena pembuka, pembawaan nya yang tegas mampu menghentikan suara terompet dan gendang yang beregema.
Seluruh orang di sana seketika hening mendengarkan Sang kaisar.
"Kalian semua dengarkan lah suara langit! Lanjut nya dengan bentuan alat sihir yang bisa membuat suaranya mampu menjangkau seluruh Kekaisaran.
" Festival yang kita adakan saat ini adalah bukti jelas kejayaan Arbeloa!
"Aku! Sang matahari Kekaisaran! Mengucapkan selamat bagi para peserta yang berpartisipasi!!
" Kalian mungkin akan menghadapi lawan yang tangguh! Namun sebagai kaisar!! Aku yakin kalian mampu memegang posisi tertinggi di Festival ini!!
"Bertarung lah dan menangkan!! Teriak Galiand mengangkat satu tangan nya yang langsung membuat rakyat semangat.
"Hidup kaisar Galiand!!!!
" Hidup sang matahari!!!!
"Kekayaan Arbeloa!!!
Sorak sorai rakyat yang menyaksikan terdengar sangat keras hingga seperti mampu menjangkau benua lain.
Mereka dengan lantang menyoraki sang kaisar yang berdiri di atas podium, api semangat yang membara jelas terlihat dari tatapan mereka.
Galiand melambaikan tangan sebelum akhirnya kembali duduk di singgasana nya.
Keluarga Vesper menatap datar Galiand yang selesai memberikan pidato tadi, bahkan tatapan Perez sudah seperti ingin membunuh kaisar itu.
Damien dan Arthur menatap datar pada sang putra mahkota di samping kaisar, tatapan mereka berdua jelas menunjukkan permusuhan pada anak itu.
Sang putra mahkota bukan nya membalas dengan tatapan yang tak kalah tajam, ia justru hanya menampilkan senyuman manis yang licik.
Mc mengambil alih, ia lalu mengucapkan beberapa hal seperti penjelasan tentang festival ini dan pertandingan apa saja yang diadakan.
"Para keluarga bangsawan yang ikut berpartisipasi di harap turun dan datang ke area Start!!
" Kompetisi berburu akan segera di mulai!!
"Dimana Athena dan Arsene? Tanya Perez, pria itu sudah menunggu namun mereka bertiga tak kunjung datang.
" Maaf kami terlambat " Ucap Athena datang dengan tergesa-gesa, di belakang gadis itu Arsene dan Sevalio berjalan mengikuti.
"Kalian turun lah kesana" Titah Perez.
"Baik" Mereka semua lalu pergi menuju Arena.
"Mari kita sambut satu persatu keluarga yang akan ikut kompetisi berburu!!"
"Pertama!!
"Keluarga yang terkenal dengan reputasi baik!!
" Keluarga yang bahkan mau mengotori tangan mereka untuk menyentuh kucing jalanan!!
"Duke Wilfred memasuki arena!!!
Perkumpulan orang berbaju putih memasuki area, mereka membawa bendera dengan lambang keluarga mereka dengan langkah lantang, tatapan mata mereka adalah tatapan sesungguhnya seorang yang anggun.
Penampilan mereka terlihat sangat cantik dan anggun meskipun pria, rambut panjang mereka terlihat sehat dan bersinar, benar-benar mencerminkan keluarga suci Kekaisaran.
" Keluarga yang terkenal dengan kekejaman tanpa pandang bulu!!
"Keluarga yang saking hebat nya hingga mampu menggulingkan bulan!!
" Keluarga terhebat sekaligus terkejam di seluruh benua Arbeloa!!
"Grand duke Vesper memasuki arena!!!!