NovelToon NovelToon
PEWARIS NAGA EMAS

PEWARIS NAGA EMAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Fantasi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: suryadharma

Di sebuah kabupaten kecil di provinsi Jawa Barat, di Negara Nusantara, Arkan Wijaya baru saja lulus SMA, namun saat pulang dia mendapati rumahnya kosong, kedua orang tuanya tidak ada, dia mencari kesana kemari namun tidak ada kabar tentang mereka, hanya menemukan secarik kertas bertuliskan "Arkan kamu sudah dewasa, carilah jalanmu sendiri, kami tidak bisa terus menjagamu, dan ada kewajiban yang harus kami lakukan, suatu saat nanti mungkin kamu akan mengerti, maafkan kami Arkan." Dan di samping kertas itu ada cincin emas berbentuk kepala dan permata kecil berkilau di kedua matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon suryadharma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Persiapan Menuju Pulau Naga

Pagi di apartemen Sudirman terasa berbeda. Arkan berdiri di balkon lantai 28, angin Jakarta yang panas menerpa wajahnya. Di tangannya, token kepemimpinan Naga Hitam masih terasa dingin. Sela keluar dari dapur membawa kopi hitam dan roti bakar. Gadis itu sudah mandi, rambutnya basah dan tubuh seksi dibalut tank top serta celana pendek.

“Minum dulu. Ayah sedang mengurus kapal di pelabuhan,” kata Sela sambil memeluk pinggang Arkan dari belakang. “Kamu mikir apa?”

Arkan menarik Sela ke depannya, mencium keningnya. “Pulau Naga. Kalau markas utama mereka di sana, pasti ada kultivator yang jauh lebih kuat. Aku butuh kekuatan lebih sebelum berangkat.”

Sela mengangguk tegas. “Aku juga. Aku tidak mau jadi beban.”

Setelah sarapan, Arkan mengubah ruang gym apartemen menjadi tempat latihan sementara. Ia meletakkan batu Qi yang dirampas dari Black Dragon Palace di empat sudut ruangan, membentuk Formasi Pengumpul Qi sederhana. Udara langsung menjadi lebih kental dengan energi.

“Kita mulai,” kata Arkan.

Ia duduk bersila di tengah ruangan. Sela ikut di depannya. Mereka berpegangan tangan. Arkan mengalirkan Naga Qi murni ke tubuh Sela, membantunya membersihkan meridian. Gadis itu mengerang kecil saat energi menyusup, tapi matanya penuh tekad.

Dalam dua jam, Sela berhasil breakthrough ke Qi Condensation Tingkat 2. Tubuhnya mengeluarkan keringat hitam — racun yang selama ini tersimpan.

“Bagus sekali,” puji Arkan sambil tersenyum. Ia sendiri naik sedikit di Tingkat 4, dantiannya semakin stabil.

Siang harinya, Juanda Hartono kembali dengan kabar baik dan buruk.

“Kapal speedboat dan yacht sudah siap di Pelabuhan Tanjung Priok. Ada juga lima orang pengawal yang aku rekrut dari kalangan kultivator bayaran. Tapi… ada kabar bahwa Sekte Naga Hitam mengirim utusan ke Jakarta. Mereka tahu kau membunuh pemimpin cabang mereka.”

Arkan berdiri. “Bagus. Biar mereka datang. Aku butuh bahan latihan.”

Sore itu, Arkan dan Sela pergi ke sebuah toko artefak tersembunyi di Glodok yang direkomendasikan Juanda. Pemilik toko adalah seorang kakek tua bernama Guru Hong — kultivator Foundation Establishment yang sudah pensiun.

“Wah, aura Naga Emas… Jarang sekali melihat pewaris asli,” kata Guru Hong sambil menyipitkan mata. “Mau apa, Nak?”

Arkan meletakkan token Naga Hitam di meja. “Saya butuh senjata pedang spiritual dan informasi tentang Pulau Naga.”

Guru Hong tertawa kecil. “Pedang ini cocok untukmu.” Ia mengeluarkan sebuah pedang panjang berwarna keemasan tipis bernama **Naga Emas Muda**. Meski hanya tingkat Spiritual Rendah, pedang ini sangat cocok dengan teknik Arkan.

Harga: 80 batu Qi menengah. Arkan membayar tanpa ragu menggunakan dana dari Juanda.

Sambil membungkus pedang, Guru Hong berbisik, “Pulau Naga berada di Laut Jawa bagian timur, dekat Kepulauan Seribu tapi tersembunyi oleh Formasi Besar. Hanya orang yang punya token Naga Hitam yang bisa melewati kabut. Tapi hati-hati… ada Naga Hitam sejati di sana. Bukan naga biasa.”

Arkan menyimpan informasi itu dalam hati.

Malam harinya, masalah datang lebih cepat dari dugaan.

Tiga mobil hitam berhenti di depan apartemen. Delapan orang turun, dipimpin seorang wanita berpakaian ketat merah dengan aura Foundation Establishment tingkat awal. Ia bernama Lie Mei, wakil pemimpin cabang Jakarta Naga Hitam.

“Pewaris Naga Emas! Serahkan cincin dan ikut kami, atau apartemen ini akan jadi kuburan!” teriak Lie Mei dari bawah.

Arkan tersenyum dingin. Ia melompat dari balkon lantai 28 tanpa ragu. Tubuhnya mendarat ringan di aspal berkat Teknik Tubuh Naga. Sela mengikuti dari belakang menggunakan tali Qi sederhana.

“Delapan lawan dua. Adil,” kata Arkan sambil mencabut pedang Naga Emas Muda.

Lie Mei menyerang duluan. Cakar Qi merahnya meluncur ganas. Arkan menebas dengan pedang. *Clang!* Percikan api beterbangan. Arkan terdorong mundur dua langkah, tapi ia langsung balas dengan **Naga Muda Mengaum**.

Pedang emas menebas Lie Mei di bahu. Wanita itu menjerit dan mundur.

Pertarungan pecah. Sela melawan dua orang dengan lincah, pil peledak dan serangan energi kecil membuat lawannya kewalahan. Arkan mendominasi Lie Mei. Dengan kombinasi pedang dan tinju naga, ia berhasil mematahkan lengan kanan lawan dalam waktu singkat.

“Katakan di mana Pulau Naga persisnya!” bentak Arkan sambil menekan leher Lie Mei dengan pedang.

Wanita itu tertawa meski kesakitan. “Kau… akan mati di sana. Pemimpin Besar sudah menunggu. Orang tuamu… dijadikan tumbal untuk memanggil Naga Hitam Sejati!”

Arkan menusuk bahu Lie Mei dan membiarkannya hidup sebagai pesan. Pengawal Naga Hitam yang tersisa melarikan diri.

Kembali ke apartemen, Juanda sudah menunggu dengan wajah tegang. “Kalian berdua semakin kuat. Besok pagi kita berangkat ke pelabuhan.”

Malam itu, Arkan dan Sela menghabiskan waktu di kamar. Arkan mengajarkan teknik baru kepada Sela — **Pelindung Naga Lembut** — agar gadis itu lebih tahan serangan. Setelah latihan, mereka berbaring bersama.

“Kamu takut?” tanya Arkan sambil mengusap rambut Sela.

“Takut. Tapi lebih takut kehilangan kamu,” jawab Sela polos sambil menatap matanya. “Jadi… buat aku semakin kuat malam ini.”

Arkan tersenyum dominan. Ia menarik Sela ke atas tubuhnya. Naga Qi mereka bercampur lagi, semakin menyatukan jiwa keduanya. Sela yang penurut semakin terbuka, sementara sisi tegas dan dominannya muncul saat ia balas mencium Arkan dengan penuh gairah.

Pagi harinya, rombongan berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Dua yacht mewah dan satu speedboat sudah siap. Total ada 12 orang termasuk Arkan, Sela, dan Juanda yang ikut meski hanya sebagai pendukung.

Saat yacht mulai meninggalkan dermaga, Arkan berdiri di deck depan dengan pedang di pinggang. Laut Jawa terbentang luas di depan.

“Pulau Naga… tunggu aku,” gumamnya.

Di tengah perjalanan, radar yacht mendeteksi kabut tebal yang tidak wajar. Arkan mengeluarkan token Naga Hitam. Kabut langsung membuka sedikit jalan.

Tapi di balik kabut, sebuah kapal hitam besar sudah menunggu. Bendera Naga Hitam berkibar di tiangnya.

“Serangan!” teriak salah satu awak.

Arkan mencabut pedang. “Sela, tetap di sampingku. Ini baru sambutan pertama.”

Pertempuran laut dimulai. Peluru dan serangan Qi beterbangan. Arkan melompat ke kapal musuh menggunakan Naga Step, diikuti Sela yang semakin lincah.

Dengan pedang Naga Emas Muda di tangan, Arkan menebas musuh satu per satu. Darah menyembur di deck kapal hitam. Sela mendukung dengan formasi dan serangan jarak jauh.

Dalam waktu 15 menit, kapal musuh berhasil dikuasai. Arkan berdiri di atas kapal sambil memegang kepala kapten musuh.

“Pulau Naga masih berapa jauh?” tanyanya dingin.

“Besok pagi… kau akan sampai,” jawab kapten itu gemetar.

Arkan tersenyum. “Bagus.”

Ia melemparkan kepala itu ke laut dan menatap ke depan. Kabut semakin tebal, tapi matanya penuh api.

Perjalanan menuju Pulau Naga baru saja memasuki babak sesungguhnya.

1
Manusia Ikan 🫪
pembukaan yang menarik/Chuckle/
Nur Mohammad Rahman Arif: makasih kak
total 1 replies
T28J
aku suka 👍
T28J: jangan lupa mampir ketempat syaa juga kak👍
total 2 replies
Tarmin Dono
bagus sih ni,smngat yaa thor nulisnya,,,,💪💪💪💪💪🙏🙏🙏🙏
Nur Mohammad Rahman Arif: makasih kak, siap🙏🏻😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!