NovelToon NovelToon
Istriku Kekasih Abangku

Istriku Kekasih Abangku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Perjodohan / Balas Dendam
Popularitas:608
Nilai: 5
Nama Author: ruang senandika

Pernikahan Arga dan hana awalnya tampak sempurna. Sepuluh tahun kebersamaan, satu ikatan suci, dan kepercayaan yang tak pernah ia ragukan. Hingga suatu hari, Arga menemukan kebenaran yang menghancurkan seluruh hidupnya—istri yang ia cintai ternyata adalah perempuan yang diam-diam menjadi kekasih dari satu-satunya darah daging yang ia miliki: abang kandungnya sendiri. Perselingkuhan itu bukan terjadi semalam. Ia tumbuh perlahan, berakar dari masa lalu yang tak pernah benar-benar mati. Setiap senyum yang Arga kira tulus, setiap pelukan yang ia anggap rumah, ternyata menyimpan pengkhianatan yang terencana. Di antara dosa, rasa bersalah, dan luka yang tak terucap, Arga terjebak dalam dilema: mempertahankan pernikahan yang sudah tercemar, atau melepaskan semuanya—termasuk ikatan saudara yang sejak kecil ia jaga dengan nyawa. Ketika kebenaran terungkap, tak ada lagi yang benar-benar menjadi pemenang. Karena terkadang, pengkhianatan paling menyakitkan bukan datang dari orang asing, melainkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruang senandika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bertemu

" Wah putri ku cantik sekali..." Ucap Mr. Juna terkagum-kagum melihat putri nya. Ia berbangga hati atas itu. Di lihat dari penampilan hana. Hana melakukan ini bukan karena terpaksa, namun juga karena ingin. Pipi Hana memerah.

" Putri mommy memang tidak bisa di ragukan lagi kecantikan nya " ucap Mrs ayu sembari mengelus pipi chubby Hana .

Benar hana sengaja tampil secantik mungkin untuk menyambut arga. Ia harus membuat Arga terpana, dan lagi Hana sangat penasaran bagaimana wajah Lisa saat ini.

" Sebentar lagi calon suami mu akan datang... Jadi bersabarlah dan duduk dulu princess..." Ucap Mr. Juna sedikit menggoda.

" Ish ayah..." Ucap Hana tersenyum malu-malu. Mrs. Ayu hanya tersenyum melihat interaksi kedua nya. Ia lebih nyaman melihat kedua nya akur daripada bertengkar karena hal sepele. Sedangkan mobil yang Arga tumpangi sudah sampai di depan mansion.

Mrs. Mira segera memberitahu anak nya yang masih sibuk dengan game.

" Sayang.. Hentikan dulu game nya, kita sudah sampai..." Ucap Mrs Mira kepada Arga. Mendengar itu arga langsung mematikan game nya dan memasukkan ponselnya ke saku. Kemudian menatap mansion Mr juna.Pintu di bukakan bodyguard.

Mereka berdua segera keluar dengan anggun nya dan cool. Walau Arga memakai baju sederhana, namun tetap terlihat menawan. Mereka mulai memasuki mansion dan langsung di sambut oleh Kim Juna family.

Arga tertegun melihat wanita cantik yang terduduk dan menatap diri nya juga. Mata kucing itu, terlihat tidak asing untuk nya.

" Hi arga..." Ucap Mr. Juna menyapa Arga dengan bahasa Inggris karena arga tidak bisa berbahasa jepang. Arga tersadar dari lamunan dan langsung membalas pelukan Mr dan Mrs. Juna.

" Kau sangat menawan dan tampan ..." Ucap Mr. Juna berbisik yang di tanggapi senyuman oleh arga. Mrs. Mira tau kalau anak nya tidak sabar bertemu langsung dengan hana.

" Itu hana bukan..." Ucap Mrs. Mira tersenyum melihat hana yang berjalan menuju mereka.

" Yah dia putri ku... Hana sahabat kecil mu dulu arga..."Mr. Juna tersenyum pada arga.

Arga masih tertegun melihat betapa cantiknya arga. Begitupun dengan hana yang terpana dengan paras menawan arga. Namun yang membuat heran adalah mengapa wajah arga sedikit mirip dengan arka. Mereka memang kembar, namun ada sedikit perbedaan,jadi tidak sama persis. Tanpa menunggu lama.

Arga langsung mendekap erat tubuh Hana. Arga menumpahkan segala rindu nya, air mata nya menetes satu persatu.

" A-aku merindukan mu... Hana..." Ucap Arga. Mendengar ucapan lirih arga. Air mata Hana ikut terjatuh,ia mulai membalas pelukan arga. Dan berbisik pelan.

" Aku juga sangat merindukan mu... Arga..." Ucap hana sembari mengelus surai rambut arga. Ia begitu merindukan hana nya ini. Hingga saat ini mereka tidak bisa mengatakan apa-apa

Para orang tua hanya tersenyum haru melihat pertemuan kedua nya. Bisa di bayangkan bertahun-tahun berpisah dan kini kembali bertemu saat sudah dewasa. Pasti pertemuan kedua nya akan mengharukan semua orang. Arga melepas pelukan dan menatap intens mata hana. Tangannya terangkat mengelus pipi chubby itu.

" My chubby still the same..." Ucap Arga sembari mengelus begitu lembut. Pikiran hana langsung tertuju pada sang kekasih setelah arga menyebutkan kata chubby.

Karena itu memang panggilan arka untuk nya.

"Just for you..." Ucap Hana membalas dengan senyum gummy smile nya. Hal itu membuat arga gemas dan tak tahan mencium pipi chubby hana. Mereka sering melakukan nya dulu, dan kini terlihat benar-benar berbeda saat sudah dewasa.

" Sudah sudah... Kalian bisa lanjutkan nanti..." Ujar Mr. Juna sembari menahan senyum bahagia nya

"Lebih baik kalian makan dulu... Kita sudah mempersiapkan berbagai makanan..."Mrs. Ayu menuntun mereka semua ke meja makan. Arga dan hana berjalan paling belakang, mereka berjalan berdampingan. Sungguh Arga tidak bisa mengalihkan pandangannya kemanapun selain menatap bidadari di samping nya ini.

" You are very beautiful..." Ucap Arga dengan senyum manis terus menatap kagum Hana terlihat jelas bahwa mata itu terbinar.

" And you are also very charmin and cool..." Ucap Hana membalas arga dengan senyuman. Arga tersenyum lebar dan memegang pinggang hana. Ia merapatkan tubuhnya dengan tubuh hana agar bersentuhan langsung. Darah arga berdesir dan suasana hati nya begitu senang saat kulit hana bersentuhan langsung.

Hana sedikit lebih canggung karena sebelumnya ia tidak pernah seintim ini dengan siapapun termasuk arka. Kekasih nya hanya berani mencium kening, pipi, atau memeluk nya dan itu pun hanya pelukan singkat. Aroma arga pun tercium begitu pekat di hidung nya. Begitupun dengan arga yang merasakan harum stoberi dari tubuh hana.

Bahkan mata nya sesekali menatap bibir pink milik Hana yang begitu menggoda menurut nya. Tidak mau berpikir terlalu jauh, arga segera mempercepat langkah nya masih dengan memegang pinggang Jennie.

" Oh Tuhan lihatlah mereka berdua, langsung menempel begitu intim..." Ucap Mr. Juna sembari tersenyum senang melihat kedekatan kedua nya.

" Mereka memang harus segera di nikahkan..." Ucap Mrs. Mira menimpali dengan sedikit tawa kecil dan sembari menatap Mr Juna dan Mrs ayu

Arga tidak peduli dengan godaan itu, sedangkan wajah hana bersemu merah. Dalam pikiran nya merasa heran mengapa arga terlihat biasa saja.

" Sudah sudah... Mari nikmati makanan nya..." Ujar Mrs. Kim yang diangguki mereka semua.

#

Arga memeluk hana yang sedang di balkon fokus menatap langit malam. Hana tersentak, namun setelah tau siapa yang memeluk nya, ia malah tersenyum dan mengelus sepasang tangan yang melingkar perut nya.

" Apa yang kau pikirkan...?" Tanya arga mengecup lembut leher hana. Ia tidak tahan untuk membiarkan begitu saja, hana terlalu menggoda.

" Aku hanya berterimakasih pada Tuhan karena telah mempertemukan kita..." Jawab Hana menyandarkan kepalanya pada bahu Arga.

" Really...?" Ucap Arga tidak percaya dan Hana mengangguk pelan dan memejamkan mata menikmati kehangatan tubuh arga. Mereka tidak canggung karena sudah pernah lebih dekat sebelum nya.

" Apa alasan mu menerima perjodohan ini...?" Tanya arga

" Because I love you..." Jawab Hana mendongak menatap Arga yang berada di belakang nya.

" I love you to..." Jawab Arga yang tak tahan langsung menegakkan tubuh Hana dan membalikkan agar berhadapan dengan nya. Arga memegang wajah Hana, menatap mata kucing itu dengan senyuman dan tatapan penuh cinta dan kerinduan. Kemudian ia kembali menatap bibir pink itu. Menyeka pelan, dan terus menatap mata hana hingga membuat hana larut dalam keindahan mata Arga.

Cup~~~

Arga menempelkan bibir mereka. Kedua nya saling memejamkan mata. Hana merasa sedikit terkejut dengan perlakuan Arga, tapi hati nya senang dan tidak bisa menolak.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!