NovelToon NovelToon
Bos Hyper Itu Mantanku

Bos Hyper Itu Mantanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Kehidupan di Kantor / CEO / Romantis / Mantan
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kinamira

"Jika Bos mengajak kamu berhubungan apa kamu bersedia?" "Berhubungan?""Berhubungan intim. Itu adalah salah satu syarat diterima kerja di sini.""Hah?" Lily Gabriella tak pernah menyangka tempat ia melamar pekerjaan karyawan kecil dan bergaji besar tak ada bedanya dengan orang-orang yang dibayar menyenangkan pelanggannya.
Meski tau persyaratan itu, mau tak mau ia harus menerima demi biaya pengobatan ibunya. Namun dalam sekejap ia langsung menyesal saat tau mantan kekasihnya Axton Fernando adalah bos Hyper itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kinamira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Sejak menerima pekerjaan di perusahaan itu. Bekerja setiap hari adalah gangguan bagi Lily.

Tidak ada hari Axton tidak mencarinya dan mengusik mata dan pendengarannya, dan semua itu hanya bisa Lily tahan, hingga menjadi terbiasa.

Membersihkan ruang kerja Axton menjadi hal utama dalam pekerjaannya, dan itu bisa dilakukan berkali-kali dalam sehari.

"Hey! Sebenarnya apa yang kamu lakukan dengan Pak Axton, kenapa kamu saja yang selalu dicari!" sentak Maria yang kesal, sembari mendorong bahu Lily.

Lily berdecih, mengusap bahunya. "Bisa tidak, bicara baik-baik?" ucapnya.

Maria mendengkus. Ia berkacak pinggang. "Kau jangan mencari perhatian Pak Axton. Kau tidak berhak!" ucapnya penuh penekanan.

"Siapa juga yang mau," balas Lily sinis.

"Kau!" Maria mengangkat tangan ingin menampar, namun berusaha ia tahan dan menggantung di udara.

Maria menghela nafas kasar, menurunkan kembali tangannya, dengan hembusan nafas berat, ia menyahut. "Ke ruang Pak Axton sekarang. Buatkan kopi baru, sekalian bersihkan karpet yang kena tumpahan kopi."

Lily menghela nafas kasar. "Lagi-lagi masalah begitu. Dasar orang bodoh, apa dia tidak punya cara lain dari pada mengotori karpet?" batin Lily menggerutu.

Lily segera mengambil beberapa peralatan khusus untuk membersihkan karpet itu, dengan wajah ditekuk tanpa semangat. Ia segera pergi meninggalkan waktu istirahatnya.

Dalam langkahnya, setiap makian untuk Axton terus ia lontarkan. "Axton sialan! Kenapa dia masih hidup saja sih?" gerutunya.

Sampai di lantai kerja Axton. Ia bergegas ke pantri lebih dulu, membuatkan secangkir kopi dengan tambahan susu sebagai pemanisnya.

Hanya beberapa menit, ia menyelesaikan satu pekerjaannya itu. Lily bergegas ke ruang kerja Axton.

"Entah dengan siapa lagi dia saat ini," batinnya perlahan mengangkat tangan, mengetuk pintu sebagai tanda kedatangannya.

"Masuk!" seru Axton dari dalam.

Lily menghela nafas kasar. Perlahan membuka pintu, sekilas melihat beberapa wanita di sana.

Sembari mendorong troli yang berisi beberapa alat kebersihan. Ia memasuki ruangan itu, dengan tatapan malas yang tak bisa ditutupi.

Lily berhenti di depan meja Axton. Ia mengambil secangkir kopi yang ada di atas meja dorongnya.

"Kopi dengan tambahan susu, tanpa gula. Ini kopi anda Pak," ucap Lily memaksakan tersenyum. Meletakkan secangkir kopi itu di depan Axton.

"Kenapa hanya satu? Apa kamu tidak lihat kami ada di sini juga?" sahut Aline dengan ketus, yang saat ini duduk di pangkuan Axton.

"Iya, dan jangan beralasan tidak tau ada orang lain di ruangan ini. Sudah sering membersihkan ini. Masih saja bodoh!" Maki Chloe bersedekap dada, dan menatap sinis pada Lily.

"Maaf Bu, saya akan buatkan lagi," ucap Lily tidak ingin berdebat.

"Tidak perlu! Bersihkan saja karpet itu!" Perintah Axton menunjuk karpet kotor yang dimaksud.

"Pak, saya juga mau kopi," rengek Chloe.

Axton mendongak menatap Chloe dengan tatapan datar, namun sesaat kemudian ia tersenyum. "Minum saja punyaku sayang. Jangan lupa sisakan untukku. Karena sisa darimu akan lebih nikmat," ucap Axton membuat Chloe mengulum senyum manis dan wajahnya memerah.

Lily membalikkan tubuh, lalu memutar bola matanya, merasa ucapan Axton terlalu menjijikkan. "Dasar, rayuannya tidak pernah berubah. Dulu aku tergoda, tapi sekarang aku mual mendengarnya."

Lily berlutut di depan karpet yang basah, bernoda kopi itu, dengan bantuan vakum ia mulai membersihkannya.

Dan sesuatu kembali menodai indra pendengarannya.

Suara lenguhan manja dan rayuan manis Axton terdengar jelas, bahkan suara vakum tak mampu meredam suara mereka.

Lily yang mulai terbiasa. Tetap melakukan pekerjaannya seolah tidak terjadi apa-apa.

"Aline, kamu sangat harum," puji Axton mencium leher Aline, sembari matanya melirik ke arah Lily.

"Tentu saja Pak. Ini parfum yang Paling Axton hadiahkan," ucap Aline dengan bangga.

"Hm, terus pakai. Aku sangat suka aroma frolal parfum ini," ucap Axton kembali mencium leher Aline, membuat wanita itu tertawa geli.

"Pak kalau begitu aku juga mau," sahut Chloe dengan manja.

Axton mendongak, mengulum senyum manis dan mengangguk. "Tentu saja. Nanti aku hadiahkan untukmu juga."

"Ah terima kasih Pak," ucap Chloe mencium pipi Axton.

Tepat saat itu, Lily selesai membersihkan dan membalikkan tubuh, sehingga melihat pemandangan itu.

Axton mengulum senyum seringai. "Kamu marah kan? Ayo marahlah. Maki dia. Jangan menahan dirimu," batin Axton.

Namun, Lily hanya meliriknya sekilas. Wanita itu kembali merapikan alat-alat kebersihannya.

"Sudah selesai Pak, apa masih ada yang perlu dibersihkan?" tanya Lily dengan tenang.

Axton memicingkan mata, netranya menatap dingin pada wanita itu, membuat tangannya perlahan mengepal memperlihatkan urat hijau yang menegang.

"Hebat Lily. Kamu memang hebat. Kamu sudah dewasa. Tidak seperti dulu yang selalu tantrum dan cemburuan setiap kali aku bersama wanita. Kamu sangat tenang sekarang. Hebat sekali," batinnya namun ia tak bisa menepis ada perasaan marah melihat sikap tenang itu.

"Jika sudah tidak ada, saya pamit dulu."

Lily hendak mendorong trolinya. Namun, suara Axton mengurungkan niatnya.

"Siapa yang mengizinkanmu pergi?"

Lily menghela nafas kasar, membalikkan tubuhnya. "Ada apa lagi ya Pak?" ucapnya dengan tatapan malas.

"Heh apa maksudmu, bersikap begitu! Jika Pak Axton belum menyuruh, menurut saja, dia bosmu!" sentak Chloe, yang berhasil membuat Axton mengerutkan kening dan melirik menatapnya.

"Chloe," panggilnya membuat wanita pemilik nama itu menoleh.

"Ya Pak?"

"Kamu keluarlah dulu," sahut Axton dengan dingin.

"Tapi, Pak ...."

"Keluar!" sentak Axton dengan suara tinggi membuat Chloe terkejut.

"Baik Pak," sahut Chloe bergegas berlari keluar.

Lily yang melihat sikap Axton itu, menaikkan sebelah alisnya, dalam hatinya berucap. "Sepertinya dia masih tidak suka aku dibentak," batinnya kemudian mengulum senyum sinis.

"Sayangnya dunia terlalu kejam. Kita tidak bisa bersama lagi," batin Lily mengedikkan bahu santai, seolah apa yang baru saja dipikirkan bukanlah hal yang mengacaukan pikirannya.

"Pak, apa aku perlu keluar juga?" tanya Aline dengan lembut sembari mengusap jakun Axton, membuat pria itu memejamkan mata menikmatinya.

"Tidak perlu, aku masih merindukanmu," ucapnya merengkuh pinggang Aline dan memberikan kecupan lembut di lehernya, membuat Aline melenguh.

Lily diam memperhatikan. Wajahnya tenang tanpa senyum. Jika ia diminta tetap di sana untuk menonton, maka ia akan lakukan. Agar ia juga semakin yakin dengan perasaannya.

"Jangan diam saja. Ayo bergabung."

"Maaf Pak, saya sedang datang bulan," jawab Lily cepat, tanpa berbohong.

Ucapannya yang membuatnya langsung menoleh dengan senyum seringaian di wajahnya, ia berucap. "Itu jauh lebih menarik."

1
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
teka teki nya masih terbungkus rapat, kek nasi uduk karet dua🤣🤣🤣🤣
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
gemeesshh sama lily, ga mau jujurrrr
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
see maria.. masih yakin kah kamu yg ada di hati axton😒🤭
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
yg ada lily tambah jijik ax liat kamu sama ciwik2 murahan itu😒
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
rencana mu salah ax.. pertama2 tuh cari tau ada apa dgn lily di masa lalu, kedua singkirkan manusia yg kt nya ayah mu itu, karena dy biang korek eehh kerok nya😒 baru kamu kejar lagi cinta lily, bukan kamu yg memaksa lily utk tunduk sama kamu 😤😤😤
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
teka teki baru😓
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
iisshhh lanjut ga thooorr 😒🔨🔨🔨🔨
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
ada apa dgn klrga axton n masa lalu axton lily ya🤔
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
wkwkkk.. poor chloe.. senjata makan tuan
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
masih bertanya-tanya, siapa leon🤔
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
apa ini ya, kok ambigu🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!