kisah tentang seorang gadis berjilbab yang diangkat anak.hidup dengan penuh penderitaan,membiayai kuliah dengan bekerja part time sampai akhirnya selesai kuliah dan menjadi seoran guru di salah satu SMP begitu banyak cobaan hidup yang dialaminya
sehingga pada suatu hari bertemu dengan seorang pria yang akan mengubah hidupnya.
pria tersebut seorang duda mempunyai anak perempuan berusia 11 tahun.akankah Dinda bisa menerima duda tersebut dan menerima masa lalu Dinda yang tidak tau latar belakang keluarganya.
ini novel pertama ku jadi mohon maaf mungkin ada bahasa yang kurang bagus masih tahap belajar😁🙂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang receh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
"8"
setelah selesai makan dikantin bel masuk pun berbunyi menandakan berakhirnya jam istirahat terlihat para siswa bergegas masuk kedalam kelas karena jam pelajaran berikutnya akan dimulai.
"sekarang kita masuk jam IPA kan Nia"tanya Luna sambil duduk dikursinya kebetulan Luna duduk dibelakang Nia dua dari depan.
"iya lun guru pavorit ku Bu Dinda orangnya cantik belajarnya enak gak bosenin pokoknya buk dinda seperti bidadari surga".puji Nia dengan wajah cerianya.
rupanya buk Dinda guru IPA gumam Luna dalam hati.
"memangnya buk Dinda udah nikah" tanya Luna kepada Nia.
"belum lun masih perawan Ting Ting....he..he..kalau aku punya Abang mungkin udah kujodohin sama abangku tapi aku anak pertama"dengan wajah sedikit kesal.
wajah Luna tersenyum misterius seperti ada yang direncanakan.(kira-kira apa ya ..🤔).
tiba-tiba terdengar suara orang mengucapkan salam"assalamu'alaikum anak-anak" sapa Dinda dengan senyum nya yang sangat lembut
"waalaikumsalam buk"jawab seluruh siswa.
"sebelum kita mulai pelajaran tolong ketua kelas siapkan kelasnya"ujar buk Dinda sambil memandang ketua kelas yang bernama Dion.
setelah selesai menyiapkan kelasnya.buk Dinda memulai kelasnya dengan menerangkan materi pelajaran,sepanjang pelajaran tak bosan nya Luna memandang wajah Dinda ada kerinduan Dimata Luna ingin rasa nya Luna memeluk buk Dinda. tak terasa pelajaran pun selesai karena bel pergantian sudah berbunyi tak lupa pula Dinda mengingatkan siswa untuk mengerjakan tugasnya.
sementara itu disebuah gedung perkantoran terlihat seorang pria dengan wajah tampan sedang serius membaca berkas yang akan ditandatangani nya.dia ada Aldian Syahputra seorang duda berusia 36 tahun ayah dari Luna.
sudah hampir 5 tahun Aldi demikianlah ia di panggil menjadi duda semenjak kematian istrinya sampai saat ini belum juga dia mengakhiri masa duda nya.
sudah berapa banyak ibunya mencari kan jodoh tapi tak ada satu pun yang membuat ia tertarik sampai sang ibu pasrah dengan semua penolakan Aldi.
banyak pertimbangan Aldi untuk menikah salah satu nya anaknya Luna apalagi sekarang Luna sudah menjadi anak gadis butuh seorang ibu tapi tak ada satu pun yang disukai Luna. wanita terakhir yang dikenalkan Aldi kepada Luna bernama Talia cantik dan seksi masih berusia 25 tapi malah ditolak Luna dengan alasan terlalu genit dan seksi malah digelar nenek lampir kalau sampai ayah nya menikah Luna bakalan kabur dari rumah.
mendengar itu tentu akan berpikir seribu kali untuk menikah dengan Talia walaupun Talia sudah melakukan berbagai cara untuk mengambil hati Luna tapi tetap tidak berhasil.
Talia merupakan anak rekan bisnis Aldi yang bernama pak Handoko beliau sangat berharap Aldi menikah dengan Talia agar bisnis mereka semakin berkembang.
sampai saat ini Talia masih mengejar Aldi tapi jauh dilubuk hati yang paling dalam Aldi tidak menyukai Talia yang terlalu agresif dan berpakaian yang sangat terbuka dan juga sangat genit yang kadang membuat Aldi sangat gerah kalau berjumpa dengan Talia.
Aldi sangat menyukai wanita yang memakai jilbab karena isteri nya seperti itu dan anaknya juga memakai jilbab,Aldi sangat menyayangi anak gadis nya hanya itu harta Aldi yang sangat berharga.
apapun akan dilakukan demi Luna yang penting anaknya bahagia termasuk urusan jodoh kalau Luna setuju Aldi akan menikah tapi kalau Luna tidak setuju dengan calon ibunya Aldi akan sangat rela mengikuti kemauan anaknya.