ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8.percikan
Jam sepuluh malam cafe mazaj tutup semua karyawan telah kembali kerumah masing masing begitupun Meimei tapi tidak sendiri dibelakangnya ada asisten Lin yang ikut untuk membawa jin hao pulang
" Silahkan masuk " ucap Meimei
Asisten lin masuk kedalam rumah minimalis milik Meimei dan melihat atasannya tidur begitu lelap ,biasanya jin hao adalah orang yang memiliki light sleeper,Kondisi ini menyebabkan mereka cepat terjaga akibat suara, cahaya, atau gangguan kecil di lingkungan sekitar, sehingga tidurnya cepat terjaga
Tapi yang di saksikan asisten Lin tidak dari biasanya jin Hao tertidur begitu nyenyak " boleh kah dia tidur disini malam ini ,,,??" tanya asisten Lin pada Meimei
Meimei melotot " mana bisa " jawab Meimei
" aku jamin dia tidak akan berbuat sesuatu yang membahayakan dirimu " ucap asisten lin " aku tidak tega membangunkannya "
meimei diam bingung harus berbuat apa " benarkah dia tidak akan macam macam padaku ,,???" tanya Meimei
"aku jamin,,dia dalam keadaan sadar tanpa pengaruh alkohol jadi dia tidak akan mengganggu mu mei "
Meimei mengangguk " baiklah tapi jemput lah dia lebih pagi,,,jika melihat nya seperti ini seperti orang yang tidak memiliki pekerjaan " gumam Meimei
" sebenarnya dia masih punya dua pekerjaan pemotretan dan syuting iklan tapi saat aku mendengar bahwa dia tertidur aku mengundurkan semua jadwalnya " ucap asisten Lin
" Waaah kau asisten yang sangat pengertian,,walau aku yakin tidak mudah mengatur jadwal seseorang dengan pekerjaan yang padat " ucap Meimei
Asisten Lin mengangguk " baik kalau begitu aku permisi "
" ok," ucap Meimei pelan
" aku titip Jian hao ,,aku sangat berterimakasih padamu " ucap asisten Lin tulus
Meimei mengibaskan tangannya " ini bukan apa apa,,hanya numpang tidur " ucap Meimei
Asisten Lin mengangguk dan berlalu pergi dari rumah Meimei,setelah menutup pintu Meimei berbalik dan menatap laki laki yang kini sedang tertidur pulas di atas Sofanya " kau tau,,kau adalah satu satunya laki laki yang masuk kedalam rumahku dan tidur disini " ucap Meimei pelan lalu pergi menuju kamarnya di lantai atas
Rumah Meimei adalah rumah dengan tipe open spice dari mulai kamar sampai dapur terbuka hanya tertutup di sebagian tertentu saja seperti kamar mandi
Meimei membersihkan badan dan sikat gigi dengan cepat ,jalan perlahan dengan kaki berjinjit saat melewati sofa dimana jin Hao berada " udah kaya maling aja ,,padahal rumah sendiri " ucap Meimei dalam bahasa indonesia
Meimei memakai baju dan celana panjang yang biasa ia gunakan untuk santai atau pergi,biasa didalam rumah sendiri biasanya Meimei mengenakan pakaian tidur yang nyaman baju pendek dan celana pendek
lampu temaram menemani dua insan yang terbuai dalam mimpi mereka,Meimei membawa rasa lelah seharian membantu didalam cafenya,menenggelamkan diri dengan kesibukan agar masa lalu kelamnya terhapus sepenuhnya,hidup sebatang kara didalam kota yang besar dengan keyakinan yang minoritas
jin hao yang lelah berpura pura dalam kehidupannya,berpura pura semuanya baik baik saja ,kehidupan yang glamor hampir semua orang menginginkan nya , walau pun tidur berselimutkan sutra sekalipun tidak ada yang tau bahwa jin hao mengorbankan kebahagiaan nya.
Matahari masuk melalu celah jendela lalu menyinari ruang tamu tepatnya terkena jam dinding yang menggantung lalu memantulkan cahayanya tepat di wajah jin hao matanya mengerjap karena pantulan cahaya yang memaksa masuk kedalam matanya,sayup telinga nya mendengar suara tawa seorang wanita juga kali laki
Perlahan kelopak mata dengan bulu mata yang lebat itu terbuka ,bola mata coklat terang jin Hao menerawang ke atas langit-langit rumah Meimei berfikir saat sadar badannya menegak dan melihat asisten nya sudah rapih duduk membelakanginya Meimei yang tampil sederhana sedang tertawa ceria dibawah sinar matahari musim semi
" morning" sapa Meimei saat matanya menatap jin hao tidak lupa senyum Meimei terpatri indah
Jin Hao tersenyum kaku " pagi jawab jin Hao berjalan menghampiri asisten Lin memukul bahu asisten Lin pelan lalu duduk di samping asisten lin,mata jernih jin hao menatap kopi yang masing mengepul di hadapan asisten lin
" apa ini kopi yang sama yang kau buatkan untuk ku ,,??" tanya jin Hao pada Meimei
Meimei mengangguk " ya " jawab Meimei singkat
Tanpa persetujuan asisten Lin jin hao mengambil gelas tersebut dan meminumnya perlahan ,asisten Lin hanya bisa menatap jin hao tidak percaya " itu sudah aku minum sedikit " ucap asisten Lin memastikan
Jin Hao tidak menggubris tetap meminum kopi tersebut " bisa aku buat kan lagi jika kau mau " tawar Meimei
Asisten lin mengangguk " ya it-
Jedug
" aw,,!! " asisten Lin melotot menatap jin hao mempertanyakan apa maksudnya menendang kakinya
" Lin tidak terlalu suka kopi di pagi hari " ucap jin hao
" benarkah,,?? Kenapa tadi setuju saat aku tawari kopi ,,??" tanya Meimei
" di bo-
Jedug
Lagi jin hao menendang kaki asisten lin
" jin Hao kenapa melakukan kekerasan kepada Gege Lin ,,!!" tanya Meimei
Jin Hao menatap asisten Lin serius saat mendengar Meimei memanggil asisten Lin dengan " Gege,,???" tanya jin hao
" iya,,Xiao Meimei lebih muda dariku lima tahun jadi aku adalah kaka " ucap asisten Lin polos
" tidak bisa kenapa harus manggil Kaka memang dia saudaramu ,,panggil dia asisten Lin " ucap jin Hao tidak terima
" kenapa,,??" tanya Meimei
jin Hao gugup saat Meimei bertanya seperti itu " ya,,,ya,,pokonya panggil asisten Lin saja ,,!!!" jawab jin hao
Asisten Lin tersenyum kecil setelah melihat respon jin hao " baiklah baiklah Xiao Meimei panggil aku asisten lin saja " putus asisten lin
Jin Hao mengangguk setuju ,Meimei bingung
" mari sarapan " ucap Meimei
Di atas meja sudah tersedia Smoothie Buah dan Yoghurt dari pisang ,buah naga, bluberi dan yogurt tanpa rasa lalu Oatmeal dan Telur Rebus,masing masing Meimei siapkan dua
jin Hao terpana melihat menu pagi yang Meimei siapkan " kenapa ,,,kamu tidak suka,,??"tanya Meimei
Jin Hao menggeleng matanya masih menatap menu di atas meja " ini sangat luar biasa dari mana kamu tau kebiasaan ku ,,??" tanya jin hao
Meimei menunjuk asisten lin dengan dagunya ,senyum jin hao menghilang seketika " lain kali tanya padaku saja ,,aku yang lebih tau kesukaan ku " ucap jin hao sedikit sewot
Meimei menatap asisten lin yang di jawab asisten lin dengan mengangkat bahunya ,mereka semua sarapan dengan tenang ,Meimei memakan sarapannya walau sudah lama di negara cina tapi kebiasaan makan berat di pagi hari tidak bisa Meimei hilangkan,menu SOP buntut dan sambal pedas menjadi menu Meimei di pagi hari.
Jin Hao dan asisten Lin sudah menghabiskan sarapan mereka jin Hao berdiri ingin menaruh gelas dan mangkuk bekas dirinya,Meimei langsung mengangkat tangannya " stop,,taruh saja disana nanti biar aku yang bereskan " ucap Meimei sambil mengunyah makanan nya
" tidak apa " jawab jin hao ,Meimei ingin protes " tidak akan terjadi lagi " potong jin hao
Asisten Lin mengikuti apa yang di lakukan jin Hao setelah piring kotor mereka taruh semua di wastafel " asisten Lin bukannya kamu perlu memeriksa mobil sebelum kita berangkat " ucap jin Hao dengan mata yang melirik ke arah Meimei
" o,,ooh iya ,,aku lupa aku periksa dulu " ucap asisten lin dan berlalu pergi
Jin Hao mengambil tisu di atas meja mengelap tangannya yang sudah kering " umur mu berapa memangnya ,,??" tanya jin Hao tiba tiba , tangannya terus ia gosok dengan tisu yang mulai hancur
" 25 THN " jawab Meimei tanpa menoleh
jin Hao mengangguk lalu membuang tisu kedalam tong sampah " aku 29 THN ,,,emmm kau seharusnya memanggil ku kaka " ucap jin hao gugup
Uhuk
Uhukk
Meimei memukul dadanya yang terasa perih karena tersedak sambal ,jin Hao dengan segera mengambilkan air minum untuk Meimei dan membantu menepuk pelan punggung Meimei " kau ini kenapa,,???" tanya Meimei sebal
" aku,," tunjuk jin Hao pada dirinya sendiri " tidak kenapa kenapa ,,?? Hanya mengajarkan bagaimana seorang adik kecil memanggil orang yang lebih tua " ucap jin hao
" cih " Meimei mencibir " tadi aku dilarang memanggil asisten lin dengan sebutan kakak ,,lalu sekarang kenapa kau yang ingin aku panggil kakak ??"
" pokonya yang kau panggil Kaka hanya aku " ucap jin Hao memaksa
" dih siapa Lo,,!!!" ucap Meimei dalam bahasa Indonesia
" maksudnya,,??" tanya jin hao
" bukan apa apa,,sana pergi,,!!" usir Meimei
" tidak sebelum kau panggil aku kakak " ucap jin Hao malah kembali duduk di hadapan Meimei ,wajah Meimei mulai menunjukan ketidak sukaan nya pada jin hao,tapi bukan jin Hao namanya kalau langsung menyerah
" tidak mau ,,!!" tolak keras Meimei " cepat pergi aku juga akan bekerja ,,"
" aku tidak akan pergi sebelum kau memanggilku kakak "
Meimei membuang nafasnya kasar " ya kakak jiaaaannnn " panggil Meimei terpaksa
Jin Hao tersenyum lalu berdiri tangan panjang nya terulur mengacak acak jilbab Meimei " begitu kan cantik " ucap jin Hao langsung berlari pergi
" jin haaaooo,,!!" terima Meimei tapi senyumnya terbit tanpa di sadari
Jin Hao tertawa senang kakinya mantap melangkah keluar dari halaman rumah Meimei,asisten lin yang menunggu didalam mobil ikut tersenyum melihat jin hao yang sangat ceria dari biasanya
" ada apa ini jin hao,,,???" tanya asisten Lin ,senyum jin Hao masih belum surut " apa kau menyukainya,,?" tanya asisten Lin lagi
Jin Hao menggeleng pelan " tidak ,,bagaimana mungkin " elak jin hao " dia hanya orang yang baik padaku dan aku menghargainya ,,hanya sebatas itu " ucap jin hao
Asisten Lin mengangguk setuju dan mulai menjalankan mobilnya keluar dari halaman cafe mazaj
" selalu perhatikan cafe Meimei Lin aku tidak mau ada gosip antara aku dengannya " perintah jin hao
" pasti " ucap asisten Lin
Jin Hao menutup skat mobilnya membuka semua bajunya tanpa ada yang tersisa sehelai pun mengambil baju yang sudah asisten Lin siapkan lalu menggunakannya ,mengambil minyak rambut menyisir rambutnya dengan rapih lalu menyemprotkan parfum keseluruhan tubunya
" hari ini apa jadwalku,,??? " tanya jin Hao setelah membuka skat mobil
" di jam setengah sembilan pemotretan dengan salah satu passion ternama,jam setengah sebelas menjadi pembicara di salah satu kampus ,lalu melakukan pemotretan kembali dengan salah satu produk makanan sehat setelah itu syuting sampai selesai
Selamat membaca ❤️❤️❤️dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aaciiw