NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:70.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

"Hah... Akhirnya bisa sampai juga dengan selamat dan aman dari penghuni rumah," gumam Mika saat sudah masuk ke dalam kamarnya.

Klik...

Eh...

"Darimana, Kak Mika?" tanya seseorang yang berada di dalam kamar Mika. Dia adalah Angga yang ternyata tidak kembali ke kamarnya setelah tadi dari dapur.

Angga merasa aneh dengan Mika yang tidak keluar dari kamar setelah makan malam. Padahal biasanya, Mika akan sering ke kamar Papa Fabio untuk menemaninya. Namun malam ini, Mika sama sekali tak terlihat batang hidungnya sehingga dia yang menemani Papa Fabio untuk sekedar bercerita. Setelah ke dapur dan mendengar cerita dari Janice, Angga memilih memeriksa Mika di kamarnya. Ternyata di kamar tidak terdapat Mika sama sekali.

Angga pun memilih untuk menunggu Kakaknya di kamar itu. Saat tengah malam, ternyata Mika baru pulang. Tepat itu lah, Angga menyalakan lampu kamar utama dan membuat Mika terkejut. Bahkan Mika yang tadinya tampak kelelahan langsung berdiri tegap. Matanya membulat ke arah Angga yang memergokinya pulang tengah malam.

"Biasa, dari rapat RT." jawab Mika dengan asal setelah mampu menghilangkan keterkejutannya. Bahkan raut wajahnya dia buat sesantai mungkin agar Angga tidak curiga.

"Sejak kapan Kak Mika ikut rapat RT? Orang-orang komplek di sini saja nggak pernah ikut begituan," ucap Angga menatap curiga pada Mika.

"Nah ini beda, Kak Mika mah selalu ikutan. Namanya juga sosialisasi sama emak-emak hits. Besok minggu nih ada senam massal di lapangan sebelah. Ini tadi pada bahas itu," ucap Mika yang kemudian menuju ke arah lemari untuk mengambil pakaian ganti.

"Pakaian Kakak nggak mencerminkan orang berangkat rapat," ucap Angga lagi setelah melihat penampilan Mika.

"Emangnya kalau rapat, pakaiannya harus seperti apa? Pakai blazer, kemeja, atau gamis gitu? Kan terserah, yang penting sopan dan berpakaian." ucap Mika beralasan.

"Udah sana balik ke kamarmu. Kak Mika mau ganti baju terus tidur," usirnya.

Mika tak mau terus ditanya-tanya oleh Angga. Bisa-bisa dia keceplosan karena kesal dituduh macam-macam. Ia juga tak mau menambah kebohongan pada adiknya itu. Angga mendengus sebal karena diusir oleh Kakaknya itu. Angga yakin kalau Mika pasti menyembunyikan sesuatu. Jika pun benar ada rapat RT, pasti ada undangannya. Di area perumahan ini, jarang sekali warganya mendapatkan undangan RT. Kecuali jika acara itu atas inisiatif salah satu warga komplek perumahan sendiri. Pasti akan mengundang daerah sekitar perumahan juga.

"Ingat ya, Kak. Besok harus bangun pagi, buat daftar sekolah. Jangan sampai Mama menunggu lama karena Kak Mika yang tidurnya kaya kebo," seru Angga setelah melihat masuk ke dalam kamar mandi.

"Daftar sekolah mah siang aja kali. Lagian bisa lewat online dulu, habis itu serahkan berkasnya siang hari." balas Mika dari arah kamar mandi.

"Kata Mama, biar cepat langsung ke sekolah pagi aja." seru Angga yang tadi mendengar perbincangan antara Mama dan Papanya di telfon. Namun Mika tampak tidak peduli dan membalas seruan dari Angga.

Semakin Angga mengoceh, Mika tidak akan peduli. Mika mempunyai sifat bodo amat pada hal-hal yang terlalu ribet. Lagi pula semua persyaratan administrasi sekolah juga sudah disiapkan. Ada Axel, Reska, dan El juga yang bersekolah di sana. Mereka siap membantu Mika untuk mengurusnya.

"Aku yakin kalau Kak Mika bukan dari rapat RT. Pakaiannya udah kaya orang nongkrong gitu,"

"Sepertinya aku harus minta tolong sama Uncle Ronand agar bisa meretas atau apalah itu. Setidaknya aku bisa memantau Kak Mika," gumamnya yang kemudian pergi dari kamar Mika.

Itu si Angga semoga nggak curiga sama aku. Lagian ini bibir asal ceplos aja, masa alasan pulang malam karena rapat RT.

***

"Mika, Mama kok takut ya masuk sekolah ini. Nanti kamu malah diapa-apain lagi kaya berita-berita yang lagi marak di TV," ucap Janice sambil memegang erat tangan Mika.

Keduanya masih ada di dalam mobil setelah sampai di halaman SMA Genta Bumi. Tampak ramai beberapa orangtua dan calon siswa baru di sana. Namun Janice masih ragu untuk mengikuti kemauan dari anaknya itu. Janice ingin anaknya sekolah di tempat Ronand dan Rachel belajar dulu. Apalagi tadi Janice melihat banyak sekali siswa atau calon Kakak kelas Mika sedang nongkrong di warung samping sekolah.

"Lihat dulu, Ma. Sekolahnya bagus dan luas lho. Terus itu lihat pialanya berjejer di depan kelas karena nggak muat di ruangan."

"Jangan lihat sesuatu cuma dari penampilan siswanya yang santai begitu. Justru mereka itu biasanya malah berotak encer dan solidaritasnya antar kawan tuh tinggi." ucap Mika yang kemudian turun dari mobil.

"Tapi di sini banyak..."

"Cowoknya? Sengaja, Ma. Biar Mika ini jadi princess di sekolah," sela Mika agar Janice tak lagi berbicara macam-macam.

Janice menghela nafasnya pelan. Ia pun segera keluar dari mobil dan menggandeng tangan Mika. Walaupun penampilan para siswanya sedikit pecicilan, tapi setiap depan kelas terpajang banyak piala. Bahkan mading sekolah juga menggambarkan dan menceritakan tentang prestasi siswa.

"Silahkan bisa an..."

"Dia calon siswa baru spesial, Bu Ane. Dia langsung diterima aja," seru seorang remaja laki-laki yang langsung menyela ucapan gurunya saat melihat Mika. Dia adalah Reska yang ternyata membantu guru untuk memasukkan data calon siswa baru ke dalam sistem administrasi sekolah.

"Reska..." seru Mika memanggil Reska sambil melambaikan tangannya.

"Kak Reska dong. Aku ini Kakak kelasmu lho," tegur Reska dengan menyombongkan dirinya.

"Dih... Nggak cocok," ucap Mika dengan acuhnya membuat Reska terkekeh pelan.

"Reska, harus sesuai prosedur sekolah. Tidak bisa masuk sekolah sini pakai jalur dalam," ucap guru yang tak lain Ibu Ane menyela obrolan mereka.

"Ya udah pakai jalur tol aja sih, Bu. Biar lancar," ucap Reska dengan asal.

"Tuh kan, Ma. Siswanya pintar-pintar dan mau disuruh bantu penerimaan siswa baru," bisik Mika pada Janice.

Apalagi di sana tak hanya ada Reska saja. Axel, Elvano, dan beberapa anggota geng motor AMOR. Mika tampak antusias karena kehidupannya di sekolah nanti pasti akan sangat seru. Tidak datar seperti sebelumnya dan terlalu ambisius dalam mengejar nilai. Janice melihat beberapa siswa yang membantu gurunya dalam proses pendaftaran calon siswa baru. Hal itu membuat Janice tahu kalau di sini tak seburuk yang dia pikirkan.

"Ngawur aja kamu," ucap Ibu Ane sambil menggelengkan kepalanya.

"Tapi Mika itu udah dijamin pintar, asyik, dan menyebalkan. Sekolah ini bakalan makin rusak kalau ada Mika," ceplos Reska sambil tertawa. Tetap saja Reska mempromosikan Mika agar segera diterima di sekolahnya.

Eh... Kok makin rusak sih? Makin berjaya dong. Dasar Reska Marpuah,

Heh...

Emak gue itu,

Hahahaha...

Mika terlihat bahagia di sini dan sudah punya kenalan. Sepertinya aku akan mengijinkan Mika sekolah di sini. Nanti aku minta Ronand untuk kirim orang biar bisa mengawasi Mika,

1
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
PengGeng EN SifHa
TRIO MRC
.BER AKSI👏👏👏👏👏👏👏❤️❤️❤️
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
😄😄😄😄
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
tia
ralia seperti papa ronal
Dewiendahsetiowati
otaknya kali mambu encer kali
mbaa An
thor mau sih di kasih tripel up atau banyak2🤣🤭
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 harus berani dong👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 setuju
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjuttttt💪😄
Healer
aduhhh callie 👍👍👍👋👋
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
T&K
gaskan thor🙏
Rai Gojess
Callie mau cubit pipinya
T&K
hahahaha Callie tdk ketipu yeee plastik Mika🤭
mbaa An
kasih up banyak banyak yokk thor🤭😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!