NovelToon NovelToon
ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: lestari visa

📚 JUDUL: ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA
(MAFIA KEJAM & CEO DINGIN)
✍️ Penulis: Lestari Visa

Siapa sangka, gadis lembut berhijab ini adalah harta paling berharga bagi dua penguasa besar yang ditakuti banyak orang? 🖤

Satu saudara adalah bos mafia yang kejam dan tak berperasaan, sementara yang lain adalah CEO dingin yang memegang kendali dunia bisnis. Bagi orang lain, mereka adalah sosok yang menakutkan dan sulit didekati. Tapi di hadapan adik bungsu kesayangan mereka, segalanya berubah. Kekejaman dan kedinginan itu lenyap, berganti menjadi kasih sayang yang tak terhingga dan perlindungan mati.

Di mana pun dia berada, dia adalah ratu yang tak tersentuh. Siapa pun yang berani menyakiti hatinya, harus bersiap menghadapi murka kedua abangnya yang tak kenal ampun.

Ikuti kisah manis, menegangkan, dan penuh kasih sayang ini hanya di NovelToon! Klik tautan di bawah untuk mulai membaca 👇

yu baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari visa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7: KEHADIRAN YANG MENINGGALKAN TANDA DAN KEAMANAN YANG TERJAGA

Setelah kepergian wanita bernama Sari Dewi itu, suasana di rumah Alpin kembali tenang seperti semula. Namun, ketegangan yang terasa di hati kedua abangnya tidak bisa hilang begitu saja. Mereka tahu bahwa wanita itu bukanlah orang biasa, dan kedatangannya pasti memiliki tujuan yang tersembunyi. Meskipun mereka berusaha menyembunyikan kekhawatiran mereka dari Aisyah, tapi perasaan waspada itu tetap ada di dalam diri mereka, membuat mereka lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan keluarga.

Siang harinya, mereka semua berkumpul di ruang makan untuk makan siang. Semua makanan yang disajikan adalah makanan kesukaan Aisyah, yang sudah disiapkan dengan sangat rapi dan lezat. Aisyah makan dengan lahap sambil terus bercerita tentang hal-hal yang dia sukai, seolah-olah tidak ada hal buruk yang pernah terjadi sebelumnya. Dia tidak ingin abangnya merasa khawatir, jadi dia berusaha terlihat ceria dan bahagia seperti biasa.

Alpin dan Alfar hanya tersenyum mendengarkan setiap kata yang diucapkan adiknya, tapi di dalam hati mereka, mereka terus memikirkan apa yang harus dilakukan. Mereka sudah memerintahkan seluruh pengawal untuk meningkatkan pengawasan di setiap sudut rumah, memasang sistem keamanan yang lebih canggih, dan memeriksa setiap orang yang datang ke rumah mereka dengan sangat teliti. Mereka tidak akan membiarkan siapa pun yang berbahaya bisa mendekati keluarga mereka, apalagi menyakiti adik kesayangan mereka.

Setelah makan siang selesai, Aisyah merasa sedikit mengantuk karena udara yang segar dan makanan yang lezat. Dia meminta izin kepada kedua abangnya untuk beristirahat sejenak di kamarnya. "Bang, Aisyah mau tidur sebentar ya. Nanti kalau sudah siang, Aisyah mau jalan-jalan ke taman lagi," katanya dengan suara yang lembut sambil menundukkan kepala sedikit.

"Tentu saja, Dek. Tidurlah yang nyenyak ya. Kalau ada apa-apa, panggil saja kami, kami akan segera datang," jawab Alpin sambil mengusap kepala adiknya dengan lembut dan penuh kasih sayang sebagai seorang abang kepada adik kandungnya.

Aisyah mencium tangan kedua abangnya dengan hormat, lalu berjalan menuju ke kamarnya dengan langkah yang pelan dan santai. Begitu pintu kamar tertutup, suasana di ruang makan berubah menjadi lebih serius. Alpin dan Alfarro saling bertukar pandangan, dan dari tatapan itu mereka sudah mengerti apa yang dipikirkan masing-masing.

"abang melihatnya kan bagaimana sikapnya tadi?" tanya Alfarro dengan suara yang rendah agar tidak terdengar oleh siapa pun. "Dia terlihat sangat manis dan baik, tapi aku bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres di dalam dirinya. Dia tidak datang ke sini hanya untuk berkenalan saja, ada tujuan lain yang lebih besar di balik kedatangannya."

Alpin mengangguk setuju, lalu duduk tegak di kursinya dengan wajah yang terlihat sangat serius. "Kamu benar. Dia adalah wanita yang sangat pintar berpura-pura. Dia tahu bahwa jika dia bisa mendekati Aisyah, maka dia bisa mendapatkan apa saja yang dia inginkan dari keluarga kita. Aisyah adalah adik satu-satunya kita yang kita lindungi sepenuh hati, dan dia pasti akan mencoba memanfaatkan kebaikan dan kesederhanaan Aisyah untuk mencapai tujuannya. Kita harus lebih berhati-hati lagi, tidak hanya untuk Aisyah tapi juga untuk semua anggota keluarga kita."

"Bagaimana kalau kita melakukan penyelidikan menyeluruh terhadapnya?" usul Alfarro. "Kita harus tahu siapa dia sebenarnya, apa latar belakangnya, dan apa yang sebenarnya dia inginkan. Jangan sampai dia melakukan sesuatu yang berbahaya tanpa kita ketahui dan tanpa kita bisa mencegahnya."

"Itu ide yang sangat bagus. Aku sudah memerintahkan orang-orang kepercayaan kita untuk menyelidiki dia sejak dia mulai mendekati lingkaran kita. Dalam waktu singkat, kita akan mendapatkan semua informasi yang kita butuhkan. Kita tidak akan membiarkan dia melakukan apa saja yang dia inginkan, apalagi menyakiti atau mengganggu kenyamanan dan keamanan keluarga kita," jawab Alpin dengan suara yang tegas dan penuh keyakinan sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawab.

Meskipun mereka berdua terlihat sangat kuat dan berkuasa di dunia luar, di dalam hati mereka mereka juga merasa khawatir. Mereka tidak ingin ada hal buruk yang menimpa adik mereka yang satu-satunya. Selama ini, Aisyah hidup dalam kebahagiaan dan keamanan yang sempurna, dan mereka berjanji akan menjaga keadaan itu tetap seperti itu selamanya. Mereka akan melakukan apa saja, bahkan mengorbankan segalanya, hanya untuk memastikan adik kandung mereka ini tetap aman dan bahagia.

Sementara itu, di dalam kamar Aisyah, dia sudah berbaring di tempat tidurnya sambil memikirkan kejadian pagi tadi. Dia tidak takut sama sekali, karena dia tahu bahwa abangnya akan selalu ada untuk melindunginya. Tapi dia merasa ada sesuatu yang aneh dari wanita yang datang ke rumah mereka itu. Meskipun kata-katanya terdengar manis dan senyumnya terlihat indah, tapi ada sesuatu di matanya yang membuat Aisyah merasa tidak nyaman. Dia merasa bahwa wanita itu sedang menyembunyikan sesuatu, dan dia berharap abangnya bisa segera mengetahui kebenaran tentang wanita itu.

Dia menutup matanya dan mulai memikirkan semua hal indah yang dia miliki. Dia memikirkan kedua abangnya yang selalu mencintai dan menjaganya dengan sepenuh hati, dia memikirkan orang tuanya yang selalu memberikan perhatian dan kasih sayang, dan dia memikirkan semua kebahagiaan yang dia rasakan setiap hari. Dia merasa sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah memberikannya keluarga yang begitu sempurna dan saling mencintai satu sama lain.

Sementara itu, di ruang kerja Alpin yang terletak di lantai atas rumah, dia sedang duduk di mejanya sambil memandangi layar komputer yang menampilkan berbagai data dan informasi. Dia sudah menerima laporan lengkap dari orang-orang yang dia kirim untuk menyelidiki Sari Dewi, dan dia membaca setiap hal dengan teliti dan cermat.

Dari laporan yang dia baca, dia mengetahui bahwa wanita itu memang memiliki latar belakang yang tidak baik. Dia adalah wanita yang sering berbuat curang, menipu orang lain untuk mendapatkan keuntungan pribadi, dan dia memiliki banyak musuh di berbagai tempat. Dia juga mengetahui bahwa wanita itu baru saja mengalami kerugian besar dalam bisnisnya, dan dia berusaha mencari cara untuk mendapatkan uang dengan cara yang tidak jujur dan tidak sah.

Alpin menggenggam pena di tangannya dengan erat, dan wajahnya terlihat semakin serius. Dia tahu bahwa perkiraannya benar — wanita itu datang ke sini dengan tujuan untuk menipu mereka dan mendapatkan apa yang dia inginkan dengan cara yang salah. Dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Dia akan melakukan apa saja untuk melindungi keluarganya, dan dia akan membuat wanita itu mendapatkan akibat yang setimpal dengan perbuatannya jika dia berani melakukan sesuatu yang merugikan keluarga mereka.

Alfarro juga sedang memikirkan hal yang sama. Dia juga setuju bahwa mereka harus tetap waspada dan menjaga keamanan keluarga dengan sangat ketat. Mereka berdua tahu bahwa sebagai abang yang bertanggung jawab, tugas mereka adalah melindungi adik kandung mereka ini dari segala hal yang buruk dan berbahaya. Mereka akan selalu saling bekerja sama dan saling mendukung untuk menjaga keutuhan dan kebahagiaan keluarga mereka tercinta.

Saat hari semakin sore, Aisyah bangun dari tidurnya. Dia merasa segar dan berenergi kembali. Dia berjalan menuju cermin besar dan menatap pantulan dirinya. Dia terlihat cantik dengan wajah yang cerah dan senyum yang terlihat di bibirnya. Dia merasa sangat beruntung memiliki abang-abang yang baik, kuat, dan selalu ada untuknya.

Dia berjalan keluar dari kamar dan menuju ke ruang tamu. Di sana, dia melihat Alpin dan Alfarro yang sedang duduk sambil berbicara dengan serius. Saat mereka melihatnya datang, mereka langsung berubah sikap dan tersenyum manis seperti biasa.

"Kamu sudah bangun, Dek?" tanya Alfarro dengan suara yang lembut dan penuh kasih sayang. "Bagaimana tidurnya? Nyenyak kan?"

"Iya, Bang. Sangat nyenyak sekali," jawab Aisyah sambil mendekati mereka. "Aisyah merasa lebih segar sekarang. Sekarang Aisyah mau jalan-jalan ke taman lagi, ya?"

"Tentu saja, Dek. Kami akan temanin kamu jalan-jalan ke taman, biar kamu bisa melihat keindahan bunga-bunga dan menikmati udara sore yang segar," kata Alpin sambil berdiri dan menggenggam tangan adiknya dengan lembut, sebagai tanda kasih sayang dan perlindungan sebagai seorang abang kepada adik kandungnya.

Mereka bertiga kemudian berjalan keluar menuju ke taman yang luas dan indah. Udara sore yang segar membuat suasana terasa lebih menyenangkan. Aisyah berjalan di antara kedua abangnya, merasa sangat bahagia dan aman. Dia melihat ke arah langit yang berwarna-warni, mendengar suara burung-burung yang berkicau, dan merasakan sentuhan angin yang lembut di kulitnya.

Dia merasa bahwa dia adalah gadis yang paling beruntung di seluruh dunia. Dia memiliki keluarga yang saling mencintai dan melindungi satu sama lain, dia memiliki semua hal yang dia inginkan dengan baik dan halal, dan dia hidup dalam kebahagiaan yang tidak pernah berakhir. Meskipun ada hal-hal yang tidak jelas dan orang-orang yang berniat buruk di luar sana, dia tahu bahwa abangnya akan selalu ada untuk melindunginya.

Alpin dan Alfarro berjalan di samping adik mereka, memandangnya dengan pandangan yang penuh cinta dan perhatian. Mereka berdua tahu bahwa tugas mereka sebagai abang adalah menjaga adik kandung mereka ini dengan sepenuh hati, dan mereka akan selalu melakukan apa saja untuk memastikan bahwa adik mereka tetap hidup dalam kebahagiaan dan keamanan. Tidak ada hal yang tidak bisa mereka lakukan, karena Aisyah adalah harta yang paling berharga dalam hidup mereka, dan mereka akan selalu melindunginya dengan segenap kekuatan dan kemampuan yang mereka miliki.

📖 SAMPAI JUMPA DI BAB SELANJUTNYA! 🤗🩷

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini! Semoga kalian menikmati setiap halaman dan setiap momen kebahagiaan, tawa, bahkan emosi yang terasa dalam setiap babnya ya. 🥰

Jangan lupa tinggalkan komentar dan berikan suka pada setiap bab yang kalian baca, ya! Jika kalian menyukai ceritaku, silakan tuliskan pendapat kalian — misalnya "Lanjutkan dong, ceritanya keren banget!" atau "Ceritanya bagus dan menyentuh hati!" — karena setiap kata dukungan dari kalian akan menjadi semangat terbesarku untuk terus menulis dengan lebih baik lagi. 🩷🌷

Kalau kalian ingin melihat gambaran visual dari semua tempat dan tokoh dalam cerita ini, kalian bisa mengunjungi👇👇🌷🩷

akun TikTokku: (lisalestari310 )

akun Instagramku: (Lisa Lestari)

Jangan lupa untuk mengikuti dan memberikan komentar di sana juga ya, aku sangat menantikannya! 🤗🌷

Sekali lagi terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya. Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya ya! Selamat membaca dan sampai bertemu kembali! 👋👋🤗🌷

1
Nadia Permatasari
woy keren
Sonyy Mexrizon
aku tunggu ke lanjutannya Thor semagat💪😍
Sonyy Mexrizon
aku suka dengan alur ceritanya keren ini sih cerita yang paling menarik dan bagus

buat teman teman aku saranin coba baca dari awal di jamin seruuuu 😍🔥
Sonyy Mexrizon
kereennnn🔥😍
Sonyy Mexrizon
makin seruuu ceritanya aku suka enga nyesel aku nunggu kelanjutan ceritanya makin seruu apa lagi aku suka dengan karakter Aisyah dan kedua abangnya😍🔥
Sonyy Mexrizon
lanjutkan thor🔥💪😍
Sonyy Mexrizon
sangat luar biasa Thor makin seru bacanya💪🔥
Sonyy Mexrizon
😍😍💪
Sonyy Mexrizon
lanjutkan Thor baca kesini makin kesanah makin seruuu seritanya🔥💪
Sonyy Mexrizon
😍😍😍💪
Lestari Visa
luar biasa
Furi Pujianti
akhirnya aku menemukan novel yang aku. ingginkan
Furi Pujianti
aku tunggu bab selanjut thor semgata💪
Furi Pujianti
aku suka dengan jalan ceritanya 😍lanjut thor
Furi Pujianti
🥳🩵🩵🩵
Furi Pujianti
lanjut thor💪
Furi Pujianti
wow sangat keren dan bagus lajut thor
Furi Pujianti
keren novel KK lanjutkan KK aku suka😍
Sonyy Mexrizon
kerennn semangat Thor🥳
Sonyy Mexrizon
keren aku suka baca novel author,aku juga Maji Aisyah memiliki keluarga yang di bilang sangat menjaga permatanya dua Abang tampan yg satu mafia dan satu CEO keren Thor lanjut.ceritanya unik😍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!