Karena di sukai oleh kakak ipar nya membuat Aulia hidup dalam kegelisahan.
Aulia yang masih berstatus anak kuliahan bingung dengan kehidupan nya saat ini,dia ingin pergi dari rumah kakak nya tapi dia tak memiliki tempat tinggal bahkan uang sepeser pun selama ini kakak ipar nya lah yang membiayai hidup Aulia hingga membuat kakak ipar nya semena-mena pada diri nya.
Aulia memutuskan untuk mengajak Rendy sang kekasih menikah tapi saat mendatangi apartemen kekasih nya ini justru dia melihat perselingkuhan Rendy dengan teman kampusnya sendiri membuat Aulia kecewa berat.
Bagaimana kisah hidup Aulia selanjutnya akan kah dia bisa lari dari kejaran kakak ipar brengseknya itu atau dia justru menjadi madu untuk kakak kandungnya sendiri?
Yuuk baca kisah nya hanya di Nt🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jadi Madu
"Manda" isak Aulia saat sang sahabat keluar membuka pintu pagar rumah nya.
"Masuk dulu nggak enak di lihat tetangga kirain aku ngapa-ngapain kamu lagi" ajak Manda sambil membantu sang sahabat menarik kopernya kedalam rumah.
"Maaf aku jadi ngerepotin kamu Man"
"Nggak papa,aku juga sudah bilang sama papa buat cariin kamu kerja,kata papa di hotel sedang butuh resepsionis,kamu mau?"
"Hotel!"gumam Aulia pelan
"Ya, hotel tempat papa ku kerja,kamu mau nggak?"tanya Manda
"Tapi-"
"Jadi resepsionis Lia bukan wanita penghibur seperti bayangan kamu" jelas Manda agar sahabat nya ini tidak salah paham.
"Tapi aku nggak tau cara nya Manda,kamu tau sendiri kan kita kuliah bukan di dunia perhotelan"
"Nanti ada yang mengajari kamu Li dan berita bagus nya kamu bisa sambil kuliah,kamu juga di siapkan tempat khusus di hotel itu jadi kamu nggak perlu repot-repot cari kost lagi"
"Gimana cara aku kuliah sambil kerja di hotel Manda,bukan nya kerja di hotel itu dari pagi sampai malam"
"Nggak Lia,tetap pakai shift kerja,kamu bisa urus kuliah kamu di akhir Minggu untuk Senin sampai Jum'at nya kamu bekerja,gaji nya lumayan bisa untuk bayar biaya kuliah kamu jadi nggak usah pulang ke rumah lelaki brengsek itu lagi" jelas Manda.
"Makasih Manda,kamu memang benar-benar sahabat terbaik ku" puji Aulia sambil tersenyum manis.
"Ya sudah kamu istirahat dulu di kamar ku,besok kita bicara sama papa ku" ajak Manda lagi dan diangguki Aulia patuh.
*****
"Mas aku nggak bisa tidur" ucap Erika yang dari tadi sibuk membolak-balikkan tubuh nya.
"Kamu kepikiran sama Aulia?" tanya Arya dan diangguki Erika
"Besok aku minta mama untuk pulang ke rumah setelah itu aku jemput Aulia di rumah Manda"lanjut Arya
"Gimana kalau mama nggak mau pulang mas?"tanya Erika secara dia tau watak sang mertua yang juga keras kepala.
"Sudah kamu tidur saja aku yang akan bicara sama mama besok" bujuk Arya menarik sang istri kedalam pelukannya.
"Terimakasih mas,kamu sudah menerima Aulia dan menyayangi nya seperti adik kamu sendiri"
"Iya, sudah ayo tidur"
"Aku juga kepikiran sama Aulia,aku juga nggak mau dia sampai di bawa oleh lelaki lain, selama ini aku berusaha merawat dia agar aku yang bisa menikmati keperawanan nya jadi kamu tenang saja Erika karena Adik tercinta mu itu akan menjadi madu mu" batin Arya sambil tersenyum licik.
*****
"Besok ada acara di rumah pak Wiranto,kamu harus datang" ujar pak Herman ayah Arlan
"Kenapa harus aku? Papa bisa minta dua anak lelaki papa yang lain untuk datang" ketus Arlan
"Lan kamu anak pertama kamu harus menjadi contoh baik bagi adik-adik mu"
"Apa papa pernah menjadi contoh yang baik buat ku!"
"Lan,papa sedang bicara tentang kamu"
"Tapi aku sedang bicara tentang papa" bantah Arlan membuat pak Herman menatap tajam sang anak.
"Besok kamu harus datang karena mereka ingin memakai hotel mu untuk jamuan pernikahan anak pertama pak Wiranto"ucap pak Herman lalu segera pergi.
****
"Gimana dengan pekerjaan yang papa katakan kemarin pa,apa hari ini Aulia bisa ke sana?" tanya Manda pada papa nya
"Bisa,hari ini kamu ikut om ke hotel Aulia nanti om akan kenalkan kami dengan karyawan lain nya"
"Surat lamaran nya gimana om?" tanya Aulia karena setau nya jika bekerja harus pakai surat lamaran.
"Lia papa ku manager di sana jadi kamu bisa langsung masuk saja nggak pake' surat lamaran jalur khusus" jawab Manda sambil terkekeh kecil.
"Iya Manda nanti om yang urus semua nya yang terpenting kamu benar-benar bekerja ya jangan bikin malu om Heru" sahut mama Manda
"Iya tante, terimakasih atas bantuannya"ucap Aulia dengan menundukkan kepalanya sopan.
"Tante sama om sudah anggap kamu seperti anak sendiri jadi kalau ada apa-apa langsung bilang sama kami ya"
"Sekali lagi terimakasih tante" ujar Aulia dengan tersenyum manis.