Seorang wanita dari jaman modern masuk ketubuh Permaisuri yang di jadikan pilar Kekaisaran, Dinny Winata.. umur 25 tahun, Dinny terkejut saat jiwanya di tarik paksa oleh cahaya yang datang ke tubuh nya
"Siapa kau?" tanya Dinny
"Aku jiwa yang dihianati dan di buang ke dalam jurang kebencian" jawab wanita yang persis dengan Dinny
"Apa mau mu? sampai menarik jiwaku yang sedang duduk di balkon" ucap ketus Dinny
"Hahaha... balaskan rasa sakitku, aku serahkan putriku dan putra untuk kau jaga, bukan nya kau di dunia ini hidup sendiri" ucapnya dengan nada penuh kebencian. Dinny menggerutu tidak jelas
"Tidak mau tiba-tiba punya anak, dsini aja aku masih single-single loh" jawab kesal Dinny. wanita yang menatap penuh kebencian langsung menatap penuh kerapuhan
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir kecerita Nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8
Sedangkan Permaisuri Ai Ning dan kedua anaknya sedang duduk manis di tenda mereka, Permaisuri Ai Ning tersenyum melihat putra dan putri nya bahagia. tapi tak lama dia mendengar suara yang begitu ramai.
"Yuyung apa kau mendengar suara orang yang berlarian?" tanya nya pada Yuyung.
"Ya... tuan mereka prajurit bayangan milik ibu suri Ning, beliau langsung memerintahkan para prajurit bayangannya untuk mencari keberadaan anda. beliau begitu khawatir kepada anda dan kedua cucunya" ucap Yuyung. Permaisuri Ai Ning pun dengan, dia pun cukup puas dengan ibu suri yang menyayangi Permaisuri Ai Ning yang sesungguhnya.
"Jie jie... kau cukup beruntung memiliki mertua yang mendukung diri mu" gumam nya sambil tersenyum miring.
"Bagaimana dengan lelaki brengsek dan wanita tidak tahu diri itu? Apa mereka masih terus bersenang-senang?" tanya Permaisuri Ai Ning.
"Ya... bahkan mereka sedang berbagi keringat, mereka tidak tahu kalau kehancuran mereka berada di depan mata" ucap Yuyung. Permaisuri Ai Ning terkekeh kecil mendengar ucapan Yuyung, ya dia sudah tidak sabar ingin melihat kehancuran lelaki biadab itu.
"Yuyung... apa aku bisa mengajak kedua anakku untuk berlatih di ruang biru itu? kau tahu bukan di ruang biru waktu sangat cepat, Aku pun ingin mengajarkan beberapa bela diri modern kepada keduanya.... dan beberapa senjata modern yang berada di ruang biru milikku itu" ucap Permaisuri Ai Ning.
"Tentu saja bisa... tapi buat dulu perjanjian kepada mereka agar tidak mengatakan kepada siapapun, aku hanya khawatir takutnya mereka keceplosan berbicara kepada orang lain" ucap Yuyung. Permaisuri Ai Ning pun mengangguk mengiyakan ucapan Yuyung.
"Sayang... ibu mau bawa kalian ke suatu tempat, tapi ibu minta kalian jangan pernah berbicara kepada siapa pun... mau itu Keluarga kita atau orang luar paham" ucap Permaisuri Ai Ning. Ang Bei dan Nuning pun langsung menatap sang ibu, mereka berdua bertanya tanya.
"Kita mau kemana memangnya ibu?" tanya Ang Bei. Permaisuri Ai Ning tersenyum lembut kepada dua anaknya itu.
"Tapi janji ya... ibu bawa kalian kesana karena ibu, akan mengajari kalian ilmu bela diri modern, ibu pernah di ajarkan ilmu bela diri modern itu oleh mendiang kakek buyut kalian. jadi apa pun yang terjadi jangan pernah kasih tahu orang lain paham..." ucap Permaisuri Ai Ning. Ang Bei dan Nuning pun mengangguk, mereka juga tidak ingin membuat ibu nya dalam bahaya.
"Pejamkan mata kalian berdua" ucap Permaisuri Ai Ning. dan kedua anaknya pun mengikuti ucapan sang ibu.
Kedua mata Ang Bei dan Nuning melotot saat melihat sekitar, mereka pun langsung saling tatap dan langsung menatap ibunya. Permaisuri Ai Ning tersenyum lembut dan mengajak mereka untuk mendekati Air biru tempat Yuyung.
"I Ibu ini dimana? kenapa tempatnya begitu indah? apa Nu'er sedang bermimpi?" tanya Nuning. Permaisuri Ai Ning terkekeh geli melihat ekspresi putrinya itu.
"Ini tempat rahasia ibu... jadi kalian sudah janji tidak akan membocorkan rahasia ini, ingat keselamatan ibu tergantung pada janji kalian" ucap lembut Permaisuri Ai Ning. kedua anak nya pun mengangguk, mereka juga tidak akan membocorkan rahasia ibunya.
"Apa Nu'er boleh berenang di kolam itu ibu? lihat airnya begitu biru, seperti nya segar" ucap Nuning. sambil mendekati kolam Biru, Yuyung yang sedang bersandar pun menatap dengan malas.
"Hei... bocah, jangan main loncat saja.. disini ada aku dan beberapa hewan langka juga" ucap males Yuyung. mata Nuning melebar saat melihat ikan bulat di depan mata nya bisa berbicara.
"Ih.... kau ikan apa? warna mu cantik, ekor mu pun indah. tapi wajah dan tubuh mu bulat seperti bola?"tanya Nuning. Permaisuri Ai Ning tertawa kecil mendengar pertanyaan konyol putrinya itu.
"Hei... aku ini hewan ilahi, kenapa kau dan ibumu itu sama saja! sama-sama menyebalkan?" ucap Yuyung sambil berputar-putar di dalam air, sedang Ang Bei. dia melihat ke arah yang kiri. di sana banyak hewan yang belum pernah dia lihat dan Dia pun mendongak melihat ke arah ibunya.
"Ibu apa aku boleh kesana? aku ingin berkenalan dengan hewan-hewan itu" ucap Ang Bei, sambil menunjuk ke beberapa hewan yang berada di dekat. Permaisuri Ai Ning pun melihat ke arah yang ditunjuk oleh putranya dan kedua matanya pun langsung mendelik.
"Tunggu.... ini ruang Biru? apa kebun binatang? kenapa begitu banyak hewan di ruang biru ku Yung?" tanya Permaisuri Ai Ning dengan nada terkejut. bagaimana dia tidak terkejut karena untuk pertama kali dia melihat hewan-hewan itu di ruang biru ini, karena saat pertama kali masuk ke ruang biru Permaisuri Ai Ning tidak melihat hewan-hewan itu.
"Tuan... mereka ada dari dulu, apa mata Tuan katarak sampai tidak melihat hewan-hewan sebesar itu?" ucap males Yuyung. Permaisuri Ai Ning memutar mata malasnya saat mendengar ledekan dari ikan buntal itu.
"Kau tidak ingin aku buat sambal ikan bukan? kalau kau tidak ingin menjadi makan malam kami lebih baik diam...." ucap kesal Permaisuri Ai Ning. hewan Kontrak nya ini benar-benar membuat dia harus banyak bersabar, Yuyung hanya berenang kesana kesini. Nuning pun langsung melompat dan membuat Yuyung terombang-ambing di dalam air
"Hei..." teriak Yuyung, dia merasa kan pusing saat tubuhnya kelempar oleh gelombang cinta dari Nuning.
"HM.... salah siapa kau membuat ibu ku kesal
BERSAMBUNG....
2 kaki = 10 kilo?
siapa yang batuk?? 🤭