NovelToon NovelToon
Davina (Bukan Gadis Biasa)

Davina (Bukan Gadis Biasa)

Status: tamat
Genre:Romantis / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Tamat
Popularitas:955.9k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Lahir dari keluarga kaya, Davina menyamar menjadi seorang gadis biasa, Dia merasa lelah karena sering di manfaatkan. Dalam kesederhanaan nya, Davina menjalin hubungan dengan Gio. Seorang pria yang Davina tahu adalah pria yang lahir dari keluarga sederhana.

Davina kira, Menjalin hubungan dengan orang sederhana itu akan selalu setia. Ternyata, Tidak semua orang sama.

Bukan karena di selingkuhi namun sejak hadirnya sahabat Gio yang bernama Caca, Pria yang menjadi kekasihnya itu berubah. Di setiap waktu atau kondisi apapun selalu sahabatnya lah yang di utamakan.

Davina muak! Hingga akhirnya Davina menunjukkan bahwa sebenarnya dia bukanlah gadis biasa. Membuang pria sederhana itu lalu menjalin hubungan baru dengan pria yang setara dengannya. Bagaimana reaksi Gio setelah tahu bahwa Davina ternyata adalah gadis kaya?
••••••
"Jika Daddy bisa mendapatkan wanita sederhana yang setia. Maka aku, Aku akan mencari pria yang setara dan setia." Davina Anggraini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Davina Dan Samudra

"Ada jadwal apa hari ini?" Tanya Sam pada sang Asisten. Pria yang bernama Ryan itu segera menyampaikan jadwal sang Tuan hari ini.

"Hari ini Anda hanya ada jadwal rapat dengan Tuan Nalendra.. Tapi beliau ingin rapat di lalukan di kediamannya Tuan.." Sam mengangguk. Pria tampan itupun segera berdiri dari kursi kebesarannya.

"Kita berangkat sekarang.."

"Baik Tuan.." Sam dan Ryan pun keluar dari ruangan. Seperti biasanya, Banyak mata yang memandang kagum akan dua orang pria tampan itu.

Lagipula siapa yang tidak terpesona. Samudra memang pria idaman wanita. Jika putra pengusaha banyak bersikap datar dan dingin. Tidak dengan Samudra, Pria itu di kenal dengan pria yang ramah dan mudah senyum.

Selalu membalas sapaan orang-orang. Sam di kenal dengan pria yang baik hati dan juga royal. Sikap green flag nya membuat Wanita manapun merasa nyaman berada di dekatnya.

Maka dari itu, Sikap baik Sam itulah yang selalu di manfaatkan. Termasuk Andita, Dia kenal Andita sebagai wanita yang baik. Mewujudkan cita-cita wanita itu untuk menjadi model. Setelah sukses dan banyak job, Wanita itu berkhianat hanya perkara Sam selalu mengajaknya menikah.

"Kita sudah lama tidak bertamu di kediaman Tuan Nalendra.." Ujar Ryan. Selain Asisten, Pria itu juga termasuk teman kecil Sam. Mereka selalu bersama dari dulu bahkan hingga sekarang.

Ryan juga salah satu orang yang kurang menyetujui hubungan Sam dengan Andita. Awalnya Ryan setuju, Namun semenjak Ryan di fitnah oleh wanita itu. Sejak saat itulah, Ryan hilang respek. Masih beruntung Sam tidak percaya dengan apa yang Andita katakan.

"Iya, Semenjak aku berhubungan dengan Andita. Aku jarang kesana.. Andita pernah mengatakan kalau dia tidak suka atau cemburu bila melihat aku dekat dengan gadis lain. Padahal aku hanya bersikap biasa saja." Ryan melirik Sam dari kaca depan.

"Kau terlalu di butakan oleh cinta. Kau lupa, Dulu dia pernah memfitnahku.. Dia mengadu padamu kalau aku suka padanya dan punya niat merebutnya darimu. Dan untungnya kau tidak mudah percaya begitu saja.. Dari sana saja dia sudah punya niat tidak baik..Wanita itu ingin mengadu domba kita.." Sam menghela nafas panjang. Benar apa kata Ryan, Dia terlalu baik sampai tidak sadar kalau di manfaatkan. Dia juga pernah di butakan oleh cinta.

Ya, Sam mengaku salah karena sudah terlalu percaya dengan Andita. Sam pikir, Orang yang yang tinggal di panti asuhan seperti Andita punya sifat baik. Tapi setelah di pikir-pikir lagi, Tidak semua orang sederhana itu baik dan tidak semua orang kaya itu sombong.

" Aku lihat, Andita ke kantor tadi pagi..

"Hm, Dia meminta satu kesempatan padaku.. " Ryan tersenyum sinis.

"Dan kau memberikannya?

"Tentu saja tidak.. Kau yang paling tahu aku. Barang yang aku buang tidak akan aku pungut kembali..

"Ya.. Ya.. Tapi itu kan barang.. Mantan beda lagi.."

"Tidak! Aku akan tetap pada prinsipku.. Selain barang, Mantan juga harus di buang pada tempatnya...

"Ya Allah... Akhirnya Samudra waras juga.." Sam menendang kursi bagian depan dengan kakinya.

Dug!!

"Aaddoooh!!

...****************...

Sementara di kediaman Tuan Nalendra, Seorang gadis turun dari kendaraan roda empatnya setelah sang supir membukakan pintu.

Hari ini Davina memilih untuk libur dulu kuliah. Gadis dua puluh tahun itu pulang karena semalam di telfon oleh sang Mommy.

"Selamat datang Nona.." Para pelayan menyambut kedatangan sang Nona muda.

"Daddy dan Mommy ada?

"Nyonya masih berada di kamarnya Non.. Kalau Tuan sedang berada di ruang kerja. Beliau mengadakan meeting.." Davina mengangguk, Gadis itu segera naik ke lantai dua dimana sang Mommy berada. Davina sengaja tidak bertanya kabar sang kakak karena Davin kakak kembaran Davina kuliah di luar negeri.

"Mommy...

Ayra yang baru saja selesai berganti pakaian pun menoleh. Senyumnya mengembang melihat sang putri yang semalam ia hubungi pulang juga.

"Sayang.. Akhirnya kamu pulang juga.. Mommy kangen tahu.. " Ayra memeluk sang putri.

"Aku juga kangen Mommy.. Kangen banget. Kangen Daddy juga.." Ucap gadis itu. Memang beginilah Davina ketika bersama kedua orangtuanya. Dia menjadi gadis yang sangat manja. Berbeda jauh dengan sikap gadis itu saat di kampus.

"Daddy mana?

"Di ruang kerjanya..

"Aku mau ke Daddy.." Gadis itu berbalik badan namun segera di cegah oleh Mommy Ayra.

"Jangan dulu.. Daddy lagi meeting sayang...Gak enak kalau di ganggu.." Davina akhirnya mengangguk mengalah. Gadis itu duduk di atas tempat tidur Mommy dan Daddy nya.

"Kamu gak kuliah hari ini.. Udah ijin?" Tanya Mommy Ayra seraya memasang antingnya.

"Davina langsung ijin ke pak kepala Mom.. Lagian kalo Davina yang ijin pasti ijinkan lah.." Mommy Ayra terkekeh, Dia mengacak rambut sang putri dengan gemas.

"Kamu udah sarapan belum? Kalau belum kita ke ruang makan..

"Udah.. Aku udah sarapan kok.. Mommy sini lah... Aku kangen..."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Davina berdecak kesal, Sudah dua jam lebih Daddy nya pergi meeting tapi belum juga selesai.

"Daddy itu meeting atau gimana sih? Masa iya belum selesai.. Aku yang nungguin sampai lumutan ini.." Davina yang sudah tak tahan pun segera beranjak. Dia pergi menuju ruang kerja Daddynya.

Baru sampai di depan ruang kerja Daddy Nalendra, Davina yang hendak membuka pintu ternyata sudah di buka lebih dulu dari dalam.

Davina yang terlanjur terkejut itupun hampir saja terjatuh namun seseorang meraih pinggangnya menahan gadis itu agar tetap aman.

Davina terdiam, Matanya tak lepas dari seorang pria tampan yang wajahnya tak begitu asing baginya. Tatapan pria itu mampu menggetarkan jantung hati Davina.

Hal yang sama juga langsung di rasakan oleh Sam. Pria itu menatap wajah cantik gadis yang dulu selalu ia jumpai setiap ia datang untuk meeting di rumah ini. Seorang gadis yang lebih banyak bicara.

"Setelah sekian lama tidak bertemu, Dia semakin. cantik..." Batin Sam. Keduanya masih saling tatap hingga..

"Eekheem!!

Suara deheman tersebut mengagetkan keduanya. Dengan segera Sam menarik tubuh Davina agar gadis itu kembali berdiri.

"Lain kali hati-hati.. " Ucap pria itu tersenyum.

"I..iya Makasih ya Om..." Mata Sam terbelalak sempurna. Apa katanya? Tadi dia panggil Sam apa? Om? Apa dia setua itu??

"Daddy...." Davina melewati Sam dan langsung berhambur ke pelukan Daddy Nalendra. Pria paruh baya tersebut memeluk sang putri yang manja itu dengan erat.

"Akhirnya putri Daddy pulang juga..

"Iya dong.. Aku juga kangen Daddy dan Mommy.. Sekarang pulang. Tapi nanti aku balik lagi kost-an. Daddy anterin aku ya..

"Iya..." Davina tersenyum senang. Senyum gadis itu sungguh manis.

"Daddy meeting nya lana banget.. Makanya aku sampek nyusul kesini.. "Daddy Nalendra tersenyum.

"Namanya juga meeting.. Sekarang kita turun yuk. Kita makan siang bersama.." Nalendra beralih melihat ke arah Sam yang masih di sana.

"Nak Sam, Ryan.. Ayo.. "

"Baik Tuan.." Mereka pun turun dari tangga bersama. Davina berada di depan bersama sang Daddy sembari bercerita. Di belakangnya seseorang tak lepas memerhatikannya sambil tersenyum.

"Sepertinya dia lupa padaku...

TBC

... Hari ini Othor masih up sekali ya.. Othor masih ada kesibukan soalnya. 🙏🍁

1
Uthie
mampir menyimak 👍
betriz mom
bagus semua cerita yang author bikin apalagi tentang keluarga Abraham dan Sanjaya keren abis👍😘😍😍😍😍
betriz mom
sebel juga nih sama si Ryan.,.biar aja tahu rasa nnt kalau valia sudah ketemu jodohnya yang jelas lebih baik dari si ryan
guntur 1609
bagus Thor ceritanya. apalagi sm karakter davina. sangat tegas x. aku menunggu novel si Davin ya
guntur 1609
pasti testpack
guntur 1609
ya mngkn tu si ryan
guntur 1609
🤣🤣🤣 rasain kau gio
guntur 1609
dasar samudra kapan ada kesempatan
langsung gas fool
guntur 1609
🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭 mknya jd org jngn sombongnya
guntur 1609
lah sekretaris nalendra apa gak tahu siapa davina
Aurel
lanjut 😍😍 semangat
guntur 1609
ya emang hrs sabar
guntur 1609
ni cowok cocoknya di ceburin kelaut ja
guntur 1609
rasain kau Ryan
ketar ketir kau sekarang
guntur 1609
ingat ucapan samudra akan kau ingat selamanya jadinya
guntur 1609
kw🤭🤭🤣🤣 daviba dilawan. lewat loe
guntur 1609
hati2 kau Ryan nanti di saat valia sdh gak perduli. kau malah kangen dengan sikap si valia
guntur 1609
kkwkw wanita tu makhluk yg selalu benar. makanya jangan dilawan
guntur 1609
dasar wong edan. masih sempatnya menanyakan biaya pernikahan org lain 🤣🤣🤣🤣
Emak Aries
cerita yg menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!