NovelToon NovelToon
ANAYA-nya HELGA

ANAYA-nya HELGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:559
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Sekolah internasional terkenal dijakarta yang bernama Grand Imperial Academy, sedang disibukan dengan kedatangan siswa-siswi baru, yang sedang melakukan masa orientasi.

Anaya menjadi salah satu siswi baru di Grand Imperial Academy, ia bersekolah disana karena ada kedua abang kandungnya dan juga abang sepupunya yang bersekolah disana dan sudah menjadi siswa kelas 12 yang merupakan panitia orientasi juga.

Helga si Ketua OSIS yang tak pernah terlihat senyumannya sedikitpun menjadi icaran banyak siswi di Grand Imperial Academy.

Namun senyum Helga mulai muncul saat ia mulai tertarik dengan Anaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EMOSI MAHESA

Mahesa menuju ke sekolah dengan kecepatan yang tinggi dan emosi yang memuncak. Dibelakang Farraz mengikuti Mahesa dengan motor dan juga ada mobil William di belakang Farraz.

Sesampainya di sekolah Mahesa langsung menuju ke parkiran dan memarkirkan motornya. Tak lama setelah itu di susul oleh Farraz dan William. Helga yang baru sampai juga kebingungan melihatnya.

"Raz, kenapa? " tanya Helga yang menghentikan Farraz.

"Gue cerita nanti, emosi Mahes lagi gak stabil" ucap Farraz seadanya kemudian langsung menyusul Mahesa.

"Wil" sapa Helga lagi.

"Hel, nanti" jawab William yang seolah tau maksud Helga.

Helga yang masih bersama sang adik langsung mengikuti William.

Tatapan tajam Mahesa membuat semua orang yang melihatnya terkejut dan takut. Sesampainya Mahesa di kelas, ia melihat Ellara, Sandra, Velly dan Celyn yang sedang mengobrol sambil tertawa.

"Hes" sapa Nevan yang melihat Mahesa di pintu kelas.

Mahesa mengabaikan Nevan dan berjalan menuju meja Ellara. Mahesa mengambil salah satu kursi dan mengangkatnya dengan tinggi, kemudian...

Brakkkkk, kursi itu di banting tepat di meja Ellara yang membuat seisi kelas terkejut, bahkan kelas-kelas samping mulai berdatangan.

aaaaaaa teriak semua orang disana.

"BAJINGAN" teriak Mahesa dengan wajah merahnya.

"Hes, lo kenapa? " tanya Jefran.

"Mahes, lu kenapa sih. Gue kaget tau" ucap Ellara yang masih sangat syok.

"Apa yang udah lo bilang sama adek gua? " tanya Mahesa dengan tatapan tajam.

"Adik lo?, adik lo yang mana?" tanya Ellara yang kebingungan dan juga sedikit ketakutan.

"Perasaan lo cuma punya kembaran deh Hes, yang mana adik lo? " tanya Sandra.

"YANG LO SEMUA HUKUM KEMARIN ADEK GUE, ANJ..ING. ADEK KESAYANGAN GUE" bentak Mahesa yang membuat semuanya semakin dibuat terkejut.

"A-adek lo.. " ucap Ellara lirih

"IYA, ADIK GUE" sahut Mahesa dengan penuh emosi.

Aaaaaaa teriak semua para siswi yang ada disana saat melihat Mahesa memegang leher Ellara.

"Ma-mahesa le-lepas" ucap Ellara terbata-bata.

"Mahes, lo bisa bunuh Ellara" ucap Velly yang ketakutan.

"EMANG ITU YANG MAU GUE LAKUIN, DAN SETELAH DIA GUE JUGA BAKAL BUNUH KALIAN BERTIGA" teriak Mahesa.

Suasana kelas semakin chaos sampai saat Farraz, William, Helga masuk ke kelas itu.

"Hes cukup, lepasin dia" ucap Farraz yang menarik Mahesa.

"Gara-gara dia, gara-gara mereka Ana menghindar dari kita, Ana masuk ke rumah sakit sekarang" ucap Mahesa yang masih enggan melepaskan tangannya di leher Ellara.

"Ya lo lepas dulu, lo gak boleh gini" ucap Farraz lagi.

"Hes, Ana akan sedih lihat gini" ucap William yang membuat tangan Mahesa lepas dari leher Ellara.

uhukkk... uhukkk Ellara terbatuk-batuk begitu tangan Mahesa lepas dari lehernya.

"Brakkkkk, bajingan" teriak Mahesa frustasi sambil menendang meja Ellara.

"Hes, ini sekolah" tegur Helga.

"Terus kenapa kalau sekolah hah" bentak Mahesa dengan tatapan tajam.

"Lo gak bisa buat onar, lo bakal di panggil ke BK" ucap Helga.

"Gue gak peduli anjing, gue gak peduli" ucap Mahesa yang masih emosi.

"Asal lo tau, murid yang di hukum kemarin itu adik gua, adik kesayangan gua. Dia dihukum sama anjing-anjing ini karena ulah para anjing ini juga" ucap Mahesa pada Helga sambil menunjuk kearah Sandra, Ellara, Velly dan Celyn.

Helga menatap tajam kearah mereka berempat.

"Dia hukum karena te... " ucap Sandra yang langsung disela oleh Mahesa lagi.

"Gak ada yang telah anjing, itu semua ulah lo yang nyuruh dia ke taman sekolah" sela Mahesa.

"Dan lo.. apa maksud lo ngomongin adik gue di gilir hah" bentak Mahesa pada Ellara.

"Gara-gara lo, adik gue sampe mau minta pindah rumah, dia sampai gak mau ketemu sama gue, Farraz dam William" ucap Mahesa.

"Gu.. gue" ucap Ellara yang gugup.

"Brakkkkk, sialan, gue apa bajingan" bentak Farraz yang membuat semua orang terkejut pasalnya ini pertama kali mereka melihat Farraz seemosi ini.

"Lo semua udah buat keributan di keluarga gue, dan lo semua bakal terima akibatnya" ucap Farraz dengan penuh penekan.

Saat kelas masih chaos, datang satu murid ke kelas itu.

"Ellara, Sandra, Velly dan Celyn kalian di panggil ke ruang kepala sekolah" ucap murid itu yang membuat mereka terkejut.

"Kenapa? " tanya Sandra.

"Batter kalian langsung kesana"ucap Retta yang baru masuk ke kelas itu.

"Semua bubar" teriak Jefran.

"Ini bukan tontonan woy" teriak Nevan lagi.

Suasana mulai kembali stabil, semua orang mulai pada bubar.

"Lo bawa Mahesa ke kantin, gue sama Flo bakal nyusul ke ruang kepsek, gue yakin papa ada disana" ucap William pada Farraz.

"Ada apa sih ini? " tanya Nevan yang gak tau apa-apa.

"Di kantin" ucap Farraz singkat yang menarik Mahesa.

Sesampainya di kantin Mahesa dan yang lainnya duduk di tempat mereka biasa. Retta, Naina, Joana dan Lusia juga ikut ke kantin.

"Oke, ini suasana yang paling gak gue suka" ucap Lusia dengan melirik ke semua temannya.

"Lus, diam" ucap Joana pelan.

"Gimana kondisi Ana? " tanya Havinka yang juga ikut ke kantin mengajak Citra bersamanya.

"Kondisi dia sudah membaik kok" sahut Farraz lembut.

"Ini masalah kemarin? " tanya Retta yang mendapatkan anggukan dari Farraz.

"Jadi, murid baru itu... adik kalian? " tanya Naina dengan hati-hati.

"OMG... kalian punya adik?, oh my god gue pikir lo cuma berdua, eh bertiga sama William maksudnya" ucap Lusia yang heboh.

"Dan fakta wownya kalian masih mempunyai adik?, yang mana adik kalian, gue penasaran deh" ucap lusia yang exited.

"Lusia" tegur Joana yang melihat kehebohan sahabatnya.

"Gue cuma penasaran Jo" sahut Lusia.

"Sejak kapan lo punya adik? " tanya Jefran.

"Sejak adik gue lahir" judes Mahesa.

"Ya ampun Hes, emosi lu masih kerasa sampe sekarang" ucap Nevan.

"Gimana gue gak emosi coba, adik kesayangan gue ngejauhin gue cuma karena omongan cari cewek sialan itu" sahut Mahesa dengan kesal.

"Separah itu? " tanya Helga

"Lebih, bahkan dia minta pindah rumah" sahut Farraz.

"Kasian Ana" celetuk Havinka yang duduk dengan Citra di samping Helga.

"Wait, lo berdua siapa?, dari tadi lo berdua duduk disitu? " tanya Lusia yang tak memperhatikan Havinka dan Citra.

Havinka dan Citra hanya menganggukan kepalanya sambil menunduk.

"Hey, kenapa kalian menundukkan kepala? " tanya Retta.

"Jangan hukum kita karena gak sopan duduk di sini kak" sahut Citra.

"bukan MPLS lagi" sahut Helga tenang.

"Ini adik gue, Havinka. Dan ini... " ucap Helga yang kemudian melirik Citra yang tak ia ketahui namanya.

"Saya Citra kak, teman barunya Vinka. Seharusnya kami bertiga, tapi Anaya gak masuk hari ini" ucap Citra yang dengan sendu.

"Ngomong sama kita santai aja, gak usah terlalu formal" sahut Retta yang tersenyum.

"Oh ya kak, gimana kondisi Anaya? " tanya Vinka yang melihat kearah Farraz.

"Kondisi dia sudah membaik, mungkin besok atau lusa dia akan sekolah" sahut Farraz.

"Okeyyy banyak hal yang gak gue tau dan sekarang gue jadi tau" ucap Lusia yang exited seperti biasanya.

"Helga si manusia es, memiliki adik secantik ini, dan si kembar kita plus William mempunyai adik juga yang gue sendiri penasaran orangnya yang mana" ucap Lusia yang dramatis.

"Lusia, lo terlalu dramatis" ucap Retta.

"Ini plot twist yang luar biasa Retta" ucap Lusia lagi.

"Apa yang mereka lakuin ke adik lo? " tanya Helga yang membuka obrolan yang lebih bermanfaat menurutnya.

...****************...

...****************...

Hai udah lama author gak up cerita, so kali ini author up cerita baru yang bertemakan anak sekolah lagi. mohon dukungannya, maaf kalau banyak kata yang typo. Jangan lupa Like, Comment dan Sarannya. Jujur saran dari kalian bisa menjadi motivasi bagi author untuk buat jalan cerita. Makasih semuanya, selamat menikmati....

...****************...

...****************...

1
Meenyaaa
Ana cukup manja sama abang2nya aja, kalau sama musuh cakar Ana cakar
Meenyaaa
nah gini baru keren
Meenyaaa
aaakkkkkk helgaaaa
Meenyaaa
pada heboh semua🤣🤣
Meenyaaa
HELGAAAA
Meenyaaa
Vika kecintaan soalnya😄
Meenyaaa
ka Helga doang bye bye nya🤭
Meenyaaa
lanjuttt
Meenyaaa
nasip lu mahesss🤣🤣🤣
Meenyaaa
🤣🤣
Meenyaaa
up lagi kak
Meenyaaa
up yang banyak thor
Meenyaaa
bner lagi🤣🤣
Meenyaaa
mampusss
Meenyaaa
huhuhu Mahesa... ☹️
Meenyaaa
keren ceritanya, ringan untuk kisah anak SMA. lanjut tiap hari thor
Meenyaaa
ucapan tajam emang gak membekas di kulit tapi selalu membekas di batin. peluk jauh Ana
Meenyaaa
ya jlas perhatian, wong abangnya
Meenyaaa
ini manusia mulutnya gak ada etika ya, main nuduh org digilir lagi
Meenyaaa
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!