NovelToon NovelToon
Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:427
Nilai: 5
Nama Author: Di Persingkat Saja DPS

Mengisahkan tentang kisah kehidupan dari seorang pemuda biasa yang hidupnya lurus-lurus saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan cantik yang sekonyong-konyong mengigit lehernya kemudian mengaku sebagai vampir.
Sejak pertemuan pertama itu si pemuda menjadi terlibat dalam kehidupan si perempuan yang mana si perempuan ini memiliki penyakit yang membuat nya suka ngehalu.
Dapatkah si pemuda bertahan dari omong kosong di Perempuan yang tidak masuk akal itu?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Di Persingkat Saja DPS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulsaku di habiskan, sekarang hpku juga di lempar

Setelah itu aku pun ijin untuk pergi bekerja pada si Pak Bos. "Pak bos. Daya izin pergi!"

Pak bos pun bertanya padaku dengan satu alis yang terangkat. "Kamu mau kemana?"

Langsung aku jawab dengan nada bicara yang datar. "Ya kerja lah pak bos. Kalau saya gak kerja nanti gaji saya di potong!"

"Tapi kamu kan kerja sama saya dan kamu ada di sini juga karena saya yakin suruh jadi kenapa kamu khawatir kamu tidak akan di bayar!" Ngomong apa ini orang...

"Anda memang bos saya tapi di antara anda dan saya ada beberapa orang lagi yang mana orang itu bekerja di bawah anda sedangkan saya bekerja di bawah orang itu!"

"Kalau dia marah atau gak seneng dia gak akan segan-segan motomg gaji saya. Namun beda cerita kalau anda sendiri yang memberi saya gaji saya pastikan tidak akan khawatir!" Si Pak Bos terdiam.

Tatapannya tertuju padaku dengan penuh perasaan heran.

"Telepon atasan kamu, biar saya yang bicara sama dia!" Aku langsung mengambil hpku dengan merek jaman purba.

"Ini pak!" Aku memberikan hp itu pada si Pak Bos.

"Kok di berikan pada saya?!" Langsung aku jawab. "Karena setiap kali saya menelpon atasan saya selalu marah-marah dan mengancam karena dia pikir saya mau cuti!"

Setelah diam dan saling menatap untuk beberapa saat si Pak Bos pun mengambil hpku untuk menghubungi atasanku di kantor.

Tapi ketika ia memegang hpku ia terlihat menaikkan alisnya. "Ini hp dari jaman mana? Kok ketinggalan jaman sekali hp kamu ini!?"

Langsung aku jawab. "Dari jaman saya masih mulung barang bekas yang uangnya saya sisihkan untuk beli itu... Ngomong-ngomong terima kasih atas pujiannya!" Si Pak Bos terdiam lagi dengan matanya yang melihat ke arahku.

Singkat cerita si Pak Bos menghubungi atasanku dan seperti yang aku katakan tadi atasanku itu suka marah-marah gajelas.

Endingnya orang itu di pecat karena marah-marah pada CEO perusahan.

Akhirnya aku diam di sana menemani si Pak Bos yang menunggu istrinya datang namun setelah berjam-jam di tunggu orangnya tidak kunjung datang.

"Apa ada masalah ya hingga istri saya gak datang?!..." Ia bergumam dengan wajah yang cemas.

Aku juga cemas di sini karena hp yang Pak Bos gunakan untuk menghubungi istrinya itu punyaku.

Kalau di teruskan nanti pulsanya habis dan aku harus beli lagi.

Lagian ini Pak Bos ngapain lagi pake gak bawa hp segala. Kan ujung-ujungnya nyusahin dan merugikan orang lain.

Setelah di tunggu tidak datang-datang si Pak Bos yang mulai cemas pun menghubungi istrinya lagi dan...

"Loh? Kok gak nyambung!?" Seperti yang aku takutkan.

Pulsanya abis. "Itu pasti karena pulsanya abis Pak!" Si Pak Bos langsung menatapku dengan tatapan yang terheran-heran.

"Hah, habis?... Kenapa bisa habis. Kan saya cuma menelpon beberapa menit saja!?"

"Karena isi dari kartu saya itu cuma sepuluh ribu dan anda menelepon cukup lama jadi tentu saja habis!"

"Kenapa sedikit sekali isinya!?" Pertanyaan macam apa itu? Aku merasa terhina sekali di sini.

"Karena saya tidak punya banyak kenalan yang bisa bicara dengan saya di telepon... Enggak ding. Kayaknya saya memang gak punya kenalan sama sekali!"

"Apa benar-benar tidak ada satupun!?" Aku langsung menggelengkan kepalaku.

Seketika ia langsung memasang wajah kasihan dan aku cukup terharu untuk beberapa saat sampai ketika si Pak Bos tiba-tiba melemparkan hpku ke tong sampah.

"Ahhh!! Apa yang anda lakukan!!" Segera aku mengambil kembali hp jadul itu dan memeriksa apakah masih layak di gunakan.

"Kenapa kamu histeris sekali? Saya akan belikan yang baru untuk kamu setelah ini jadi yang itu di buang saja!" Kok kurang ajar sekali yah orang ini.

Sudah mah minjem, ngabisin pulsa dan sekarang dia membuang hpku begitu saja.

"Bapak mah orang kaya jadi gak tahu bagaimana cara menghargai barang yang di dapatkan dengan susah payah!".

"Meskipun ini jadul dam tidak layak lagi di pakai dalam beberapa tahun ke depan tapi ini tetap hasil ketika keras saya!" Aku segera membersihkan hpku itu dari debu.

"Eh... Ma, maaf kan saya!" Untungnya si pak bos sadar kalau ia salah dan meminta maaf dengan wajah yang merasa bersalah.

Beberapa hari kemudian si Ketua Kelas sembuh dan dapat kembali ke sekolah seperti biasa dan... Dia masih mengucapakan kata-kata yang tidak masuk akal juga tentunya.

"Kamu tahu tidak. Semalam aku melihat ada kelelawar asing yang terbang di sekeliling rumahku dan ia terlihat mondar-mandir seakan sedang mengintai!"

"Aku yakin sekali kalau itu adalah kelelawar dari vampir lain yang sedang mengamati apakah ada vampir lain di sekiranya!" Aku yakin itu kelelawar cuma sedang cari makan saja.

Atau mungkin juga sedang cari pasangan kawin karena kan si Ketua Kelas juga punya kelelawar di rumahnya.

Suasana kelas pada saat itu sedang sangat berisik.

Entah dari para siswa yang bercanda dan tertawa terbahak-bahak gayak gak ada orang lain saja di kelas ini.

Atau ada juga yang sedang main lempar-lemparan sendal.

Pokoknya kelas pada saat itu sangat berisik.

Aku sendiri hanya melamun melihat dengan tatapan kosong ketika semua keributan itu sedang terjadi di sekitarku.

Tapi kemudian aku melihat ada orang yang sepertinya sedang menatapku dengan tatapan yang sangat tajam dari arah pintu.

"Hm?..." Dan itu adalah orang yang beberapa hari yang lalu mengancamku agar jangan mendekati orang yang bernama Santi.

Orang itu terlihat marah padaku.

Tapi aku sendiri tidak tahu Santi itu siapa... Tunggu!?.

"Um... Ngomong-ngomong Ketua Kelas. Namamu itu siapa!?" Si Ketua Kelas tampak terkejut kemudian tiba-tiba saja tersenyum.

Entah apa maksudnya tersenyum mencurigakan seperti itu tapi itu jelas membuatku over thinking.

"Hee~ Kamu tanya namaku?...." Apa maksudnya dia bereaksi seperti itu coba?.

"Kalau begitu akan aku beritahu. Namaku adalah Santi Alvilia!"

"Waduh!..." Sekarang aku tahu orang itu terlihat marah karena apa.

Ternyata orang yang namanya Santi itu sekarang sedang ada bersamaku.

"Tsk!... Bakalan repot nih!" Aku tuh mesti bagaimana?.

Kalau aku menjauh dari Santi aku gak akan dapat bayaran dan dapat beasiswa dari Pak Bos, tapi kalau tidak aku jauhi aku akan kena masalah.

Tak lama kemudian guru pun datang dan orang itu juga pergi dari sini.

"Anak-anak ada kabar yang menggembirakan. Mulai Minggu depan kita akan mengadakan jurit malam gabungan dengan sekolah lain!"

Pernyataan itu begitu tiba-tiba hingga semua orang yang ada di kelas tak terima dengan hal itu.

"Apa?!... Tapi kita bahkan belum lama ini masuk SMA, masa sudah ada kurikulum yang berat-berat sih Pak!?"

"Iya Pak. Bukannya setidaknya harus tahu kedua dulu baru ada hal yang begitu!"

Semua orang di kelas tampak protes dan tidak suka.

Tapi mereka semua seketika di bungkam oleh guru kocak ini. "Lah, ngatur!"

"Terserah kami dong mau di adakan kapan karena kami gurunya di sini. Lagipula kalian ketika SMP sudah ada persiapan tentang kegiatan Pramuka seperti pelantikan bukan!?"

'Aku ingat ada yang begituan di sekolah... Tapi aku tidak datang waktu itu karena tidak penting menurutku.'

'Karena acara pelantikan malah cenderung jadi acara pembullyan dari para senior jadi aku tidak pernah datang.'

Satu kelas ketika itu terdiam.

Tidak ada yang bicara lagi meskipun dari raut wajah mereka masih terlihat jelas kalau mereka semua masih tidak setuju.

"Ngomong-ngomong ini acara wajib karena kalau tidak datang kalian tidak akan dapat nilai!"

'Halah nyocot. Aku gak pernah ikut acara Pramuka masih lulus.'

"Bapak tahu apa yang kalian pikirkan. Kalian pasti berpikir meskipun tidak pernah ikut acara Pramuka kalian nyatanya masih bisa lulus bukan!?"

'Wah... Apakah guru ini ahli membaca pikiran?.'

"Kalian jangan pikir itu akan sama seperti ketika kalian masih ada di SMP. Ini SMA jadi aturannya juga beda!"

"Kalau kalian tidak ikut acara ini maka kalian akan benar-benar tidak akan dapat nilai. Dan kalau tidak dapat nilai jangan pernah bermimpi bisa naik kelas!"

Satu kelas seketika menelan ludah mereka karena melihat wajah pak guru yang terlihat sangat serius mengancam.

'... Apa aku ikut saja ya?... Aku agak malas sebenarnya tapi aku juga tidak mau ambil resiko sekarang ini. Aku ingin lulus sekolah.'

Sepulang sekolah.

Kali ini aku pulang seorang diri karena si Ketua Kelas di jemput tadi dan lagi untuk kali ini aku libur.

Karena sekarang posisiku di kantor itu naik satu tingkat yaitu menjadi kepala kebersihan.

Sebenernya aku agak enggan dengan itu karena kerjaan dan tanggung jawabnya lebih banyak tapi kalau tidak di lakukan aku tidak akan berkembang.

Jadi di kuat-kuatin aja dan berusaha memenuhi tanggung jawabnya.

Aku melangkah di trotoar jalan yang mana di sekitar masih sibuk seperti biasanya dan itu bukan hal yang aneh lagi karena ini kota.

Motor dan mobil berlalu lalang setiap saat dan orang-orang yang berjalan kaki juga begitu.

Selang beberapa kemudian langkahku terhenti ketika melihat ada tiga orang yang berdiri seakan sedang mencegatku.

Dan orang itu tidak lain adalah orang yang akhir-akhir ini mengancamku agar tidak dekat-dekat dengan ketua kelas tapi aku abaikan.

Seperti yang aku duga, aku akan terlibat masalah jika dekat dengan cewek yang cantik.

'Haahh... Ini pasti tidak akan berakhir dengan mudah.'

1
Naruto Uzumaki
Terima kasih telah menulis cerita yang menghibur, author.
Di Persingkat Saja DPS
Sabar ya, masih di periksa ulang
PetrolBomb – Họ sẽ tiễn bạn dưới ngọn lửa.
Loh kok belom update? Lanjutin dong thor, gak sabar nungguin kelanjutannya 😫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!