NovelToon NovelToon
Sistem Restoran Antar Dimensi

Sistem Restoran Antar Dimensi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Reza adalah mantan koki yang dipecat karena difitnah, tetapi ia menemukan tujuan hidup baru setelah mendapatkan Sistem Restoran Dunia Lain.

Kini ia mengelola Restoran di mana pintunya terhubung ke dimensi kultivator dan sihir, menyajikan makanan lezat yang menyelesaikan masalah para pelanggan dari berbagai dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Reza mengelap meja kayu tempat Yixu makan sebelumnya dengan kain bersih yang lembap.

Dia masih merasa sedikit takjub dengan kejadian ajaib yang baru saja dialaminya pagi ini.

Mendapatkan uang seratus ribu rupiah hanya dari semangkuk bubur ayam terasa seperti sebuah mimpi.

Dia berjalan kembali ke dapur untuk memeriksa sisa bahan makanan yang disediakan oleh Sistem.

Waktu berlalu cukup cepat hingga matahari mulai berada tepat di atas kepala.

Hutan bambu di luar pintu kedai terlihat semakin terang dan udaranya mulai terasa sedikit hangat.

Suasana di luar sana sangat sunyi dan hanya terdengar suara gesekan daun bambu yang tertiup angin.

Reza duduk di kursi belakang konter sambil mengetuk jarinya perlahan ke atas meja.

Tiba-tiba, suara langkah kaki yang cukup tergesa-gesa terdengar dari arah luar.

Reza langsung berdiri dan melihat ke arah pintu utama kedai yang masih terbuka lebar.

Dua sosok seorang laki-laki dan seorang perempuan muncul dari balik rimbunnya pohon bambu dengan napas terengah-engah.

Mereka mengenakan pakaian seragam berupa jubah kain sutra berwarna biru muda yang serasi.

Pemuda itu membawa sebuah pedang panjang bersarung perak di pinggangnya.

Sedangkan gadis di sebelahnya memegang sebuah tongkat kayu pendek yang ujungnya dihiasi batu giok.

Wajah mereka berdua terlihat sangat kelelahan dan penuh dengan keringat.

"Kakak Senior Li Wei, apakah kita sudah aman sekarang?" tanya gadis itu sambil menoleh ke belakang.

"Beruang cakar besi itu sepertinya sudah berhenti mengejar kita."

Pemuda bernama Li Wei itu menghela napas panjang dan menyandarkan tubuhnya ke sebatang pohon bambu.

Dia menganggukkan kepalanya perlahan untuk menenangkan adik seperguruannya tersebut.

"Kita sudah masuk cukup jauh ke pinggiran hutan bambu ilusi ini, Chen Yue," jawab Li Wei.

"Monster buas tingkat rendah seperti beruang itu tidak akan berani masuk ke wilayah ini."

Chen Yue mengusap keringat di dahinya lalu pandangannya tidak sengaja tertuju pada bangunan kedai Reza.

Mata gadis itu langsung membesar karena merasa sangat heran melihat ada rumah di tengah hutan.

"Kakak Senior, lihat ke sana," tunjuk Chen Yue ke arah kedai.

"Sejak kapan ada bangunan kayu sebagus ini di dalam wilayah hutan ilusi?"

Li Wei langsung menoleh dan raut wajahnya juga berubah menjadi sangat waspada.

Tangannya secara refleks langsung memegang gagang pedang di pinggangnya.

"Ini sangat aneh, guru tidak pernah menceritakan ada sekte atau bangunan di area ini," ucap Li Wei curiga.

"Hati-hati Chen Yue, ini bisa jadi adalah jebakan ilusi dari iblis rubah."

Reza yang sejak tadi mendengar percakapan mereka dari dalam kedai hanya bisa tersenyum tipis.

Sistem penerjemah otomatis bekerja dengan sangat sempurna sehingga dia paham semua ucapan mereka.

Dia melangkah keluar dari balik konter dan berjalan mendekati ambang pintu.

"Selamat siang, Tuan dan Nona," sapa Reza dengan suara yang ramah dan cukup keras.

"Ini bukanlah jebakan ilusi, ini hanyalah sebuah kedai makan biasa."

Li Wei dan Chen Yue langsung tersentak kaget mendengar suara Reza.

Mereka berdua mundur beberapa langkah sambil menatap Reza dengan penuh kecurigaan.

"Siapa kau?" bentak Li Wei sambil menarik pedangnya setengah keluar dari sarungnya.

"Jangan mencoba menipu kami, tidak mungkin ada kedai makanan di tengah hutan berbahaya seperti ini."

Reza tetap berdiri tenang di ambang pintu tanpa menunjukkan rasa takut sedikit pun.

Dia tahu selama dia berada di batas bangunan kedai, dia berada dalam perlindungan mutlak Sistem.

"Nama saya Reza, saya adalah koki sekaligus pemilik kedai ini," jawab Reza memperkenalkan diri.

"Kalian berdua terlihat sangat kelelahan, apakah kalian tidak ingin mampir untuk istirahat dan makan?"

Chen Yue menatap Reza dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan pandangan menilai.

Pakaian yang dikenakan Reza terlihat sangat aneh dan belum pernah dia lihat sebelumnya.

"Kakak Senior, pria ini sama sekali tidak memancarkan fluktuasi energi Qi dari tubuhnya," bisik Chen Yue.

"Dia terlihat seperti manusia fana biasa yang tidak berlatih kultivasi."

Li Wei mengerutkan keningnya dan ikut mengamati Reza dengan lebih teliti.

"Justru itu yang membuatnya sangat mencurigakan," balas Li Wei dengan suara pelan.

"Mana ada manusia biasa yang bisa bertahan hidup sendirian di hutan bambu ini?"

Reza menghela napas pelan melihat tingkah kedua calon pelanggannya yang terlalu berhati-hati itu.

Dia memutuskan untuk kembali masuk ke dalam kedai dan membiarkan pintu tetap terbuka.

"Pintu kedai saya selalu terbuka untuk siapa saja yang datang dengan niat baik," ucap Reza dari dalam.

"Jika kalian butuh tempat aman untuk duduk dan mengisi perut, silakan masuk."

Reza kembali ke belakang meja konter dan mulai menyiapkan alat masaknya.

Dia membiarkan aroma sisa kaldu ayam di dapur menguap ke udara dan terbawa angin ke luar pintu.

Di luar sana, perut Li Wei tiba-tiba berbunyi cukup keras memecah keheningan.

Pemuda itu langsung tersipu malu dan wajahnya berubah menjadi sedikit merah.

Chen Yue menutup mulutnya menahan tawa melihat tingkah kakak seniornya yang selalu menjaga gengsi itu.

"Kita sudah berlari setengah hari penuh tanpa istirahat," kata Chen Yue dengan suara lembut.

"Mungkin tidak ada salahnya kita masuk ke dalam untuk melihat-lihat sebentar."

"Tapi bagaimana jika di dalam sana ada formasi jebakan maut?" tolak Li Wei masih ragu.

"Kita berdua bisa mati konyol hanya karena tergoda bau makanan."

"Kakak Senior, coba kau cium aroma kaldu ini," bujuk Chen Yue sambil menarik napas dalam-dalam.

"Aroma ini sangat murni dan tidak ada jejak niat jahat atau racun sama sekali di udara."

Li Wei akhirnya menyerah karena perutnya memang sudah sangat kelaparan.

Dia menganggukkan kepalanya dan berjalan perlahan mendahului Chen Yue menuju pintu kedai.

Begitu ujung kaki Li Wei melewati ambang pintu kayu, raut wajahnya langsung berubah drastis.

Dia merasakan seluruh energi spiritual di dalam Dantiannya seolah terkunci rapat oleh sebuah kekuatan tak kasat mata.

"Ada yang salah dengan tempat ini," teriak Li Wei panik.

"Chen Yue, jangan masuk, energi Qi milikku menghilang."

Namun Chen Yue sudah telanjur melangkah masuk tepat di belakang punggung Li Wei.

Gadis itu juga langsung mematung saat menyadari aliran tenaga dalamnya berhenti total.

"Kakak Senior benar, aku juga tidak bisa merasakan kekuatan sihirku," ucap Chen Yue mulai gemetar.

"Apakah kita berdua baru saja masuk ke dalam sarang monster?"

Reza yang sedang memanaskan wajan di dapur segera menoleh ke arah mereka berdua.

"Kalian tidak perlu panik seperti itu," kata Reza dengan nada menenangkan.

"Itu adalah aturan mutlak di kedai ini agar semua pengunjung bisa makan dengan tenang tanpa ada perkelahian."

Li Wei menatap Reza dengan tatapan tajam dan penuh amarah.

Dia mencoba mengangkat pedangnya namun tangannya terasa sangat berat seperti diikat batu.

1
Yuliana Tunru
💪💪💪👍👍👍
Kasma Wati
lanjut👍👍👍👍
Alia Chans
lanjut✍️👈
Äï
loh kok dia tau?
cynth
Deja vu....
Yui: ehehehe, klo yang dah baca bayu pasti tau/Facepalm/
total 1 replies
Yuliana Tunru
cerita bagus jg santai tanpa tantangan berat reza menikmati posis koki dgn baik .. 👍👍👍up yg byk thorr
Gege
sampe bab 10 sangat ringan dan enak dibaca sebagai hiburan. saran koki akan menyiapkan menu dengan harga yang sudah dipatenkan, terkesan mahal, tapi efeknya warbyasaaah bagi tubuh. pada akhirnya pundi pundi milyaran menjadikan koki menjadi kayah rayah...
Gege
ide ceritanya menarik.. harusnya bisa jadi ratusan episode ini..💪🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!