NovelToon NovelToon
Dalang Di Balik Pembunuhan

Dalang Di Balik Pembunuhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Balas Dendam / Action
Popularitas:109
Nilai: 5
Nama Author: Dian umar

Kayla, Alfian, Joy, dan Jenny berusaha memecahkan dalang di balik penculikan dan pembunuhan. Puzzle demi puzzle mereka susun, hingga membentuk sebuah petunjuk, bahwa Seseorang yang sangat dekat dengan mereka adalah pelakunya. Lalu tindakan apa yang akan mereka ambil? Dan apa motifnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Jenny memindahkan ayam yang sudah matang ke baskom stainless raksasa yang berdiameter 30 cm. Tak lupa menambahkan kuahnya.

Ayam versi Jenny ini sangat unik, dimana kuahnya melimpah hingga menutupi ayam.

"Mau dinamai apa ya?"

Jenny terlihat sedikit bingung dalam memberikan nama pada masakannya. Dia terdiam sambil memperhatikan ayam buatannya.

"Bentuknya kaya ayam yang tenggelam... Yah! Ayam tenggelam! Aku akan memberinya nama ayam tenggelam." ucapnya dengan sedikit berteriak. Ia sangat bersemangat.

"Sudah siap!" ucapnya saat dirinya sudah tidak terlalu jauh dari meja makan.

Jenny meletakan makanannya di meja, matanya menatap mereka dengan senyum yang cerah.

Alfian memperhatikan masakan Jenny, matanya menyipit, alisnya mengkerut. Karena yang dia lihat hanyalah kuah tanpa ada tanda-tanda di dalamnya ada makanan.

"Kuahnya doang?"

"Nggak, ayamnya ada di dalam. Dia tenggelam oleh lautan kuah! Jadi aku menamainya dengan ayam tenggelam."

"Ayam tenggelam!" ucap Alfian dan Kayla kompak.

Wajah mereka terlihat kaget mendengar nama ayam tenggelam. Baru kali ini mereka mendengar nama makanan yang terlihat sedikit aneh dan unik.

"Nama yang aneh... Tapi kalau dipikir-pikir sesuai lah sama bentukannya." ucap Alfian.

"Selamat mencoba!" ucap Jenny mempersilahkan mereka mencoba masakannya.

"Joy yang akan mencoba duluan!" Teriak Alfian sambil melirik Joy.

Joy yang namanya terpanggil sedikit terkejut. Sedari tadi dia hanya diam memperhatikan tanpa mengeluarkan kata-kata.

"A...Aku?" Tanya Joy.

Mereka semua menganggukkan kepala. Terlihat senyum manis terbit dari wajah mereka.

Rasakan ayam tenggelam versi Jenny! Hahaha... Siapa suruh dari tadi hanya diam terus. Maafkan aku Joy.

Joy mengambil sedikit ayam dan kuah dari mangkok besar itu. Kemudian dia memasukkan makanannya ke dalam mulut.

Alfian memperhatikan dengan seksama, ia tidak sabar melihat Joy yang akan memuntahkan makanannya.

"Gimana?" tanya Jenny penasaran.

Joy terlihat tenang. Ekspresinya seperti biasa. Joy terlihat sangat menikmati makanan buatan Jenny.

"Lumayan!" ucapnya singkat.

"Mungkin bentuknya aja yang aneh, tapi rasanya enak." tebak Kayla sedikit tidak yakin.

"Masa sih?" tanya Alfian.

Alfian merasa kurang yakin dengan Joy. Tapi dia juga sedikit penasaran. Tanpa pikir panjang Alfian juga mengambil satu sendok.

Matanya melotot, dahinya mengkerut. Tapi sesaat kemudian ekspresinya berubah. Seolah-olah makanan buatan Jenny beneran enak.

Alfian menatap Joy tajam, "Makanan buatan Jenny sangat enak!" ucapnya sedikit dramatis.

Kini giliran Kayla yang mencoba mencicipi ayam buatan Jenny. Walaupun ragu dengan tanggapan teman-temannya, Kayla memutuskan untuk mencobanya.

Hap!

Wajahnya seketika berubah menjadi merah, urat- urat di wajahnya terlihat jelas seperti ingin keluar dari tempatnya.

Kayla menatap tajam ke arah Joy dan Alfian secara bergantian. Namun mereka membalasnya dengan kode mata.

"Enak! Aku belum pernah makan ayam seenak ini!" ucap Kayla.

Mendengar pujian dari mereka Jenny sangat bangga. Ia menatap ayam buatannya dengan sangat haru seolah-olah mengatakan "Aku berhasil!"

Tanpa pikir panjang Jenny mengambil ayam dalam jumlah yang banyak, tak lupa juga mengambil kuahnya.

Hap!

Sendok besar itu masuk ke dalam mulutnya. Wajahnya yang tadinya ceria berubah menjadi pucat.

Huek!

Jenny memuntahkan makanannya. Saat masuk ke perut, rasanya perut seperti bergejolak. Semua yang ada di dalam perut seperti memaksa keluar.

Huek!

Huek!

Huek!

Mereka bertiga juga ikut memuntahkan makanan yang sedari tadi sudah mereka telan. Mereka rela menahan rasa mual agar Jenny juga ikut merasakan sensasi menyiksa dari makanannya.

Mereka saling menatap satu sama lain. Melihat kondisi masing-masing yang terlihat memprihatinkan, membuat mereka tak bisa menahan tawa.

"hahahaha!!"

...........

Mereka duduk di ruang tamu. Setelah insiden "Mual Together" mereka membersihkan ruang makan dan setelahnya membersihkan diri.

"Setelah ini aku yang akan memasak!" ucap Kayla dengan sangat semangat.

Jenny dan Joy membulatkan matanya. Sementara Alfian hanya tersenyum kecut. Ia tak bisa membayangkan gimana nasib perutnya kalau diisi racun dua kali berturut-turut.

mungkin satu kali masih aman, tapi kalau dua kali... Siap-siap bawa BPJS! Kapan penderitaan ini berakhir sih?

"Kamu yakin mau belajar masak sekarang? Atau mau aku ajarin?" tanya Alfian hati-hati.

"Aku bakal belajar sendiri! Aku tidak perlu bantuan mu!" jawab Kayla sedikit nyolot.

Melihat ekspresi mereka bertiga yang terlihat seperti khawatir, Kayla langsung paham maksud mereka.

"Aku nggak bakal aneh-aneh. Kalau masakanku nggak enak, kalian nggak perlu mencicipinya." ucap Kayla pengertian.

Akhirnya mereka yang tadinya khawatir bisa bernapas lega. Seakan-akan beban berat yang mereka pikul sejak tadi baru saja diangkat."

"Setelah masak aku akan mencicipinya duluan. Kalau rasanya aneh makannya akan kubuang, kalau lumayan akan kuberikan kepada kalian." ucap Kayla.

.......

"Masak apa ya? Yang simpel aja deh! Lagian kan masih tahap belajar." ucap Kayla sambil mencari bahan-bahan yang diperlukan.

Kayla memang tidak tahu memasak, tapi ia pernah melihat Alfian memasak secara langsung. Sehingga ia tak membutuhkan tutorial lagi.

"Sudah siap!"

Kayla menyediakan bawang putih bubuk, sambal, saos tomat, kecap, garam, dan kaldu jamur.

"Apa yang dimasak terlebih dahulu? Kayaknya telur deh..."

Kayla mulai memecahkan telur dan langsung menaruhnya di atas wajan yang berisi minyak panas.

Ia berencana akan membuat telur mata sapi. Kayla memasak telur mata sapi dengan sangat lancar tanpa ada drama.

"Setelah itu apa ya? Hm... Aku cari di google ah!" ucap Kayla seraya membuka aplikasi Google.

"Ok jadi begitu? Gampang!"

Kayla menuangkan Saos sambal setengah sendok, saos tomat 1/4 sendok makan, kecap 1/4 sendok makan, kaldu jamur beserta garam masing-masing 1/4 sendok teh, dan yang terakhir bawang putih bubuk.

Setelah semua bahan tercampur, Kayla memasukkan nasi putih sebanyak satu piring di atas wajan.

Kayla mencampur nasinya dengan sendok nasi agar lebih mudah tercampur. Setelah 5 menit ia mematikan kompor.

"Sudah siap!"

Kayla mengambil piring lalu meletakkan nasi goreng, setelah itu ia mengambil telur yang sudah di goreng tadi. Tak lupa juga menambahkan potongan timun dan selada untuk menghiasi nasi goreng.

Dari arah kejauhan sudah tercium masakan buatan Kayla. Mereka yang sedang menunggu di meja makan tak sabar untuk mencicipinya.

"Sudah matang! Aku buat nasi goreng spesial!" ucap Kayla meletakan nasi gorengnya.

Alfian menghirup aromanya dengan sangat dalam. "Bolehkah aku mencicipinya duluan?"

Kayla menggelengkan kepala sebagai tanda tidak setuju. "Aku yang akan mencobanya terlebih dahulu!"

Hap!

Kayla memasukkan satu sendok nasi goreng ke dalam mulut. Ekspresinya terlihat sangat menikmati. Tak ada tanda-tanda kebohongan.

Hap!

Ia mengambil satu sendok lagi lalu memakannya sambil menutup mata.

"Gimana? Enak? Aku juga ingin coba!" ucap Jenny cemberut.

Tanpa aba-aba Jenny mengambil sendok dan langsung memakan nasi goreng.

"Kak ini beneran enak! Kakak ternyata jago juga ya? Aku jadi iri!" ucap Jenny setelah mencoba nasi goreng.

Hap! Hap! Hap!

Jenny terus saja memakan nasi goreng buatan Kayla hingga tersisa timun dan selada saja.

"Yah! Udah habis! Nggak bisa ngerasain dong!" keluh Alfian seraya melirik piring yang sudah kosong.

"Ini masih ada!" ucap Jenny sambil menunjuk selada dan tomat yang disisihkan.

"Kamu aja yang makan!" ucap Alfian dengan wajah yang cemberut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!