NovelToon NovelToon
Bangkitnya Darah Serigala

Bangkitnya Darah Serigala

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Identitas Tersembunyi / Manusia Serigala / Romansa Fantasi / Anak Genius / Balas Dendam
Popularitas:55.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: hofi03

Kehidupan Jasmine sebagai pemimpin tunggal wilayah Alistair berubah drastis saat dia menyadari keganjilan pada pertumbuhan putra kembarnya, Lucian dan Leo. Di balik wajah mungil mereka, tersimpan kekuatan dan insting yang tidak manusiawi.

Tabir rahasia akhirnya tersingkap saat Nyonya Kimberly mengungkap jati dirinya yang sebenarnya, sebuah garis keturunan manusia serigala yang selama ini bersembunyi di balik gelar bangsawan.

Di tengah pergolakan batin Jasmine menerima kenyataan tersebut, sebuah harapan sekaligus luka baru muncul, fakta bahwa Lucas Alistair ternyata masih hidup dan tengah berada di tangan musuh.

Jasmine harus berdiri tegak di atas dua pilihan sulit, menyembunyikan rahasia darah putra-putranya dari kejaran para pemburu, atau mempertaruhkan segalanya untuk menjemput kembali sang suami.

"Darah Alistair tidak pernah benar-benar padam, dan kini sang Alpha telah terbangun untuk menuntut balas."

Akankah perjuangan ini berakhir dengan kebahagiaan abadi sebagai garis finis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KHAWATIR

"Jasmine, itu mungkin hanya halusinasi Lucian, dia masih kecil," jawab Nyonya Kimberly, masih tidak ingin jujur.

"Tidak! Aku yakin ini bukan halusinasi Lucian," bantah Jasmine, dengan tegas.

Kimberly memejamkan mata. Rahasia yang ia simpan selama lima tahun kini mulai retak di hadapan kecerdasan Jasmine.

"Ada hal-hal di dunia ini yang lebih baik tetap menjadi rahasia sampai kita siap menghadapinya, Jasmine," jawab Kimberly dingin, lalu melangkah pergi, meninggalkan Jasmine dalam keheningan yang mencekam.

Kepergian Nyonya Kimberly yang begitu mendadak meninggalkan keheningan yang menyesakkan di ruang kerja itu. Jasmine berdiri mematung, menatap pintu yang tertutup rapat dengan napas yang memburu.

Sebagai Bianca Kingston di kehidupan sebelumnya, dia tahu persis bagaimana rasanya saat seseorang menutupi sebuah kebenaran besar. Ada getaran di suara ibu mertuanya, sebuah ketakutan yang dibalut dengan otoritas dingin.

"Ibu menyembunyikan sesuatu," bisik Jasmine pada kegelapan ruangan.

"Dan rahasia itu berkaitan dengan mengapa aku merasa Lucas masih bernapas di suatu tempat," gumam Jasmine, berjalan ke arah kamar nya.

Kediaman Alistair sudah sangat sepi, hanya ada beberapa prajurit yang sedang berjaga di setiap titik kediaman.

"Salam Yang Mulia Duches," ucap Ethan, yang baru saja masuk dari pintu belakang.

"Hem"

Gumam Jasmine, hanya mengangguk kan kepala nya.

"Apa ada sesuatu yang Anda inginkan Yang Mulia?" tanya Entah sopan.

Jasmine tidak langsung menjawab, dia menatap Ethan dengan tatapan yang sulit di artikan.

Ethan adalah satu-satunya orang kepercayaan suaminya yang sangat setia.

"Apa mungkin Ethan mengetahui sesuatu?" batin Jasmine, berkecamuk.

"Ethan," panggil Jasmine, pelan.

"Saya Yang Mulia," jawab Ethan, sopan.

"Apa kamu tahu-"

Jasmine ragu untuk menanyakan hal itu pada Ethan, karena Jasmine merasa rahasia yang di simpan ibu mertua nya adalah rahasia yang sangat besar.

"Yang Mulia, Apa Anda baik-baik saja?" tanya Ethan, melihat Jasmine yang sedang melamun.

"Ah ya, Saya baik-baik saja, Saya akan pergi ke kamar dulu Ethan," jawab Jasmine, berlalu pergi dari sana, meninggalkan Ethan yang masih terpaku.

Ceklekk

Jasmine masuk ke dalam kamar nya, dia melihat kedua Putranya yang sedang tertidur lelap, dengan kaki Leo yang memimpin perut Lucia.

Dengan langkah pelan nya, Jasmine melangkah mendekat ke ranjang, gerakannya seringan bulu agar tidak mengusik ketenangan tidur putra-putranya.

Jasmine membetulkan posisi kaki Leo yang menindih perut Lucian, lalu menyelimuti mereka kembali hingga sebatas dada.

Cahaya bulan yang masuk melalui celah gorden menerpa wajah Lucian, dalam tidurnya yang tenang, dahi bocah itu sedikit berkerut, seolah-olah ia sedang memproses informasi yang melampaui kapasitas usianya.

Jasmine duduk di tepi ranjang, hati nya bergejolak bayangan saat dia teringat ucapan Lucian tadi.

Mendengar detak jantung dari jarak jauh.

Luka yang sembuh dalam sekejap.

Jasmine duduk terdiam di tepi ranjang, memandangi wajah kedua putranya yang terlelap.

Kata-kata Nyonya Kimberly tadi terus bergema di kepalanya seperti lonceng yang berdentang keras.

Ada sesuatu yang tidak sinkron antara logika manusia yang dia pelajari sebagai Bianca dan realita yang ia saksikan pada Lucian serta Leo.

Jasmine mengulurkan tangannya, mengusap dahi Lucian yang terasa sedikit lebih hangat dari biasanya.

Tiba-tiba, telinga Lucian bergerak sedikit, sebuah gerakan refleks yang sangat halus, seolah bocah itu sedang melacak suara kepakan sayap burung hantu jauh di luar kastil.

"Apa yang sebenarnya terjadi dengan kalian?" bisik Jasmine nyaris tak terdengar.

Jasmine tidak takut, justru dia hanya khawatir takut terjadi sesuatu dengan kedua Putranya, kalau sampai mereka kenapa-kenapa, Jasmine tidak bisa berjanji untuk bisa menahan diri lagi, untuk menyingkir orang-orang yang berani mengusik kedua Putra kembar nya.

Cukup dia kehilangan Duke Lucas, pria yang sampai saat ini masih sangat Jasmine cintai, Jasmine tidak

Sementara itu, di sisi lain kediaman, Nyonya Kimberly masuk ke kamarnya dengan napas yang memburu.

Dengan cepat, dia segera mengunci pintu dan bersandar di sana, mencoba menenangkan debaran jantungnya yang liar.

Pertanyaan Jasmine tadi kembali terngiang-ngiang di kepala nya.

"Ini yang aku takutkan, Jasmine terlalu cerdas, dan dia juga terlalu peka," batin Nyonya Kimberly, menghela nafas panjang.

"Ada apa, Sayang? Kenapa wajahmu cemas seperti itu?" tanya Tuan Steven, yang sedang duduk di kursi santai dekat perapian sambil membaca dokumen wilayah.

Kimberly menatap suaminya dengan mata yang sesaat berkilat kuning keemasan di balik temaram cahaya lilin, sebuah ciri fisik yang selalu ia sembunyikan dengan sihir dan tata krama manusia.

"Jasmine, Steven, dia mulai bertanya. Dia memperhatikan Lucian dan Leo," ucap Kimberly parau.

Nyonya Kimberly berjalan mendekati suaminya dan melepaskan sarung tangan sutra yang selalu ia kenakan, di bawah cahaya api, kuku-kukunya tampak sedikit lebih tajam dan kuat dari wanita biasa.

"Sudah waktunya, bukan? Mereka adalah keturunan Alistair dan dari darah diri mu dan kekuatan tempur dari garis keturunanku. perpaduan itu tidak akan bisa disembunyikan selamanya," ucap Tuan Steven meletakkan dokumennya, wajahnya berubah serius

"Tapi mereka masih terlalu kecil!" bantah Kimberly dengan suara tertahan.

"Jika dunia tahu bahwa Duke Alistair berikutnya bukanlah manusia murni, mereka akan diburu, dan Jasmine dia berasal dari keluarga manusia biasa. Bagaimana jika dia ketakutan? Bagaimana jika dia menganggap anak-anaknya sendiri sebagai monster?" tanya Nyonya Kimberly, Khawatir.

"Jasmine mencintai mereka lebih dari nyawanya sendiri, Kimberly, tapi kamu juga benar, insting predator anak-anak itu mulai bangkit. Dan fakta bahwa Lucian bisa mendengar jantungmu dari jarak sejauh itu, itu berarti dia adalah calon Alpha yang sangat kuat," jawab Tuan Steven, mengerti ke khawatiran istri nya.

Sementara itu, Jasmine masih terjaga saat angin kencang tiba-tiba menghantam jendela balkonnya, membuat gorden sutra tersingkap lebar.

Hawa dingin salju menyeruak masuk, namun anehnya, Jasmine tidak merasa menggigil.

Jasmine berjalan menuju balkon untuk menutup jendela, namun langkahnya terhenti

Dari kejauhan, di batas hutan yang gelap dan tertutup salju, ada sepasang titik cahaya kecil berwarna keemasan.

Jasmine terpaku, jantungnya berdegup kencang, bukan karena takut, melainkan karena rasa rindu yang tiba-tiba menyesakkan dada.

Entah kenapa Jasmine, merasa ada sesuatu yang sangat familiar dari sana.

"Lucas?" bisik nya spontan, seolah jiwanya mengenali tatapan itu.

Namun dalam sekejap, titik cahaya itu menghilang di balik pepohonan, meninggalkan Jasmine dalam kesunyian malam yang mencekam.

Jasmine menutup jendela dengan tangan gemetar, lalu kembali naik ke ranjang, memeluk kedua putranya erat-erat.

Malam itu, Jasmine berjanji pada dirinya sendiri bahwa apa pun rahasia yang disimpan keluarga ini, dia akan tetap berdiri sebagai tameng bagi Lucian dan Leo.

1
Kusii Yaati
paling tidak enak pas lagi tegang" nya bersambung /Sob//Sob//Sob/
Fitri Bawono
lanjut thor... makin seru 📹📹📹📹📹
TriAileen
kau membuatku penasaran Thor. kau cut di saat menengangkan
Wulan Sari
ia ayo jangan buat nerves semua yg baca Thor itu pasti bs di buka semangat 💪
Ulufi Dewi
kukirim vote biar smangat nulisnya dan dobel up.....
Wulan Sari
semangat lanjuuuut bacaaa❤️
Kavina
Deg²an gw baca nya njirr 🥺
Ulufi Dewi
apakah lucas berubah menjadi srigala manusia seperti mark❓
Wulan Sari
semoga semuanya bisa teratasi dan mendapat kemenangan sampai serius bacanya eh episodenya habis, ayo Thor lanjut lg seru2 nih semangat
Rahma Sari
sangat sangat bagus....lanjut tour...
kaylla salsabella
semoga berhasil
Tiara Bella
Daebak semoga Lucas berhasil ya dan berkumpul dngn keluarga nya kembali amiin....
kaylla salsabella
ya Alloh ikut deg" an
kaylla salsabella
Lucian, Steven, mark
kaylla salsabella
ayo Lucian kau pasti bisa
Tiara Bella
berasa lg nnton film gk sh....campur degdegan.....
renjani
lucas hayo berjuang😍😍 cinta dan mutiaramu menunggumu..hayo lucas semangat💪💪💪
renjani
Thor jgn buat was2 donk..lucas pasti bebaskan..mine hayu semangat..💪
renjani
ga bisa berhenti baca..lanjut thor👍💪
Chika Aulia
semoga kalian bisa bersatu/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!