NovelToon NovelToon
Akhir Cinta Dari Formosa

Akhir Cinta Dari Formosa

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami / Pembantu
Popularitas:724
Nilai: 5
Nama Author: IbuAnna30

" Hidup memang harus berani, berani pergi dari sesuatu yang tak pantas untuk di tinggali.
kisah Ana wanita paruh baya yang terpaksa menjadi tenaga kerja wanita(TKW) demi masa depan Anak-anaknya dan juga perjuangannya terlepas dari suami patriaki.
Ana yang selalu gagal dalam rumah tangga merasa dirinya tak layak di cintai sampai dia bertemu dengan laki-laki bernama Huang Lhi yang juga majikan tempatnya bekerja. Namun kisah cinta Ana dan Lhi tak semulus drama perbedaan kasta menjadi penghalang utama. bagaimana kisah mereka? Bisakah Ana mendapatkan cinta sejati? Kemana Akhir akan membawa kisah mereka?

Malam berakhir dengan gemerlap bintang-bintang dan bunga-bunga yang bermekaran mengantarkan pada mimpi yang menjanjikan sebuah harapan. Malam ini Ana lupa akan traumanya bunga di hatinya memaksa bersemi mesti tak pasti akankah tumbuh atau kembali layu dan mati.

ikuti terus kisah Ana dan jangan lupa dukungannya ....
terimakasih .. Update setiap hari, No libur kecuali mati lampu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IbuAnna30, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 PT Sinar Citra Formosa

Perjalanan panjang itu pun di mulai, hari dimana Ana harus berpisah dengan anak-anak nya. Berat pasti berat, Ana bahkan tak sanggup berpamitan dengan si kecil Aidar yang

lebih dulu di bawa kakak perempuan Ana.

Yang ada di pikiran Ana saat itu hanya bagaimana cara nya Dia bisa cepat pergi bekerja, pergi jauh dari suami ya meski harus mengorbankan anak-anaknya.

Bukan egois tapi ini juga Demi masa depan anak-anak mereka.

Sudah satu minggu Ana menjalani pendidikan di PT penyalur tenaga kerja ini, dan bersyukur nya, rezeki Ana cukup bagus, baru seminggu ia sudah mendapat kan job meski ia belum tau pasti apa job nya, tapi bagi orang-orang yang sedang proses kerja keluar negeri itu adalah kabar yang membahagiakan.

Di tengah deru kebahagian karena mendapatkan job, masalah kembali datang.

Sore hari saat Ana baru saja menandatangani perjanjian kerja Roy menelfon sembari marah-marah. Penyebab nya anak-anak Ana, Danu dan Raka, yang memilih pulang ke rumah Mbah kung nya.

Roy merasa, Ia berhak dan dipasrahkan 2 anak itu oleh Ana. Keributan pun tak terhindarkan, Ana sudah menduga ini pasti terjadi tapi tekad nya untuk pergi sudah bulat. Ana yang sore itu di telfon Roy sambil mengamuk hanya bisa menenangkan sembari meyakinkan laki-laki itu, bahwa ada tidak nya anak-anak bersama Roy tidak akan merubah apa yang sudah mereka rencanakan.

"Nanti kamu mentang-mentang anak tidak bersama ku, semua hasil kamu kirim kan ke keluarga mu, terus bagaimana aku disini!". Teriak Roy lewat sambungan telfon nya.

"Ya tidak lah mas, semua pasti lewat rekening mas, nanti jatah anak-anak mas yang kasih". Jawab Ana mencoba menenangkan.

Ujung dari keributan itu sebenarnya hanya satu, Roy takut hasil kerja Ana masuk ke keluarga Ana semua dan Dia tidak mendapatkan apa-apa. Ana hanya mengiyakan semua perkataan Roy, tanpa Roy sadari sebenar nya Ana sudah mengatur semua nya.

Ana mencoba membuang semua tekanan dari masalah nya, ya satu-satu nya masalah suami nya. memilih fokus pada proses nya.

Mengiyakan semua yang Roy mau adalah salah satu cara agar proses nya lancar, karena laki-laki Itu terus saja mengancam akan mencabut surat ijin nya jika Ana berani macam-macam, bahkan mengancam akan membawa Ana pulang paksa.

Tentu itu sangat merugikan untuk Ana jika sampai Roy membuat ulah bukan hanya bisa gagal Terbang tapi juga denda yang sudah menanti di depan mata jika sampai dia gagal berangkat.

*

*

Hari ini Ana mendapatkan jadual piket dapur, selain piket membersihkan lingkungan, para calon pekerja juga di wajibkan piket dapur atau memasak. Di samping saling membantu piket memasak juga bertujuan untuk melatih para calon pekerja agar lebih terampil.

''Mbak Ana di panggil pak Hendra,'' seru salah satu teman seperjuangan Ana saat Ia masih sibuk menyiapkan beberapa menu.

''Wahh, Tetto ini kaya nya mbak,'' seru satu yang lain nya.

''Semoga,'' sahut Ana sembari bergegas turun ke kantor, setelah sebelum nya berganti pakaian lebih dulu .

Dan benar saja lusa Ana di jadualkan menjalani Tetto, Tetto sendiri adalah proses pengajuan visa agar bisa bekerja ke negara tujuan . Taiwan.

Tetto juga sering di sebut proses hidup dan mati nya para calon pekerja migran, karena saat Tetto data kita akan di cek satu persatu dan tidak boleh ada kesalahan sedikit pun, bahkan Hanya satu titik pun tidak sama akan menggagalkan proses ini.

Beruntung tidak ada kesalahan sedikit pun dalam berkas-berkas Ana.

Ana tidak menyangka dengan cepat nya proses nya, kata orang-orang minimal proses keluar negeri memakan waktu 3 bulanan, tapi Ana baru memasuki 1,5 bulan proses nya hampir selasai. Seperti nya tuhan menjawab doa-doa Ana, untuk memudahkan segala proses nya.

Satu proses lagi harus Ana lewati yaitu PAP atau pembekalan akhir pemberangkatan.

PAP sendiri adalah proses termudah dari rentetan proses, karena kita cukup duduk seharian mendengarkan nasehat-nasehat dari petugas-petugas BP3TKI.

Tepat 2 bulan segala proses rumit itu terselesaikan, Ana akhir nya di jadualkan terbang

minggu depan. Ana memilih merahasiakan tentang keberangkatan nya, karena sang suami terus-terusan Ingin bertemu sebelum ia terbang.

Satu hal yang sulit untuk di turut ii, karena selain di larang oleh PT, bukan kah itu juga membuang-buang uang? Selama proses 2 bulan saja Ana sudah cukup di buat pusing oleh Roy, yang terus-terusan mengeluh tentang uang.

Padahal saat Ana berangkat, dia banyak mendapat kan uang saku dari sanak saudara nya, dan semua di tinggalkan pada Roy yang mengurus anak-anak di rumah, tapi belum sampai Ana terbang dia sudah di teror perkara uang oleh Roy setiap hari nya.

judul nya hanya uang .... uang .... dan uang.

Sebenar nya PT Sinar Citra Formosa tempat Ana proses ini memberikan pinjaman, berbentuk uang saku sebesar 3 juta rupiah. Tapi Ana terpaksa membohongi Roy dengan mengatakan hanya mendapat 2 juta, tujuan nya agar ia bisa memberikan sedikit untuk bekal Danu dan Raka. Sedang yang lain nya selain untuk membeli kebutuhannya sebelum terbang, tentu saja ia kirimkan pada Roy.

Ana tidak mau menambah masalah lagi dengan laki-laki itu. Semua demi kelancaran proses terbang nya.

Hanya tinggal sedikit lagi dan Ana dapat terbebas dari laki-laki toxic dan patriaki yang tak lebih hanya benalu di hidup Ana.

_________Bersambung.

Percayalah proses ke luar negri tidak seindah dan semudah yang saya tulis.

tapi karena trauma nya saya saat proses dulu membuat saya enggan untuk mengingat

lebih banyak, jadi inti nya saja yang saya tulis.

semoga banyak yang suka bab ini, dan kalo ada temen yang punya pengalaman

waktu di PT atau asrama boleh bagi cerita nya di kolom komentar.

thnkyuuu........

_IbuAnna

1
Kim shin
gemesh
Kim shin
apakah bab ini di beri bawang 10 kilo 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!