NovelToon NovelToon
Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

“[Ikan Langka! Hadiah 100 Emas!]”

Beni hanyalah nelayan miskin yang hidup penuh penderitaan. Ia dikhianati istrinya, dijebak hingga terlilit hutang, dan hampir kehilangan harapan hidup.

Namun saat berlayar di tengah badai, ia malah tersesat ke lautan misterius yang dipenuhi bahaya. Di sanalah sebuah sistem aneh tiba-tiba muncul di hadapannya.

Dengan bantuan sistem pengumpul emas, bisakah Ye Fan mengubah nasibnya dan menjadi orang terkaya di lautan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35: Ayo Luna

"Untuk sementara kita akan mencari ikan-ikannya dahulu. Ayo, Luna."

​Beni melangkah membelah kegelapan malam Desa Kerang Biru menuju dermaga sunyi. Di sampingnya, Luna berjalan dengan langkah terseret-seret.

Matanya setengah terpejam, dan ia menguap lebar-lebar tanpa mempedulikan sopan santun sama sekali.

Jaket kebesaran Beni yang melekat di tubuh manusianya bergoyang seiring langkahnya yang lunglai.

​"Memangnya harus malam-malam seperti ini...? Tidak bisa besok pagi saja?" keluh Luna dengan suara serak khas orang mengantuk. "Manusia daratan benar-benar gila kerja. Di laut, jam segini adalah waktunya tidur di atas hamparan rumput laut yang empuk."

​"Tidak bisa, harus sekarang," jawab Beni tegas tanpa menoleh. "Restoran kita akan dibuka sebentar lagi. Kita butuh stok ikan segar dalam jumlah banyak untuk menu pembuka. Kalau nunggu besok, pasokan energi spiritual di laut fana sudah menipis karena matahari."

​Mereka berdua akhirnya tiba di tepi dermaga. Beni menatap ke arah perahunya dengan senyum lega.

Brrkat modal uang tunai yang melimpah dari hasil penukaran emas sistem kemarin, ia bisa membayar montir perahu paling ahli di kota untuk memperbaiki seluruh kerusakan kapalnya dalam waktu singkat.

​Perahu itu kini tampak kokoh kembali, meski guratan retakan akibat amukan duyung semalam masih sedikit berbekas.

​"Untung saja masih dapat diperbaiki dengan cepat, walaupun belum bisa ku-upgrade ke Level 2 karena kekurangan material khusus dari sistem," gumam Beni sembari melompat ke atas dek. "Tapi untuk sekadar menembus laut mistis tingkat rendah, ini sudah lebih dari cukup."

​"Naik cepat, Luna," perintah Beni.

​Luna mendengus, melompat ke atas dek dengan canggung karena masih membiasakan diri dengan sepasang kaki manusianya.

Perahu segera melaju, membelah ombak malam yang dingin dan gelap gulita.

Mesinnya menderu halus, membawa mereka menembus batas dunia fana dan memasuki hamparan kabut perak yang tebal, gerbang menuju laut mistis.

​Begitu perahu berhenti di titik pusaran energi spiritual, Beni langsung berjalan ke bagian buritan.

Ia membuka sebuah kotak kayu panjang, mengeluarkan sebuah joran pancing baru yang ia beli di toko kota kemarin siang dengan harga lumayan mahal untuk ukuran barang manusia.

​"Untuk sementara, pakai joran manual dari kota ini saja dulu. Joran sistemku yang patah belum sempat kuperbaiki," kata Beni sambil memasang senar sutra laba-laba mistis yang untungnya masih tersisa.

​Sementara Beni sibuk mempersiapkan kail dan umpan, Luna berjalan ke tepi dek. Aroma laut yang kental dan pekatnya energi spiritual di tempat itu mendadak membuat tubuh manusianya bereaksi.

Rambut hitam legamnya tiba-tiba berkilau, perlahan-lahan berubah warna secara magis menjadi biru laut yang cerah selembut sutra.

​"Eh? Perasaan ini..." Luna bergumam.

​Sebelum Beni sempat berbalik, sepasang kaki mulus Luna bergetar hebat.

Cahaya ungu tipis menyelimuti bagian bawah tubuhnya, dan dalam sekejap, kedua kakinya menyatu, bertransformasi kembali menjadi sebuah ekor ikan raksasa dengan sisik pelangi yang berkilauan sangat indah di dalam kegelapan.

​"Wahhh! Aku berubah lagi! Ekor pelangiku kembali!" pekik Luna dengan wajah yang seketika berubah menjadi sangat gembira. Rasa kantuknya hilang total dalam sekejap.

​Ia menatap ke arah air laut yang berpendar biru elektrik di bawah sana, lalu melirik ke arah Beni yang masih sibuk membelakanginya. Sebuah ide jahil langsung terlintas di benak putri duyung itu.

​"Hahaha! Akhirnya aku bebas dari cengkeraman kapitalis kejam!" Luna berteriak kesenangan. Ia dengan gesit merayqp ke pinggiran dek, lalu melompat tinggi ke udara sebelum meluncur masuk ke dalam air.

BYURRR!

1
Jerry K-el
up-nya harus konsisten biar pembaca tambah dan yg sdh baca gak kabur 😅
Manusia Biasa
utamakan mancing
Manusia Biasa
dimas udah punya wife ternyata 🗿
Manusia Biasa
/Scream/
Manusia Biasa
konsepnya menarik bosku. punya potensi naik rangking fiksi pria ini lanjutkan
Manusia Biasa
nice jangan mau balikan. cuma jadi lingkaran setan nanti
Manusia Biasa
mampus
Manusia Biasa
bro memilih rute membuat restoran 🤣
Manusia Biasa
jenius
Manusia Biasa
ada manusia setengah ikan kagak nanti? lawan mc grade s gitu🗿
Manusia Biasa
ada fantasi battle juga kah
Maul: Dikit-dikit
total 1 replies
Manusia Biasa
jir kirain emas batangan asli🗿
Manusia Biasa
gaz solo vs squad
Manusia Biasa
hindari cewek modelan gini aminn🙏
Manusia Biasa
sad ending😭 mana banyak yang demen genre ginian🗿
Manusia Biasa
wih novel sistem pecah telur gacor😘
Agen One
🤣
Agen One
ada apa nih di kejer
Agen One
🤕
Agen One
🤣🤣jadi seratus juta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!