davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
memulai rencana
Aurora sampai di kamar apartemen nya ,dia pun masuk dan menuju ke kamar mandi ,namun saat membuka kamar mandi dia kaget ,ada bangkai tikus yang bercucuran darah menggantung di keran wastafel nya ,dan ada tulisan di kaca wastafel, bertuliskan.
KAMU AKAN MATI
" awwww" teriak nya " Aurora buru buru mengambil tisu dan menghapus tulisan yang menggunakan darah itu,
" siapa yang berbuat ini " monolognya
Perlahan ia membersihkan bangkai tikus itu menggunakan sarung tangan ,sambil menutup hidung nya ,lalu membuang nya ke tempat sampah di luar , Aurora melirik ke sekeliling lorong dan tidak ada satu pun orang di sana , ia pun langsung kembali ke kamar nya dan menutup pintu lalu mengunci nya .
Hufffhhh!
" ulah siapa ini " batinnya
Tak lama suara dering telepon pun bunyi di ponselnya ,dan tertera nomor tidak di kenal, Aurora mengangkat nya namun tidak ada suara di sana.
"hallo ,,siapa kamu " kesal Aurora ,namun tak ada yang menjawab, sambungan pun terputus dari sana ,,ia pun menyimpan ponselnya dan berlalu ke kamar mandi ,,
Setelah selesai dari kamar mandi ponsel nya pun bunyi ,tanda ada pesan yang masuk ,saat membaca dia kaget ,ada pesan masuk dari orang yang tak di kenal dengan mengirimkan photo apartemen nya .
" siapa sih "
dia pun langsung pergi ke arah jendela dan tidak melihat siapa siapa di sana .
"Astaga ,,bikin deg degan sumpah "
hufffhhh !
setelah rapih akhirnya Aurora pun berangkat ke rumah sakit,namun saat di lorong apartemen dia merasa ada yang mengikutinya .
langkah kaki nya pun berhenti dan dia melihat ke belakang ,namun tak ada siapapun .
" siapa lho, keluar gak " teriak nya ,
Aurora terdiam dan melirik ke sekitar ,namun tak ada orang di sana , hingga akhirnya dia melangkah lagi ,dan suara sepatu itu terdengar lagi .
" benar benar cari perkara " monolognya,hingga akhirnya dia mempercepat jalan nya ,dan suara sepatu itu pun semakin cepat,dan akhirnya sampai di lif .
" hufffhhh!
Menarik nafas dalam
Sesampainya di lobby apartemen dia memesan taxi online dan tak lama taxi online pesanan nya pun datang .
" atas nama Aurora Zahira ya " ucap driver
" betul pak "
Aurora pun masuk ke dalam mobil dan pergi menuju rumah sakit .
Seseorang muncul dari Balik pohon dekat apartemen nya
" hari ini lho bisa lolos ,tapi tidak nanti ," ucapnya
Aurora sampai di rumah sakit ,dia langsung ke ruangannya dan disana sudah ada dokter Adam yang menunggu nya .
" hai Ra " sapa dokter Adam
"pagi Dok"
" kamu udah sarapan belum ?"
" udah kok"
" aku bawain kamu makanan nih ,kamu pasti suka "
" makasih ya dok,tapi besok besok gak usah repot repot ya ,"
" gak apa apa saya gak repot kok"
" baik dok , terimakasih sekali lagi"
" iya ,saya keluar dulu "
Aurora pun mengangguk,,
Tring !
Satu pesan muncul
Davin ("nanti sore saya jemput ")
Aurora (gak usah")
Davin (" harus mau")
Aurora ( gak mau ")
Davin (" gak ada penolakan")
Aurora (" saya bilang gak usah")
Davin (" harus ,saya punya pantun")
Aurora (" cakep")
Davin (" belum mulai dong,, denger ya")
Davin (" satu itik di makan domba,
" kamu cantik bang Davin punya"
Aurora (" tapi saya bukan punya siapa siapa)"
Davin (" Minggu depan kita nikah)"
Aurora (" gaje")
Davin (" bye cantik , sampai nanti sore ya ")
Aurora tak membalas nya lagi, ia pun memasukkan ponselnya ke saku jas dokter nya ,tak lama suara ketukan pintu terdengar
" dokter Aurora ,hari ini saya yang gantikan mika untuk temani dokter visit" ucap Tania
" oh iya ,ayok kita mulai visit nya "
Saat berjalan ke kamar pasien ada seseorang memanggil nya
" Aurora " panggil wanita paruh baya
" iya ,ada apa ya ?"
" kamu Aurora kan?"
" iya Bu ,ibu siapa ?"
" saya Rosa kerabat Tante kamu"
" apa ,ibu kerabat Tante saya,"
wanita itu pun mengangguk.
" gimana Bu ,apa ada kabar dari Tante sama om saya,saya sudah menghubungi pihak Basarnas tapi gak ada respon ,apa pencarian nya masih di lakukan?"
" maaf Aurora, pencarian nya sudah di hentikan ,dan ,,,,"
wanita paruh baya itu tertunduk ,
" apa , kenapa di hentikan Bu ?"
" cuaca nya terlalu beresiko "
" baik Bu ,gak apa apa , saya sudah menduga," ucap Aurora
" iya , Aurora "
" ibu ,tahu dari mana saya di sini?"
" kebetulan anak saya sedang sakit ,dan di rawat di sini "
" oke,Bu , kalau gitu ,saya permisi ya Bu ,saya harus visit "
" eh iya dokter "
Aurora pun kembali berjalan
" maaf dok ,saya turut prihatin ya " ucap suster Tania
" iya gak apa apa sus ,"
setelah melakukan visit Aurora pun kembali ke ruangan nya ,dia terduduk dan tersenyum getir , mengingat kehidupan bersama Tante dan Om nya dulu , apalagi waktu di Australia,dia benar benar di perlakukan tidak baik oleh mereka yang mengaku sebagai keluarga nya itu,,,
Flashback
Sekitar 10 tahun yang lalu semenjak orang tua nya meninggal ,ia ikut bersama dua orang yang mengaku sebagai keluarga nya itu , orang tua nya meninggal, saat pesawat yang di tumpangi mereka jatuh ketika hendak kembali ke kota ,,saat itu mereka dalam perjalanan dari Amerika ke negara nya , karena urusan bisnis nya sudah selesai, sementara Aurora sendiri pada saat itu tidak ikut ia di titipkan ke pengasuh nya , setelah kabar pesawat jatuh , akhirnya pencarian pun di lakukan dan tak lama mereka di temukan,dalam keadaan tidak bernyawa , membuat Aurora benar benar kehilangan separuh dari hidup nya,dia hancur , hingga setelah 2 bulan kematian ibu nya pengasuh nya pun keluar, dan 2 orang datang dengan satu pengacara ,yang mengaku sebagai om dan Tante nya , setelah itu Aurora di rawat oleh 2 orang itu ,awal nya mereka sangat baik dan perhatian pada Aurora, namun setelah beberapa bulan pindah ke Australia ,sikap mereka jadi berubah , Aurora di perlakukan tidak baik , bahkan kerap di pukul jika tidak salah atau membangkang,setiap hari ada saja pukulan dari mereka , bahkan hingga Aurora dewasa dan kuliah , hingga suatu saat Aurora berhasil menjadi seorang dokter anak dan akhirnya melamar pekerjaan di Indonesia ,tepat nya di rumah sakit kasih ibu , tempat nya bekerja sekarang ,dan akhirnya ia pun di terima dan memutuskan untuk kembali ke negaranya , Aurora pergi tanpa pamit ,ia diam diam membeli paspor dan akhirnya kembali ke negaranya ,Tante dan om nya sangat marah dan akhirnya menyusul Aurora ,namun saat di perjalanan , pesawat yang di tumpangi mereka terjatuh dan hilang kontak , hingga saat ini bangkai pesawatnya pun belum di temukan , kabar nya pesawat itu jatuh ke laut dan memakan banyak korban ,
return to the present
hufffhhh!!
"Akhirnya aku bisa bernafas lega , semoga ini awal yang baik untuk hidup ku "
Davin masih di tempat profesor Lukas .
" Davin semoga langkah yang kamu ambil ini tidak beresiko besar" ucap profesor Lukas
" saya harus melindungi dia prof"
" saya paham , jadi besok kita akan mulai beraksi ,kamu suruh orang yang paling kamu bisa andalkan masuk ke ruangan senjata api itu , dan jangan lupa suruh mereka matikan cctv nya ,"
" saya akan memantau pergerakan mereka di sini ,"ucap profesor