NovelToon NovelToon
Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Memiliki tubuh obesitas ternyata membuat Amanda dibenci orang-orang di sekeliling, keluarga yang selama ini dia percaya. Di saat usianya berusia 10 tahun ibunya pergi meninggalkannya membuatnya hidup bersama sang ayah.
Hidupnya sejak kecil begitu sempurna nyaris tidak pernah merasakan kesulitan, ketika sang ayah menikah dengan teman masa SMA- ya yang sudah memiliki dua Putri. Amanda justru mendapatkan kasih sayang dari ibu tirinya.

Tetapi siapa sangka Amanda menyadari semua itu hanyalah sandiwara ketika dia sudah dewasa. Tubuhnya yang gendut dengan wajah yang jelek, cupu membuat keluarganya jijik kepadanya, kematian ayahnya membuat penderitaan hidupnya semakin bertambah.
Pria yang dia nikahi baru 1 bulan ternyata memiliki hubungan dengan saudara tirinya, dikhianati oleh keluarganya sendiri membuat Amanda nyaris ingin mengakhiri hidup.

Tetapi semangatnya kembali dalam bentuk pembalasan ketika semua berlalu dia datang dengan penampilan yang sempurna bahkan nyaris Tidak dikenali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34 Perselingkuhan Rahasia

Anthony memeluk Maudy dari belakang dengan menggesek-gesekan wajahnya dan tangan Anthony yang berotot tampak mengusap pinggang Maudy.

"Kamu begitu marah melihat pacarmu menolong wanita lain? Kamu tidak pernah memikirkan perasaanku yang sedikit cemburu?" tanya Antony.

"Hubungan kita hanya berdasarkan saling membutuhkan dan saling menguntungkan, aku memiliki kekasih dan aku juga akan menikah dengannya yang artinya tidak ada wanita lain yang berani mendekatinya dan sama dengan kamu yang juga memiliki keluarga, jadi tidak ada kata cemburu dalam hubungan kita!" tegas Maudy.

"Lalu jika kamu menikah dengan Egar, apa kita kan masih bisa seperti ini?" tanya Anthony mencium pipi Maudy.

"Tergantung apakah aku membutuhkanmu dalam masalah yang aku hadapi dan apa yang aku inginkan, aku pasti akan tetap mengandalkanmu," jawab Maudy.

"Dan sekarang aku membutuhkanmu yang juga pasti aku akan mencarimu," ucap Anthony dengan suara serak yang langsung mencium leher jenjang Maudy dengan lidahnya menelusuri peraturan leher tersebut.

Tangan kekar Anthony bahkan memijat-mijat payudara yang masih berada di dalam dress tersebut.

"Ahhhhhh...."

"Ahhhhhh..."

Maudy mendesah tidak munafik jika dia selalu haus dengan sentuhan Anthony tak lain pemilik rumah produksi terbesar yang selama ini keduanya memiliki hubungan rahasia.

Anthony membalikkan tubuh Maudy dan dengan cepat meraup bibir Maudy dengan melumat penuh sensasi yang di balas oleh Maudy dengan mengalungkan tangannya. Keduanya bahkan semakin berhasrat dan tidak malu untuk menyalurkan hasrat mereka masing-masing.

Anthony juga membuka pakaiannya dengan lidahnya yang menelusuri kembali leher jempol Maudy, tangannya juga menaikkan dress Maudy, dengan tangan nakal itu mulai meraba-raba hari yang Maudy.

Maudy tidak dapat menahan untuk tidak mengeluarkan suara desahannya yang menjadi-jadi. Hubungan panas keduanya berlanjut di atas sofa dengan posisi Antony yang berbaring di atas sofa dan sementara Maudy yang berada di atas tubuhnya dengan pakaiannya yang sudah berantakan dengan duduk di atas perut Anthony.

Maudy benar-benar sangat liar, bisa memberi kepuasan kepada orang yang selama ini membantunya dalam banyak hal. Maudy bahkan bergoyang di atas tubuh Anthony yang menikmati services dari Maudy yang tidak bisa diungkapkan dengan hal-hal lain.

*******

Maudy saat ini sedang ditelanjangi oleh orang lain dan pintar ke Egar yang tampak berada di kamarnya terlihat menelepon seseorang.

"Baiklah, kalau begitu kamu selidiki cctv yang sudah kamu dapatkan dan saya ingin tahu siapa orang yang mengendarai sepeda motor itu!" ucap Egar dalam panggilan telepon tersebut.

"Kamu kabari saya secepatnya," sahut Egar yang mematikan telepon tersebut.

"Tidak mungkin secara kebetulan," ucapnya menghela nafas.

Egar mengambil mantannya kemudian keluar dari kamarnya.

"Uhuk-uhuk-uhuk-uhuk!" Amanda batuk-batuk yang ternyata bersamaan keluar juga dari kamarnya.

Keduanya saling melihat dengan Amanda menundukkan kepala dan kemudian berjalan terlebih dahulu melewati koridor-koridor hotel yang disusul Egar dengan keduanya sama-sama memasak kulit dan hanya ada mereka berdua di dalam lift tersebut.

"Uhuk-uhuk-uhuk-uhuk!"

Batuk Amanda mencuri perhatian Egar yang membuatnya menoleh ke arah Amanda.

"Kamu kurang enak badan?" tanya Egar.

"Hmmmm, sedikit lemas," jawab Amanda.

"Kalau begitu kenapa harus keluar malam-malam seperti ini? lebih baik kamu beristirahat agar tubuh kamu jauh lebih fit," ucap Egar memberi saran.

"Aku hanya keluar mencari penjual obat," jawab Amanda.

Ting.

Pintu lift terbuka yang membuat Amanda keluar terlebih dahulu dan kemudian disusun Egar. Keduanya saat ini sudah sama-sama berada di lobby hotel. Amanda seperti orang yang tahu saja gimana tujuannya, lihatlah kepalanya melihat ke arah kiri dan kanan.

"Biar saya antar," sahut Egar tiba-tiba membuat Amanda menoleh ke belakang dan ternyata gerak-geriknya sejak tadi diperhatikan Egar.

"Ayo!" ajak Egar berjalan terlebih dahulu menuju mobilnya. Amanda menghela nafas dan kemudian mengikuti Egar yang masuk ke dalam mobil.

Egar tidak banyak berbicara dengan langsung melanjutkan mobilnya karena memang tujuan Amanda untuk mencari obat.

*****

Akhirnya sampai juga di salah satu apotek yang mana Egar memikirkan mobilnya.

"Ini tempatnya?" tanya Amanda melihat ke arah luar.

Egar tidak menjawab dan membuka sabuk pengamannya.

"Kamu tunggu saja di dalam mobil, biar saya yang akan membelinya," ucap Egar Ternyata begitu perhatian yang keluar langsung dari mobil. Amanda bahkan tidak sempat mengiyakan atau bahkan tidak setuju pria itu sudah keluar terlebih dahulu dan dilihat oleh Amanda memasuki apotek tersebut.

"Baik juga," ucap Amanda.

"Ya, belakangan ini dia memang cukup baik," batin Amanda dengan menghela nafas.

Tidak lama akhirnya Egar kembali dengan membawa kantong plastik.

"Ini kamu langsung minum obat demam dan juga obat batuk," ucap Egar yang langsung membuka obat tersebut dan bahkan memberikan kepada Amanda yang memberikan telapak tangannya.

Amanda menurut dan langsung menelan obat tersebut yang kemudian diberikan air putih oleh Egar. Amanda cukup lancar menggunakan obat tersebut.

"Hmmmm, by the way ini obat apa yang baru diberikan tadi? Kenapa sampai ada 4 butir dan padahal aku hanya batuk saja?" tanya Amanda baru protes ketika sudah menelan obat tersebut.

"Kamu bukan hanya batuk, tetapi juga demam, juga ada dua vitamin yang membantu kesehatan kamu, jadi jangan takut overdosis saya juga tidak sembarangan memberikan obat," jawab Egar.

"Kamu saja bukan Dokter bisa menduga-duga apa yang terjadi padaku," sahut Amanda.

"Orang awam juga pasti tahu obat yang harus digunakan jika hanya demam dan juga batuk," sahut Egar.

"Iya-iya deh, yang terpenting terima kasih sudah membawaku untuk membeli obat dan aku bahkan sudah menelan obatnya," ucap Amanda.

"Sama-sama," sahut Egar.

"Hmmmm, cuaca terus dingin, lalu apa syuting besok di pinggir pantai akan mendukung jika cuacanya seperti ini dan bahkan lihatlah cuaca hari ini bersalju," ucap Amanda melihat keluar jendela yang mana memang tampak turun salju.

"Kita lihat saja bagaimana kondisinya besok, jika memungkinkan untuk melanjutkan syuting maka kita akan melanjutkan dan lagi pula yang terutama untuk melihat bagaimana perkembangan kesehatan kamu besok? Jika memungkinkan untuk besok sehat, maka kita akan lanjutkan," jawab Egar.

"Jadi kesehatanku juga menjadi hal yang utama?" tanya Amanda dengan menaikkan sebelah alisnya.

"Itu sudah pasti Amanda, kesehatan kamu juga menjadi bagian yang utama karena kamu yang menjadi bagian hal yang penting dalam proses syuting," jawab Egar.

"Hmmmmm, ternyata kamu tidak sedingin yang aku pikir, kamu cukup baik dan ternyata di balik wajah kamu yang dingin, galak dan sangat menakutkan menyimpan sosok hello Kitty yang memberi perhatian secara diam-diam," ucap Amanda tampak berani berbicara seperti itu kepada Egar yang membuat Egar hanya diam saja menatap dirinya.

Bersambung.....

1
Alia Chans
Satu like = satu bentuk apresiasi. Semangat thor ✍️👈😉
Ma Em
Semangat Amanda kamu pasti bisa mengambil hak kamu perusahaan yg sdh dikuasai pelakor dan anak2 nya , semoga dimudahkan dan dilancarkan usaha Amanda untuk mengambil kembali perusahaan nya dan bisa menyingkirkan mereka semua .
Ma Em
Amanda mungkin lelaki yg sering kamu temui itu adalah lelaki yg akan menjadi pasangan hdp mu Amanda , ternyata rumah tangga Reno dgn Sisil sepertinya tdk bahagia bahkan sering bertengkar , ternyata Reno menikah dgn Sisil sering bertengkar dikira setelah melepaskan Amanda Reno akan bahagia dgn Sisil wanita pilihan Reno , mungkin itu balasan Sisil karena sdh menyakiti Amanda sehingga rumah tangganya juga tdk bahagia .
Ma Em
Semoga Amanda segera mengetahui perselingkuhan Reno dgn Sisil .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!