NovelToon NovelToon
Reruntuhan Para Dewa

Reruntuhan Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Pada jaman kuno, pertempuran besar terjadi antara Dewa dan Iblis, yang menyebabkan dunia hancur.

Satu juta tahun setelah pertempuran itu terjadi. Dewa dan Iblis menghilang, seolah-olah menjadi dongeng untuk anak kecil yang diceritakan oleh orang tuanya.

Manusia-manusia semakin kuat, tumbuhan memiliki kesadarannya sendiri, bahkan suku binatang buas mulai bangkit berkuasa.

Mengisahkan tentang kisah seorang Tuan Muda keluarga Zhou yang terlahir dari orang tua nya yang merupakan dua keberadaan terkuat di Wilayah Timur. Namun, dia terlahir dengan kondisi Akar Spiritual yang cacat, membuatnya di anggap sebagai Aib keluarga, bahkan tunangannya pun memilih untuk membatalkan pernikahan mereka.

Di tengah-tengah rasa putus asa, dia bertemu dengan secercah kesadaran Dewa, yang memberinya kesempatan untuk bangkit, tetapi menanggung misi untuk menyalakan sembilan Api Jiwa sang dewa yang ikut terkubur di Reruntuhan Dewa.

Namun, di mana Reruntuhan Para Dewa dan Iblis itu berada?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RPD: Chapter 14

Satu Minggu telah berlalu. Zhou Xuan yang kini dikenal sebagai Chen Xuan, telah resmi menjadi murid Sekte Embun Pagi. Bahkan, dia juga menjadi murid khusus Pemimpin Sekte di Puncak Langit, tempat terpisah dengan tempat utama berdirinya Sekte Embun Pagi di Desa Embun Pagi.

Pemimpin Sekte 'Fang San', hanya memiliki empat murid, yaitu: Chen Xuan, Xiao Ling'er, Shen Mu, dan juga Chen Dong. Mereka adalah empat murid utama yang memiliki kemampuan tertinggi di antara murid-murid lainnya.

Selama satu Minggu berada di Puncak Langit. Chen Xuan terus berlatih di kamarnya. Kamar yang sederhana dan tidak luas, tetapi cukup tenang untuk duduk berkultivasi.

"Ternyata aku benar-benar berada di ranah Lima Elemen." gumam Chen Xuan, sangat begitu senang sehingga wajahnya berseri-seri.

Di dalam ruangan rahasia yang dikelilingi formasi penyegel spiritual tingkat tinggi, Chen Xuan duduk bersila di atas batu giok dingin. Napasnya stabil, qi di dalam tubuhnya mengalir pelan mengikuti siklus Lima Elemen.

Namun tiba-tiba, kesadarannya bergetar.

Dunia di sekitarnya lenyap. Tubuh fisiknya masih duduk di tempat, namun jiwa dan pikirannya telah tersedot memasuki alam kesadarannya sendiri.

Ia berdiri di atas permukaan lautan perak yang terbentang luas tanpa batas. Airnya jernih seperti cermin, memantulkan cahaya bintang-bintang yang berkelap-kelip di langit hitam pekat. Di kejauhan, beberapa gerbang kuno yang megah dan misterius berdiri tegak di atas permukaan air. Gerbang-gerbang itu terbuat dari batu giok hitam dengan ukiran naga dan phoenix yang sudah pudar, seolah menyimpan rahasia zaman purba yang telah lama terlupakan.

Chen Xuan mengerutkan kening. "Ini... alam kesadaranku?" sebelum ia sempat berpikir lebih jauh, permukaan laut perak di depannya mendadak bergolak hebat.

Bang!

Dari kedalaman laut, sebuah bayangan raksasa melesat naik. Seekor naga seputih salju sepanjang dua puluh meter meluncur ke atas dengan kekuatan yang mengguncang jiwa. Sisiknya berkilau seperti salju abadi, tanduknya jernih seperti kristal, dan aura yang menekan segala sesuatu menyebar keluar.

Raungan...

Raungan naga itu menggema di seluruh alam kesadaran Chen Xuan, membuat langit hitam bergetar dan bintang-bintang berkedip-kedip seolah ketakutan. Namun, di tengah raungan yang mengguncangkan jiwa itu, tubuh naga mulai berubah. Cahaya putih salju yang menyilaukan membungkus seluruh tubuhnya. Sisik, cakar, dan tanduknya melebur menjadi cahaya, lalu menyusut dengan cepat.

Di tengah cahaya itu, muncul sosok seorang wanita.

Wanita itu mengenakan gaun biru-putih yang transparan dan mengalir seperti awan, dihiasi ribuan motif bintang dan salju kecil yang berputar pelan. Rambut hitamnya panjang hingga pinggang, diikat sebagian dengan mahkota giok kecil yang memancarkan aura suci. Wajahnya sempurna, alis seperti bulan sabit, mata seperti danau musim gugur yang dalam, bibir merah tipis yang sedikit melengkung anggun. Setiap gerakannya memancarkan keanggunan dan kekuasaan yang tak tertandingi.

Chen Xuan merasakan tekanan jiwa yang sangat mengerikan dari wanita itu, seolah jiwa kecilnya bisa hancur hanya dengan satu hembusan napasnya saja. Meski begitu, ia tetap berdiri tegak, menatap sosok itu dengan waspada.

"Siapa kamu?" tanya Chen Xuan dengan nada getir, suaranya sedikit bergetar meski ia berusaha menahan.

Wanita itu melayang pelan di atas permukaan laut perak, lalu menurunkan tubuh rampingnya dengan gerakan yang sangat anggun dan penuh hormat. Gaunnya yang panjang melambai-lambai seperti sutra, membentuk pemandangan yang indah sekaligus suci.

"Xiao Yuechan..." ucapnya lembut, suaranya seperti alunan musik kuno yang mampu menenangkan jiwa sekaligus membuat orang takut. "Salam kepada Tuan Muda." sambungnya, dengan nada yang penuh hormat.

Chen Xuan mengerjap. "Tuan Muda?"

Xiao Yuechan mengangkat wajahnya sedikit. Mata indahnya menatap Chen Xuan dengan campuran kerumitan, kelegaan, dan sedikit rasa malu yang tersembunyi.

"Dulu, aku adalah seorang kultivator yang telah mencapai ranah Demigod. Aku memimpin sekte kecil di wilayah Utara, dan pernah dianggap sebagai salah satu talenta terbaik pada zaman itu. Namun... seorang Dewa yang iri pada potensiku menyegel jiwa dan rohku ke dalam sebuah Pedang Kuno yang tak bernama. Aku tertidur selama ribuan tahun, terjebak dalam kegelapan yang tak berujung." Xiao Yuechan tersenyum tipis, senyum yang mengandung kesedihan mendalam.

"Saat aku terbangun, segel itu sudah rusak. Tapi aku tidak kembali ke dunia nyata. Aku malah menemukan diriku berada di alam kesadaran seorang pemuda... yaitu kamu, Tuan Muda Chen Xuan."

Wanita itu menunduk sedikit lebih dalam.

"Sekarang aku mengerti. Tubuh naga putih salju tadi hanyalah sisa-sisa kekuatanku yang tersegel. Saat ini, aku hanyalah perwujudan Roh Pedang. Aku... akan menjadi Roh Pedang milik Tuan Muda. Mulai saat ini, jiwa dan nasibku terikat denganmu."

Chen Xuan terdiam lama. Hanya tingkatan ketiga Ranah Lima Elemen, tapi tiba-tiba ada seorang mantan Demigod yang menyatakan dirinya sebagai Roh Pedang pribadinya?

Ini... terlalu fantastis.

Namun, tekanan jiwa yang masih menekan dadanya dengan kuat membuat Chen Xuan tahu bahwa wanita di depannya tidak berbohong.

Xiao Yuechan menatapnya dengan lembut, "Tuan Muda tidak perlu khawatir. Meski kekuatanku saat ini sangat lemah karena segel yang rusak, aku masih bisa membantumu. Aku akan mengajarimu cara menggunakan pedang, membuka gerbang-gerbang kuno di lautan kesadaran ini, dan... melindungimu sampai kau cukup kuat untuk membantuku memulihkan tubuh asliku suatu hari nanti." ia mengulurkan tangan rampingnya yang putih seperti salju ke arah Chen Xuan.

"Jika Tuan Muda bersedia... izinkan Yuechan mengabdi." katanya dengan nada yang lembut.

Chen Xuan menatap tangan itu lama. Akhirnya, ia menghela napas panjang dan mengulurkan tangannya sendiri.

"Baiklah... Xiao Yuechan. Mulai hari ini, kau adalah saudaraku. Aku tidak ingin kau menjadi Roh Pedang milikku, walaupun sejatinya kau memang perwujudan dari Roh Pedang. Tetapi, aku lebih suka menganggapmu sebagai kakak ku sendiri. Mulai saat ini, kau adalah Kak Yuechan. Kakak Perempuanku."

1
Putera Saaban
kenapa.bila cerita seseorang begitu detail itu tak perlu.saya selalu skip
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
pasti keinget sama Chen Dong yang mengintip 🤣/Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
sok dingin banget nih si Luo Bing Li'er😑
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
/Facepalm/ lucu banget larinya🤣🤣
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
lanjut👍
APRILAH
Untuk mendukung karya ini, jangan lupa like, comment, share, & follow ya guys.
buat kalian yang mau sawer author bisa via Gopay: 081774888228
Dana juga bisa: 081774888229
dana sama gopay cuma beda belakang nya aja
Bisa juga lewat BCA: 3520695370
semuanya a.n APRILAH
Terimakasih sudah setia membaca karyaku 🙏🙏
APRILAH
Chapter 33, sabar ya
teguh andriyanto
sekte spesialis tukang intip wanita istana es
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
teguh andriyanto
cih
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
lanjut
APRILAH: asyiappp
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
sudah waktunya bagi Chen Xuan menunjukan kemampuannya kepada keluarga Zhou /Determined//Determined//Determined/
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
ternyata Kekaisaran Bintang Biru masih memiliki kultivator yang lebih kuat dari Zhou Tianxuan 💪
Wang Chen
seru Thor, lanjut /Determined//Determined//Determined/
APRILAH: Asyiappp 😁
total 1 replies
Wang Chen
njirrr, pencuri celana dalam gak tuh 🤣🤣🤣
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
Wang Chen
dua sahabat kembali bertemu
Wang Chen
Mantap
Wang Chen
/Kiss//Rose//Rose/
Wang Chen
/Determined//Determined//Determined/
Wang Chen
👍/Determined//Determined//Determined/
Wang Chen
/Shy//Shy//Shy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!