Alia, gadis desa yang harus merantau jauh dari ibu kota untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga nya, gadis cantik dan polos itu bekerja sebagai seorang maid di salah satu rumah terbesar di kota itu, tapi siapa sangka, seiring berjalannya waktu dia di minta untuk menyewakan rahim nya untuk mengandung anak dari sang majikan.
bagaimana kah kisah selanjutnya mari mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby cahya Karmila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pergi.(34)
Setelah mengemasi barang-barang nya, Alia dan Azka pun pergi dari rumah itu.
"Alia, kamu mau ke mana,"ucap Mira yang saat itu sedang mengambil air minum.
"Kakak, aku mohon jangan beritahu siapapun, aku ingin pergi,"lirih nya.
"Tapi kenapa Alia,"ucap Mira lagi.
"Aku tidak bisa menjelaskan nya sekarang, nanti aku akan menghubungimu,"
"Tidak Alia, kamu tidak boleh pergi sendiri, aku ikut bersama mu,"ucap Mira.
"Tidak kak, semua orang masih membutuhkan kakak di sini, tetap lah di sini,"lirih Alia lagi.
"Alia, kamu menganggap ku sebagai kakak mu kan, maka dari itu kamu harus mendengarkan ku, tunggu sebentar aku ambil tas ku dulu,"ucap Mira.
Alia mengangguk, dia menatap sekeliling nya, dia takut jika ada yang melihat nya.
"Alia ayo,"ucap Mira.
Mereka bertiga diam diam keluar dari rumah itu.
Di kereta, Alia hanya terus diam, sedangkan Azka, anak itu sudah tertidur dalam pelukan Mira.
"Alia, apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kamu ingin pergi,"ucap Mira.
"Dia tak mencintai ku, dia hanya menjadi kan Ku sebagai alat,"lirih Alia.
"Alia, apa maksud mu? Siapa yang tidak mencintai mu,"ucap Mira lagi.
Akhirnya Alia pun menceritakan semua nya pada Mira
Mira terdiam, dia juga tak menyangka dengan ini semua, awal nya dia tak percaya, tapi saat alia menunjukkan foto yang dikirim Bella Mira benar benar terkejut.
"Alia , aku tak menyangka bahwa tuan Albert bisa seperti itu,"ucap Mira.
"Aku pikir dia sudah sangat mencintaimu, melihat perlakuan nya yang begitu manis padamu membuat ku yakin bahwa dia sudah benar benar melupakan mantan istri nya itu,"ucap Mira
"Dasar pria bodoh, dia telah menyia nyiakan wanita seperti mu demi sampah seperti nya,Alia kamu tidak perlu khawatir, kamu dan Azka tinggal di rumah ku saja, kita hidup sama sama, aku akan buka usaha kecil-kecilan di sana untuk biaya hidup kita,"ucap Mira
"Kak Mira, aku sudah Begitu sangat merepotkan mu,"lirih Alia
"tidak Alia, kamu tidak merepotkan ku, aku punya banyak tabungan, uang itu dari kamu semua,aku menyimpan nya,"ucap Mira.
"jadi kamu tidak perlu khawatir Alia, kita pasti bisa hidup berkecukupan, aku juga akan mendaftarkan Azka sekolah di sana,"ucap Mira.
"Sudah jangan sedih lagi, kamu adalah adikku, dan aku tidak mau melihat adikku bersedih,"ucap Mira.
Mira memeluk tubuh Alia
Sedangkan di sebuah kamar apartemen.
Seorang pria baru saja membuka mata nya.
Kepala nya benar benar pusing.
Dia menatap sekeliling nya, yang terasa asing.
Hingga tatapan nya tertuju pada seorang wanita yang ada di samping nya.
Albert bangkit dan segera menggunakan pakaian nya
"Pasti tidak terjadi apa apa, dia tidak mungkin berani melakukan itu,"ucap Albert.
"Sayang, kenapa kamu bangun, tidur lah lagi, ini masih malam, apa kau tidak merindukan ku, apa kau tidak merindukan sentuhan ku,"ucap wanita itu.
"Tenang saja sayang, aku tidak melakukan apapun padamu kok, aku hanya mengirimkan pesan singkat pada Alia kalau kamu sedang bersama ku,"
"Apaaa,"ucap Albert terkejut.
"Dasar wanita gila,"ucap Albert.
"Yah, aku memang Gilang, aku memang sudah gila Albert,"teriak Bella
"Aku gila karena mu, aku gila karena dirimu,"ucap Bella dengan suara yang begitu sangat keras
Albert dengan cepat meninggalkan apartemen itu.
"Berhenti Albert, berhenti,"teriak Bella.
"Kamu tidak boleh ke mana mana ,"teriak nya terus menerus
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️