Rhea , agen elit berkode sandya 01 , mati ditikam 13 kali oleh seorang CEO dari perusahaan Long Corp di misi terakhirnya.
Saat membuka mata, dia justru terbangun di tubuh wanita gendut 120 kg bernama Rhea juga. Istri yang dibenci, dibuang ke sebuah gudang oleh Rey Long, dan akan dibunuh malam ini demi wanita simpanannya .
Semua mengira Rhea Long bodoh dan lemah. Mereka salah besar. Karena ' istri gendut ' bisa membunuh dengan pulpen, punya IQ 180, dan baru menyusun rencana untuk meruntuhkan Long Corp dari dalam .
Tapi Rey Long tidak tahu , malam ini dia bukan membunuh Istrinya. Dia justru membangunkan pembunuhnya .
Kira-kira balas dendam apa yang pertama kali dilakukan Sandya 01 pada suami pembunuh yang tidak tahun siapa dia hadapi ?
Yang penasaran dengan ceritanya ikuti dari awal hingga akhir ya Guyss 🙏 😊 🤗 🥰
Happy Reading 📝
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
Jam 6 sore , karyawan satu persatu sudah pulang , tetapi Sandra masih terlihat duduk di kursinya , dia baru saja membaca pesan dari Adrian yang memintanya untuk menunggunya di lobi perusahaan , jadinya dia menunggu suasana perusahaan sepi baru dia keluar , dia tidak ingin ada yang tahu jika dia adalah istri Adrian Lee nyonya Lee yang asli yang menyamar sebagai karyawan Divisi Marketing .
Jam 6:20 lantai 5 sudah kosong , Sandra mematikan komputer nya dan setelah nya dia memasukkan semua barang-barang nya kedalam tas .
Ponselnya bergetar dan itu pesan dari Andrian , Sandra segera membukanya " Lewat Lift barang , langsung ke basement 3 , jangan lewat lobi "
Sandra menghela napasnya dengan kasar lalu dia membalas pesan dari Adrian " loh bukannya tadi kamu mengatakan di lobi ? "
Tak lama Adrian segera membalasnya " Ramai sayang , tunggu di B3 ok "
Sandra tidak membalasnya lagi dia segera berdiri dan melangkah pergi dari ruangan itu , dalam hati dia berkata " tuan naga yang satu ini repot banget " gumam Sandra , tetapi dia menurut , dia melangkah kearah lift barang yang terlihat sepi dan gelap .
tetapi sebelum diam melangkah masuk kedalam lift itu tiba-tiba ada yang mencengkram lengannya dari belakang , Sandra menghentikan langkah nya dia tidak menoleh dan hanya berdiri dengan diam , senyuman tipis nya terukir di bibir cantik nya .
Jessica ternyata wanita itu masih belum pulang , Jessica dia menarik kasar lengan Sandra untuk menoleh kearahnya dan Sandra menurut tidak sedikit pun dia menepis tangan wanita itu yang mencengkram lengannya dengan erat.
Jessica melepaskan cengkraman tangannya di lengan Sandra , dan Sandra hanya melirik lengannya yang baru saja di Cengkram oleh Jessica .
Hening 3 detik , lalu setelahnya Jessica tersenyum sinis " baru mau pulang ya ?... atau kamu diam-diam ingin menemui suamiku ? "
Sandra diam , dia merapikan kemejanya yang sedikit kusut , lalu dia mengangkat kepalanya menatap Jessica , tatapannya kosong dan dingin , bukan tatapan Sandra seorang staff yang terlihat sangat polos tetapi tatapan Sandya 01 .
" Suamimu ? " Suara Sandra pelan dan terdengar berbisik " Nyonya Jessica Saya rasa anda salah orang "
Jessica diam melihat tatapan Sandra yang sangat berbeda seakan wanita itu bukan Sandra seorang Staff yang terlihat sangat polos .
Tetapi dengan cepat Jessica tertawa " jangan belagu kamu , tadi kamu sudah membuat aku malu , kamu pikir Rudi akan terus melindungi mu !? "
Sandra memiringkan kepalanya senyumannya tidak pernah hilang malahan senyuman nya terlihat lebar tetapi sangat menyeramkan " oh .... jadi nyonya takut sama Asisten Rudi ya , tapi katanya nyonya ini istri CEO , istri tuan Adrian dan istri pangeran Hongkong "
JLEB
Wajah Jessica terlihat merah " kamu ... Kamu jangan macam-macam , aku tahu asisten Rudi membelamu dan kamu tidak jadi di pecat , oh .. Aku tahu .... pasti kamu ingin merebut Adrian dari ku kan ? "
Sandra tertawa pelan dan ini pertama kalinya dia tertawa seperti itu di hadapan Jessica " merebut ? " dia melangkah maju dan mendekat kearah Jessica " Nyonya Jessica jika saya ingin merebut tuan Andrian .... saya tidak perlu untuk bekerja di perusahaan ini "
Jessica mundur selangkah napasnya sesak , aura Sandra sangat lah berbeda , Sandra mendekatkan kepalanya di telinga Jessica dan membisikkan sesuatu kepada wanita itu dan hanya Jessica yang bisa mendengarnya " dan satu lagi nyonya Jessica ..... Tuan Adrian dia tidak menyukai bau parfum yang sangat murahan .... Yang wanginya sangat menusuk seperti yang nyonya kenakan "
Jessica diam tubuh nya terlihat tegang , wajahnya pucat , parfum yang dia kenakan salah satu parfum yang sangat mahal dengan merek Dior J'adore dia selalu memakai 10 semprot setiap harinya .
Sandra kembali berdiri dengan tegak , senyuman polos nya kembali lagi " Permisi nyonya Lee , saya ingin pulang , sopir pribadi saya sudah menunggu "
Lalu dia melangkah masuk kedalam lift barang , dan memencet B3 , tetapi Jessica masih berdiri di depan lift tangannya gemetaran .
Ting
Pintu lift tertutup , di dalam lift Sandara mengelus lengannya yang merah akibat cengkraman dari Jessica , senyumannya hilang dan berganti dengan tatapan datar .
Sesampainya di B3 pintu lift terbuka , Basemen 3 parkiran khusus direktur , sepi, dingin dan hanya ada lampu temaram .
Sebuah mobil Lamborghini Urus hitam doff dengan plat khusus sudah menunggunya.
Adrian duduk dengan santai di kursi kemudi, pria tampan itu sudah melepaskan jas mahal nya dan kini dia hanya menggunakan kemeja putih yang lengannya dia gulung hingga ke siku .
Sandra melangkah kearah mobil itu dan masuk ke kursi penumpang yang ada di samping kemudi .
Andrian dia tidak langsung menjalankan mobil itu , dia mantap Sandra dengan lekat lalu dia menatap bahu Sandra yang tadinya di dorong oleh Jessica .
" sakit ? " tanya nya suaranya serak
Sandra menatap suaminya dengan tersenyum " tidak ... " jawab nya dengan singkat
tetapi Andrian melihat lengan Sandra yang merah dan tentu saja pria itu segera merai tangan istrinya dengan lembut dan melihat bekas merah itu.
Sandra segera menarik tangannya dan menyembunyikan nya di belakang tubuh nya , Andrian menghela napasnya dengan kasar lalu dia menatap Sandra dengan tatapan yang terlihat sangat tegas dan penuh interogasi .
" siap yang melakukan nya ? " tanya Andrian wajahnya berubah menjadi datar .
Sandra menatap lurus ke depan dia tidak ingin menatap Andrian " jalankan mobilnya , aku sangat lelah "
Andrian kembali diam lalu dia menuruti apa yang dikatakan oleh istrinya itu , Sandra masih terlihat diam " apa dia juga yang melakukan nya ? " tanya Andrian dia tidak menoleh sedikit pun kearah Sandra .
Sandra menghela napasnya dengan kasar " aku bertemu dengan nya di depan lift barang , tapi kamu jangan khawatir ini hanya bekas merah saja .... " ucap Sandra
Andria menoleh sekilas lalu kembali fokus menyetir mobil " ini sudah sangat kelewatan sayang ... aku tidak ingin kamu terluka seperti ini , aku akan meminta asisten Rudi untuk memecatnya "
Sandra menatap Adrian dengan serius " jangan ... " ucapnya dengan cepat .
Adrian mengerutkan keningnya dan menoleh sekilas kearah istrinya itu " jika kamu memecatnya maka drama ini tidak akan seru , aku ingin melihat sempai dimana dia ingin bermain " ucap Sandra
Andrian menghela napasnya dengan cakup panjang tetapi senyuman tipis terukir di sudut bibirnya " baiklah nyonya Lee ... Tapi malam ini 6 ronde ya " ucap Andrian
Sandra menyadarkan punggung nya di sandaran kursi mobil " hhhmmmm .... " Sandra hanya berdehem saja , tetapi meskipun begitu dia haru tetap melayani suaminya di atas ranjang dengan sangat baik .
Andrian tersenyum lalu dia kembali merai tangan Sandra dan mengecup bekas merah yang ada di lengan wanita itu " apa ini sakit sayang ? " tanya Andrian
" tidak .... jangan lebay deh Adrian ... Aku ini Sandya 01 bekas merah seperti ini sangat kecil bagiku " ucap Sandra.
Andrian tertawa pelan tetapi hatinya sangat lah berbunga-bunga apa lagi nanti malam dia mendapatkan jatah 6 ronde dari istrinya .
.
.
.
Maaf jika masih ada typo nya ya guyss 🙏😊🥰
jangan lupa Like , komen , vote dan berikan dukungannya 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Adrian Kali ini km gx boleh terlambaat 7 menit ,,
lalat ny penyeek🤭🤭🤭🤣🤣🤣