Hay readers....Assalamualaikum ketemu lagi di karya Author yang terbaru, cerita ini sequel dari karya Author yang berjudul PESONA PENJUAL KERIPIK PISANG.
JUDUL awal aku ganti ya readers katanya terlalu panjang. dari PUTRA MAHKOTA YANG HILANG VS PUTRI MAHKOTA YANG TERSINGKIRKAN.
sekarang menjadi GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA.
GALAKSI ALFARISKI MANGGALA putra Zayyandra Manggala yang hilang saat masih kecil, kini gala sudah tumbuh besar dengan nama GALA RESPATI, Kini ia menjadi seorang dokter di sebuah desa yang terpencil.
ZOYA ZALENA DEWANTARA putri seorang pengusaha besar si ibu kota, harus meregang nyawa di tangan calon suaminya di saat hari pernikahannya.
ikuti kisah keduanya yang penuh haru ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BIBIT UNGGUL PREMIUM
Terlihat Marto dan anak buahnya bergelimpangan di jalanan sambil mengerang kesakitan, sedangkan Nunik yang melihat itu terlihat semakin jatuh cinta pada Gala.
Nunik terus menatap Gala tanpa berkedip, bagaimana Nunik tidak semakin jatuh cinta pada Gala, saat melihat aksi Gala yang merobohkan anak buah bapaknya satu persatu dengan tangan kosong.
" Bang Marto, aku tegaskan sekali lagi, bawa mereka pergi dari sini sini dan jangan pernah lagi kalian menganggu warga desa ini, atau aku patahkan dua kaki dan tanganmu " kata Gala tegas.
Marto berusaha bangun dari tanah, Marto tak menyangka kalau Gala bisa mengalahkan mereka hanya dengan tangan kosong, selama ini Marto hanya mengenal Gala sebagai dokter desa yang tak banyak tingkah.
" Baik, aku akan pergi " kata Marto pada Gala setelah ia berhasil berdiri.
" Bawa Nunik sekalian, dan katakan pada juragan Karyo jangan pernah lagi menganggu warga desa ini, mereka mau menjual hasil panen kemanapun terserah mereka, jangan sampai aku dengar kalian kembali mengintimidasi warga desa sini " kata Gala dengan tegas dan tatapan tajam.
Marto tak menjawab, dia hanya mengangguk pelan dan berjalan menghampiri Nunik.
" Mbak kita pulang " kata Marto.
" tidak mau, aku mau di sini, aku akan menikah dengan mas Gala, aku sudah bilang aku rela jadi istri ke duanya mas Gala, lepaskan aku Marto ! aku tak mau pulang"
Marto tak menghiraukan teriakkan Nunik, Marto terus menarik tangan Nunik.
" Tolong bantu yang lainnya, kita pergi dari sini "'kata Marto pada anak buahnya yang terlihat hanya mengalami luka ringan.
Marto memasukkan Nunik kedalam mobil 4 x 4, keluaran tahun 90an, sedangkan anak buahnya yang terluka lainnya di naikkan di belakang mobil pick up.
Gala menatap kepergian dua mobil itu, dan tak lama terdengar tepuk tangan dari orang-orang yang ada di tenda.
" Wah pak Hasani ternyata putra pak Hasani hebat juga, kenapa dari dulu Gala tak menghajar mereka saja ya, biar kita aman " kata seseorang yang berada di samping pak Hasani yang masih tertegun melihat kehebatan putranya, selama ini ia tak pernah tahu kalau putranya itu memiliki ilmu beladiri yang hebat.
Sedangkan Zayn tersenyum lebar disamping Kemal, Ghina dan Ghani.
" Tak di ragukan lagi kalau dia adalah keturunan Manggala" kata Zayn yang terlihat bangga.
" Hemm... bangganya" ejek Kemal.
" Tentu saja...keturunan Zayyandra Manggala adalah bibit unggul premium semuanya" kata Zayn sambil membusungkan dadanya dan menepuk dadanya dengan semangat.
" Oh iya aku hampir lupakan memberitahukan kamu ini " kata Kemal sambil menunjukkan ponselnya pada Zayn.
" Mereka sudah dalam perjalan ke sini, mereka berangkat pagi tadi dengan pesawat pribadi mertuamu, kemungkinan Meraka akan tiba siang nanti " kata Kemal.
" Siapa yang memberi tahu mereka?" tanya Gala saat melihat Wa dari papanya dan Daddynya.
Kemal dan Ghani tanpa bersuara langsung menunjuk ke arah Ghina yang terlihat tenang.
" Aku hanya mengasih tahu kabar gembira pada mereka saja, tapi papa tenang saja aku tidak memberitahu pada mama, aku hanya memberitahukan pada dua opa tertampanku "'kata Ghina.
" Kemal apa kita bisa tukeran anak gadis?" kata Zayn geram.
" Ogah, bisa-bisa darahku tinggi terus " sahut Kemal yang tahu bagaimana absurdnya tingkah Ghina yang terkadang di luar nalar.
Sedangkan Zoya dan Bu Wiwit wajahnya masih terlihat tegang dan pucat karena ketakutan melihat Gala yang di keroyok oleh anak buah Juragan Marto.
Kedua tangan mereka saling bertautan dan tubuh mereka sama-sama gemetar.
Gala melangkah mendekati keduannya dan tersenyum tipis.
" Aku baik-baik saja Bu, ibu tak perlu cemas seperti ini "
Mendengar itu Bu Wiwit langsung menangis dan berhambur memeluk Gala.
" Kamu tahu, ibu tak akan bisa hidup jika terjadi sesuatu padamu Gala " Kata Bu Wiwit sambil terisak di dalam pelukan Gala.
Gala tersenyum tipis dan mengusap punggung ibunya sambil mengedipkan satu matanya ke arah Zoya, melihat itu Zoya langsung tersenyum tipis dan tertunduk malu .
Sedangkan Zayn menoleh kearah Kemal saat mendengar kata-kata Bu Wiwit yang terlihat tulus, Kemal hanya menghela napas berat.
Akan sulit bagi Zayn untuk membawa Gala pergi dan membawa Gala pulang ke rumahnya, jika melihat begitu besar cintanya Bu Wiwit pada Gala, Zayn menghela nafas berat.
" Apa kamu terluka Nak?";tanya Bu Wiwit dan langsung memeriksa tubuh Gala.
" Saat melihat ada sedikit memar di sudut bibir Gala Bu Wiwit terlihat panik.
" ini luka kecil Bu, ibu tidak perlu cemas "
" Kamu yakin Gal "
" Iya Bu, nanti Gala obati di kamar " kata Gala.
" Ya Sudah, ayo kita ke kamar, nak Zoya juga butuh di benerin make-up nya " kata Bu Wiwit.
" Yah... suruh tamunya makan dulu, Bu indah mari kita ke kamar, benerin baju dan make-up mereka " kata Bu Wiwit.
Sedangkan pak Hasani meminta maaf pada undangan yang sudah hadir pagi itu atas keributan yang terjadi tadi, dan pak Hasani mempersilahkan mereka untuk menikmati hidangan yang sudah tersedia di meja.
Gala berjalan di belakang ibu dan istrinya, Gala tersenyum tipis saat menatap punggung Zoya.
Setelah sampai di kamar Gala, Bu indah si perias langsung membuka pintu, dan mereka begitu terkejut saat melihat Erna yang tertidur pulas di atas tempat tidur Gala.
Bu wiwit menghampiri tubuh Erna yang terbaring di atas tempat tidur, Bu wiwit memeriksa nafas Erna dengan menempelkan jarinya di depan hidung Erna.
" Pantas sedari tadi nggak kelihatan, ternyata ia tertidur pulas " gumam Bu Wiwit.
" Kenapa dia Bu?" tanya Gala.
" Ketiduran gal, mungkin ia kecapean sedari kemarin ia bantuin ibu " kata Bu Wiwit.
Zoya dan Bu indah dan asistennya saling berpandangan dan tersenyum tipis, ketiganya tak menyangka kalau gadis dari kota itu sangat cerdik, apalagi saat tadi ketiganya melihat Ghina bertarung tanpa takut saat menghadapi tiga pria yang terlihat sangat garang.
" Terus ini Bagaimana Bu wiwit, saya juga mau memasang seprei dan menghias kamar ini agar nanti pengantinya bisa menikmati malam pertama mereka dengan senang hati dan Bersemangat untuk membuatkan Bu Wiwit cucu " kata bu Indah.
Zoya yang mendengar itu langsung menatap kearah Gala yang saat itu juga sedang menatapnya.
Wajar Zoya terlihat memerah.
" Biar aku bangunkan dulu Bu indah " kata Bu Wiwit.
Tapi setelah beberapa menit Bu Wiwit membangunkan, Erna tak kunjung bangun.
Gala mengeryitkan dahinya dan kemudian mendekati Erna.
Gala memeriksa senyum nadi Erna dan kemudian memeriksa pupil Erna, Gala semakin mengeryitkan dahinya dan kemudian Gala menatap ke arah Zoya.
Gala berjalan ke arah meja di mana di sana masih ada sisa gelas dan piring bekas makan dan minum, Gala mencium bau dari gelas satu persatu dan ia nampak mengeryitkan dahinya setelah mencium bau sesuatu di dua gelas dan satu piring.
" Zolpidem ( sejenis obat tidur )" gumam Gala.
####
Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu.
maaf jika ada typo ya say, nulisnya otor sambil ngantuk-ngantuk karena seharian ada tamu.
tak apa kak ,, kn masih suasana lebaran JD msh ja ada tamu yg silaturahmi. 🤗
si kemal bukan nya ngelarang si kembar gelut lah Kok mlh nyuruh buat menang 🤣🤣🤦
Bu Wiwit harus mengerti bagaimana orangtua gala kehilangan anaknya dari kecil.
semoga kedua Opanya akan menerima kenyataan seperti Zayn dan tidak akan menimbulkan kemarahan yang secara kedua Opanya Gala yang asli orang2 terpandang dan berpengaruh setelah Dio Fandi Pradipta.. ( ketiga orang yang sangat disegani dalam kalangan manapun )
semoga Gala juga akan menikmati kebersamaan dengan keluarga besarnya.. dan Zoya juga akan berkumpul dengan ayahnya ( pastinya penyelamatan Tuan Dewantara akan semakin mudah dengan adanya dukungan dari kedua belah pihak keluarga yang sangat berpengaruh tertama di Dunia bisnis apalagi kalau di bantu dengan keluarga Dio Pradipta ).
mengenai sinulat bulu yang satunya (.Erna ) biarkan saja menikmati ulahnya sendiri.. 😂😂
Terima kasih sellau up dan ceritanya makin seru dan Keren... 👍🏻👍👍🏻💙💛💙😘😘😘