NovelToon NovelToon
Sistem Pengekstrakan Dao Surgawi

Sistem Pengekstrakan Dao Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Di dunia kultivasi di mana yang kuat memangsa yang lemah, bakat adalah segalanya. Lin Tian, seorang murid luar Sekte Awan Azure, terlahir dengan Akar Spiritual cacat yang membuatnya menjadi bulan-bulanan dan diinjak-injak bagai serangga. Terjebak di dasar rantai makanan, takdirnya seolah sudah dikutuk menjadi batu pijakan bagi para jenius.
​Namun, di malam yang dipenuhi darah dan keputusasaan, sebuah entitas misterius bangkit di dalam dirinya: Sistem Pengekstrakan Dao Surgawi.
​Sebuah sistem yang mampu menyerap esensi murni dari segala hal di alam semesta!
​Sisa pil beracun yang dibuang? Ekstrak menjadi tetesan Qi murni tanpa cela!
Mayat binatang buas tingkat tinggi? Ekstrak esensi garis keturunannya!
Pemahaman bela diri musuh yang telah mati? Ekstrak dan jadikan milik sendiri!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Tiga Iblis Bayangan Berdarah

​Malam beranjak larut menyelimuti wilayah luar Sekte Awan Azure. Tiga hari waktu persiapan sebelum ekspedisi ke Reruntuhan Kuno Provinsi Timur dimanfaatkan oleh sebagian besar murid inti untuk bermeditasi atau membeli jimat pelindung di kota terdekat.

​Bagi Lin Tian, ini adalah kesempatan sempurna untuk memancing ular keluar dari sarangnya.

​Alih-alih berdiam diri di Puncak Matahari Pusat, ia menyelinap keluar dari formasi pelindung sekte, bergerak melintasi bukit-bukit tandus menuju Hutan Pinus Hitam yang berjarak sekitar lima puluh mil di selatan. Hutan ini terkenal sebagai daerah rawan yang jarang dilewati oleh pedagang atau kultivator lurus.

​Sesampainya di tengah hutan yang gelap gulita, di mana hanya cahaya bulan sabit yang menembus celah pepohonan, Lin Tian menghentikan langkahnya. Tangannya bertumpu santai di belakang punggungnya.

​"Kalian sudah membuntutiku sejak aku keluar dari gerbang sekte," suara Lin Tian memecah kesunyian malam, sedatar permukaan danau beku. "Kalian tidak dibayar oleh Faksi Wang untuk sekadar menemaniku jalan-jalan malam, bukan?"

​Angin berhembus membawa bau anyir darah yang tiba-tiba menguat.

​Dari balik bayangan tiga pohon pinus raksasa di sekeliling Lin Tian, tiga siluet manusia perlahan mencuat keluar layaknya cairan hitam yang memadat. Ketiganya mengenakan jubah merah kehitaman, wajah mereka tertutup topeng besi bermotif tengkorak.

​Merekalah Tiga Iblis Bayangan Berdarah, kelompok pembunuh bayaran independen yang paling ditakuti di Provinsi Timur. Fluktuasi Qi yang memancar dari mereka sangat jelas: dua orang berada di Pembentukan Pondasi Tahap 2, dan pemimpin mereka di Tahap 3!

​"Hehe, indra spiritual yang tajam untuk seorang bocah yang baru saja masuk Pembentukan Pondasi," tawa serak dan mengerikan terdengar dari pemimpin Iblis Bayangan. "Klien kami berkata kau sangat sombong. Ternyata benar. Berjalan sendirian ke tempat sepi ini... kau baru saja menggali kuburanmu sendiri, Lin Tian."

​"Jangan banyak bicara, Kakak Pertama," desis pembunuh di sebelah kiri sambil mencabut sepasang belati bergerigi yang meneteskan racun hijau. "Ayo potong anggota tubuhnya satu per satu sesuai pesanan."

​Tanpa aba-aba lebih lanjut, ketiga pembunuh itu menghilang ke dalam bayangan secara bersamaan. Ini adalah Teknik Bayangan Darah, sebuah ilmu rahasia tingkat bumi yang memungkinkan mereka menyatu dengan kegelapan dan menyembunyikan hawa pembunuhan hingga detik terakhir.

​Bagi kultivator Pembentukan Pondasi biasa, serangan kombinasi dari tiga arah yang tak kasat mata ini adalah vonis mati mutlak.

​Namun, di dalam lautan kesadaran Lin Tian, sistem terus memetakan setiap pergerakan mereka.

​[Ding! Menganalisis Teknik Bayangan Darah...]

[Target 1 (Kiri): Menuju titik buta punggung Inang. Target 2 (Kanan): Mengincar urat nadi kaki. Target 3 (Pemimpin): Menyerang dari atas (Udara).]

​Lin Tian bahkan tidak perlu membalikkan badannya.

​"Teknik sembunyi yang terlalu banyak ampas," cemooh Lin Tian.

​Seketika, ia mengaktifkan Qi Cair Murni dari Fondasi Inti Bintang Tanpa Cacat miliknya. Berbeda dengan Qi gas biasa, Qi cair ini meledak dengan kepadatan dan berat yang luar biasa.

​BOM!

​Gelombang kejut Qi keemasan meletus dari tubuh Lin Tian. Hembusannya begitu padat hingga merobek ruang bayangan di sekitarnya. Tiga Iblis Bayangan yang bersiap melancarkan serangan mematikan terlempar keluar dari bayangan mereka, batuk darah karena formasi teknik mereka dihancurkan secara paksa oleh gravitasi spiritual murni Lin Tian.

​"A-apa?! Qi macam apa ini?!" Pemimpin Iblis membelalak di balik topengnya. Kepadatan Qi bocah ini setidaknya sepuluh kali lipat dari kultivator Pembentukan Pondasi Tahap 1!

​Sebelum mereka sempat menyeimbangkan diri, Lin Tian bergerak.

​Langkah Badai Astral!

​Hanya meninggalkan kilatan cahaya perak di udara, Lin Tian muncul tepat di hadapan pembunuh sebelah kiri. Belati Baja Hitam di tangannya telah dihunus, dilapisi oleh Benih Niat Pedang Kehancuran.

​Pembunuh itu mencoba menangkis dengan belati beracunnya.

​Trangg... CRASS!

​Niat Pedang kuno itu membelah belati tingkat spiritual sang pembunuh layaknya memotong mentega, lalu berlanjut mengiris lurus lehernya. Kepala dengan topeng tengkorak itu melayang ke udara.

​Satu detik. Satu tebasan. Pembentukan Pondasi Tahap 2 tewas.

​"Adik Ketiga!" jerit pembunuh sebelah kanan, panik bercampur marah. Ia menyatukan kedua tangannya, memanggil sebuah tombak yang terbuat dari kristalisasi darahnya sendiri. "Mati kau, iblis!"

​Lin Tian tidak menghindar. Saat tombak darah itu melesat lurus ke arah dadanya, ia hanya mengangkat tangan kirinya dan mencengkeram ujung tombak mematikan tersebut dengan tangan kosong.

​Ssss!

​Asap mengepul saat energi darah bergesekan dengan telapak tangan Lin Tian, namun kulitnya yang telah ditempa esensi api tidak terluka sedikit pun. Dengan satu cengkeraman, Lin Tian meremukkan tombak spiritual itu menjadi serpihan debu merah.

​"Giliranku," ucap Lin Tian datar.

​Ia memutar pergelangan tangannya, menembakkan serpihan debu tombak itu kembali ke arah si pembunuh dengan kecepatan ledakan peluru, dilapisi oleh Qi Api Inti Bumi miliknya. Serpihan menyala itu menembus sekujur tubuh pembunuh kedua, membakarnya dari dalam hingga ia jatuh menjadi arang hidup yang berteriak histeris sebelum akhirnya diam tak bernyawa.

​Pemimpin Iblis Bayangan, yang berada di udara dan telah menyaksikan kedua saudaranya dibantai seperti ayam cacat dalam waktu kurang dari lima napas, merasakan ketakutan absolut yang membekukan jiwanya.

​"Monster... dia bukan manusia!"

​Pemimpin Iblis segera memutar arah, membakar esensi darahnya sendiri untuk meningkatkan kecepatan terbangnya hingga batas maksimal. Ia harus kabur! Ia harus melaporkan kepada Klan Wang bahwa target mereka adalah monster yang tidak bisa diukur dengan ranah kultivasi biasa.

​Namun, di dunia Lin Tian, tidak ada musuh yang dibiarkan hidup.

​Lin Tian menghela napas pendek. Ia menatap punggung Pemimpin Iblis yang melesat menjauh. Tangannya perlahan mengangkat belatinya ke atas bahu. Fondasi Inti Bintang di perutnya berputar cepat, menyedot energi alam di sekitarnya dan memusatkannya ke ujung belati.

​"Teknik Pedang Badai Api... Tebasan Astral."

​Lin Tian menebas udara kosong.

​Sebuah gelombang pedang berbentuk bulan sabit yang memadukan api, angin astral, dan niat pedang kehancuran melesat membelah langit malam. Serangan itu menempuh jarak seratus meter dalam sekejap mata.

​ZRASSH!

​Pemimpin Iblis yang sedang terbang melarikan diri terbelah dua secara diagonal dari bahu kiri hingga pinggang kanan. Tubuhnya jatuh terhempas ke tanah, menumpahkan darah yang mewarnai daun-daun pinus kering menjadi merah pekat.

​Hutan Pinus Hitam kembali sunyi. Hanya suara angin malam yang berhembus pelan.

​Lin Tian berjalan santai mendekati jasad Pemimpin Iblis, menyarungkan belatinya. Tiga kultivator Pembentukan Pondasi—kekuatan yang cukup untuk memusnahkan sekte kecil—telah ia lenyapkan tanpa menggunakan satu tetes pun keringat. Itulah betapa mengerikannya fondasi dan niat pedang yang ia peroleh dari Makam Kuno.

​"Sistem," perintah Lin Tian, menatap ketiga mayat di sekitarnya. "Ekstrak fondasi dan teknik mereka."

​[Ding!]

[Memulai Ekstraksi Puncak terhadap tiga target Pembentukan Pondasi...]

[Berhasil mengekstrak: 40 Tetes Qi Cair Murni (Disimpan di Dantian Inti Bintang).]

[Berhasil mengekstrak: Esensi Bayangan Darah (Memperkuat vitalitas dan kecepatan penyembuhan Inang).]

[Menganalisis memori Target Utama... Berhasil mengekstrak: 'Jubah Bayangan Hantu' (Evolusi dari Teknik Bayangan Darah, menyingkirkan kelemahan aura berdarah, memungkinkan Inang menyatu dengan bayangan absolut).]

​Lin Tian tersenyum tipis. Teknik Jubah Bayangan Hantu ini akan sangat berguna saat menjelajahi Reruntuhan Kuno nanti. Namun, ada satu hal lagi yang harus ia lakukan sebelum kembali.

​Ia memotong kepala Pemimpin Iblis Bayangan, membekukannya dengan sedikit segel Qi agar darahnya tidak menetes, lalu menyimpannya ke dalam sebuah kotak kayu gaharu yang ia ambil dari cincin penyimpanannya.

​"Faksi Wang sudah sangat dermawan mengirimkan poin pengalaman dan teknik gratis malam ini," gumam Lin Tian. Matanya menatap ke arah Puncak Hukuman Sekte Awan Azure di kejauhan. "Tidak sopan jika aku tidak mengirimi Tetua Wang Lie hadiah perpisahan yang indah sebelum aku pergi ke Reruntuhan."

1
aldo
dan jangan lupa up nya ya thor semangat terus ya 🙏🙏🙏🙏🙏
aldo
lanjut thor seru sekali 🙏🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!