Natalie Elsa seorang gadis yatim piatu yang cantik. Tiba-tiba dirinya bertransmigrasi ke dalam sebuah novel "Posesif Tiga Pria Kembar Dingin." Dan jiwanya menggantikan seorang figuran bernama natalia xena, yang memiliki tiga calon suami kembar dingin dan kejam dari keluarga mahendra, yang sudah memiliki pujaan hatinya bernama clara claudia pemeran utama wanita, mereka sangat mencintai clara. Dan tragisnya dia akan menjadi figuran yang di bunuh oleh ketiga calon suaminya, karena dianggap pengganggu.
**
"Natalia, kamu milik kami" Desis nicholas, dengan tatapan tajam yang tersembunyi kegilaan yang membisukan logika.
**
"Natalia, kamu tidak akan bisa melarikan diri dari kami." Sambung devin, dengan tatapan dingin menekan.
"Natalia, Jangan pernah berdekatan dengan pria lain. karena kami bertiga tidak suka." Lanjut alfredo dengan tatapan tajam.
"What! kalian gila, bukankah kalian tidak menyukai ku?"
Mereka bertiga mendekati natalia, dan menghimpitnya diantara tubuh mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keraguan Di Hati Nathalia
Kini nicholas berada di dalam kamar nathalia. nicholas memangku nathalia dengan bersandar di kepala ranjang, tangannya mengelus pipi nathalia dengan lembutnya.
Nathalia menatap nicholas intens. Ada yang berbeda dengan tatapan mata nicholas, seakan keraguan yang tak bisa terucap.
"Ada apa hubby?? sepertinya ada yang mengganjal di hatimu?" Tanyanya dengan nada penasarannya.
Nicholas tersenyum tipis. "Tidak ada apa-apa sayang." Jawabnya dengan nada sangat lembut. "Sayang, berjanjilah jika kamu tidak akan pernah meninggalkan ku?" Ucapnya dengan mata penuh keyakinan mendalam.
Nathalia tersenyum tipis. "Aku berjanji hubby, tetapi kamu pun tepati janjimu, jangan pernah mengkhianati aku." Jawabnya dengan nada santai.
Nicholas tersenyum. "Tentu sayang." Jawabnya langsung mencium bibir nathalia, memegang tengkuk nathalia memperdalam ciumannya. Nathalia membalas ciuman nicholas. Namun nathalia merasa ada sesuatu yang berbeda dengan nicholas.
"Aku akan mencari tahu apa yang kamu sembunyikan hubby, sebelum kita menikah aku ingin tahu semuanya tentang mu. Bukan ragu tetapi aku tidak ingin salah melangkah." Batinnya berbisik penuh tanda tanya.
Sedangkan di sebuah mansion.
Danendra sedang berada di ruang tamunya. Pria bertopeng datang dengan santainya duduk tidak jauh dari danendra.
"Danendra, tumben kamu berada di mansion?" Tanyanya dengan nada terdengar santainya.
Danendra tersenyum tipis. "Aku sedang memikirkan bagaimana caranya aku menghancurkan keluarga xena, Arthur xena telah membunuh kedua orang tua ku." Jawabnya dengan nada dingin. "Edward, aku tidak akan membiarkan pelaku pembunuh kedua orang tua ku hidup." Jawabnya dengan nada dingin menatap edward datar.
Edwar tersenyum menyeringai di balik topengnya. "Nathalia, kenapa kamu tidak membawa nathalia pergi jauh dari keluarga xena?" Tanyanya dengan nada penuh rencana.
Danendra tersenyum menyeringai. "Hmm, benar juga ide mu edward. Edward kenapa kamu tidak pernah membuka topeng mu??" Tanyanya dengan nada datar.
Deg..
"Aku sudah pernah bilang kepada mu danendra, wajah ku menyeramkan karena ulah arthur." Jawabnya dengan nada santai namun tersirat gugup.
Danendra tersenyum tipis. Senyuman menyimpan sesuatu makna. "Aku ini sudah dewasa edward, aku ingin sekali melihat wajah mu, aku ingin melihat ukiran di wajah mu yang telah di buat oleh arthur." Ucapnya dengan nada santai tapi menusuk. "Dengan melihat wajahmu, mungkin aku bisa semakin balas dendam edward. benar bukan?" Tanyanya dengan nada penuh arti.
Edward yang tidak menyadari hanya menganggukkan kepalanya. "Benar, tetapi aku belum siap untuk memperlihatkan wajah ku untuk sekarang, tetapi nanti jika aku sudah siap. Maka aku akan membuka topeng ku di depan mata mu." Jawab dengan nada datar dan dingin.
Danendra menatap lekat Edward. "Oke, aku akan tunggu di mana kamu membuka topeng mu edward."
Di sebuah negara berbeda.
Seorang wanita sedang duduk tegak di kursi beludru nya, punggungnya tidak menyentuh sandaran, wanita itu menyilangkan kakinya dengan anggun, membiarkan gaun sutranya jatuh sempurna menyentuh lantai. Tubuhnya tidak menyentuh sandaran sebuah postur yang memancarkan kendali penuh. Jari jemarinya menggenggam gelas kristal berisi cairan amber dengan gerakan yang nyaris ritmis. Saat dia menyesap minumannya dengan keanggunan seorang bangsawan.
"Emilia, apa kamu sudah mempersiapkan semuanya?" Tanya seorang wanita cantik terlihat berkelas.
Emilia sang asisten wanita cantik itu menganggukkan kepalanya. "Sudah nona casandra, semuanya sudah aku siapkan. nanti malam kita akan terbang ke negara S." Jawaban dengan nada hormat.
"Hmm, aku sudah menunggu lama, akhirnya bisa mendapatkan waktu untuk bertemu dengannya. Aku tidak akan menyia-nyiakan waktu ku untuk bersamanya." Dia memutar-mutar gelas di tangannya. membiarkan es batu berdenting pelan, memecahkan kesunyian ruangan. Dia menatap dirinya di permukaan minuman. Bibirnya sedikit melengkung membentuk senyuman tipis yang penuh rencana.
"Nicholas mahendra." Desisnya pelan namun mengandung arti yang mematikan. "Kita akan bertemu kembali, apa kamu merindukan ku nicholas." Ucapnya dengan seringai tajam yang penuh rencana besar.
Emilia menatap casandra dengan pandangan yang sulit diartikan. "Nona casandra, negara S adalah negara di mana tunangan tuan muda nicholas berada."
"Hmm, aku tahu dan nicholas dengan kedua adik kembarnya berada di sana. Dua hari malam perayaan natal, aku ingin bertemu dengannya, dan ingin menyuruhnya membatalkan rencana pertunangan dan pernikahannya." Jawabnya santai namun tajam dan penuh rencana licik.
Emilia menatap lekat cassandra. "Kamu artis yang sangat terkenal cassandra, artis tercantik dan terpopuler di seluruh dunia. Aku berharap sinar mu tidak akan meredup karena ulah mu sendiri. Terkadang kesombongan itu membawa kehancuran tanpa kamu ketahui." Batin emilia berbisik.
Sedang di sebuah mansion berbeda. Seorang pria tampan sedang duduk di meja kerjanya dia melihat informasi seseorang.
"Hmm, nicholas sepertinya pertunangan dan pernikahan mu akan terhambat karena kelalaian mu. Di saat itulah aku akan datang untuk merangkul nathalia, hingga dia bisa melihat aku dan mencintai ku." Gumamnya kecil nyaris tak terdengar.
"Kolonel." Panggil seorang pria, asisten kolonel aryandra. "Para preman itu sudah tertangkap, dan mereka adalah orang suruhan edward." Ucapnya menjelaskan dengan sopan.
"Edward, pria bertopeng. Cari tahu data informasinya Rex." Perintahnya dingin.
"Baik kolonel."
"Nathalia, aku mencintaimu. Aku akan melindungi mu, kemarin malam saat mansion keluarga xena di serang, aku sedang berada di luar kota. Aku melihat semuanya nathalia. kamu begitu hebat." Gumamnya kecil diselingi seringai.
Sedangkan di kamar nathalia.
Nicholas mencium bibir nathalia dengan menggebu-gebu, ciumannya terasa tergesa dan liar, ada sesuatu yang nathalia rasakan dalam ciuman itu, rasa cinta yang dalam namun takut kehilangan.
Nathalia membalas ciuman itu, tetapi ciuman itu seakan-akan di kontrol oleh nicholas seutuhnya. Membuat napas nathalia mulai menipis. Nicholas melihatnya langsung melepaskannya.
"Sayang, aku benar-benar mencintaimu." Ucapnya terdengar parau ada hati takut kehilangan.
"Hubby, jika kamu memiliki masalah, aku siap berbagi maslaah itu, jangan di tutupi, karena sedalam-dalamnya orang menutupi kebohongan maka pasti akan terbongkar hubby." Ucapnya dengan nada lembut namun menusuk.
Deg..
"Aku tidak menyembunyikan apapun sayang, hari ini melihat mu menangis hati ku terluka." Jawabnya dengan mata penuh kejujuran.
Sedangkan di sebuah kamar berbeda.
Seorang pria bertopeng menyandarkan punggungnya pada kursi meja kulitnya yang dingin. Di bawah tamaran lampu kerjanya. Dia memegangi amplop coklat yang baru saja di bukanya. Isinya tentang skandal seseorang, pria bertopeng itu tersenyum menyeringai di balik topengnya. Senyuman itu tidak mengandung kebahagiaan, melainkan kepuasan kegelapan. "Hmm, Arthur aku akan membuat anak mu menangis, tiket emas yang aku pegang akan menghancurkan mu tanpa tersisa. Aku yakin melihat anak mu menangis, itu adalah penyiksaan yang sangat berat untukmu." Desisnya dingin penuh kemenangan. "Casandra giani, hmm. aku tunggu kedatangan mu, bagaimana cara kamu melakukan permainan yang menghancurkan hati keluarga xena." Desisnya tersenyum penuh kemenangan.
semoga aja ada cowo yg ngelebihin dari nicolas..hihihi..
untung aja belum ada perasaan ...
Thor kasihan kali tu natalia nya..
war kapan thor😄😄😄😄
semangat double up nya Thor... heheheeee😍😍😍😍
semangat thor 💪💪