NovelToon NovelToon
Diceraikan Suami Dinikahi Ceo Milyader

Diceraikan Suami Dinikahi Ceo Milyader

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Mertua Kejam / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Aisya harus menelan pil pahit, dua tahun pernikahan, ia belum dikaruniai keturunan. Hal ini membuat mertuanya murka dan memaksa suaminya menjatuhkan talak.

Dianggap mandul dan tak berguna, Aisya dicampakkan tanpa belas kasihan, meninggalkan luka yang menganga di hatinya.

Saat sedang mencoba menyembuhkan diri dari pengkhianatan, Aisya dipertemukan dengan Kaisar.

Penampilan Kaisar jauh dari kata rapi, rambut gondrong, jaket kulit lusuh, dan tatapan liar. Mirip preman jalanan yang tampak awur-awuran.

Sejak pandangan pertama, Kaisar jatuh cinta pada Aisya. Ia terpesona dan bertekad ingin menjadikan Aisya miliknya, memberikan semua yang gagal diberikan mantan suaminya.

Tapi, mampukah Kaisar meluluhkan hati Aisya yang sudah terlanjur hancur dan tertutup rapat? Atau apakah status dan cintanya yang tulus akan ditolak mentah-mentah oleh trauma masa lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

3 bulan kemudian...

"Bos, berhentilah menatap jendela kaca itu. Dia tidak akan memberikan jawaban di mana mbak Aisya berada," ucap Dhani.

Kaisar tidak bergeming. Tatapannya kembali kosong. Ia terpaku pada langit Jakarta yang mendung siang ini.

"Tiga bulan, Dhani. Tiga bulan dia hilang tanpa jejak. Bagaimana bisa seseorang menghilang begitu saja jika tidak ada yang menyembunyikannya atau atau dia memang sudah tidak ada di dunia ini?"

"Jangan bicara sembarangan, Bos. Saya sudah kerahkan informan sampai ke pelosok desa. Hasilnya nihil, semoga saja dia memang ingin memulai hidup baru. Mungkin dia sangat pintar bersembunyi," sahut Dhani sambil meletakkan berkas di meja kerja Kaisar.

"Aku merasa gagal. Dulu aku marah karena dia milik orang lain. Sekarang, setelah dia bebas, aku justru kehilangan dia sepenuhnya. Hati ini rasanya hampa sekali, Dhani. Lebih sakit daripada saat aku melihatnya dihina Marni dulu."

"Saya paham, Bos. Tapi mending sekarang Bos salurkan energi negatif itu ke hal lain," Dhani menyodorkan sebuah map merah. "Ini laporan yang Bos minta. Si Hendra itu, semenjak naik jabatan jadi Manajer berkat koneksi mertuanya, kelakuannya makin gila. Dia melakukan penggelapan dana proyek di cabang Bekasi. Dia pikir karena dia menantu Joko, dia tidak tersentuh."

Kaisar menyeringai dengan senyum dingin yang sangat mematikan. "Dia pikir dia raja hanya karena menikahi Rima? Dhani, kirimkan semua bukti itu ke pihak kepolisian dan audit internal. Tapi jangan langsung jebloskan dia ke penjara. Aku ingin dia dipecat secara tidak hormat terlebih dahulu, biar dia merasakan bagaimana rasanya menjadi sampah tanpa uang sepeser pun."

"Siap, Bos! Saya juga tidak sabar melihat wajah sombongnya itu jatuh ke tanah." Dhani tersenyum puas.

*

*

Sementara itu, di rumah Hendra, suasana sama sekali tidak mencerminkan pengantin baru yang bahagia. Ruang tamu yang dulu bersih dan rapi berkat tangan Aisya, kini berantakan dengan kotak-kantong belanjaan bermerek yang berserakan.

"Rima! Kenapa cucian menumpuk begitu?! Ibu lapar, kamu belum masak sama sekali?" teriak Marni dari arah dapur.

Rima keluar dari kamar sambil asyik mengikir kuku, mengenakan pakaian tipis yang sudah tidak terlihat menggoda lagi di mata Marni.

"Aduh, Tante... eh, Ibu! Jangan teriak-teriak terus kenapa sih? Aku ini baru pulang belanja, kakiku pegal. Kalau lapar ya pesan lewat ojek online saja, kan gampang!"

"Pesan lagi?! Uang belanja dari Hendra sudah kamu habiskan untuk beli tas itu kan?" Marni menunjuk sebuah tas yang masih dalam kotak. "Dulu Aisya jam segini sudah masak tiga macam sayur!"

Rima langsung menghentakkan kakinya ke lantai. "Aisya lagi! Aisya lagi! Kenapa sih Ibu selalu membandingkan aku dengan wanita mandul itu? Ingat ya, Ayahku sudah tidak ada, hartanya disita bank karena bangkrut! Aku ini cuma punya Hendra. Jadi jangan harap aku mau jadi pembantu di rumah ini!"

"Kurang ajar kamu ya!" Marni memegang dadanya yang terasa sesak. "Dulu kamu bilang kamu jago masak, kamu bilang kamu akan kasih cucu! Ini sudah tiga bulan, perutmu masih rata! Sama saja kamu dengan Aisya!"

"Ibu pikir bikin anak itu gampang?!" bentak Rima tanpa rasa takut. "Mungkin saja anak Ibu yang bermasalah! Dan soal masak, ya memang aku beli! Mana sudi aku pegang spatula panas-panas sampai kulitku rusak!"

Hendra yang baru pulang kerja dengan wajah kuyu mendengar keributan itu dari pintu depan. Ia membanting tas kerjanya ke sofa.

"Bisa tidak sehari saja jangan bertengkar?! Aku pusing di kantor, pulang-pulang malah dengar jeritan!"

"Hendra! Lihat istrimu ini! Dia berani bentak-bentak Ibu!" adu Marni sambil terisak palsu.

Rima tidak mau kalah, ia mendekati Hendra dan menarik lengannya. "Mas, Ibu kamu ini cerewet sekali! Dia minta makan ini-itu padahal aku capek. Mas, aku mau kita pindah ke apartemen saja. Di sini gerah, rumahnya sempit dan bau!"

Hendra melepaskan tangan Rima dengan kasar. "Pindah? Pakai uang apa, Rima?! Kamu pikir gaji Manajer itu tidak terbatas? Tabunganku sudah habis buat pesta pernikahan kita dan bayar cicilan kartu kreditmu!"

"Lho, kan kamu bisa ambil dari dana kantor lagi seperti kemarin?" bisik Rima tanpa rasa bersalah.

Hendra melotot, ia membekap mulut Rima. "Diam! Jangan bicara sembarangan!"

Hendra duduk di kursi, kepalanya terasa ingin pecah. Ia menatap Marni yang terus mengomel dan Rima yang bersikap manja namun egois. Dalam sekejap, ia merindukan ketenangan yang dulu diberikan Aisya. Merindukan aroma masakan rumahan yang hangat dan sambutan lembut tanpa tuntutan.

"Ya Allah... kenapa jadi begini?" gumam Hendra pelan.

Marni yang melihat Hendra melamun, kembali mengomel. "Hendra! Kamu dengar Ibu tidak? Ibu rindu masakan Aisya! Setidaknya dia dulu patuh, tidak seperti wanita ini yang kerjanya cuma menghabiskan uang!"

Rima yang emosinya sudah di puncak, mengambil gelas di meja dan membantingnya ke lantai.

Prang!

"Kalau mau aisya, cari saja dia di lubang semut! aku tidak peduli!" teriak Rima lalu masuk ke kamar dan membanting pintu.

Hendra menatap pecahan gelas itu, teringat saat Aisya menjatuhkan gelas karena terkejut melihatnya di hotel dulu. Penyesalan mulai merayap di hatinya, namun ia tahu, semuanya sudah terlambat. Ia telah menukar mutiara dengan kerikil tajam yang kini mulai melukai hidupnya sendiri.

*

*

"Bos! Saya baru saja mendapat info dari seorang pemilik panti asuhan di pinggiran kota Bandung. Ada wanita yang ciri-cirinya sangat mirip dengan mbak Aisya baru saja melamar jadi guru di sana. Namanya diubah menjadi Sarah."

Mata Kaisar langsung berbinar. "Siapkan mobil. Kita berangkat sekarang Dhani!"

Apakah benar itu Aisya? Dan apa yang akan dilakukan Kaisar saat melihat kondisi Aisya yang sekarang?

1
Ila Lee
minta petunjuk dari Allah SWT insyaallah jika kiasar benar jodoh MU doa MU di makbulkan Allah Aamiin ❤️❤️
Ila Lee
sosewet mas Kaisar terus melamar dan mahu di jadi pendamping hidupnya dengar Aisya sejak pertama kali bertemu Kaisar sudah mencintai walaupun waktu itu kau isteri Hendra berengsek jantan keparat 😡😡😡
Ila Lee
pak Kaisar yg terus mencari MU Aisya orang yg sangup terluka kerana me boling MU dan orang yg mencintai dalam diam❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Ila Lee
semoga Sarah itu adalah Aisya Thor kasihan Kaisar MCM orang gila kerana terus mencari Aisya cinta itu buta Thor kerana cinta orang boleh jadi gila🤣🤣🤣🤣🤣
Leny Wijaya
Sholat minta petunjuk aisya kemana hatimu akan brlabuh😃😃moga jawabnya ada pada kaisar👍👍😃
Lilik24
selalu adalah kalau utk Mas Kaisar😍😍😍
zhelfa_alfira
akhirnya setelah babang kai galau selama 3 bulan kini sudah bertemu sama pujaan hati...
Leny Wijaya
eng ing eng kaisar bertemu aisya moga aisya mau balik ke jakarta bersama kaisar👍👍👍
partini
emang ganti nama Thor
apa Sarah nama tengah belakang atau samping 🤣
Senjakala: Nama samaran mak wkwk
total 1 replies
Huri Fah
Terima dong sarah, kasian bujang karatan 🤭
Senjakala: /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
sunshine wings
kalo udah jodoh.. takdir akan mempertemukan dimana saja.. di kutub utara mas Kaisar akan sampai.. ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Wulan Sari: betul say setuju banget semoga bisa bersama ya 🤲
total 1 replies
sunshine wings
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻❤️❤️❤️❤️❤️
Leny Wijaya
Yes akhirnya nanti aisya brtemu kaisar lagi yg dulu menolongnya😃dah gk sabar nunggu bab lanjutan👍
Ila Lee
semoga kiasar cepat ketemu Aisya ya 😍😍😍😍
Ila Lee
pergi Aisya maruahmu telah diinjak 2 oleh suami yg kamu hormati hanya kerana wanita lain 😭😭😭😭😭
Ila Lee
pergi lh dari rumah yg seperti neraka yg penting bercerai dulu dari Hendra jantan pengecut dayus tidak kuat imannya digoda sikit terpedaya 😡😡😡😡😡😡
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Opi Sofiyanti
y iyalah msh rata.. orng yg mandul kan ank kamu.... 😁😁😁
Opi Sofiyanti
lah udh nikah wae ajaaaa.... 😜😜😜
Opi Sofiyanti
lah 3 bln apa 3 hr??? 😂😂😂
Senjakala: Angap aja gak nemuin pas di mobil kak wkwk
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!