NovelToon NovelToon
Love Scandal 2

Love Scandal 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Seorang gadis polos kehilangan harta warisannya akibat kelicikan saudara tiri, ia dipaksa menikah dengan seorang pria dari keluarga perwira tinggi, namun pria tersebut pergi di hari pernikahan hingga akhirnya adik pria tersebut yang notabene seorang duda harus menyelamatkan nama besar keluarga dengan menyembunyikan identitas aslinya. Ayah gadis itu pun seorang tentara tapi seolah tak pernah menyayanginya.

Saat tau kabar kabur tentang identitas pria tersebut. Ibu tiri gadis itu menyesal dan iri setengah mati.

Kesakitan yang di alami gadis itu membuatnya trauma hingga sangat waspada dan sulit percaya. Kini pria tersebut harus berjuang sekuat tenaga untuk menembus tembok pertahanan hati istrinya yang selalu berpura-pura di balik tingkah randomnya, padahal ia tidak tau.. siapa pria yang bersamanya saat ini.

SKIP bagi yang tidak tahan dengan KONFLIK.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Aturan Kapten Reigar.

Di malam ini, saat Jilly dan Mama Niken sedang menikmati segala jenis makanan dengan lahap, tapi pemandangan berbanding terbalik nampak dari Pak Rinto dan Bang Reigar yang bersandar lemas pada kursi teras rumah dinasnya.

"Istirahat kalau capek, Pa." Kata Bang Reigar.

"Aman. Yang seperti ini selalu Papa alami bahkan saat hamilmu dulu."

Bang Reigar melirik Papanya. Mendengar kata hamil saja rasanya sudah sangat membuatnya muak, apalagi saat mengingat dirinya akan kembali menjadi seorang kakak dalam usianya yang sudah sangat pantas di panggil 'Papa'.

"Tapi, nggak biasanya kau pucat begitu??"

"Nggak tau, Pa. Masuk angin barangkali, dari kemarin rasanya pusing, tadi malam muntah." Jawabnya ringan.

"Istrimu sudah telat haid?" tanya Pak Rinto.

"Waktu nikah itu haid, Pa. Sekarang juga baru beberapa hari. Mana tau 'telat' atau tidak." Rasanya Bang Reigar malas menganggapi Papanya.

"Baang, ada bubur kacang hijau mix ketan hitam nggak disini?? Jill sama Mama, mauu..!!" Pinta Jill yang entah sejak kapan berada disana.

"Tunggu sebentar, nanti biar Danu belikan..!!" Janji Bang Reigar.

Jill mengangguk, rona wajahnya begitu bahagia saat keinginan nya seakan menjadi prioritas bagi Bang Reigar.

***

Malam nyaris menjelang pagi, Bang Reigar tersentak dan bangun dari tidurnya. Setelah memberikan bubur kacang dan ketan hitam tadi, ia tertidur di sofa.

"Jill..!!!!!" Bang Reigar beranjak hendak menuju kamarnya, tapi betapa kagetnya ia saat melihat Jill terkapar di ruang tengah. "Astaghfirullah, deekkk..!!!!"

Jantung Bang Reigar serasa terlepas dari raga, tapi saat melihat semut sudah mengerubungi rambut sang istri yang masuk ke dalam sisa kuah di mangkok bubur.

"Apa-apaan ini, dek??? Kamu tidur???"

Mendengar suara Bang Reigar, Jill sangat kaget, tapi lebih kaget lagi saat melihat banyaknya semut sudah merambat pada tubuhnya.

"Aaaaa.. Kenapa badan Jill banyak semutnya???"

"Kenapa kamu makan sampai ketiduran????" Tegur Bang Reigar. "Ayo mandi sekarang..!!!!" Ajak Bang Reigar.

"Nggak mau, dingiiiiinn..!!!! Tapi gataaall..!!!" Kata Jilly.

"Abang temani." Bang Reigar menggandeng tangan Jilly menuju kamar mandi.

Mau tidak mau Jilly mengikuti Bang Reigar untuk mandi.

:

Mandi, hanya mandi saja yang mereka lakukan karena hari memang sangat dingin menusuk kulit hingga menembus tulang. Jika bukan karena semut, mungkin mereka masih tetap nyaman berada dalam peraduan.

Di dalam selimut mereka yang tebal di dalam kamar, mereka saling memeluk memberi kehangatan.

"Masih dingin, dek? Mau yang anget?" Bisik Bang Reigar.

Jilly mengangguk pelan.

...

Upacara kenaikan pangkat sedang berlangsung. Wibawa pria yang baru saja naik pangkat menjadi seorang Kapten itu kini meningkat seratus persen. Jika kemarin wajah 'Kapten' Reigar terlihat pucat, kini Ibu Jill Reigar yang nampak begitu pucat dan lemas hingga make up pun tidak bisa menyelamatkan wajah pucat itu.

Pak Rinto ikut turun tangan sebagai tamu kehormatan mengikuti setiap prosesi. Beliau kemudian dengan usil mengguyur 'bagian tubuh terpenting' Kapten Reigar sebelum membasahi puncak kepalanya dengan air kembang.

"Yang pintar sedikit kau, Kapten. Bakat bikin anak atau tidak? Mudah-mudahan cepat punya anak." Goda Pak Rinto sambil kembali mengguyur lagi.

Mendengar ejekan Papanya jelas Bang Reigar merasa jengkel tapi saat ini mereka sedang melaksanakan prosesi upacara kenaikan pangkat, ia pun harus menjawabnya dengan formal pula.

"Siap, Komandan. Terima kasih do'anya." Jawabnya. Tapi saat Pak Rinto mengguyur bagian kepalanya, mulutnya pun tidak bisa tenang. "Bikinnya mah terus, jadinya ini.... Yang nunggu ACC dari Tuhan."

Pak Rinto tersenyum geli kemudian mengusap puncak kepala putranya. "Semoga kenaikan pangkat mu ini menjadikanmu pemimpin yang selangkah lebih bijaksana." Setelah itu Pak Rinto menghampiri menantunya yang berdiri tepat di belakang Bang Reigar, berpanasan terkena sorot cahaya matahari pagi. "Selamat, sayang. Jangan lelah mendampingi suamimu di manapun berada, ya."

"Iya, Pa. Terima kasih." Jawab Jilly.

"Duduklah sama Mama, wajahmu pucat terkena panas." Kata Pak Rinto kemudian bergeser menuju putranya yang lain, Bang Rakit. Hal yang sama pun di lakukan. "Cepat laku, sampai umur berapa nih nganggur begitu????" Ledeknya.

"Ckck.. Kalau nggak lagi upacara.. Gelud yuk, Pa." Bisiknya.

Kini giliran Jilly yang mengguyur tubuh Bang Reigar dengan hati-hati. "Pangkat ini, bukan untuk menakut-nakuti anggota, jadilah tempat bersandar yang bijaksana, jadilah pimpinan yang bisa menjadi teladan, juga jadilah suami yang melindungi anak istri di manapun berada."

Ucap sang istri begitu ringan terdengar di telinga Bang Reigar namun maknanya begitu dalam menyentuh perasaan apalagi melihat Jill yang amat jarang bersikap dewasa di hadapannya.

"Terima kasih, sayang. Semoga.............."

"Hhkkk.." Jilly menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan.

"Kenapa, dek?? Waduhhh. Masuk angin ya?" Bang Reigar hendak beranjak tapi Jilly malah terhuyung lemas. Bang Reigar segera berdiri dan memegang kedua bahu sang istri. "Buu.. Tolong bantu istri saya untuk duduk. Pakaian saya basah."

Setelah Jilly duduk dekat dengan Mama Niken, Bang Reigar keluar dari barisan dan segera berganti pakaian loreng.

...

Bang Reigar benar-benar tidak mempedulikan acara panggung prajurit karena begitu mencemaskan Jilly. Detik berganti membuat ekpresi wajah cantik itu ikut semakin memucat. Ia berjongkok di hadapan Jill yang bersebelahan dengan ibu-ibu yang lain, menyodorkan jus semangka berharap agar kondisi Jilly istri cantiknya bisa segera pulih.

"Mau ganti susu jahe??" Tanya Bang Reigar cemas. "Atau kita pulang saja?? Abang balurin minyak angin, yuk..!!" Ajaknya tak tega melihat keadaan Jilly.

"Nggak usah, Jill nggak apa-apa. Mungkin..........."

"Mungkin apa?? Kalau nggak enak badan lebih baik pulang saja, nggak usah di paksa. Siapa yang berani menegurmu, biar Abang tegur balik????" Omel Bang Reigar.

"Bukaan.. Mungkin karena Jill mau haid, ini tiba-tiba ada fl*k." Jawab Jilly pelan.

"Fl*k?????? Lho.. Bukankah sekarang masih jauh dari tanggal haidmu??"

"Abang ingat??" Tanya Jilly heran.

"Ya memang wajib ingat, bagaimana sih kamu??"

"Ijin, Dan.. Ini sandal ibu." Prada Garo menyerahkan sandal milik Jilly pada Bang Reigar.

"Baang, nggak boleh pakai sandal kalau pakai seragam ini." Kata Jilly.

"Siapa yang tidak perbolehkan dalam keadaan darurat, opti lain bisa di pakai dan tidak perlu baku. Kalau istri sakit begini langgar saja, untuk apa meributkan atribut." Jawab Kapten Reigar tegas.

.

.

.

.

1
Tanti
lekas sehat mba Nara, semangatt👍💪💪
Dwi Juteck0204
Di tunggu kelanjutannya Mbk Nara💪
dyah EkaPratiwi
ditunggu selalu karyawannya kak
Maysuri
sudah ad kejelasan y thor....
Tanti
sekarang smua sdh clear
lanjut mba Nara💪💪
Tanti
tanda-tanda😄😄😄
Tanti
Kayaknya Jilly hamil niii..🤭
Maysuri
ada titipan dr allah itu bangg rey...
dyah EkaPratiwi
ngidam ya bang reigar
Maysuri
ngambek aj jill...
Tanti
ayo Jill...rayu terusss sampe emosi bang reigar turun🤭
lanjut mba Nara
Ana
soalnya si reina ini HAMA betul dy🤣🤣🤣
Tanti
mba Nara .. bikin diriq penasaran😭
Ana
Lanjt thor....
semoga reina anak org lain....Amin🙏
Maysuri
penasaran thor.....lanjut
Maysuri
spotnya bagus nih....semangat mbak nara..💪💪
Tanti
suka deh....mba Nara pst suka bikin teka teki...👍👍👍makin tambah penasaran
dyah EkaPratiwi
apa benar anak papa rinto
Tanti
Reina...reina...tobato yoooo
Bang Huda sabar yaaa...
Tanti
weesss no coment bang🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!