seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 33
Setelah percakapan dengan dia sahabat nya Aira pun pulang kerumah,masih dengan memikirkan ajakan teman nya antara mendaftar di dua sekolah itu.
Saat sampai di rumah Aira pun segera memasukkan motor nya kedalam rumah,lalu ia masuk kedalam kamar dan berganti pakaian,dan setelah nya Aira makan
Saat Aira makan tiba-tiba datang ibu nya dari depan dan menghampirinya Aira.
"Bagaimana pengumuman nya"tanya Eka
"Alhamdulillah bu Aira lulus"jawab Aira
"Alhamdulillah,ibu senang dengar nya jadi apa sekarang kau sudah memutuskan akan mendaftar di sekolah mana"tanya Eka pada Aira
"Hem Aira ingin di sekolah yang sama dengan ana dan Santi" jawab Aira
"Memang nya mereka akan mendaftar di sekolah mana" tanya Eka
"Mereka bilang akan mendaftar di sekolah SMK Garuda dan SMA bina bangsa"ucap Aira
"Hmm baiklah,tapi sekolah swasta pasti akan banyak nanti pembayaran nya , tapi kalau memang kamu mau melanjutkan di sana ibu minta tolong fokuslah sekolah kau harus tau bagaimana keadaan kita"ucap Eka dengan penuh peringatan
"Iya aku tau bu dan aku tidak akan lupa "jawab Aira namun tidak dengan hati nya
Kau selalu mengatakan hal seperti ini bu tapi kau tak pernah sekalipun bertanya apa yang aku rasakan selama di rumah ini,rumah yang kata orang adalah sebagai surga tapi bagiku rumah ku adalah neraka,,dimana aku selalu merasa ketakutan,aku tertekan ,bahkan aku selalu menyembunyikan luka ku dan menutupi nya dengan cara terus tersenyum seakan tidak terjadi apa-apa. Andai kau tau bu aku sudah sangat lelah aku benci dengan ketidak berdayaan ku.
Aira hanya mampu terdiam dan tak pernah bisa mengungkapkan apa yang ingin dia tanya kan,ia selalu tak pernah di beri kesempatan untuk mengatakan banyak hal.
Setelah percakapan itu Eka pun meninggalkan Aira , dan Aira hanya mampu melihat punggung ibu nya yang kian menjauh tak terlihat di ambang pintu
Huffff
Aira pun menghela nafas panjang,ingin sekali ia menangis berkeluh kesah namun ia tak punya tempat ternyaman untuk itu semua,ia selalu menyemangati diri nya sendiri apapun yang terjadi,,,bahkan terkadang ia lupa bagaimana cara nya menangis.
Aira pun bangkit dari kursi nya dan menuju kamar nya,ia membuka ponsel nya untuk mengalihkan semua pikiran dalam kepalanya.
.
.
.
.
Kini hari di mana Aira akan mendaftar sekolah pun tiba,pagi pagi sekali Aira,Ana,dan santi telah bersiap dengan pakaian yang rapi . Setelah nya mereka pun berangkat menggunakan motor mereka masing masing, hampir 30 menit di perjalanan kini ketiga nya telah sampai di sekolah SMK Garuda
Mereka memarkirkan motor nya di area yang sudah di sediakan pihak sekolah untuk peserta didik baru yang mendaftar, ada banyak sekali yang mendaftar karena hari ini adalah hari pertama di buka nya pendaftaran.
Aira dan dua teman nya kini menuju ke arah lobi sekolah di mana di sana telah ada panitia yang mendata, mereka pun mengambil formulir dan mengisi nya sesuai data mereka masing masing. Dan dimana saat pemilihan jurusan Aira pun bingung harus memilih yang mana karena memang ia tak memikirkan jauh hari harus memilih jurusan apa. Aira pun lalu bertanya pada Santi yang berada tepat di sebelah nya
"Santi kau mau mengambil jurusan apa"tanya Aira pada Santi
"Entahlah aku juga bingung,sebelumnya aku juga gak memikirkan ini hehehe"jawab Santi sembari terkekeh pelan
"Aduh kau ini,kita memang besti ya kan segala nya pasti sama hehe"ucap Aira sambil terkekeh juga
"Kau benar,jadi bagaimana ini kita mau pilih jurusan apa"tanya Santi
"Entahlah,coba tanya ana"jawab Aira karena tepat duduk ana 2 bangku dari mereka
"Baiklah"
"Ana kau mau mengambil jurusan apa"tanya Santi
"Aku juga tidak tau,tapi mungkin aku akan memilih jurusan akuntansi "jawab ana
"Apa kau yakin,tapi nanti semua pelajaran nya hitung hitungan "jawab Santi
"Tidak apa lah,lagian kita bisa mendaftar di sekolah lain,memang nya sudah pasti kalo kita akan keterima di sekolah ini"jawab ana
"Hemm benar juga baiklah"jawab Santi
"Bagaimanapun kata ana"tanya Aira
"Dia bilang akan memilih jurusan akuntansi,jadi apa kita akan sama"tanya santi
"Entahlah,aku takut nanti malah tidak sesuai kemampuan ku,kau sangat tau bahwa aku sangat tidak suka berhitung kan"jawab Aira
"Lalu bagaimana "tanya Santi
"Hmm yaudah lah kita sama aja "jawab Aira
"Apa kau yakin "jawab Santi
"Iya ayo"ajak Aira
"Baiklah kita pilih akuntansi"jawab Santi setelah nya mereka pun mengumpulkan lembar formulir serta syarat syarat yang harus di kumpulkan mendaftar
Di sekolah SMK Garuda ada 4 jurusan yaitu , Akuntansi, Perkantoran,Marketing,dan Tata busana
Bukan karena mereka tidak mempunyai pendirian namun memang sedari kecil mereka selalu bersama jadilah hingga memutuskan sekolah serta jurusan apa mereka selalu kompak.
Setelah selesai mereka pun sebenarnya ingin berkeliling are sekolah sambil melihat-lihat namun saat mereka melihat sekitar sangat ramai akhir nya mereka pun memutuskan untuk pulang saja , sekolah SMK Garuda memang tidak terlalu lebar jika di sekolah lain lapangan terletak di tengah area sekolah maka tidak dengan SMK Garuda tersebut,SMK Garuda memiliki 2 lantai Karena memang tidak ada nya lahan yang luas.
Mereka bertiga pun memutuskan kembali ke perkiran nya namun saat sampai di sana ana mengajak Santi dan Aira untuk memori membeli minuman terlebih dahulu karena semenjak tadi ia sangat haus, akhir nya merek pun berjalan menuju kantin dan membeli minuman serta jajanan yang tersedia di kantin.
"Ahhh segar nya"ucap ana
"Jadi bagaimana rencana kalian apa akan tetap mendaftar di sekolah SMA bina bangsa"tangan Aira sambil membuka tutup botol minuman nya
"Hemm entahlah,mungkin iya siapa tau kita bisa di terima di sekolah itu"ucap Santi
"Apa kau yakin,kok aku kurang yakin ya kau tau sendiri sekolah itu selalu banyak membuang murid banyak yang tidak ketrima"ucap Aira
"Udahlah jangan berfikir yang tidak-tidak kita usahakan dulu bagaimana"ucap ana
"Iya benar jangan berfikiran buruk dulu"jawab Santi
"Yaya baiklah"ucap Aira yang sebenarnya sudah ada feling bahwa mereka tidak akan ketrima di sekolah elit itu
"Baiklah ini sudah makin siang lebih baik sekarang kita pulang"ajak Santi
"Yasudah ayo"jawab Aira
Mereka pun akhir nya meninggalkan area kantin dan menuju tempat dimana mereka memarkirkan motor nya,saat sampai di parkiran ternyata motor mereka tidak bisa keluar karena terhimpit oleh sepeda motor yang lain,,akhir nya setelah beberapa menit mereka pun bisa keluar parkiran dan segera menuju rumah.