Slavic yang frustasi karena ingin memiliki anak perempuan demi bisnis namun yang dia dapatkan malah laki-laki terus sedangkan Karen sang Istri yang ingin menjadi istri utama dari Suaminya membuatnya memanggil iblis dari buku ilmu Hitam yang dia beli dari Occult Shop untuk mendapatkan anak perempuan yang hasilnya mengandung dan melahirkan sepasang anak kembar berupa seorang anak laki-laki tampan namun albino dan seorang anak perempuan biasa yang cantik dan mereka diberi nama Keita dan Keira.
Namun, Slavic yang merupakan seorang dokter di bidang kecantikan memandang rasis Keita sebagai anak yang tidak sempurna apalagi dia sudah cukup dengan banyak putra dan hanya ingin putri ditambah kebenciannya terhadap adiknya yang juga Albino terus mendapatkan perhatian dari orang tuanya sehingga ia membunuh putranya setelah lahir.
Namun perbuatannya mendapatkan konsekuensi yang akan memberikan sebuah petaka yang akan datang menghampiri mereka dan sekitarnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part Twenty Seven : Unforgiven
Hari itu, Kenzo telah dilarikan ke rumah sakit akibat jatuh dari tangga.
Untungnya, Kenzo hanya mengalami keretakan tulang di lengan kirinya, dan patah tulang kaki kanannya.
(𝙲𝚒𝚑, 𝚔𝚞𝚔𝚒𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚝𝚒 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚊𝚔𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚘𝚛𝚘𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚓𝚊𝚝𝚞𝚑.
𝙼𝚞𝚗𝚐𝚔𝚒𝚗𝚔𝚊𝚑 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚊𝚔𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚘𝚛𝚘𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚞𝚊? )
💬tidak kusangka dia beruntung walaupun memakai kursi roda tapi statusnya hanya sementara saja...
Jujur saja, aku ingin dia mengalami nasib yang sama denganku, Seperti yang dia lakukan 9 tahun yang lalu...
dalam tubuh Keira, Keita mengeluh dalam pikirannya saat mereka mendengar cerita antara pembantu "A" dengan pembantu "C" dan Keira menghiburnya dalam pikirannya.
dan Keira?
ia sedikit kecewa Kenzo tidak mengalami kelumpuhan melainkan hanya retak dan patah tulang saja walaupun, dia tidak peduli Kenzo hidup atau mati.
Mungkin, jika orang tahu pasti banyak yang beranggapan bahwa Keira itu jahat karena berpikir jahat terhadap saudaranya bahkan mencelakainya...
namun...
Daripada menghujatnya, tidak adakah yang memikirkan perasaannya yang hancur saat ia tidak lagi dicintai karena cacat?
tidak adakah yang memahami perasaannya yang difitnah saudaranya untuk kesalahan yang tidak dia perbuat sama sekali atau pelampiasan kemarahan sang ayah saat melihatnya sebagai anak yang tidak berguna?
Tidak adakah yang memahami betapa terlukanya dirinya saat ibunya berpaling darinya tanpa melihatnya sedikitpun?
Semua anak ingin menjadi sempurna dimata orang tuanya akan tetapi, apakah cinta dari orang tua harus diukur dengan kesempurnaan seorang anak dimana semakin sempurnanya anak, semakin besar cinta orang tua kah?
Sebenarnya, sejak kapan kesempurnaan menjadi syarat mendapatkan cinta dari orang tua?
Sebenarnya, apa arti kesempurnaan bagi orang tua?
Keira yang masih diusia anak-anak tidak bisa memahami pikiran orang tua kandungnya itu.
Yang dia pahami cuma satu yaitu, Anna tidak pernah memandang rendah fisiknya... Saat ia jatuh kedalam jurang kesedihan, Anna dan triplets yang mengulurkan tangan menariknya dari sana. .
Bahkan, mereka berempat lah yang membuatnya selalu tersenyum sehingga ia menganggap mereka bagaikan mentari yang menghangatkan tanah yang dingin.
Dari mereka Keira belajar bahwa hubungan keluarga tidak dipandang dari hubungan darah yang mengalir...
Dari mereka Keira bisa merasakan cinta tanpa pamrih dan tulus.
disaat kelahirannya hanya karena sebuah alasan egois, Anna dan triplets tidak memikirkan alasan mengapa tidak mencintai anak yang memiliki hubungan tiri dengan mereka.
Jadi...jika melindungi Anna, Andy, Arga dan Alfa harus membuatnya menjadi jahat, biarlah dirinya menjadi jahat.
Lagipula seseorang menjadi jahat berasal dari orang baik yang tersakiti, bukan...?
" apakah kau memikirkan sesuatu Keira?" panggilan Arga membuyarkan lamunan Keira.
" yah... ibu lama keluar, begitu juga dengan kak Andy dan kak Alfa".Saat Keira cemberut, membuat Arga tersenyum geli karena ia merasa Keira sangat lucu saat cemberut.
"sabar ya sayang. Sebentar lagi mereka akan siap kok. Apakah kamu gak sabar untuk pergi ke rumah paman Sandy untuk ketemu si dia,ya? hayoo? " dengan isengnya Arga menggoda Keira.
" idih, kakak ini. tentu saja gak sabar untuk bertemu dengan paman Sandy dong". Keira salah tingkah dan pipinya bersemu merah saat ia digoda oleh Arga.
"hooo~ gak sabar bertemu dengan paman Sandy ternyata".Arga tahu Keira tidak jujur namun ia memilih mengiyakan aja.
(𝙳𝚒𝚊?𝙰𝚑! 𝚖𝚊𝚔𝚜𝚞𝚍𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚊𝚔 𝙰𝚛𝚐𝚊 𝚜𝚒 "𝚍𝚒𝚊" 𝚒𝚝𝚞 𝚢𝚊?) Pada saat itu, Keita paham ketika melihat Keira salah tingkah dan karena mereka satu tubuh, dia bisa merasakan detak jantung Keira berdegup kencang seperti tanda genderang mau perang dan perasaan berbunga-bunga.
Ah! apa yang kau bicarakan, Keita?
Keira masih menolak untuk mengakui yang dimaksud.
"Keira".
Cih! dan perasaan itu langsung hilang saat Karen yang bersiap pergi menghampiri mereka.
(𝙼𝚊𝚞 𝚔𝚞𝚐𝚊𝚗𝚝𝚒 𝚔𝚊𝚗? ) Keita menawarkan diri saat tahu Keira malas meladeni jalang bohay itu.
💬tolong ya, Keita. dan Keita kembali mengambil kendali tubuh Keira.
"apa? " Keira membalas secara datar dan tidak memandang ibunya itu.
(𝙹𝚞𝚓𝚞𝚛 𝚍𝚎𝚑, 𝚒𝚋𝚞 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚐𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚊𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚌𝚞𝚔𝚞𝚙 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚢𝚊? 𝚖𝚊𝚜𝚊 𝚔𝚎 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚙𝚊𝚔𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚓𝚞 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚝 𝚐𝚒𝚝𝚞.
𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚐𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚕𝚒, 𝚋𝚎𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚋𝚘𝚒𝚗𝚐-𝚋𝚘𝚒𝚗𝚐𝚢𝚊 𝚗𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚕𝚊. 𝙼𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚐𝚊𝚔 𝚔𝚑𝚊𝚠𝚊𝚝𝚒𝚛 𝚝𝚞𝚑 𝚙𝚊𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚕𝚎𝚙𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚊𝚍𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚝𝚊𝚕𝚒 𝚐𝚒𝚝𝚞? )
💬aku juga heran dengannya (-_-). Sudah tahu cuacanya lagi dingin di musim gugur, bukannya pakai pakaian hangat malah pakai pakaian sexy.
Apalagi dia pergi kerumah sakit masa pakaiannya begitu?
aku berharap tidak ada manula terkena serangan jantung melihatnya berpakaian begitu.
(𝙰𝚔𝚞 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚍𝚒𝚊 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚞𝚜𝚒𝚛 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚜𝚊𝚙𝚝𝚊𝚖 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚔𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎 𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚊 𝙿𝚂𝙺.
𝚜𝚎𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚘𝚗𝚝𝚘𝚑𝚒 𝚒𝚋𝚞 𝙰𝚗𝚗𝚊 𝚝𝚞𝚑. 𝚂𝚘𝚙𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚙𝚊𝚔𝚊𝚒 𝚙𝚊𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚜𝚒𝚖𝚗𝚢𝚊.
𝚍𝚊𝚗 𝚓𝚞𝚓𝚞𝚛 𝚜𝚊𝚓𝚊, 𝚊𝚔𝚞 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚋𝚎𝚍𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚒𝚋𝚞 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊, 𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 PSK).
💬ngomong-ngomong... PSK artinya apa😶?
𝙿𝚂𝙺 𝚒𝚝𝚞 𝚊𝚛𝚝𝚒𝚗𝚢𝚊... 𝙿𝚎𝚛𝚎𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚂𝚘𝚔 Kaya😅 Satu lagi white lie dari Keita.
" Mau pergi kemana? " Karen bertanya dengan suara lembut saat melihat Keira dan Arga memakai jaket dipadu dengan celana jeans hitam dengan sepatu boots tali.
Pada saat itu Arga menyadari pertama kalinya wanita itu bertanya dengan nada lembut. Biasanya, nada datar, malas dan ketus selalu keluar dari mulut wanita itu.
"Mau kemana Keira dengan kakak-kakak dan ibu bukan urusanmu, ibu Karen".
Anak ini? aku kira jika bertanya lembut dia akan senang karena sudah lama sekali aku tidak menganggapnya sebagai putriku.
tapi ternyata malah kurang ajar. sejak kapan mulai melawan? pikir Karen namun memilih tidak memikirkan hal itu sekarang.
" ibu mau kerumah sakit menemui ayah dan kakakmu. Bagaimana kalau kau ikut? "Karen mengajak Keira ikut bersamanya menjenguk Kenzo.
Huh!
tidak salah nih? dulu saat Keira dirumah sakit, kau tidak menjenguknya sama sekali.
Sekarang saat anak itu jatuh dari tangga akibat kecerobohannya sendiri malah mengajak Keira. Pikir Arga.
Saat mendengar Karen ingin mengajak Keira, pada saat itu Keita tertawa karena ia menganggap Karen memberikan sebuah lelucon yang payah.
"huh? ibu Karen mengajakku kerumah sakit??
Keira kira ibu mau mengajakku ke rumah bordil karena pakaian ibu mengingatkan Keira pada PSK di film-film".saat mendengar hinaan itu, wajah Karen menunjukkan kemarahan namun ia memilih menahan amarahnya sedangkan Arga yang mendengarnya terkejut dan ingin tertawa namun ia menahan tawanya keluar sehingga ia pun memilih tidak menghentikan Keira.
💬Hei, Kelihatannya dia marah.
Apakah karena dia marah disebut sok kaya padahal dia memang berasal dari keluarga kaya ya?
tapi kenapa Keira merasa ibu Karen sangat terhina saat kau menyebutnya PSK???
dan dari film apa yang kau maksud? Keira yang polos kembali bertanya dalam pikirannya.
(𝙽𝚐... 𝚖𝚞𝚗𝚐𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚊 𝚖𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚖𝚙𝚒𝚕𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚢𝚊 palsu💦
𝚍𝚊𝚗 𝚏𝚒𝚕𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚞 𝚖𝚊𝚔𝚜𝚞𝚍... 𝙽𝚐... 𝚏𝚒𝚕𝚖... 𝚋𝚊𝚛𝚊𝚝.) dan Keita mencoba membohongi Keira lagi demi kebaikannya.
Woah, Keira ingin sekali menonton film barat.
tapi, Keira hanya dibolehin nonton kartun doang sama ibu Anna dan kakak-kakak triplets karena Keira dibilang belum cukup umur.
Keira iri😗 untuk pertama kalinya Keira merasa iri terhadap Keita tanpa dia ketahui Keita membohonginya untuk menjaga kepolosan Keira.
" jaga bicaramu".kata Karen mengingatkan sembari menahan amarahnya.
"Habis, pakaian ibu sangat tidak cocok untuk berkunjung ke rumah sakit makanya Keira sangat ragu Anda benar-benar mau kerumah sakit atau tidak.
selain itu, mengapa Keira harus ikut mengunjungi orang-orang yang telah jahat seperti ayah kak Kenzo dan pergi bersama anda yang juga jahat sama Keira? ibu Karen masih waras?
atau ketat ibu Karen telah mempengaruhi udara dalam paru-paru menuju ke otak?"Hati Karen merasa tertusuk saat Keira menekankan jahat padanya, ayahnya dan kakaknya.
Itu sungguh hal yang lucu dirasakan wanita itu saat ia ikut disebut orang jahat oleh putri yang telah ia abaikan.
"dia kakak kandungmu,Keira. Seharusnya kau menjenguknya bersama dengan keluargamu daripada pergi bersama mereka yang tidak jelas ke tempat yang tidak jelas".
" Hei! -" Arga ingin membalas kata-kata yang meluncur dari bibir wanita itu namun Keita mencegahnya sembari tersenyum saat melirik kearah Arga lalu senyuman itu menghilang saat ia menatap Karen.
"anda lucu. Sampai kapan anda memberikan lelucon payah itu? "
"apa? "
" anda mengatakan seharusnya aku mengunjunginya karena dia kakakku, bukan?
bagaimana denganku?!
saat Keira berada dirumah sakit...
saat Keira berjuang hidup dan mati di meja operasi...
saat Keira mengalami kenyataan bahwa Keira tidak bisa berjalan lagi, KALIAN BERTIGA ADA DIMANAAA!? JAWAB! "Keita itu bertanya dengan suara lantang sambil melemparkan sebotol air tepat di lutut kiri Karen sehingga wanita mendadak jatuh berlutut saat botol air itu mengenai lututnya sehingga kali ini tatapannya sama dengan tinggi Keira yang duduk di kursi roda.
" AKU TANYA, KALIAN ADA DIMANA SAAT KEIRA DIRUMAH SAKIT, HUH!? "
"sabar sayang". Arga mencoba menenangkan adiknya yang terbakar emosi sedangkan Karen tidak dapat menjawab pertanyaan yang penuh dengan emosi putrinya sendiri.
dan dia sangat terkejut melihat putrinya semarah itu terhadap dirinya, Slavic dan Kenzo bahkan pembantu "A" dan "C" juga terkejut mendengar kemarahan nona yang mereka kucilkan
" anda memintaku mengingat kalian bertiga sebagai keluarga, sedangkan aku saja tidak dianggap keluarga oleh kalian bertiga.
ini tidak adil untuk Keira!! "
"kei-"
" Aku belum selesai bicara padamu! jangan memotong pembicaraan orang lain".Keita mencegah Karen membalas kata-katanya dengan alasan bodoh untuk membela tindakan yang dilakukannya selama ini terhadap Keira.
"Orang-orang yang kau anggap tidak jelas, justru merekalah keluarga Keira yang sebenarnya.
Saat Keira mengalami saat terpuruk dalam kehidupan Keira, ibu Anna dan kakak-kakak triplets yang selalu berada disisiku.
dari Keira masih bayi...
dari Keira bisa jalan pertama kalinya...
bahkan dari Keira kehilangan kemampuan Keira berjalan...
Merekalah yang selalu ada untukku, menghiburku, melindungiku dari kemarahan dan fitnah Kenzo.
Tapi anda? apa yang sudah anda lakukan untukku selain melahirkanku dan membuatku alergi terhadap udang?
apakah anda pernah menghiburku?
apakah anda pernah melindungiku?
apakah anda pernah membelaku?"
"Keira... ibu mengabaikanmu demi dirimu nak? "Karen mengatakannya dengan mata berkaca-kaca dan mencoba menggenggam tangan putrinya namun Keita menepis tangan itu.
" demi diriku atau dirimu sendiri? jangan lupa anda tidak peduli saat "B" mencoba menaruh udang di sup yang ditujukan untukku semalam".kali ini Karen benar-benar bungkam saat Keita menolak alasan lemah itu. Keita dan Keira cukup tahu Karen mementingkan dirinya sendiri, tidak pernah menjadi ibu untuk Keira.
" Keira... ibu... ".
" cukup!! Keira tidak mau mendengarkan apa yang ingin anda katakan.
Bagiku, ibuku hanya satu yaitu ibu Anna, dan kakakku hanya kak Andy, kak Arga dan kak Alfa.
mengenaimu, Keira tidak akan pernah menganggap dirimu sebagai ibuku dan aku tidak akan memaafkanmu! tidak akan!! "
ada ibu anna lho...