NovelToon NovelToon
Setelah Perpisahan

Setelah Perpisahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Single Mom
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: #kupunyacerita

Antara Arkananta Pradipta dan Leana Anastasya.
pertemuan kembali setelah belasan tahun berpisah mengungkap berbagai rahasia.
sepasang mantan suami istri yg sama-sama msih menmendam cinta dulu adalah pasangan yang menikah muda di usia mereka baru berusia 16 tahun dan mereka berpisah karena pertentangan dan kesalahpahaman.

yang mau tau cerita selengkapnya nya yuk di baca☺️
yang suka cerita aku tolong like dan coment nya guys🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon #kupunyacerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 29 flasback

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Suasana dirumah kediaman orang tua Arkan setiap hari selalu terasa hangat. Tadi setelah acara makan malam, mereka langsung menuju ke ruang keluarga sekedar untuk berbincang dan mengobrol sebelum masuk ke kamar dan beristirahat.

Kejadian yang terjadi tadi di sekolah Arkan dan Leana sudah sampai ke telinga Orang tua mereka. semangat dan dukungan diberikan orang tua Arkan kepada Lea supaya Lea tidak larut dan terbebani dengan masalah itu.

"Lea sayang, jangan dipikirkan lagi ya. kamu tidak usah khawatir tentang sekolah.. nanti kalau kamu sudah melahirkan kami akan mengurus sekolah mu lagi, kamu nanti bisa melanjutkan sekolah di manapun kamu mau sayang, bahkan ke luar negeri sekalipun!" ucap sheryn yang sekarang sedang merangkul sang menantu untuk di tenangkan dan di beri semangat.

"iya Lea, sekarang kamu fokus dulu dengan kehamilannmu dan calon anak kalian. Soal sekolah papi yang akan mengurus nya nanti. Papi pastikan kamu akan mendapatkan pendidikan terbaik setelah melahirkan!" timpal sang mertua lelaki.

Leana yang yang sedang menyandarkan kepalanya di bahu mommy mertuanya tersenyum haru dan mengangguk kecil sembari mengucapkan terimakasih.

Sedangkan Arkan tersenyum lega ketika menatap sang istri yang wajahnya tidak sedih lagi, tidak seperti tadi siang istrinya itu sungguh menyedihkan, Arkan tidak tega melihatnya.

Kehangatan keluarga itu sirna ketika seorang yang mereka kenal tiba-tiba hadir di hadapan mereka. Wajah mereka terkejut, seperti orang yang tertangkap basah sedang mencuri.

sampai suara berat dari orang itu terdengar barulah pemilik rumah itu sadar.

"apa kalian tidak akan menyambut kedatangan ku?"

"Daddy!!"

"Daddy!!"

"Kakek!!" ucap tiga orang bersamaan.

Leana terkejut di tempat, Leana dapat menyimpulkan siapa orang tua yang berdiri tegak di depan mereka.

"dad..dy kapan datang? Maksudku kenapa tidak memberi tahu kalau Daddy akan datang. Kenapa tiba-tiba dad!!" tanya mommy Arkan gugup ketika kedatangan mertuanya.

Ya, yang datang di hadapan mereka adalah Panji Pradipta kakek dari Arkan, sang penguasa kerajaan bisnis Pradipta.

Setelah dia tahu kalau cucunya menikah, tanpa menunggu lagi dia terbang ke Indonesia. Padahal waktu di negaranya sudah pukul 10 malam tapi dia tetap melakukan perjalanan 8 jam ke Indonesia dan setelah Sampai di Indonesia jam menunjukkan pukul 8 malam.

Dia datang di waktu yang tepat, ketika anggota keluarga di rumah itu sedang berkumpul dan berbincang setelah makan malam.

"kenapa? Sepertinya kalian sangat terkejut dengan kedatangan ku?" tanyanya Panji datar, masih di posisi berdiri sembari melirik ke arah wanita muda di samping menantunya.

"eh, opah..maaf opah Arkan tadi hanya terkejut opa tiba-tiba datang,, opah duduk dulu ya.. opah pasti capek!!" Arkan bangkit untuk menyapa sang kakek, sembari membawa sang kakek duduk di sofa singgle.

Sementara itu mommy Arkan masuk ke dapur untuk mengambil minuman spesial dibuat sendiri untuk mertuanya.

Sedangkan papi Arkan duduk tak bergeming menatap ayahnya dengan pandangan yang sulit di artikan. Seperti tatapan curiga mengapa Daddy nya itu tiba-tiba datang. Tidak mungkin datang jauh-jauh kalau tidak ada hal yang penting apalagi hanya datang sendiri tidak bersama Istrinya pikir papi Arkan.

Sementara itu Lea duduk gelisah, entah kenapa tiba-tiba perasaannya tidak enak ketika melihat Aura lelaki yang di panggil opah oleh suaminya.

kakek Arkan menatap ke Arah Lea dengan tatapan menyipit dan dahi yang berkerut karena berpura-pura penasaran dengan siapa wanita itu padahal dia sudah tahu sebelumnya. Muda bagi Panji untuk mengetahui setiap detail yang terjadi pada cucu kesayangannya itu.

"siapa wanita itu?" tanya Panji berpura-pura.

"oh ya opah, ini Leana istri Arkan!" sahut Arkan semangat memperkenalkan istrinya.

Leana yang sadar dirinya sedang di perkenalkan kemudian bangkit untuk menyalami dan memperkenalkan diri kepada kakek dari suaminya.

"salam opah..perkenalkan nama saya Leana.. Senang bertemu dengan opah!" sapa Leana sopan dengan senyuman nya yang tulus sembari mengulurkan tangannya tapi sayang tidak di balas oleh kakek suaminya itu.

Tangan Leana di biarkan tergantung. Hal itu membuat Arkan geram dan bangkit dari duduknya untuk menarik lembut sang istri untuk duduk kembali di sampingnya.

"opah, istriku sedang menyapa , Kenapa tidak membalasnya?" tanya Arkan kesal tidak peduli siapa jika bersangkutan dengan istrinya entah mengapa Arkan tidak akan tinggal diam.

"haruskah aku menyapa orang asing yang tiba-tiba datang dan menjadi istri mu Arkan? haha apa ini Mahendra anakmu sudah menikah tanpa memberitahu kami yang tinggal di London. Atau bahkan Kakak kandung Arkan juga tidak kalian beritahu? Apa maksud semua ini?"

"dad bukan begitu, tapi ini begitu tiba-tiba kami belum sempat memberi tahu!" sahut mommy Arkan yang sudah datang dan duduk dari tadi setelah menyajikan minuman.

"oh.. begitu kah? Apa karena dia sudah hamil?" tanya Panji lagi sambil melirik Leana tajam yang membuat Leana bergetar di tempat karena tatapan lelaki tua itu yang bagi Lea sangat menakutkan.

"jangan membuat istri ku takut dengan tatapan opah!" timpal Arkan tegas sembari menggenggam tangan istrinya yang bergetar.

"hmmm, baiklah opah tidak akan membuat nya takut lagi!" ujar kakek Arkan pura-pura mengalah, padahal dia sedang merencanakan sesuatu.

" baiklah, sekarang aku ingin istirahat. Grey antar aku ke kamar, Tubuh tuaku ini sudah sangat letih karena perjalanan jauh!" kakek perintah lelaki tua itu kepada asistennya yang memang berdiri dari tadi di belakangnya sembari ia bangkit dari sofa.

"oh, baiklah dad kalau begitu selamat istirahat!" ucap mommy Arkan sopan. Semua keperluan tetua itu sudah tersedia di kamarnya, dan memang dia mempunyai kamar sendiri dirumah itu. Karena pada dasarnya rumah itu dulu miliknya sebelum pindah ke London dan tinggal bersama anak pertamanya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Para pemilik Mension mewah itu semua sudah masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.

Di dalam kamar milik Panji kakek dari Arkan sedang duduk di sofa panjang dan empuk yang ada dikamarnya. Dia masih terjaga. Auranya khas seorang penguasa. Tidak heran karena memang di juluki si raja bisnis. Hidup pria tua itu penuh dengan ambisi. Dia harus mendapatkan apa yang dia mau dan akan menyingkirkan apa yang tidak dia sukai.

Terdengar ketukan pintu dari luar dua kali sebelum orang itu masuk dengan sendirinya tanpa menunggu jawaban dari si pemilik.

yang datang itu Mahendra papi Arkan. Mahendra datang dengan aura yang dingin. Dia melangkahkan kedalam dan duduk di sofa tepat di depan sang ayah.

dia menatap sang ayah tajam, aura dinginya sama dengan sang ayah bak pinang di bela dua tidak heran jika di juluki ayah dan anak.

"aku datang kesini hanya ingin memberi tahu Daddy tentang asal usul menantuku. Daddy tidak perlu repot-repot untuk mencari tahu nya sendiri!" ucap Alex membuka suara sembari menatap sang ayah.

"istri Arkan adalah anak kandung dari mantan kekasih kak Anggara. Dia anak dari perempuan yang tidak Daddy sukai karena miskin dan tidak setara dengan keluarga Pradipta... Oh iya,, dan dia juga bahkan anak yatim piatu dad, kadua orang tuanya sudah meninggal!" sambung Mahendra beritahu Ayahnya, tapi tetap sama sikap ayahnya masih tenang, dan tak ada reaksi apapun.

Mahendra berpikir apakah ayahnya sudah tahu tentang ini? Mustahil ayahnya hanya diam dan menerima Dengan mudah.

"apakah Daddy akan setuju atau Daddy menentang setelah mengetahui asal usul menantu ku?" tanya Mahen sembari menelisik ekspresi ayah nya.

" terus kalau aku tidak menyukai wanita itu apa yang akan kalian ingin lakukan?" tanya ayah nya dengan sikap tenang yang sulit di artikan oleh anaknya.

"aku ingin daddy jangan mencampuri urusan keluarga ku, apalagi mengganggu rumah tangga anakku, jauhkan pikiran buruk mu itu dad!! Atau aku tidak akan memaafkan Daddy kalau sampai Daddy memisahkan mereka!" tantang Mahendra.

"hahaha.... selera anakmu sangat buruk Mahendra!!"

"dan selera Daddy sendiri lebih menjijikan, karena menikahkan anak sendiri dengan seorang Janda.. kasihan sekali nasib kakakku yang menikah dengan janda ya walaupun anak konglomerat tapi tetap saja itu selera yang buruk!!" ejek Mahendra, tidak bermaksud mengejek sang kakak tapi lebih ke mengejek ayahnya yang bisa-bisanya memisahkan kakak nya dengan kekasihnya dulu demi seorang janda. Sungguh malang nasib kakaknya sampai sekarang juga istri nya itu tidak memiliki anak lagi dengannya.

"apakah kau sudah selesai bicara Mahendra? Kalau sudah silahkan pergi dari kamar Daddy!!" kata Panji mengusir anaknya.

Panji masih dengan sikap tenang nya, tapi Mahendra harus waspada. Mungkin di balik sikap tenang itu terdapat bom yang siap meledak .

"sekali lagi aku peringatkan dad, Jangan ganggu keluarga kecil anak ku!!" ucapnya sebelum melangkah meninggalkan kamar itu.

Sementara itu Panji Pradipta masih tak bergeming tapi di dalam hati nya sedang merencanakan sesuatu.

1
Happy Kids
jelas dia nindasnya yaa ke yg miskin. kl dia nyuruh cucunya pasti dilawan sama anaknya
Happy Kids
kwk basa basi si luuu.. rasain malah dia tambah lama
Nur Asih: dia bakal pulang kok takut dia di situ lama-lama, dia gak mau anaknya curiga kalau lama-lama tinggal di situ🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!