NovelToon NovelToon
Bukan Suami Biasa

Bukan Suami Biasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / CEO / Pernikahan Kilat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Follow IG @Lala_Syalala13

Adrian Arkadia, seorang CEO jenius dan penguasa bisnis yang dingin, menyamar sebagai pria miskin demi memenuhi wasiat kakeknya untuk mencari cinta sejati.

Ia kemudian menikahi Arumi, gadis sederhana berhati emas yang dijadikan "pelayan" dan pemuas ambisi oleh ibu serta adiknya yang materialistis.

Di tengah hinaan keluarga mertua dan ancaman rentenir, Adrian menjalani kehidupan ganda yaitu menjadi kuli panggul yang direndahkan di malam hari, namun tetap menjadi raja bisnis yang menghancurkan musuh-musuhnya secara rahasia di siang hari.

Perlahan tapi pasti, Adrian menggunakan kekuasaannya untuk membalas setiap tetes air mata Arumi dan mengangkat derajat istrinya hingga para penindasnya berlutut memohon ampun.

Bagaimana kelanjutannya???
Jangan lupa mampir baca yaaaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BSB BAB 31_Rekaman Palsu

Dengan langkah cepat, Adrian mengejar pria itu, meskipun ia berpura-pura menjadi kuli namun kecepatan dan teknik geraknya adalah hasil pelatihan bertahun-tahun.

Dalam tiga langkah ia sudah mencengkeram kerah baju pria itu dan menekannya ke dinding seng.

"Siapa yang menyuruhmu?" tanya Adrian dengan suara yang begitu dingin hingga pria itu gemetar.

Ini bukan suara "Ian", ini adalah suara sang penguasa yang sedang murka.

"Aku... aku tidak sengaja Bang! Sumpah!"

Adrian menekan lengannya ke leher pria itu.

"Dion? Atau Romi? Katakan, atau aku akan pastikan tanganmu tidak bisa memegang palu lagi seumur hidup." seru Adrian dengan tegas.

"D-Dion! Pak Dion yang suruh! Dia bilang buat sedikit kekacauan supaya pengawas itu punya bukti foto!" pria itu akhirnya mengaku karena ketakutan melihat kilatan maut di mata Adrian.

Adrian melepaskan pria itu dan berbalik menuju Pak Haji dan para pengawas gadungan.

Arumi sedang mencoba menjelaskan kepada mereka, namun salah satu pengawas itu terus menghardiknya.

"Nona, Anda bisa dipenjara karena kelalaian ini! Kami akan melaporkan ini ke media dan dinas terkait!"

Adrian melangkah maju, ia mengambil ponsel salah satu pengawas yang sedang merekam.

"Hei! Apa yang kau lakukan, Kuli?!" teriak pengawas itu.

Adrian tidak menjawab, ia mengotak-atik ponsel itu sebentar, melihat log panggilan terakhir dan galeri foto.

Di sana terdapat pesan singkat dari Dion yaitu "Pastikan fotonya dramatis, buat seolah-olah desainnya yang salah."

Adrian tersenyum tipis, ia mengembalikan ponsel itu, namun sebelumnya ia sudah mengirimkan bukti pesan itu ke nomor rahasia Hendra.

"Pak Haji," panggil Adrian.

"Orang-orang ini bukan pengawas resmi. Lihat sepatu mereka. Itu sepatu bermerek mahal yang baru dibeli, tidak ada debu proyek sedikit pun di sana, dan pasir yang dikirim Dion? Itu pasir sisa limbah kimia yang sengaja dikirim untuk merusak semen kita." terusnya.

Pak Haji tertegun.

"Apa?! Dion setega itu?" seru pak haji sungguh tidak percaya.

"Tanya saja pada mereka siapa yang mengirim mereka ke sini," Adrian menunjuk kedua pria berjas itu.

Kedua pengawas gadungan itu mulai panik saat warga sekitar dan kuli-kuli lainnya mulai mengepung mereka.

"Kami... kami hanya menjalankan tugas!" ucap pria tersebut.

"Tugas dari siapa? Dari pecundang yang tidak bisa menerima kekalahan?" Arumi menyela, suaranya kini kembali kuat.

Ia baru saja menyadari bahwa ia hampir menjadi korban konspirasi jahat.

Tiba-tiba suara sirine polisi terdengar dari kejauhan, bukan polisi sungguhan yang dipanggil Adrian, melainkan tim keamanan Hendra yang menggunakan atribut resmi karena mereka telah memantau situasi sejak awal.

Kedua pengawas gadungan dan kuli penyabotase itu segera diamankan.

Setelah suasana tenang, Pak Haji meminta maaf berkali-kali kepada Arumi.

"Maafkan aku, Nak Arumi. Aku tidak tahu Dion sebusuk itu, renovasi ini tetap lanjut! Dan aku akan pastikan semua rekan dagangku tahu kelakuan Dion!" ucap pak haji.

Arumi mengangguk lemas, lalu ia teringat Adrian, ia melihat punggung suaminya yang lecet dan berdarah karena hantaman kayu tadi.

"Mas... kita pulang sekarang. Kau terluka parah," isak Arumi.

Mereka kembali ke kontrakan, di dalam ruangan sempit itu, Arumi membersihkan luka di punggung Adrian dengan air hangat, air matanya menetes mengenai kulit Adrian.

"Kenapa kau selalu melindungiku seperti ini, Adrian? Padahal kau bisa saja membiarkan orang-orangmu yang membereskan ini sejak awal," bisik Arumi.

Adrian menoleh sedikit, menatap istrinya dengan lembut.

"Karena jika aku menggunakan kekuasaanku, aku hanya akan menjadi pelindungmu secara administratif, tapi hari ini aku melindungimu sebagai seorang suami. Aku ingin kau tahu bahwa meskipun aku tidak punya satu sen pun di saku, aku akan tetap menjadi perisaimu." ucap Adrian.

Arumi memeluk Adrian dari depan, menyembunyikan wajahnya di dada suaminya yang bidang.

"Aku mulai takut, Mas. Musuh-mu sangat banyak, bagaimana jika nanti mereka tidak hanya mengincar karierku tapi mengincarmu?" tanya Arumi.

Adrian mengusap lembut rambut Arumi.

"Mereka hanya bisa menyerang saat aku sedang tidur dan sekarang, aku sudah bangun sepenuhnya. Arumi... proyek Pak Haji akan menjadi loncatan besarmu, jangan biarkan mereka menang dengan membuatmu takut." ucap Adrian.

Di tempat lain, Dion membanting gelas wiski-nya ke lantai saat mendengar rencananya gagal total.

"Sialan! Bagaimana kuli itu bisa tahu soal pasir kimia dan menyadari pengawas itu palsu?"

Romi, yang duduk di sofa kantor Dion, menyesap rokoknya dalam-dalam.

"Sudah kubilang, Adrian Arkadia bukan lawan sembarangan, dia mungkin berpura-pura miskin, tapi otaknya tetap otak seorang predator. Kau harus bermain lebih halus, Dion." ucap Romi.

Siska, yang baru saja masuk dengan membawa map cokelat, meletakkannya di meja.

"Jangan khawatir. Aku sudah mendapatkan apa yang kita butuhkan, rekaman suara Arumi yang sudah diedit sudah terkirim ke alamat email pribadi Tuan Haris Arkadia di Singapura. Kita lihat saja berapa lama kakek tua itu bisa menahan amarahnya saat tahu cucu kesayangannya dimanfaatkan oleh desainer miskin ini."

Dion tersenyum lebar.

"Bagus. Jika Adrian tidak bisa dijatuhkan dari bawah, kita akan jatuhkan dia dari atas. Biarkan kakeknya sendiri yang menyeretnya pulang dan memisahkannya dari Arumi." ucapnya dengan seringai licik.

Malam itu, di Singapura, Haris Arkadia sedang duduk di ruang kerjanya yang menghadap pelabuhan.

Ia membuka email yang masuk. Sebuah rekaman suara terdengar berbunyi

"...Aku hanya butuh hartanya, aku tidak peduli dengan Adrian. Setelah aku mendapatkan nama Arkadia, aku akan menceraikannya..."

Suara itu sangat mirip dengan suara Arumi. Haris mengepalkan tangannya hingga buku-buku jarinya memutih.

Bukan karena rekaman itu namun karena dengan berani seseorang telah memfitnah cucu menantunya.

Langit di atas gang sempit Jakarta Timur yang biasanya hanya dihiasi oleh layang-layang putus dan kepulan asap sate, tiba-tiba bergetar oleh suara mesin turbin yang memekakkan telinga.

Sebuah helikopter mewah dengan cat hitam legam dan emblem elang emas yaitu simbol kebesaran keluarga Arkadia berputar-putar di ketinggian rendah.

Angin kencang yang dihasilkan baling-balingnya membuat jemuran warga beterbangan dan atap-atap seng berderit hebat.

Warga gang keluar dengan wajah panik sekaligus takjub.

"Ada apa ini? Ada penggerebekan teroris atau apa?" teriak salah satu warga.

Di depan kontrakan nomor 4, Adrian dan Arumi yang baru saja hendak beristirahat setelah kejadian sabotase di toko material, segera keluar dengan waspada.

Wajah Adrian menegang, ia tahu hanya ada satu orang yang memiliki nyali untuk mendaratkan helikopter di area padat penduduk seperti ini.

"Kakek..." desis Adrian.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

...FOLLOW FB @LALA_SYALALA13...

...ULASAN DAN BINTANG LIMA NYA🌟...

...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...

...VOTE 💌...

...LIKE 👍🏻...

...KOMENTAR 🗣️...

...HADIAHNYA 🎁🌹☕...

1
🏡s⃝ᴿ . Incha
lagi donk kak klu bisa double
erviana erastus
baru jadi resepsionis udah sombong 🤣 begitu lihat kartu nama langsung ciut 😏
erviana erastus
aku suka gaya mu kek 😍😍😍
Rahma Inayah
td songong tu resepsionits pas kasih liat kartu nm nyali nya ciut .semoga ni awal kesuksesan arumi
Asyatun 1
lanjut
Supryatin 123
keren si kakek haris❤️❤️❤️ Lnjut thor 💪💪
erviana erastus
siska, romi sekarang tambah dion hadeh kalian bkn lawanx
Wulan Sari
Yaaa memang dasar oenjahat Romi,Siska dan Dion banyak akalnya tapi semoga semuanya kena getahnya, gimana nt kalau kakek nya datang ya🤦🏼‍♀️ wah bakal jd terdakwa lg tu si mbak Rumi heeee 🤦🏼‍♀️🤭
Rahma Inayah
horang kaya maa bebasan klu mau kmn2 pakai hely pribadi ..tu kan kakek aja TDK percaya dgn kirim suara tu Krn apa kakek haris SDH melihat dan tau sifat Arumi walau br pertma bertemu JD GK mkn Langs percaya pada kirimn suara tu
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
Rini
puas Lo rum nyiksa suami 😡😡
kpn kau sadar, heran seneng amat lihat suami tersiksa, jd sebel Ama Rumi jdnya sok yes 😡😡
Rini: kasihan teh 🤭
total 4 replies
erviana erastus
bnyk kali musuhx ian
Rahma Inayah
insting Adrian TDK pernh slah semoga dia BS mengatasi masalh yg di sabotase dan BS membuat kepercayaan KPD pak haji
Rahma Inayah
untung pak haji TDK termin omongan Dion bnr klu pke orang Dion akn pakai material baru semua
Asyatun 1
lanjut
juwita
yg membuat rumit diri km sendiri arumi. coba klo g nyuruh Adrian ngelepas smuanya g akn ky gini
Sri Siyamsih
untung pk haji orgnya bijak. semangat Arumi, Ian
🏡s⃝ᴿ . Incha
hadeh arumi coba dirimu menerima adrian yg ceo tdk jd susah dirimu
Rahma Inayah
siska km jgn terlalu terobsesi dgn urusan Adrian dana Arumi PD akhirnya km sndri yg akn masuk lubang buaya yg kamu galih sendri .tnp km tau Arumi SDH tau klu Adrian org kaya dan kakek nya juga tau klu slm 3 bulan syarat yg di beri Arumi utk Adrian buat buktikan cntnya PD Arumi mmg tulus
Lala_Syalala
jangan lupa terus dukung cerita aku yaaa🙏😊😊😍
Sri Siyamsih: tentu k, semangat y 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!