melanjutkan perjalanan Lucyfer setelah kekalahan nya dengan Toma.
kini Lucyfer bergabung dengan kelompok Toma dan akan masuk ke ujian high magnus tapi memerlukan 2 orang tambahan.
setelah 2 slot itu di isi mereka kini menghadapi satu masalah akademi odler adalah musuh yang sulit dan tidak mudah di lawan.
arc ini juga memperkuat beberapa character
dan pertarungan masa lalu sang penyihir kegelapan yang bebas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nakuho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
antara seim dan Lucyfer
Pertarungan antar klee dan maevra sudah berhenti kini pertarungan terakhir Lucyfer melawan seim untuk menjadi high magnus.
Lucyfer kini menjadi 5 dan mereka bukan Lucyfer melainkan hanya kloning.
Seim menatap tajam dan mulai berjalan pelan memutar sambil menatap tajam kelima kloning Lucyfer.
“sihir ular: 7 ular kutukan.” kata seim merapal mantra sihir nya
Seketika tongkat seim menghasilkan sebuah ular berwarna ungu yang berjumlah tujuh ular mengarah kelima kloning Lucyfer.
Kloning Lucyfer mulai menatap ular ular itu dan pyrrh maju.
“Biar ku tangani.”kata nya dengan tenang.
Dari tangan nya mengeluarkan sebuah api.
“Sihir api: bola api bertubi tubi.”
Seketika dari tangan kloning itu mengeluarkan api yang membara dan di bantu oleh Gravem.
Gravem mengeluarkan tongkat sihir nya dan mengarahkan nya ke arah seim.
“Sihir tanah: penjara tanah.” kata nya dengan tegas
Sebuah gundukan tanah mulai berbentuk dan mulai mencegah seim keluar
Namun
Sebuah ular ungu berhasil mematuk Gravem.
Tubuh Gravem seolah olah menyatu dan menyusut menjadi seperti gumpalan namun dengan tubuh ular itu.
Dan pelan pelan sihir penjara tanah Gravem mulai hilang dan seim keluar dari itu semua dan berdiri di atas bekas penjara tanah itu.
Keempat kloning itu jelas makin waspada.
“Kalian mungkin hanya kloning, tapi tenang saja.“kata nya dengan nada tegas
“Teman mu akan baik baik saja karena sihir ku hanya melumpuhkan nya sementara saja.”
Nebel langsung menggeram dan terbawa emosi karena gravem di kutuk oleh seim.
“Ghhhhrrr... Manusia sialan, ku hancurkan kau.”
Nebel langsung berlari dan memegang erat kipas kabut nya.
“Sihir kabut: kabut kehampaan.”
Sebuah kabut mulai berhembus ke arah seim.
Namun seim hanya tenang dan kabut mulai menutupi area.
Nebel mulai melihat dalam kabut nya sendiri namun tak melihat seim.
Tiba tiba semua kloning langsung berlari.
“Sihir angin: Semburan angin kencang.” kata kloning angin
Sebuah angin membuat kabut yang di ciptakan berhembus kencang ke arah lain.
Aeral sang Kloning angin yang melakukan nya.
Nebel menatap Aeral yang terbang.
“Oiii Aeral, apa yang kau lakukan, kenapa kau malah membuat kabut ku berhembus ke arah lain.”
Tapi mata Nebel langsung membelalak tak percaya karena ular seim melompat di antara pohon.
“Gawat, ular itu melompat ke arah ku.” kata nya dalam hati
“Ini karena aku terlalu gegabah.”
Namun sebuah naga kayu yang memanjang dan melindungi kloning kabut dari ular seim.
Naga itu menelan ular seim sampai hancur di tenggorokan nya karena di remukkan.
Sylva dari samping memegang tongkat sihir nya dan
“Nebel, kau jangan sampai gegabah dasar konyol.”kata nya dengan dingin
“Gravem sudah di kutuk, kita tak boleh terkena Patukan ular nya.”
Nebel langsung menoleh ke seim.
“Apa ini... Kalian bukan kah sihir yang hebat.”
“Apa jangan jangan kalian hanya manusia lemah dan tak akan bisa melawan kami yang abadi.”
Seim menatap tajam dan menghela nafas pelan.
“Sihir ular: rorikushi.”
Tanah mulai bergetar membuat keempat kloning itu makin waspada dan berhati-hati apa yang akan muncul.
Lalu tanah mulai berlubang dan mengeluarkan sebuah ular putih raksasa dan seukuran dengan ular raksasa.
Seim di samping ular itu dengan tangan di belakang nya mulai melangkah.
Tap...
Satu langkah itu membuat keempat kloning itu makin sedikit was was oleh seim.
“Kalian berlima... Biar aku yang turun tangan lawan orang ini.” suara itu menggema di kepala para kloning
Sylva tertegun karena suara itu adalah Lucyfer.
Nebel langsung tersenyum kecil.
“Hahh tak apa apa bukan... Kalian bertiga saran ku setuju saja.”kata nya penuh dengan semangat
Gravem yang di kutuk oleh ular seim mulai lenyap padahal durasi nya belum selesai.
Gravem
Nebel
Phyrr
Aeral
Mereka berempat mulai lenyap menjadi cahaya
“Hmm apa yang ingin mereka lakukan?” tanya seim dalam hati nya
Hanya Sylva sang kloning kayu saja yang masih berdiri di depan nya.
Tiba tiba
Rambut dan mata nya mulai berubah.
Ini adalah Lucyfer yang asli yang kini turun tangan sendiri melawan seim.
“Ohh begitu ya...” kata seim yang mengerti akan sesuatu tentang Lucyfer
“Dia tidak merelakan kloning nya... Kalau kalah dia tak akan bisa apa apa.”
“Yang berarti kalau misalkan para kloning nya ini kalah, Lucyfer tak akan bisa pakai sihir kloning element nya ini.”
Seim tetap menatap tajam dan tak memberi senyum sedikitpun.
“Ku pikir sihir nya ini nyaris tanpa efek apapun... Rupa nya begitu ya.”
Lucyfer mengeluarkan tongkat sihir nya dan bersiap untuk bertarung.
“Seim vaida... Kau orang yang tegas dan sangat percaya diri.”
“Itu tak buruk... Ku pikir kau layak jadi pemimpin pasukan mu.”
Sebuah naga kayu yang seperti ular itu mulai terlihat di belakang seim dan ular raksasa seim nampak tak sadar.
“Apa maksud mu?” tanya seim
Lucyfer sedikit menarik nafas dan menatap ke arah naga kayu nya yang ada di belakang.
“Tapi sayang lawan mu itu... Aku.” kata Lucyfer dengan nada dingin
Seim langsung merasa janggal dan menoleh dengan cepat.
Namun naga kayu itu jauh lebih cepat dan hendak memangsa seim.
Ular raksasa seim mulai bereaksi dan hendak melindungi seim.
“Jangan dahulu.” kata seim dengan tegas
Ular kayu itu menelan seim hidup hidup.
Naga kayu itu mulai meninggi sampai ke langit dan membuka mulut nya dan mengaum keras sekali seolah olah mengejek seim.
GRAAAHHHH!
Di dalam tenggorokan naga kayu itu tubuh seim pelan pelan mulai remuk.
“Aku harus berpindah menggunakan ular itu.” kata seim dalam hati
Tubuh seim kini mulai sedikit remuk tapi di luar Lucyfer merasa dia berhasil dan mulai meninggalkan seim serta dengan ular raksasa nya.
Sementara itu seim yang terhimpit menjentikkan jarinya.
CLICK!
Ular raksasa itu mulai berdesis dan nampak ingin mengeluarkan sesuatu dari mulut nya.
Lucyfer sontak menengok dan melihat seseorang keluar penuh lendir.
Lucyfer kaget dan bertanya tanya pada diri nya bagaimana bisa itu terjadi.
“Apa yang dia lakukan?” kata Lucyfer dalam hati nya
Seim kini keluar dan membersihkan diri nya dari lendir dengan tangannya.
“Ohhh begitu ya.” kata Lucyfer dalam hati nya
“Dia menggunakan firasat nya.”
“Dia juga sadar kalau pertarungan antar kloning ku barusan hanya akan buang buang waktu.”
Lucyfer mundur satu langkah namun tatapan mata nya tajam seperti bilah obsidian.
“Jadi dia memperhitungkan nya bahkan memperhitungkan aku yang akan turun tangan setelah melawan kloning element ku ya.”
Scene beralih di arena pertandingan penyihir perekrutan high magnus.
Sebuah sorak Sorai mendukung seim dan Lucyfer.
“Lucyfer, Lucyfer!”
Sebagian penonton menyoraki seim.
“Seim, Seim!”
Namun di sorak para penonton itu seseorang hanya menatap dingin.
Seseorang yang duduk di kursi Khusus tempat 8 high magnus terkuat generasi sekarang
HIGH MAGNUS DIVISI 1
Elice iglesias.
Tatapan nya tajam dan serius.
“Lemah nya...” kata nya dengan dingin menatap pertarungan Lucyfer melawan seim
Ia memperhatikan semua celah sekecil apapun dan memperhitungkan nya.
“Celah dari arah lima Lucyfer terbuka, tinggal menaruh ular nya lewat belakang.”
Ia menatap seim dan tak luput dari penilaiannya.
“Tapi seim juga nampak nya tak akan bisa melawan Lucyfer karena sesuai data,”
“Seim sangat menjadi kuat kalau dia bekerja sama dengan sihir ular nya.”
Seraphina di samping Elice tersenyum kecil.
“Nona Elice bagaimana menurut mu?”
“Pertarungan ini dapat membuat Lucyfer sedikit berkembang bukan.”
Elice menatap dingin dan menatap Lucyfer dari proyeksi sihir di depan arena.
“Harus nya...”
Elice bukan penyihir biasa dia adalah kesempurnaan itu sendiri.
Ia menilai bahwa pertarungan pertama ini sedikit menjijikkan bagi nya.
Tapi—
Dia tak tahu bagaimana di pertarungan kedua nanti nya akan seperti apa.
Apakah Lucyfer berkembang dan menjadi high magnus.
Atau
Lucyfer akan gagal jadi high magnus.
Karena lawan akhir dari 16 peserta yang menang itu akan melawan 8 high magnus terkuat di generasi sekarang.