AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 30
" Kurang ajar kamu ..."
" Oma ,," teriakan seseorang menghentikan pergerakan tangan Oma Jihan yang ingin menampar Afi kembali , Afi yang tadi nya memejam kan mata nya langsung mengalih kan atensinya ,
" mas Abi " ucap Afi lirih bahkan sangat-sangat lirih .
Abi mendekati kedua wanita yang berbeda gender , Afi menatap Oma nya dengan tatapan kecewa nya , " kenapa ? " tanya Abi pada Oma nya ,
" kenapa Oma menyakiti istri nya Abi, Oma ? apa salah Afi , Oma boleh tidak menyukai nya tapi Oma tidak boleh mencaci bahkan menyakiti nya " kata Abi panjang lebar
" perempuan seperti dia tidak pantas menjadi istri kamu Abi " kata Oma
Abi tertawa sinis " maaf kalo Abi lancang untuk kali ini Oma , Oma tidak berhak mengatur-atur rumah tangga Abi " setelah mengucap kan itu Abi langsung menggenggam tangan Afi , lalu membawanya pergi dari sana ,
Oma Jihan menatap Afi dengan kebencian ...
***
didalam kamar , Abi memandang Afi yang duduk di sofa dengan pandangan menunduk , " kamu anggap mas ini apa ???" tanya Abi memandang Afi intens
" hahh... "
" kamu anggap mas ini apa , " tanya Abi frustasi " mas ini suami kamu , harus nya kamu siap berbagi cerita sama mas , "
" maaf " jawab Afi lirih , kali ini Afi benar-benar takut dengan tatapan Abi yang tajam memandang nya ,
" kalau kamu menjalani pernikahan ini terpaksa , setidak nya kamu bilang , mas juga punya perasaan " kata Abi dengan nada kecewa nya ,
"maksud mas Abi apa ? " tanya Afi memberanikan diri membuka suara nya . " Afi tidak terpaksa ..."
" kalau kamu tidak terpaksa , kamu akan terbuka kepada saya " kata Abi yang langsung memotong ucapan Afi ,
Abi pergi berlalu dari kamar menyambar kunci mobil nya , lalu pergi dari rumah , Afi mencoba mengejar Abi yang marah kepada nya , namun sesampai nya di depan Abi telah keluar dari gerbang dengan mengendarai mobil nya entah kemana perginya laki-laki itu.
🍁🍁🍁
Ke esokan hari nya , Afi terbangun dari tidurnya , saat mendengar suara ketukan pintu , Afi terbangun , memandang jam yang ada di atas nakas nya , jam sudah menunjuk kan pukul enam pagi , Afi membolakan mata nya dia terlambat bangun .
Semalam Afi tidak bisa tidur karna terus menangis , Afi menunggu Abi pulang namun nihil , semalaman laki-laki itu tidak pulang bahkan pagi ini pun laki-laki itu tidak berada di dalam kamar ,
Afi bergegas kekamar mandi untuk membersih kan diri , selesai dengan membersihkan dirinya Afi turun kelantai atas menuju dapur ,..
" pagi sayang " sama mama Adelia , saat Afi susah berada di dapur ,
" pagi ma , maaf Afi bangun nya lambat " jawab Afi merasa tidak enak kepada mama mertua nya yang masak pagi ini , padahal disini mama Adelia yang tamu , " harus nya kan Afi yang masak buat kalian "
" etsss ,,, Kok anak mama ngomong gitu sih , mama malahan senang bisa masakin buat mantu kesayangan mama " kata mama Adelia
" tapi itu kan tugas Afi ma "
Adelia mendekati Afi , lalu memegang kedua pundak menantu nya itu penuh kasih sayang "dengerin mama ya sayang , sekali kali-kali mama juga pengen masakin mantu nya mama , jadi kamu jangan merasa nggak enak sama mama ok " kata Adelia lembut
Adelia mengerut kan kening nya saat melihat mata Afi yang sedikit membengkak akibat Afi terlalu lama menangis semalam , " loh ini mata kamu kenapa sayang kok bengkak gini " tanya Adelia
Afi memalingkan tatapan nya ke arah lain agar Adelia tidak curiga bahwa iya menangis semalaman " Afi tadi malam telat tidur karna begadang ngerjain tugas kuliah " ngeles Afi
" masa sih sayang ??? " tanya Adelia
" iya , oh ya ma , mama masak apa ? " tanya Afi mencoba mengalih kan pembicaraan
" owh mama masak banyak loh sayang , ada makanan kesukaan kamu sama Abi jugak loh " ucap Adelia memberi tau dengan semangat , Afi tersenyum gambar saat mendengar nama Abi , entah kemana laki-laki itu semalaman tidak pulang ,
" owh ,,, ya Abi mana ? " tanya Adelia yang menyadari sudah jam segini tapi Abi belum juga turun ,
Afi mematung , dia tidak tau harus menjawab apa , " mas Abi lembur dirumah sakit ma , semalam pamit sama Afi " kata Afi berbohong , Adelia hanya mengangguk saja , percaya pada perkataan menatu nya itu , karena dulu sebelum Abi menikah dengan Afi , Abi juga sering lembur di rumah sakit , kalo tidak lembur di rumah sakit ya lembur di kantor papa nya , pokok nya laki-laki itu lebih sering menghabis kan waktu untuk bekerja.
" yaudah kalo gitu mama , panggilin papa dulu ya sayang ! " kata Adelia , dan berlalu dari dapur untuk memanggil suami nya yang masih di teras sedang ngopi .
Afi memandang punggung mama mertua nya itu ia merasa bersalah karna telah membohongi wanita yang selalu percaya pada nya , air mata nya menetes kembali , dada nya terasa sesak , Afi menghapus air mata nya kasar ....
BERSAMBUNG.....
Jangan lupa buat vote, like and komen biar author semangat up nya ,,salam hangat dari author