"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 04 Break dulu
Dalam perjalanan mas Kaffa yang banyak bicara aku hanya diam dan aku memejamkan mata malas mendengarkan dia ngoceh akhirnya aku tertidur juga kan sampai mobil berhenti di rumah makan mas Kaffa mengajak aku bicara aku yang Lagi bad mood malas menyahuti aku hanya bilang hem
" Ok maaf kan ibu kasih kesempatan pada mas untuk menyakinkan ibu biar memberi restu pada kita" kata dia dengan suara tajam
" Mas kenapa marah yang di hina itu aku lho" jawabku
" Iya mas tahu tapi jangan cuekin mas dong" kata dia
" Mas sebaiknya kita break dulu saja aku mau bekerja dulu kamu juga meniti karier dulu membahagiakan orang tuamu lebih dulu bukannya aku nggak mau berjuang tapi aku memilih realita saja" Jawab ku
" Maksud mu kita putus gitu" kata dia dengan marah
" Untuk sementara aku akan melanjutkan studi ku dulu kamu berjuang agar dapat restu ibu mu tapi dia nggak mau merestui kita putus saja aku yakin kamu sekarang kan punya pangkat jadi pasti banyak wanita yang mau jadi istri mu sedangkan aku hanya apa ibarat nya aku hanya remahan kerupuk sedangkan kamu biskuit khong guan" jawabku
" Dek jangan terlalu merendahkan dirimu pantesan kamu di hina kamu nggak pernah percaya diri dan selalu merendah" kata dia
" Biar saja di hina yang penting aku nggak pernah kekurangan dan aku punya penghasilan bahkan aku bisa biaya kuliah senderi" jawabku seenaknya
" Iya sudah hubungan kita break dulu biar kita masing masing bisa berfikir" kata mas kaffa dan aku pun setuju kami melanjutkan perjalan an aku mengantar mas Kaffa di asramanya kemudian aku melanjutkan perjalanan pulang ke kos ku aku parkirkan mobil ku kemudian aku turunkan bekal dari ibu dan juga ayam ungkepnya aku taruh ke dalam kulkas biar nanti kalau makan tingal goreng yang di kamarku ada kulkas kecil untuk barang lain ku biarkan di mobil biar enak kalau pindahan aku mandi kemudian makan bekal yang di bawakan ibu aku memang paling suka masakan ibu walau sekarang sering makan makanan apa saja asal cepat dan kenyang
Mbak Maura telephon dia meminta aku ke apartemen nya aku segera bersiap aku naik taksi saja sambil bawa tas lep top aku kunci mobil Ku juga kamar kos Ku karena aku ada kerjaan untuk besok pagi jadi nanti malam menginap di apartemen mbak Maura tidak lupa aku bawa baju ganti buat besok.
Aku Sampai apartemen mbak Maura aku segera ke lantai atas apartemen mbak Maura adalah yang paling mahal di sini tempat nya paling atas kemudian aku pencet bel dan ada seorang laki laki yang mebukakan pinta
" Ayo masuk Maura sudah menunggu" kata beliau
" Iya pak terima kasih" jawabku dan aku pun masuk. Hem ganteng sih tapi dingin pasti ini pacarnya mbak Maura
" Sini nis kamu sudah kerjakan semua" tanya dia
" Kurang penyempurnaan saja" Jawaku dan aku menuju meja kerja untuk menyelesaikan pekerjaan ku
" Oh ya nis kenalin ini paman ku " kata mbak Maura
" eh kirain pacarnya mbak Maura" kata ku
Kami pun berkenalan dia menyebut namanya ya paman hendra dia sudah tahu namaku orangnya kaku nggak punya senyum seperti patung ganteng rapi tapi kayak freezer dingin dan aura nya menakutkan.
" Mbak aku lansung kerja ya mbak" kata ku aku membuka lep top ku dan memulai kerja mbak Maura di lep topnya bersama paman Hendra aku lansung konsentrasi ke pekerjaan ku tak lama selesai
" Sudah selesai mbak besok tinggal di masukkan ke komputer server di toko nya pakai flash disk saja" kaya ku
" Eh nis coba kamu kerjakan ini bisa nggak pesenan paman" kata dia
"Apa itu mbak" tanya ku
" Paman minta bantuan membobol data para koruptor mereka berusaha berkelit jadi paman harus punya data tentang semuanya" jawab mbak Maura
" Tapi ini pekerjaan beresiko takutnya kena pasal ilegal access" kata ku
" Eh Nisa paman Ku itu penyidik Polda ya nggak mungkin lah kalau kena ilegal access justru dengan kita membobol rahasia para koruptor kita bisa menegakkan hukum di negeri ini" kata mbak Maura
" Ok mbak aku bantu tapi aku di lindungi kan" jawabku
" Pasti di lindungi dek kan ini aku yang membobol kamu hanya ku mintai bantuan" jawab paman Freezer dan aku pun membobol rahasia koruptor yang di tangani oleh paman Hendra
" Iya sini kamu kan pinter pasti bisa aku bikin kopi dulu buat kamu" kata mbak Maura
" Jangan lupa camilan mbak karena pekerjaan begini menguras tenaga" kata ku
" Telor ayam kampung setengah matang kopi dan dim sum" kata mbak Maura
" Iya mbak itu kan buat sesaji biar jin perutku nggak nge reog minta jatah makan" jawabku
Aku bekerja di awasi Paman Hendra duduk di dekat ku gini ya rasanya kerja di awasi orang ganteng jadi nervous apasi pikiranku mau di gampar istrinya lagian dia cuek dan dingin banget seperti kutup
" ini kah yang paman butuh kan" tanyaku sambil memberikan hasil ku membobol data bank koruptor dia bisa melihat kemana saja uang di pakai di koruptor matanya membeliak nggak percaya
" Iya betul kamu pinter hanya satu jam sudah dah bisa menemukan semua yang paman inginkan " kata beliau sambil mengacak rambutku
" Ini paman lihat nanti kalau butuh bantuan lagi aku bantu sekarang aku mau makan sesaji" kata ku
Aku ke meja lain bergabung sama Maura minum kopi dan makan telor setengah matang dan dim sum aku makan seperti orang kelaparan padahal tadi aku di sudah makan nasi sama ayam kecap
" Padahal sore aku sudah makan mbak tapi ini lapar lagi" kata ku
" Kamu kan biasanya nggak makan nasi" kata mbak Maura
" Ibu yang masakan jadi aku makan kalau nggak di masakin ibu mana mau aku makan nasi" jawabku
" Nis sini dulu lihat ini tadi minta tolong Maura nggak bisa minta tolong kamu langsung bisa jangan khawatir nanti paman kasih bonus" kata dia datar mungkin dia nggak punya senyum ya
Aku mendekat dan mengerjakan sesuai dengan perintah rupanya dia sangat senang sekali karena sudah aku bantu dan semua data sudah di copy paste kemudian dia pamit
" Besok kalau paman kesulitan bantu lagi ya kamu teryata hacker yang sangat cerdas dan jangan khawatir nama mu pasti di rasiakan ngak ada yang tahu selain kita bertiga dan paman berharap kamu jangan cerita ke siapa saja bapakmu ibumu ataupun saudara mu" kata paman mengingat kan
" Baik paman asal keamanan ku terjamin aku akan selalu bantu paman" jawabku.Aku memang sering mencoba ilmu hacker tapi aku nggak berani bilang dan sekarang ada yang memfasilitasi ya gas lah
Aku tertidur di ruang komputer di sini ada tempat tidur tunggal yang biasanya buat aku istirahat sebenarnya ada kamar tapi aku kurang nyaman dan suka di sini dan sama mbak Maura boleh aku tempati
Bersambung ........