NovelToon NovelToon
Calamity Ex Machina

Calamity Ex Machina

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Manusia Ikan

Kekaisaran Aurellian telah menikmati kedamaian selama 1500 tahun, hingga sebuah bayangan misterius jatuh tepat di atas takhta mereka. Arta Valerion, seorang penyihir muda jenius, menemukan bahwa rembulan yang selama ini dipuja kini menyimpan ancaman yang tak terbayangkan. Kehadiran sang utusan dari peradaban masa lalu yang telah binasa—membawa peringatan dingin: bahwa mereka tidak sendirian, dan mereka tidak siap.

​Di ambang kehancuran yang telah menelan delapan planet sebelumnya, Aurellian harus memilih: tunduk pada teknologi asing atau menghadapi kepunahan. Bagi Arta, ini bukan lagi tentang prestasi sihir, melainkan perjuangan untuk mempertahankan senyum orang-orang yang ia cintai sebelum fajar terakhir tiba.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Manusia Ikan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ARC 1 -BAB 2 -NEBULA (1)

Di sudut-sudut ibu kota, bisikan mulai menyebar seperti wabah yang tak terlihat. Tidak peduli mereka rakyat biasa atau bangsawan—semua membicarakan hal yang sama. Bukan dengan suara keras yang lantang, melainkan dalam nada pelan yang penuh kehati-hatian, seolah-olah langit itu sendiri memiliki telinga yang mampu merekam ketakutan mereka.

​Di atas istana, benda raksasa milik Nebula masih menggantung. Diam. Tidak bergerak. Namun, justru keheningan itulah yang membuatnya semakin mengancam. Ia seperti predator yang sedang mengamati mangsanya dari ketinggian yang tak terjangkau, menunggu kalkulasi yang tepat sebelum menerkam.

​Perlahan, wajah ibu kota berubah total. Pintu-pintu kediaman ditutup lebih awal. Jendela-jendela dikunci rapat dengan palang kayu, sebuah upaya sia-sia untuk menahan ancaman yang datangnya dari langit. Beberapa keluarga bangsawan bahkan memilih pergi diam-diam sebelum matahari terbenam, membawa harta mereka menjauh dari pusat kekuasaan.

​Di Akademi Penyihir, suasana yang biasanya dipenuhi semangat belajar kini terasa mencekam. Pengumuman besar telah ditempel di gerbang utama dan disiarkan ke seluruh penjuru area pendidikan: Seluruh kegiatan pembelajaran diliburkan untuk waktu yang tidak ditentukan.

​Keputusan ini diambil langsung oleh Tuan Jovan demi keselamatan para murid, mengingat posisi Akademi yang cukup dekat dengan pusat kota. Namun, alih-alih pulang, banyak murid yang masih tertahan di asrama, terjebak dalam rasa cemas yang mendalam.

​Arta berjalan cepat melintasi lorong kelas yang biasanya riuh dengan rapalan mantra, namun kini dipenuhi keheningan yang menyesakkan. Tangannya mendekap erat setumpuk dokumen penting miliknya dan Tuan Jovan. Sebagai asisten Kepala Akademi, Arta tidak memiliki kemewahan untuk beristirahat seperti murid lainnya.

​Langkahnya terhenti tiba-tiba saat suara bisikan terdengar dari balik pilar lorong kelas yang remang. Itu adalah suara beberapa murid penyihir, teman seangkatannya, yang tampak berkumpul dengan wajah pucat.

​"Apakah kau sudah dengar tentang Nebula?" tanya salah satu murid dengan suara bergetar.

​Arta menahan napas, menyandarkan punggungnya pada dinding dingin, membiarkan bayangan pilar menyembunyikan kehadirannya.

​"Beberapa orang percaya dia bukan sekadar utusan," lanjut murid lainnya, penuh dengan kecurigaan.

​"Karena dia datang bersamaan dengan benda di bulan itu? Kurasa dia bagian dari mereka. Seekor kuda troya yang dikirim untuk melemahkan kita dari dalam sebelum serangan besar dimulai. Kenapa pihak Akademi dan Istana membiarkannya masuk?!"

​Jantung Arta berdegup lebih kencang. Ia mendengar desas-desus bahwa ketakutan ini sudah menyebar luas hingga ke asrama-asrama.

​"Lalu kita? Apa kita harus tetap di sini menunggu kiamat? Sekolah sudah libur, orang tuaku memintaku segera pulang ke wilayah Barat."

​"Kita juga harus—"

​Tap.

​Arta sengaja menghentakkan langkah kakinya lebih keras ke lantai batu lorong kelas. Murid-murid yang sedang bergunjing itu tersentak, wajah mereka memucat seketika saat melihat Arta—sang asisten Kepala Akademi—berdiri di sana dengan tatapan tajam.

​"A-Arta..."

​Arta tidak menjawab. Ia hanya memberikan tatapan dingin yang tajam—sebuah peringatan bisu yang cukup untuk membuat mereka menunduk malu tanpa berani mengeluarkan sepatah kata pun lagi. Arta berjalan melewati mereka dengan langkah tegap, membiarkan jubahnya berkibar tertiup angin lorong yang dingin.

​Aku paham... ucap batin Arta dengan perasaan pedih. Karena jauh di dalam lubuk hatiku, aku juga memikirkan hal yang sama.

​Keesokan harinya, keadaan memburuk. Harga bahan pokok mulai meroket karena terputusnya jalur dagang.

Armada laut dan udara dikerahkan untuk menjaga wilayah, namun kehadiran militer yang masif justru menjadi sinyal bagi rakyat bahwa situasi sedang tidak terkendali.

​Kepercayaan masyarakat mulai runtuh seperti bangunan tua yang diguncang gempa perlahan. Sebagai tanggapan, istana memperketat patroli di setiap sudut jalan. Pengumuman disebarkan melalui pengeras suara sihir, meyakinkan bahwa keadaan masih aman di bawah perlindungan Kaisar Lysander Thalassia.

​Namun, bagi Arta, kata-kata itu terdengar hampa, seperti gema di dalam gua kosong yang dingin. Aktivitas pasar perlahan kembali karena tuntutan perut yang tidak bisa menunggu, namun tidak ada yang benar-benar merasa aman.

Semua orang, mulai dari pengemis hingga pejabat tinggi, sesekali akan mendongak ke atas. Menatap benda raksasa yang masih diam membeku di langit biru, menutupi matahari dengan bayangan peraknya yang dingin.

​Mereka semua sedang menunggu. Menunggu sesuatu yang mereka harap tidak akan pernah terjadi.

1
kutu alien
/Ok/
SANG
Mantap banget💪👍
SANG
Lanjutkan aksimu dek💪👍
( Author ) Vivi~
like koment ku sudah mampir, btw ceritanya kalau dicermati asik juga ya😭
akan aku lanjut baca malam nanti, mau serius up cerita ku dulu KK😭😭
Manusia Ikan 🫪: semangaaat up nyaaaah✨
total 1 replies
kutu alien
/CoolGuy//CoolGuy/
Manusia Ikan 🫪: hehehe
total 1 replies
Human175
ada kapal terbang 🗿
Manusia Ikan 🫪: oh yang kapal kayu kah, iya itu kapal terbang sihir, sebagian terbang pake hukum fisika, dan sebagainya gabungan keduanya😅
total 2 replies
Zetavia
Jan lupaa mampir yahh di novel ku saran dan kritik nyaa
Manusia Ikan 🫪: baiik
total 1 replies
T28J
lah kemana dia?
Manusia Ikan 🫪: ah maksudnya dia lagi mengumpulkan energi yang selaras dengan Aether di planet ini.
total 2 replies
Anomali Pink Hiatus
Darimana bisa tahu kalau bangunannya berumur puluhan ribu tahun.
Manusia Ikan 🫪: :v oke oke
total 3 replies
T28J
/Rose//Rose//Rose/
T28J
Arven terdiam sesaat saat merasakan resonansi yang familiar dari dunia lain.

“…jadi kalian benar-benar memanggil Titan ke dunia ini.”

Bukan penolakan, justru sebaliknya. Sudut bibirnya terangkat tipis. “Menarik...”

Karena setiap dunia yang mulai menyentuh kekuatan Titan… biasanya tidak akan pernah kembali sama.

“Jaga mereka baik-baik. Titan bukan sekadar kekuatan... mereka adalah awal dari perubahan.”

—Arven, Mechanist of Legacy🔥
kutu alien
/Plusone/,/Doge/
alicea0v
"Alice!!! lihat...!!! Golem dan serangga mereka terbuat dari batu mahal!!! kita bisa kaya!!" Xena menunjuk-nunjuk layar sihir pemantau yang mengambang di udara.

"Sepertinya monster di dunia ini, sangat terobsesi dengan kekayaan.. bahkan serangganya pun. dari batu mahal." sahut Alice sembari duduk di singgasananya dengan anggun.

"Kalau aku disana, apa pisau ku bisa membelah mereka?" Violet tiba-tiba menatap kumpulan pisau lempar di pinggangnya.

"Bisa atau tidak, yang jelas kita kaya kalau disana!!" Xena mulai berlarian tak jelas, membuat Arthur menahan emosi.

"huuh... apa-apaan dunia ini?!" Arthur memijat pelipisnua, merasakan gejolak membara (bah?) maksudnya merasakan emosi panas yang mengalir sampai ke ubun-ubun.

"Santailah, Arthur. kau terlalu emosional!" gumam Albertio, nadanya begitu tenang bahkan sangat tenang untuk situasi absurd saat ini.

"We.. wee.. udah capek...!!! bubar!!!" Alice berteriak kesal, membubarkan pertikaian di Kuil dewi itu segera. Teriakannya menggema ke pikiran Author yang menulis cerita ini.
SANG: Tetap semangat💪👍
total 5 replies
kutu alien
yah habis lagi/Sly/
Manusia Ikan 🫪: cape🥴
total 1 replies
Wawan
Satu iklan buat pelatihan Tebing Tinggi💪
Manusia Ikan 🫪: semangat ya🐥
total 1 replies
penulismisterius
pertempuran yang keren🐳
salut sama kak manusia ikan🐳
semangat
SANG: Like iklan plus komen💪👍
total 4 replies
SANG
Bunga untukmu thor/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Manusia Ikan 🫪: /Awkward/makacih
total 1 replies
SANG
Mantap habis👍💪👍💪👍💪👍💪👍💪👍💪👍💪👍💪👍💪
SANG
💪👍👍👍💪
SANG
Lanjutkan aksimu tho💪👍
Manusia Ikan 🫪: /Applaud/pastinya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!