NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:68.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Mencari di kebun sawit

"Yoga tadi seperti akan berbicara sesuatu kepada kita ya, Do." Ican juga menyadari tentang hal itu.

"Iya, tapi tidak tahu dia berubah pikiran karena apa." Aldo juga setuju dengan hal tersebut.

"Apa mungkin ini semua berhubungan dengan Airin? bila ada waktu maka lebih baik kita berbicara langsung dengan Yoga." Ican sudah sangat yakin dengan hal tersebut.

Aldo mengangkut setuju karena mungkin benar bahwa mereka harus berbicara terlebih dahulu dengan Yoga tentang permasalahan itu, andai saja tadi Jamil dan juga Judit tidak datang ke sini maka pasti mereka tidak akan gagal seperti ini untuk mengetahui apa yang telah terjadi di antara mereka semua.

Judit dan juga Jamil terlalu cepat datang sehingga mau tidak mau yoga harus menghentikan percakapan di antara mereka bertiga, padahal dia datang memang karena ingin memberitahu apa yang telah dia lihat di malam itu. sebab bila Yoga telah memberitahu mereka maka semua masalah ini bisa terselesaikan dengan sangat mudah sekali.

Aldo juga merasa dia harus mendekati Yoga agar masalah ini bisa dia selesaikan dan mengetahui di mana keberadaan Airin, apa memang Airin sudah meninggal dunia atau saat ini Airin hanya sedang bersembunyi saja karena takut dengan seseorang, yang jelas memang Aldo harus bergerak cepat karena dia tidak mau bila masalah ini semakin larut.

"Tadi Jamil terlihat sangat cemas sehingga langsung mengajak Yoga pergi seperti itu, aku yakin ada sesuatu ini." Ican kembali membuka suara.

"Ya, sebab mereka itu satu rombongan dan salah satu lagi adalah Fitra itu sendiri." Aldo menjawab cepat.

"Abang sekarang sedang sakit dan ada di rumah, tapi mungkin saja mereka memang telah diberitahu karena pasti kongkalikong ini sangat kuat sekali." ujar Ican.

"Sekuat apapun mereka menutupi rahasia ini maka kita pasti akan bisa mengungkap, Allah tidak tidur karena dia pasti akan membantu kita." ucap Aldo dengan sangat yakin sekali.

"Tapi bila mereka memang pelaku yang telah menghilangkan Airin Kenapa bisa setega itu?" Ican bertanya sendirian karena dia juga tidak paham.

"Otak mereka sudah penuh dengan barang haram itu jadi mau apa saja yang keluar pasti tidak akan pernah berpikir dua kali, rasa tega mereka jelas sangat besar di dalam diri itu." ujar Aldo sambil menarik nafas panjang.

Ican mengangguk setuju karena memang para teman-teman saudara dia telah terperangkap dalam barang haram itu sehingga tidak akan pernah bisa berpikir secara normal, mereka akan terus memikirkan barang tersebut tanpa ada pikiran yang lain karena otak telah rusak parah, sama seperti Fitra yang saat ini sedang kesakitan namun dia tetap memilih untuk meminta sabu saja.

"Bagaimana kalau kita mencari dulu di sekitar kebun sawit itu?" ajak Aldo.

"Apa yang akan kita temukan di sana karena sudah pasti tidak akan ada jejak yang mereka tinggal." Ican merasa ragu dengan hal itu.

"Kita tidak akan tahu kalau belum mencoba, aku hari ini memang berencana akan mendatangi kebun sawit itu." Aldo berkata sangat yakin.

"Apa yang membuat kau sangat yakin ingin mendatangi kebun sawit itu?" Ican bertanya serius karena dia memang tidak tahu.

"Karena saat malam pertama aku datang ke sini maka aku sudah bertemu dengan sosok gentayangan itu, dan Tak lama kemudian aku bertemu dengan Airin." jujur Aldo.

"Ketemu sama Kak Airin?!" Ican semakin kaget mendengar ucapan Aldo barusan.

"Ya, jadi aku kira saat itu tidak ada masalah di kehidupan keluarga kami. namun saat sudah sampai di rumah aku malah mendengar kabar bahwa Kak Airin telah menghilang selama sebulan lebih." lirih Aldo.

Tentu saja Ican yang mendengar hal itu menjadi kaget luar biasa karena dia tidak menyangka bahwa Aldo bisa bertemu dengan Airin, apa mungkin memang Airin telah menjadi arwah gentayangan dan selama ini mereka yang ada di desa Ini mendapat teror dari Airin itu sendiri ketika mereka sedang melewati kebun sawit tersebut.

"Kebun sawit ini juga sangat lebar." Aldo berkata pelan sambil menapaki jalan di sekitar pohon sawit ini.

"Tanah gambut seperti ini kan memang sangat cocok untuk sawit." sahut Ican.

"Bukan kah mudah juga untuk mereka ketika menggali tanah gambut ini dan mengubur Airin di dalam sini?" Aldo menoleh kepada Ican.

"Astaga kau berpikir sampai sejauh itu." Ican agak kaget karena dia masih belum kepikiran ke arah sana.

"Lah kalau memang mereka sudah membunuh maka pasti akan menguburkan mayat Airin juga di sekitar sini." Aldo berkata dengan nada agak gemetar karena dia membayangkan juga tentang penderitaan Airin sebelum meninggal dunia.

Sudah pasti Airin menderita terlebih dahulu ketika akan meninggal saat itu, sebab mereka akan memberikan siksaan berat kepada korban. dalam bayangan Aldo saat ini sudah bermacam-macam tragedi sehingga dia merasa lemah sendiri untuk melanjutkan pencarian tersebut, hanya bisa menyebut nama Tuhan berulang kali di dalam hati untuk menguatkan diri.

Bukan hanya di film saja tentang adegan seperti itu ketika mereka sedang melakukan pembunuhan, beberapa desa juga pernah ada tragedi demikian sehingga Aldo sudah bisa membayangkan tentang penyiksaan tersebut, tiga orang pria dan kemungkinan Yoga juga ikut dalam tragedi itu sehingga dia memutuskan untuk berbicara kepada mereka berdua tadi.

"Heh kau jangan termenung saja seperti itu." Ican menyenggol pundak Aldo karena pemuda itu terdiam.

"Ah ini, aku sudah memikirkan bagaimana cara mereka saat menyakiti Airin." Aldo berkata lirih.

"Kau jangan fokus dulu dengan hal itu karena nanti justru akan menambah kesedihan, kita harus fokus dulu untuk mencari Airin." Ican berusaha memberikan semangat.

Aldo mengangguk dan mereka segera mengelilingi pohon sawit yang ada di sekitar desa untuk mencari keanehan yang ada di sana, meski terlihat mustahil namun tetap saja mereka berusaha karena sekarang belum ada petunjuk walau hanya sedikit saja tentang kasus Airin yang menghilang secara mendadak itu.

"Kenapa dua pemuda itu sejak tadi terus berkeliling?" Maharani berkata dengan sewot dan bersedekap tangan.

"Ya biarin sajalah mereka mau keliling atau mau apa saja." Anita sama sekali tidak peduli dengan hal itu.

"Muak sekali Aku melihat mereka yang seperti orang bodoh terus berkeliling ke sana kemari." ujar Maharani dengan emosi tinggi.

"Eh aku tahu saat ini kau sedang emosi ya, tapi jangan kau lampiaskan kepada mereka yang tidak tahu apa-apa." Anita menyenggol pundak Maharani.

Maharani membuang muka karena sebenarnya dia memang sedang mudah emosi setelah tadi salah mengambil softlens, jadi ketika ada orang yang berkelakuan agak aneh sedikit maka emosi dia langsung naik dan ingin protes terhadap orang tersebut, padahal Aldo dan Ican sama sekali tidak ada merusuhi mereka berdua.

Selamat sore besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah kena kalian ...modar2 tuh ya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
paling geh bentar lagi si Jamil jadi korban selanjutnya
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
oooooo ternyata ide jamil, egois amat jadi orang cepat airin datangi jamil biar tahu rasa cepat hajar habis 🥰🥰
Raffaza Direzky87
Nanti malam paling giliran kamu mil yg di datangi arwahnya airin
ρυтяσ kang'typo✨
owalah... dalang kasus ini ternyata Jamil, tapi dia g ada rasa takut sedikit pun dengan semua yang sudah terjadi pada teman'y😏
neni nuraeni
nah loh Airin jgn smpai kamu trtngkp dukun itu,,,
K & T K & T
mlm jg Bess..
Raffaza Direzky87
mungkin dengan kematian judit, yoga baru berani mengungkap kematian airin
ρυтяσ kang'typo✨
belum di datangin maka'y Jamil kekeh ngemeng gitu sama Yoga
Eli Rahma
sampai ujung dunia pun Airin akan mengejar kalian berdua untuk bls dendam
Sekar Sekar
selingkuh dngan senina sahabat nya sendiri
MiilaaManurung
lagi dong kak 🤣
Ayuk Witanto
lebih baik katakan saja yoga daripada kau merasa bersalah
Ayuk Witanto
tunggulah giliran mu
neni nuraeni
lnjuttt
Ayuk Witanto
salsa nya Davin
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
semoga dengan yoga mengaku nanti kamu aman dari kematian 🙏🙏
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!