NovelToon NovelToon
Benang Takdir

Benang Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno / Time Travel
Popularitas:795
Nilai: 5
Nama Author: Borraaa

Takdir membuat wanita bernama Anna terlempar ke zaman sebelum abad pertengahan. Menuntut agar ia bisa mengubah sejarah dan takdir kelam seorang raja tirani.

Namun, alih-alih kekejaman seperti yang di katakan semua orang, yang ia temukan hanyalah sesosok jiwa rapuh yang selalu memperlakukan dirinya dengan penuh kepedulian. Dan perlahan, sebuah rasa mulai tumbuh bersama raga yang ia tempati, tapi, apakah itu pantas? Apakah takdir sudah mengizinkan?

Anna terus menahan perasaanya, sampai ketika ia melihat raja datang dengan darah yang menetes di tangannya, sebuah permintaan akhirnya tidak bisa lagi ia tahan. Jauh di dalam hatinya terucap sebuah permohonan.

"Tolong biarkan aku tetap di sisinya, biarkan aku tetap di tempat ini untuknya, biarkan aku mencintanya sampai
akhir."

Tepat setelah permohonan itu terucap, ia langsung berlari, melangkahkan kakinya menuju orang yang telah menjadi sebagian dari jiwanya.

Namun, mampukah ia bertaruh takdir tidak akan membuatnya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Borraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat

...Tak ada kata, tak ada penjelasan, hanya ada isakan yang sudah cukup memberi tahu semuanya pada sang putra yang kini tengah berada dalam pelukannya....

..." Benar, kau memang putraku, kau adalah anak ibu " bisikan itu terus terucap dari mulut Selir Agung, saat mengingat apa yang tadi telah di ucapkan oleh Kaisar padanya....

...Iya, Roland tetaplah putranya, anak yang telah ia lahirkan dari rahim miliknya. Tidak peduli Kaisar mengakuinya atau tidak, Roland tetaplah darah dagingnya. Biarkan Kaisar tetap pada pendiriannya, meski Roland tidak mendapat pengakuan dari Kaisar, setidaknya Roland masih memiliki ibu yang tidak akan pernah meninggalkannya....

..." Kau memang putra ibu, kau memang putra ibu "...

...Anak mana yang tidak ikut merasa terluka saat melihat sang ibu tersakiti. Bagitu juga dengan Roland, yang bahkan sudah beberapa kali meneteskan air mata yang langsung ia usap dengan cepat, takut ibunya semakin sedih jika melihatnya ikut menangis....

..." Kenapa ibu masih mengejar orang seperti itu? Apa yang ibu harapkan darinya? "...

...Tak ada jawaban, Selir Agung masih terus tenggelam dalam tangisannya....

..." Sudahlah, jangan pedulikan dia lagi, dia tak pantas ibu tangisi seperti ini "...

...Masih tak ada jawaban, keduanya mulai sibuk dengan pikirannya masing-masing yang jelas tidak sama, menghabiskan sisa malam ini dengan kesedihan yang tak kunjung berakhir. Membiarkan malam mengukir setiap isakan dalam bayang-bayang kegelapan, membuatnya menjadi lukisan indah tentang kepedihan....

..." 𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘩𝘪𝘵𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘢𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘵𝘦𝘴 𝘥𝘪 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩 𝘪𝘣𝘶𝘬𝘶, 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘥𝘶𝘭𝘪 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘥𝘪𝘢, 𝘢𝘴𝘢𝘭 𝘪𝘣𝘶𝘬𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘶𝘬𝘢, 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘢𝘴𝘯𝘺𝘢. 𝘈𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘢 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘱𝘦𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘯𝘺𝘢, 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘪𝘢 𝘫𝘢𝘨𝘢, 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘺𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯𝘺𝘢. "...

...****************...

...Hari terasa begitu lambat, saat tak ada suami yang biasanya selalu ada untuknya. Anne terus menatap langit dari jendela kamarnya, menunggu kegelapan yang tak kunjung menyapa. Ternyata se sepi ini kehidupan tanpa adanya Leopold, biasanya pria itu yang selalu menjadi pelarian ketika ia merasa bosan setiap harinya. ...

..." Mengingatnya, membuatku sedikit merindukan pria itu, kira-kira bagaimana ya kabarnya sekarang? "...

...Anne menghela napas panjang, seolah lelah dengan kesepian yang ia rasakan beberapa hari ini. Entah ini sudah hari keberapa setelah kepergian sang suami, yang jelas, semua itu terasa sudah sangat lama begi Anne....

..." 𝘈𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘢𝘪𝘬-𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘴𝘢𝘫𝘢? 𝘈𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯? 𝘈𝘱𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘶𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘤𝘶𝘬𝘶𝘱? 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢-𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢? 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘶𝘬𝘢? "...

...Ya begitulah keadaan dalam pikiran Anne, cukup berisik, walaupun mulutnya tertutup rapat. Sampai sebuah ketukan pintu berhasil menarik atensinya....

..." Masuklah " Ia memerintah, karena dirinya sendiri sama sekali tidak ingin beranjak dari tempat di mana ia sudah duduk dengan nyaman....

...Tak lama, seorang pelayan masuk seperti yang telah ia perintahkan, dengan membawa sesuatu yang langsung menarik perhatiannya....

..." Apa itu? "...

...Pelayan itu lebih dulu memberikan sesuatu yang ia bawa sebelum menjawab pertanyaan itu. Mengulurkan sebuah gulungan kertas dengan sebuah tali yang mengikatnya untuk di berikan pada sang Ratu....

..." Raja mengirimkan surat ini untuk anda, Ratu "...

...Anne sempat terdiam dengan pandangan yang terpaku pada gulungan itu, seolah tidak menyangka dengan apa yang ia dapat. Tapi, sedetik kemudian, sebuah senyuman langsung merekah di wajahnya, menunjukkan kebahagiaan yang sudah lama ia rindukan....

...Dengan cepat, ia menggerakkan tangannya untuk menyuruh pelayan itu pergi, agar ia bisa segera membuka gulungan itu dan membaca pesan dari sang suami....

...Bibirnya masih terus terangkat, mengukir sebuah senyuman yang ingin selalu ia tampakkan, agar semua orang tahu jika ia sedang bahagia. Kini, matanya terus tergerak untuk membaca setiap kalimat di atas secarik kertas itu, setiap kalimat yang benar-benar membuatnya begitu bahagia. ...

...𝓗𝓪𝓲, 𝓡𝓪𝓽𝓾 𝓴𝓾........... ...

...𝓑𝓪𝓰𝓪𝓲𝓶𝓪𝓷𝓪 𝓴𝓪𝓫𝓪𝓻𝓶𝓾 𝓪𝓴𝓱𝓲𝓻 - 𝓪𝓴𝓱𝓲𝓻 𝓲𝓷𝓲? ...

...𝓐𝓹𝓪 𝓪𝓭𝓪 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓶𝓮𝓶𝓫𝓾𝓪𝓽𝓶𝓾 𝓽𝓲𝓭𝓪𝓴 𝓫𝓪𝓱𝓪𝓰𝓲𝓪? 𝓙𝓲𝓴𝓪 𝓪𝓭𝓪, ...

...𝓴𝓪𝓽𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓼𝓪𝓳𝓪 𝓹𝓪𝓭𝓪𝓴𝓾, ...

...𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓾 𝓫𝓾𝓪𝓽 𝓼𝓮𝓶𝓾𝓪 𝓲𝓽𝓾 𝓱𝓲𝓵𝓪𝓷𝓰 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓹𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷𝓶𝓾. ...

...𝓚𝓪𝓾 𝓽𝓪𝓱𝓾? 𝓐𝓴𝓾 𝓭𝓲 𝓼𝓲𝓷𝓲 𝓼𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓶𝓮𝓻𝓲𝓷𝓭𝓾𝓴𝓪𝓷𝓶𝓾,...

... 𝓪𝓴𝓾 𝓻𝓲𝓷𝓭𝓾 𝓼𝓪𝓪𝓽 𝓴𝓲𝓽𝓪 𝓫𝓮𝓻𝓼𝓪𝓶𝓪,...

... 𝓪𝓴𝓾 𝓻𝓲𝓷𝓭𝓾 𝓶𝓮𝓵𝓲𝓱𝓪𝓽 𝓼𝓮𝓷𝔂𝓾𝓶𝓪𝓷𝓶𝓾 𝓼𝓪𝓪𝓽 𝓫𝓪𝓱𝓪𝓰𝓲𝓪...

...𝓢𝓮𝓫𝓮𝓷𝓪𝓻𝓷𝔂𝓪, 𝓫𝓪𝓷𝔂𝓪𝓴 𝓱𝓪𝓵 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓲𝓷𝓰𝓲𝓷 𝓴𝓾 𝓴𝓪𝓽𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓹𝓪𝓭𝓪𝓶𝓾,...

... 𝓽𝓪𝓹𝓲, 𝓴𝓮𝓻𝓽𝓪𝓼 𝓲𝓷𝓲 𝓼𝓪𝓳𝓪 𝓽𝓲𝓭𝓪𝓴 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓬𝓾𝓴𝓾𝓹 𝓾𝓷𝓽𝓾𝓴 𝓶𝓮𝓷𝓪𝓶𝓹𝓾𝓷𝓰...

... 𝓼𝓮𝓶𝓾𝓪𝓷𝔂𝓪....

...𝓙𝓪𝓭𝓲, 𝓫𝓲𝓪𝓻𝓴𝓪𝓷 𝓱𝓪𝓷𝔂𝓪 𝓴𝓮𝓻𝓲𝓷𝓭𝓾𝓪𝓷 𝓲𝓷𝓲 𝓼𝓪𝓳𝓪 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓴𝓾𝓽𝓾𝓵𝓲𝓼𝓴𝓪𝓷, ...

...𝓪𝓰𝓪𝓻 𝓻𝓪𝓼𝓪 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓲𝓼𝓪 𝓽𝓮𝓻𝓼𝓪𝓶𝓹𝓪𝓲𝓴𝓪𝓷. ...

^^^𝓓𝓪𝓻𝓲 𝓼𝓾𝓪𝓶𝓲𝓶𝓾, 𝓛𝓮𝓸𝓹𝓸𝓵𝓭 𝓐𝓵𝓸𝓲𝓼^^^

...Anne benar-benar ingin berteriak saking senangnya, ingin langsung memamerkan pada seluruh dunia tentang betapa bahagianya dia saat ini. Seakan tidak ada orang lain di dunia ini yang lebih bahagia darinya....

..." 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘓𝘦𝘰𝘱𝘰𝘭𝘥 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘶𝘴𝘶𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘮𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘪𝘴 𝘪𝘯𝘪?"...

...Anne terus menggenggam kertas itu dengan erat, seolah tidak ingin melepasnya sama sekali. Bahkan ia sempat mengayunkan kakinya dengan cepat, menendangkan kakinya ke udara untuk meluapkan kebahagiaan besar yang tengah ia rasakan. Kali ini dunia benar-benar berpihak pada kebahagiaannya. ...

...Ohh tidak, Anne tidak bisa lagi menahan semua ini sendirian, ia harus segera berbagi pada seseorang yang sama-sama di tinggalkan seperti dirinya. ...

...Ia melangkah cepat, melewati sebuah jalan yang akan membawanya menuju seseorang yang ingin ia temui. ...

..." Caroline! " Anne mulai berteriak keras saat langkahnya sudah sampai di halaman ruang kerja milik wanita itu. ...

...Ah, ia benar-benar tidak sabar untuk menunjukkan kebahagiaannya pada sang sahabat. Tepat saat ia hendak membuka pintu, Caroline sudah lebih dulu membukanya dari dalam, membuat Anne langsung tersenyum ketika wajahnya berhadapan dengan wajah wanita itu. ...

..." Aku punya sesuatu untuk ku pamerkan padamu " ucapnya bangga, seraya menarik tangan Caroline untuk ia bawa masuk ke dalam ruangan itu. ...

...Caroline hanya bisa mengikuti langkah sang Ratu yang terlihat begitu ceria. " Apakah ada kabar dari Raja? " tebaknya. ...

...Jelas Anne langsung mengangguk dan melirik sekilas pada wanita itu untuk mengedipkan matanya, membuat Caroline seketika tertawa karena tingkah sang Ratu yang selalu bisa membuat siapapun ikut bahagia. ...

..." Kau memang sahabat terbaikku, Caroline "...

..." Ah, Ratu bisa saja " ...

...Anne mengambil posisi untuk duduk pada kursi yang berada tepat di depan meja kerja milik Caroline, bersiap untuk segera memamerkan surat yang ia terima dari suaminya. Tapi, pandangannya tiba-tiba tertuju pada sebuah kertas yang sama persis seperti miliknya. Dengan cepat ia mengambil kertas itu sebelum Caroline sadar dan mencegahnya. ...

...Benar saja seperti yang Anne pikirkan, tepat sebelum ia bisa membaca apa yang tertulis di dalamnya, Caroline yang sadar pun langsung berusaha merebut kertas itu darinya. ...

...Anne mengerti kekuatannya jauh lebih kecil daripada wanita ini, jadi, ia akhirnya hanya bisa pasrah saat kertas itu di ambil dari tangannya dengan begitu mudah. ...

...Anne menyerah, tak ada yang bisa ia baca dari kertas itu, tapi, ia telah mendapatkan intinya. Sebuah nama dan tanda tangan sang pengirim surat yang tak lain adalah Bernhard. Anne hanya bisa tersenyum menggoda ketika melihat Caroline yang masih berusaha menyembunyikan kertas itu darinya. ...

..." Kenapa kau masih malu-malu? Padahal aku sudah sering melihat kemesraan kalian " ...

..." Ah tidak, Ratu hanya salah paham " ...

...Wajah Caroline memerah, menahan rasa malu saat ternyata sang Ratu sudah mengetahui pengirim surat itu. ...

...Anne sendiri terus tersenyum, menggoda Caroline yang sudah terlihat kaku dengan terus memainkan ujung bajunya. Lantas Anne bangkit dan mulai menepuk bahu sahabatnya itu dengan pelan. " Ku pikir, hanya aku saja yang menjadi orang paling bahagia saat ini, ternyata, aku tidak sendirian, ada sahabatku yang juga merasakan hal yang sama " ...

..." Aku, aku tidak seperti yang- " ...

..." Sudahlah, jangan keras kepala pada dirimu sendiri, jujur saja, kau bahagia, kan? "...

...Dari kata itu, Caroline mulai berpikir, sebenarnya, apa yang ia rasakan? Apa selama ini ia memang telah membohongi dirinya sendiri tentang rasa yang sebenarnya sudah ia sadari? ...

1
kiu kiu
hati hati leopold...ratumu bisa direbut roland.karna ambisinya menjadi kaisar.sebaiknya anne berlatih ilmu pedang...agar bisa melindungi diri sendiri...tidak cuma bergantung menjadi ratu yg lemah lembut saja.
Amelia Nurazizah
emm pengen deh di cintai kayak anne
borraaa: makasih kaka cantik🥰🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
kiu kiu
benhard yg paling tau bagaimna perjuangan leopold.anne memang harus tau kehidupan leopold sebelum mendapatkan tahta rajanya.
kiu kiu
wah...leopold mulai modus tuh..mendekati sang ratu.tp baguslah dia menjadi lembut ketika bersama anne.😄😄
kiu kiu
kenapa leopold tidak menyuruh pergi putra mahkota...dan kenpa pula anne terlalu takut dg putra mahkota.padahal itu wilayahnya leo suaminya.knpa tidakan anak raja bodoh itu di biarkan begitu saja...thor ak jd gereget banget .leopold seperti pecundang membiarkan istrinya berdua dg putra mahkota.
kiu kiu
perdana mentri itu adalah musuh nyata di kekaisaran...kaisar menjadi bodoh karna memiliki perdana mentri tua.orang tua selir nya.klu terjadi perang semoga leopold menghabisi perdana mentri tua alias mertuanya itu.dan selirnya raja serta putra mahkota.yg dianggap adiknya itu.cuih...adik apaan maunya merebut tidak mendapatkan dg cara ksatria.author ak harap cerita ini tk berubah membosankan.gegara peran utamanya kalah mulu..kasian leopold dong...
kiu kiu
bau baunya ini si leo bucin akut...semoga annelise membalas cintanya.walaupun bukan annelise yg asli.
kiu kiu
lanjutkan thor
kiu kiu
suka banget cerita fantasi
kiu kiu
semangat thor....cerita fantasi in paling faforitku...💪💪💪
borraaa: Terima kasih kak😊 dukung terus karyaku ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!