Ismi Azis berumur 17 tahun dia mengalami kecelakaan motor saat selesai tugas dari misinya
Ismi Azis seorang dokter dan hacker terbaik di negara Jepang, dia putri dari Iris Wati yang menikah dengan seorang laki-laki tampan keturunan Jepang. Ismi yang terkenal baik dan juga sering menolong orang lain membuat salah satu dokter magang iri
Penasaran dengan cerita ini? yuk mampir dan baca kita nya😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter twenty-nine
Xie mengangkat alisnya saat mendengar pertanyaan konyol dari putri sepupunya itu, dia sudah tidak aneh dengan kelakuan iseng An. apa lagi kalau tentang makanan bocah kematian ini sering membuat para bawahan ibu nya kehilangan coklat atau cookies yang baru matang
Saat ditanya dia pasti menunjukkan perutnya, Annchi tidak pernah membentak atau marah kalau makanan nya itu di makan atau di bagikan sama teman, tapi Annchi pasti akan membatasi makanan manis atau berminyak An dan Bai hanya boleh memakan manis seminggu tiga kali dan semua masakan Annchi di buat sehat dan lezat, An pun tak pernah menolak makanan yang ibunya buat apa lagi sayur yang Annchi buat pasti selalu habis oleh anak-anak dan suaminya. Mereka tipe bukan pemilih
"Dimana ibumu? bibi mau ada perlu, sudah dua hari ibu mu tidak ke toko" ucap Xie. An pun memiringkan kepalanya
"Ibu ada didalam, talau ulucan nda tetoto itu talna ayah.... ayah teljaan nya menggulung ibu di tamal" jawab An. dia pun langsung mengajak Xie masuk
"Ibu ada bibi Xie... tatanya ada Pellu cama ibu, tuh lihat bibi, ayah cepelti anat ayam mengetol di botong ibu" jawab An. sambil menunjuk Bao-yo yang memeluk Annchi
Xie pun melihat arah yang ditunjuk oleh An, dan benar saja apa yang diucapkan oleh bocah nakal itu
"Hais... pantas saja istrimu tidak ketoko beberapa hari ini, ternyata kau yang mengikat dia di dalam rumah?" ucap ketus Xie. Bao-yo hanya melirik sekilas setelah itu dia duduk dan memeluk pinggang Annchi
"Gege... lepaskan dulu istrimu Aku ingin berbicara dengannya" ucap gemas Xie
"Bicara saja, Aku tidak akan mengganggu pembicaraan kalian.... aku akan duduk manis di sini" jawab Bao-yo. Xie mendengus saat mendengar jawaban dari kakak sepupunya itu
Saat Xie akan berbicara Tuan Yu Weng pun masuk kedalam rumah, Xie pun mendelik. dia terkejut saat melihat ayah Bao-yo ada dirumah itu, karena selama ini dia tidak tahu kalau ayah Bao-yo tinggal dirumah sepupu nya
"Paman Yu... kau ada disini? semenjak kapan?" tanya Xie dengan terkejut. Tuan Yu Weng pun terkekeh melihat ntar kejutan keponakan mendiang istrinya
"Paman sudah hampir satu bulan tinggal di sini, apa kabar kamu dengan keluarga mu Xie'er?" ucap Tuan Yu Weng. Xie pun mengangguk dan menatap ke arah Bao-yo juga Annchi. Annchi yang ditatap oleh adik sepupunya Bao-yo pun cengengesan, karena selama ini dia juga tidak memberitahu kalau Ayah mertuanya sekarang tinggal di rumahnya
"Hehehe... aku pikir kau sudah mendengar beritanya, jadi aku tidak berniat memberitahumu" ucap lirih Annchi. Xie pun berdecih kesal pada kakak sepupu dan sepupu iparnya itu
"Sudah nanti saja tanya jawabnya, Ayo kita sekarang lebih baik mengobrol di dalam" ucap Bao-yo
"Cih.... dulu aja sok dingin, sok datar, setelah melihat wajah istri mudanya sekarang beliau begitu manja" ledek Xie
"Manja sama istri sendiri kan tidak masalah, kecuali kalau aku manjanya kepada istri tetangga baru jadi masalah... sayang lihat adik sepupu ku itu, dia sepertinya tidak menyukai kalau aku manja kepadamu ya? masa aku harus memanja kepada bibi Ye" jawab Bao-yo. Xie hanya memutar mata malas saat mendengar rengekan dari kakak sepupunya itu
"Sudah-sudah apa Lao gong tidak malu dilihat oleh ayah dan An'er?" tanya Annchi sambil mengelus rambut sang suami. Bao-yo menatap wajah Putri yang sedang memutar mata jengah
"Cemoga ibu tidat telpincut lelati di lual cana, talna memiliti cuami yang manja" jawab An. Bao-yo melotot mendengar ucapan sang putri. Bao-yo pun berdiri mendekati An. sedangkan An sudah ancang-ancang untuk melarikan diri sebelum ditangkap oleh ayahnya
"An'er... kemari kau, astaga kau ini apa ingin memiliki ayah sambung Haa..." teriak Bao-yo
"Tidat apa-apa talau ibu menyutai lelati itu" jawab An sambil teriak dan berlari
"AN'ER........
BERSAMBUNG.......
...----------------...
Guys author mau minta saran nih... dari pada nanti aku di eluhin lagi lebih baik tanya pendapat kalian aja ya, jadi kalau ada yang ngeluh lagi biar kalian yang jawab oke 🥱
Panggilan Bao-yo ke Annchi apa ya katanya jangan terlalu Kaku kalau di panggil Lao po dan sebaliknya juga Annchi panggil Bao-yo apa? kalau Honey atau sayang kalian kan bilang ini cerita kolosal kuno bukan cerita modern... ayo author minta pendapat lah
dunia serasa milik berdua....
yang lain mah tak kasat mata.....😁
Bai kalau mau nendang bokong, bokong An aja yang kamu tendang sekarang, gak perlu nunggu punya adik laki-laki dulu🤣🤣