NovelToon NovelToon
Secret Marriage

Secret Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ifra Sulistya

Bagi dunia luar, Reihan Arta Wiguna adalah sosok "Ice King" di lantai bursa—dingin, tak tersentuh, dan selalu kalkulatif. Namun, di balik kemewahan hidupnya, ia terikat oleh janji konyol kakeknya puluhan tahun silam. Ia dipaksa menikahi Laluna Wijaya, seorang gadis yang ia anggap hanya sebagai "beban" tambahan dalam hidupnya yang sudah sibuk.
Laluna sendiri tidak punya pilihan. Menikah dengan Reihan adalah satu-satunya cara untuk melindungi apa yang tersisa dari nama baik keluarganya. Mereka sepakat pada satu aturan main: Pernikahan ini harus menjadi rahasia. Tidak ada cinta, tidak ada kemesraan di depan publik, dan tidak ada campur tangan dalam urusan pribadi masing-masing.
Namun, tinggal di bawah satu atap perlahan meruntuhkan tembok yang dibangun Reihan. Laluna bukan sekadar gadis penurut yang ia bayangkan; ia adalah api yang hangat di tengah musim dingin Reihan. Saat satu per satu rahasia keluarga dan pengkhianatan bisnis mulai terkuak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ifra Sulistya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28: JEJAK GULA DI LANTAI BARU

Jakarta menyambut mereka dengan kemacetan yang terasa lebih ramah dari biasanya.

Mungkin karena di dalam mobil, tangan Reihan tidak lagi mencengkeram kemudi dengan tegang, melainkan menggenggam jemari Laluna dengan santai.

Di kursi belakang, Dimas sibuk dengan tabletnya, sesekali berdehem saat melihat bosnya mulai menunjukkan sisi "bucin" yang tidak masuk dalam deskripsi pekerjaan seorang CEO.

"Kita hampir sampai," ucap Reihan saat mobil melambat di kawasan SCBD.

Laluna menempelkan wajahnya ke kaca jendela. "Reihan, ini baru dua minggu sejak kejadian itu. Bagaimana mungkin pengerjaannya secepat ini?"

"Uang bisa membeli banyak hal, Luna. Tapi dalam hal ini, aku hanya menyewa kontraktor yang tahu bahwa jika mereka tidak selesai dalam empat belas hari, mereka harus berhadapan dengan Dimas yang sedang lapar," gurau Reihan.

Dimas hanya melirik dari balik kacamata. "Saya hanya mengingatkan mereka tentang efisiensi waktu, Nyonya. Ancaman kelaparan itu hanya tambahan subjektif dari Tuan Reihan."

Begitu mobil berhenti, Laluna terpaku. Ruko itu tidak lagi tampak seperti bangunan yang pernah hangus. Kini lebih modern dengan sentuhan kayu ek dan jendela kaca besar yang menampakkan interior dapur yang sangat canggih.

Papan namanya masih sama—"Khay Bakery"— namun dengan lampu neon hangat yang membuatnya tampak jauh lebih berkelas.

"Buka pintunya, Luna," bisik Reihan sambil menyerahkan sebuah kunci perak.

Laluna membuka pintu utama.

Aroma kayu baru dan

pembersih lantai yang segar menyapa. Namun, kejutan sebenarnya ada di lantai dua. Seperti janji Reihan, ada sebuah tangga spiral kecil di sudut ruangan yang menuju ke atas.

Laluna menaikinya dengan antusias. Di atas sana, terdapat sebuah apartemen studio yang sangat nyaman. Ada ranjang besar dengan sprei linen berwarna abu-abu, sebuah sofa empuk, dan yang paling membuat Laluna tertawa sebuah jendela kecil yang langsung menghadap ke arah dapur di bawah.

"Jadi kau bisa mengawasiku bekerja dari sini?" tanya Laluna sambil berbalik menatap Reihan yang baru saja menyusul ke atas.

"Atau aku bisa mencium aroma rotimu saat aku sedang bekerja dengan laptop di sini,"

Reihan menarik pinggang Laluna, memeluknya dari belakang.

"Ini adalah markas besar kita. Tempat di mana Arta Wiguna tidak punya akses, dan di mana hanya ada kita berdua."

Malam itu, mereka memutuskan untuk meresmikan dapur baru tersebut dengan membuat pesanan pertama, seratus donat untuk panti asuhan yang sering dikunjungi mendiang kakek Laluna.

Namun, romansa itu sedikit terganggu oleh realitas teknis.

"Reihan! Jangan tekan tombol itu!" teriak Laluna saat Reihan mencoba mengoperasikan mikser industri barunya yang memiliki panel digital rumit.

Bzzzzt!

Tiba-tiba, tepung dari wadah mikser menyembur keluar karena kecepatan yang diatur Reihan terlalu tinggi. Dalam sekejap, Reihan yang mengenakan kemeja hitam mahal berubah menjadi manusia salju.

Laluna terdiam, lalu tawa menggelegar pecah dari bibirnya hingga ia harus memegangi perutnya.

"Kau... kau terlihat seperti donat yang gagal di-glaze!"

Reihan mengusap wajahnya, meninggalkan jejak tangan di pipi yang penuh tepung. Ia menatap Laluna dengan pandangan 'bahaya'.

"Oh, jadi ini lucu bagimu?"

"Sangat lucu!"

Reihan tiba-tiba menerjang maju, memeluk Laluna dan menempelkan pipinya yang penuh tepung ke pipi Laluna.

"Reihan! Tidak! Kemejaku!" jerit Laluna di sela tawanya.

Mereka akhirnya terjatuh di atas lantai dapur yang masih bersih, berguling di antara sisa-sisa tepung, tertawa lepas seolah beban dunia yang mereka pikul selama berbulan-bulan telah menguap bersama udara malam.

"Kau tahu," ucap Reihan sambil mengatur napasnya, masih memeluk Laluna di lantai.

"Dulu aku benci bau dapur. Sekarang, aku rasa ini adalah aroma favoritku di seluruh dunia."

Laluna mengusap dahi Reihan yang kotor.

"Itu karena ada aku di dalamnya."

"Sangat percaya diri," gumam Reihan sebelum mengecup bibir Laluna dengan lembut.

Di lantai bawah, terdengar suara pintu terbuka. Dimas masuk membawa tumpukan kotak kemasan. Ia berhenti di depan tangga, melihat tumpukan tepung yang berhamburan dari lantai dua dan mendengar suara tawa bosnya.

Dimas menghela napas, mengeluarkan ponselnya, dan mengetik sesuatu.

"Pesan untuk bagian kebersihan: siapkan tim ekstra untuk ruko SCBD besok pagi. Dan tolong tambahkan biaya 'pembersihan kebahagiaan berlebih' ke dalam tagihan Tuan Reihan."

Setelah itu, Dimas mematikan lampu lantai bawah, meninggalkan pasangan itu dalam keheningan yang manis di atas sana. Perjalanan mereka mungkin dimulai dengan kontrak yang kaku, tapi malam ini, mereka menulis bab baru di atas jejak gula yang tidak akan pernah hilang.

1
Rini Hasmira
keren thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!