**Sinopsis:**
Di dunia nyata, Arka mati tragis karena dikhianati. Bukannya ke akhirat, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh Tian, murid buangan Sekte Awan Hijau yang sedang sekarat karena disiksa dan difitnah.
Di dunia baru yang kejam ini, kekuatan adalah segalanya. Tepat saat Tian pasrah akan mati untuk kedua kalinya, sebuah layar holografis muncul di kepalanya dengan bunyi: *[Ding! Sistem Cheat Code Jagat Raya Aktif!]*
Di saat orang lain butuh puluhan tahun untuk bertapa, Tian cukup melihat notifikasi sistem untuk naik level secara instan, kebal dari serangan, dan menduplikasi jurus dewa. Berbekal kode curang ini, Tian bangkit dari pecundang menjadi penguasa tunggal jagat raya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ujang Bonang@_@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
**Bab 25: Menampar Tuan Muda Wang**
**Bab 25: Menampar Tuan Muda Wang**
"Lancang! Berani sekali sampah Tingkat 6 sepertimu menghina Klan Wang!"
Raungan kemarahan Wang Jin menggelegar di depan gerbang obsidian Ibu Kota Kekaisaran. Wajahnya yang tampan berkedut murka, merasa harga dirinya diinjak-injak di hadapan ratusan kultivator liar yang sedang mengantre. Sebagai tuan muda klan militer, belum pernah ada seorang pun dari kasta bawah yang berani menatap matanya, apalagi mengancam akan menghancurkan kereta kencananya.
*Wush!*
Tanpa menunda lebih lama, Wang Jin melesat maju. Energi *Qi* sejati berwarna merah membara meledak dari tubuhnya, menandakan kultivasi Ranah Fondasi Dasar Tahap Awal Puncak yang sangat solid. Tangan kanannya membentuk cakar harimau yang diselimuti api, mencabik udara langsung ke arah dada Feng Tian.
"Jurus Cakar Harimau Api! Mati kau, bocah sialan!"
Tekanan angin panas dari serangan itu membuat para kultivator liar di sekitar gerbang mundur teratur sambil menahan napas. Mereka sudah bisa membayangkan tubuh pemuda berjubah abu-abu itu akan berlubang dan hangus terbakar.
Namun, di mata Feng Tian, gerakan melesat Wang Jin terasa sangat lambat seperti siput. Jangankan memicu kode curang, bahkan untuk mencabut *Pedang Meteorit Hitam* di punggungnya pun Wang Jin sama sekali tidak layak.
"Fondasi Dasar bentukan obat-obatan... benar-benar rapuh," bisik Feng Tian dingin.
*Sret!*
Tepat saat cakar api Wang Jin hanya berjarak beberapa sentimeter dari bajunya, Feng Tian mengaktifkan sedikit porsi dari *Jurus Langkah Dewa Menembus Ruang* yang baru dibelinya. Tubuhnya bergeser setengah langkah ke samping secara instan, meninggalkan distorsi udara tipis.
Cakar api Wang Jin menghantam ruang kosong dengan keras. Akibat momentum serangannya yang terlalu besar, tubuh Wang Jin terdorong maju ke depan, membuka celah pertahanan yang sangat lebar di bagian wajahnya.
Feng Tian tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Tangan kanannya bergerak santai, mengayun ke depan membentuk sebuah tamparan horizontal yang presisi.
*PLAAAKKK!*
Suara tamparan murni tanpa dilapisi *Qi* itu terdengar sangat renyah dan menggema di sepanjang gerbang kota. Kekuatan fisik murni dari Fondasi Sempurna Tahap Puncak milik Feng Tian bukanlah lelucon.
Tubuh Wang Jin berputar tiga kali di udara seperti gasing, memuntahkan beberapa butir gigi beserta darah segar, sebelum akhirnya menghantam dinding kereta kencananya sendiri dengan sangat keras.
*Duar!* Kereta mewah yang ditarik Kuda Sisik Naga itu langsung miring dan retak di beberapa bagian.
"Ugh... ugh..." Wang Jin terkapar di tanah, memegangi pipi kirinya yang kini membengkak merah seperti bakpao. Matanya yang tadinya penuh kesombongan kini digantikan oleh rasa syok dan ketakutan yang teramat sangat. "K-Kau... bagaimana mungkin seorang Tingkat 6 bisa..."
**[Ding! Target (Wang Jin - Fondasi Dasar Tahap Awal Puncak) berhasil dipermalukan secara mutlak!]**
**[Menyerap sisa energi spiritual api... Memproses hadiah...]**
**[Selamat! Anda mendapatkan: 1.000 Poin Pengalaman (EXP) dan 300 Koin Sistem!]**
*Sisa Koin Sistem saat ini: 1.610 Koin.*
Feng Tian berjalan perlahan mendekati Wang Jin yang masih merangkak lemas di tanah. Dia menginjak ujung jubah ungu mewah milik tuan muda itu dengan sandal jepitnya.
"Tuan Muda Wang, tadi kamu menyuruhku berlutut dan mematahkan tanganku sendiri, kan?" Feng Tian merunduk, menatap Wang Jin dengan pandangan mata keemasan yang tersembunyi di balik penyamarannya. "Sekarang, siapa yang harus berlutut di sini?"
"B-Berhenti! Lepaskan Tuan Muda kami!"
Melihat majikan mereka dihajar, empat pengawal zirah perak yang berjaga di gerbang kota—yang sebenarnya adalah kaki tangan rahasia Klan Wang—langsung menghunus tombak mereka dan mengepung Feng Tian.
"Siapa pun yang berani membuat keributan di gerbang Ibu Kota akan langsung dijebloskan ke penjara bawah tanah kekaisaran!" Teriak kapten pengawal tersebut, mencoba menggunakan otoritas militer untuk menekan Feng Tian.
Feng Tian hanya melirik mereka sekilas, lalu tangannya merogoh saku jubah dan mengeluarkan token giok ungu dengan ukiran burung phoenix perak yang diberikan oleh Mu Ran tiga hari lalu. Dia melemparkan token itu dengan santai ke atas meja giok milik pengawal penilai.
"Periksa token itu baik-baik, lalu katakan lagi padaku siapa yang harus dijebloskan ke dalam penjara," ucap Feng Tian tenang.
Kapten pengawal itu mengambil token giok tersebut dengan malas, namun begitu matanya menangkap ukiran phoenix perak dan segel resmi Klan Mu, seluruh tubuhnya langsung bergetar hebat. Wajahnya seketika menjadi seputih kain kafan.
"I-Ini... Token Penatua Kehormatan Klan Mu?!" Kapten pengawal itu menjatuhkan tombaknya, lalu buru-buru berlutut dengan satu kaki di depan Feng Tian sambil menangkupkan tangan panik. "M-Mohon ampun Tuan Agung! Mata anjing kami tidak mengenali Gunung Tai! Kami tidak tahu bahwa Anda adalah tamu agung tertinggi dari Klan Mu!"
Mendengar kata 'Klan Mu', Wang Jin yang berada di tanah langsung lemas total. Klan Mu adalah penguasa ekonomi yang menyuplai seluruh kebutuhan batu spiritual militer Klan Wang. Menyinggung tamu tertinggi Klan Mu sama saja dengan memotong jalur logistik seluruh klannya!
Feng Tian mengambil kembali token gioknya, lalu menatap Wang Jin yang sudah tidak berani menatap matanya lagi.
"Kereta mewah ini... anggap saja sebagai modal awal kenyamananku di kota ini," Feng Tian melompat naik ke atas kursi kusir kereta kencana milik Wang Jin yang sudah retak sebagian, lalu menyentak tali kekang empat Kuda Sisik Naga. "Jalan!"
*Meringkik!*
Empat kuda spiritual itu melesat masuk menembus gerbang obsidian Ibu Kota Kekaisaran, meninggalkan Wang Jin dan para pengawalnya yang hanya bisa melongo ketakutan di tengah debu jalanan. Tirai petualangan Feng Tian di Ibu Kota Kekaisaran Azure resmi dibuka dengan cara merampas kereta kencana klan militer terbesar!
> **💬 Pesan Penulis (Author's Note):**
> **BARU MASUK KOTA UDAH NYOPET KERETA MEWAH!** 😎🔥 Tuan Muda Wang Jin langsung kena mental dan giginya rontok kena tamparan murni Feng Tian! Gak sabar nunggu reaksi Klan Mu pas tahu Feng Tian dateng bawa token phoenix-nya! 😂
> **✨ SPESIAL UCAPAN SELAMAT IDUL ADHA ✨**
> Berhubung sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Adha, Author pribadi ingin mengucapkan: **Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H** buat seluruh pembaca setia novel ini yang merayakan! Semoga semangat berkurban selalu membawa berkah dan kekuatan spiritual buat kita semua (biar bisa se-OP Feng Tian!). Jangan lupa bakar sate ya malam ini! 🥩🔥