NovelToon NovelToon
Antara Doa Dan Takdir

Antara Doa Dan Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aqilaarumi

Dimasa lalu..

Lelaki berbaju kokoh merah maroon itu berusaha menarik tangan perempuan yang baru saja melompat dari gedung lantai dua.tatapan pria itu tajam menatap perempuan yang berusaha melepaskan genggaman tangannya.

Pria itu seharusnya menjaga tatapannya,menjaga diri agar tidak menyentuh wanita yang bukan muhrimnya.tapi ia harus melakukan ini.ini semua darurat.ia tidak bisa begitu saja membiarkan seorang wanita melompat dihadapannya begitu saja.

" Lepaskan saya lebih baik saya mati."

" Sadarlah nona bunuh diri itu perbuatan dosa,anda tidak akan diterima dibumi maupun dilangit.arwah anda akan mengantung diantaranya."

Wanita itu tetap kekeh,ia berusaha melepaskan tangan laki laki itu.keringat menetes didahi pria tampan itu.ia menatap perempuan itu terjatuh dihadapannya.adnan Al Fahri putra dari kiay Husen pemilik pondok pesantren yang sangat dihormati dikota ini.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia menatap perempuan dengan begitu dalam.dan untuk pertama kali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aqilaarumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab29

Malam ini pasangan baru itu menikmati makan malamnya dindalem.kalau dirumah bunda Lia dan ayah Jery Devan terlihat banyak bicara disini Devan terlihat pendiam.membuat Ayla sedikit bernafas lega paling tidak kali ini kupingnya tidak akan panas mendengar obrolan obrolan yang terdengar begitu mesum ditelinga nya.

Ummi Nadya juga terlihat pendiam berbeda dengan bunda Lia yang sering kali meminta mereka untuk segera memberikan cucu.

Ayla menikmati makanannya dengan sangat lahap.masakan ummi Nadya begitu pas di lidahnya.

"Kalian sering seringlah bermalam dindalem nak."ucap Abi Adnan membelah kesunyian.

" Sepertinya kami akan tinggal disini pak kiay." Ucap Ayla membuat semuanya reflek menoleh kearah Ayla.

Abi Adnan tersenyum " panggil saya Abi nak."

"Ia Abi."

Kanza tersenyum akhirnya dia tidak akan merasa kesepian lagi jika Abang dan istrinya itu tinggal dindalem.

Devan menatap Ayla tidak mengerti.apa yang membuat ayla tiba tiba ingin tinggal dindalem.? Begitu pun ummi menatap Ayla dengan tatapan sulit diartikan lalu tersenyum sinis.

" Mendingan kamu obrolin dulu pada suami kamu dulu nak." Ucap ummi Nadya lembut tapi bermaksud tidak mengizinkan dua orang itu tinggal dindalem.

Ummi Nadya kembali memakan makanannya dengan santai.ia tahu Devan akan menolak untuk tinggal dindalem dari kecil Devan tidak suka tinggal bersamanya.

Ayla menatap Devan lekat meminta jawaban dari pertanyaan ummi Nadya.

Devan menatap Ayla lagi lagi dengan senyuman.

" Boleh tapi dengan satu syarat."

" Syarat?"

" Aku minta kamu berhijab jika mau tinggal dipesantren ini."

" Hah berhijab.itu tidak mungkin Devan."

" Ya sudah kalau begitu aku tidak bisa mengabulkan keinginan mu untuk tinggal disini.aku tidak mau para santri dipesantren ini melihat kamu bebas keluar masuk dipesantren ini tanpa mengunakan hijab itu akan menjadi contoh yang buruk kepada mereka."

" Ia ia ok baiklah aku akan mengenakan hijab tapi hanya saat berada dipesantren ini saja."

Ayla terpaksa menuruti syarat dari Devan daripada ia dan Devan harus tinggal dirumah papi dan mami yang selalu memaksa Ayla menjadi istri yang baik untuk Devan atau dirumah bunda Lia yang selalu melakukan cara agar dia dan Devan melakukan hal yang ah sudah sudah...

Ayla tidak mau membayangkannya.mendingan ia tinggal disini.paling tidak ia bisa sedikit lebih tenang karna ummi Nadya tidak seperti bunda Lia dan maminya yang selalu ingin punya cucu dari dia dan Devan.

Sedangkan ummi kembali memakan makananya dengan kesal.ia kecewa dengan jawaban devan.

Ia sangat tidak tahan setiap kali berhadapan dengan Devan tapi demi Abi Adnan ia selalu berusaha menyembunyikan rasa bencinya kepada anak itu.mata Devan,bibirnya,bentuk wajahnya begitu mirip dengan Lucas dan bahkan apa yang selalu anak itu sukai adalah kesukaan Lucas.

Devan selalu mengingatkannya pada Lucas dan itu yang membuatnya membenci anak itu.

Ummi Nadya berdiri tanpa sekapa kata apapun.membuat kanza dan Abi menatap ummi Nadya.sedangkan Devan menunduk kembali menatap makanan yang tidak pernah terasa cocok dilidahnya.

Ayla juga heran dengan respon ummi Nadya ketika Devan mengiyakan keinginannya untuk tinggal dipesantren ini.sebagaimanapun perempuan itu berusaha menyembunyikan ketidaksukaannya kepada Devan tapi tetap saja ketidaksukaannya pada putranya itu begitu terlihat jelas. tapi lagi lagi apapun soal Devan ia tidak mau ambil pusing bahkan sama sekali tidak menarik perhatiannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!