Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tatapan
Ruangan peluncuran produk baru M' Women sudah disiapkan. Hari ini Aaron sedang menerima tamu undangan, dan wartawan. Bahkan rekan - rekan bisnis Aaron datang dari berbagai kota besar di Indonesia, juga dari luar negeri. Ada Kimberly, ada Karin yang datang bersama omnya Aaron Paskalis COO Benaya Company. Aula hotel sudah dipenuhi tamu undangan.
Acara di mulai dengan pemutaran iklan yang di bintangi oleh Angel sendiri selaku CEO dari Pratama Company. Semua orang bertepuk tangan melihat keistimewaan dari kecantikan seorang Angel Abraham. Aaron berada di kursi deret depan bersama Ethan dan Teo anaknya.
Waktu Master of ceremony mempersilahkan Angel Abraham dia pun keluar dari belakang panggung dengan penampilan yang luar biasa cantik. Semua mata memandang kepadanya. Kemudian Aaron naik ke panggung mengandeng tangan Ethan dan mengendong Teo. Saat itu banyak wartawan yang mengabadikan moment itu.
Angel dan Aaron menjawab alasan dia mengeluarkan produk kecantikan ini dengan merek dagang M'Women.
"Produk ini di keluarkan sebagai bentuk rasa cinta saya kepada wanita hebat yang berdiri disamping saya yang sudah memberikan kepada saya kedua anak hebat ini."
Penjualan kosmetik Lipstik, Parfum dan Handbody serta day krim sebelum waktu peluncuran sudah terjual hampir dua ribu produk dalam waktu dua minggu. Jadi pada saat peluncuran hari ini, banyak sekali reseller yang membeli.
Pada peluncuran ini juga hadir Kimberly. Angel tidak tahu siapa yang mengundang. Pertanyaan yang sama juga ada di benak Aaron. Penampilan Kimberly sangat berbeda, sepintas terlihat dia melihat gaya berbusana dari Angel. Tentu sebagai teman dekat, mantan pacar Aaron mengakui dalam hati bahwa Kimberly sangat berbeda. Lebih cantik dari yang dulu.
Dan tanpa Angel tahu, bahwa Kimberly adalah reseller dari produk M'Women dan sekarang dia sedang mengurus kemitraan dengan Pratama Company agar bisa menjadi Reseller sah dari produk M'Women.
Anak - anak sudah pulang lebih dahulu dengan mami dan papi. Angel dan Aaron masih bersama rekan bisnisnya.
"Selamat dokter Angel buat produk barunya. Sukses selalu."
"Terima kasih."
Untuk usaha ini, Angel memang mau terjun langsung mengelolanya. Dan Aaron suaminya menyetujui. Dari kejauhan Angel melihat Kimberly mendekat kearah Dion dan Aaron. Dari tatapan mata Kimberly, Angel tahu bahwa dia masih mengharapkan Aaron suaminya. Terlihat Aaron yang mengerti istrinya sedang melihat kearahnya, tiba - tiba, Aaron menjauh dari perkumpulan teman kuliah.
"Rido, ngak gabung sama mereka??"
"Ngak bu bos."
"Dari mana Kimberly mendapat undangan untuk hadir disini ??"
"Seperti lewat alumi kami bu. Dion yang mengundang. Ada masalah bu???"
"Tidak, aman kok."
Aaron sudah berada disamping Angel istrinya. Mereka sedang menyapa para kolega mereka. Sesekali Angel melirik ke arah Kimberly, dia tahu bahwa Kimberly juga sedang mencuri pandang ke arah suaminya.
Kimberly semenjak Aaron menolak dia, sewaktu pulang berlibur dari Swiss, ternyata dia menyembuhkan luka hatinya dengan balik ke Bali, tempat kelahirannya. Disana dia menata dirinya dengan mengurus homestay atau vila punya maminya. Namun tidak sengaja kembali dia bertemu dengan Aaron saat membawa keluarganya berlibur dan anaknya belajar berenang.
Rasa suka dan cintanya kepada sosok Aaron Baruk yang adalah cinta pertamanya. Dia sudah suka Aaron waktu mereka kuliah bersama di Swiss. Kimberly yang berdarah campuran Swiss Bali ini menaruh hati dan perasaannya kepada Aaron, saat empat atau tiga tahun yang lalu, Aaron yang sudah menikah, namun karena masalah keluarga yang sudah turun menurun dia berpisah sementara dengan istrinya agar, istrinya Angel Abraham bisa aman dari ancaman omanya.
Disitulah jalinan terlarang antara Kimberly dan Aaron terjadi. Kimberly adalah teman tidur Aaron yang sangat merindukan sentuhan istrinya. Terbiasa hidup dengan budaya luar, kebiasaan sebagai teman tidur itu menjadi suatu kerinduan bagi Kimberly sampai sekarang ini.
Dia selalu menghayal, Aaron ada di samping dia, menyentuh dia sampai puncak kenikmatan dia rasakan. Semua berita tentang Aaron dan Angel selalu Kimberly ikuti. Sampai menyama - samakan fasionnya dengan Angel.
"Istrinya Aaron cantik ya??
"Mana seorang dokter spesialis bedah dan pengusaha lagi."
"Katanya istrinya adalah saudara angkatnya??"
"Sungguh Kim, dari mana kamu tahu???"
"Istrinya itu anak panti asuhan, yang di adopsi oleh orangtua Aaron dari umur delapan tahun."
"Wah... Ternyata jodohnya sudah dari umur delapan."
Kimberly yang mau menjatuhkan Angel secara halus dengan membuka aib masa lakunya ternyata menjadi satu pujian bagi teman - temannya. Tentu hati Kimberly sakit.
"Kamu sudah move on kan dari Aaron."
"Sudah dong. Sudah sangat lama." Kimberly mulai menipu dirinya sendiri.
Tamu undangan sudah mulai pulang satu persatu. Terlihat hanya Kimberly yang belum pulang. Rido datang memberitahukan maksud Kimberly.
"Ada berapa orang yang mengajukan kerja sama sebagai reseller??"
"Ada lima puluh orang bu."
"Karena banyak, saya pelajari dulu do."
"Siap ibu. Akan saya sampaikan."
Aaron yang sudah selesai mengurus bisnisnya yang lain sudah datang menghampiri istrinya.
"Ayo sayang kita pulang??"
"Ayo."
Angel dan Aaron sudah berada di dalam mobil. Kimberly melihat kepergian suami istri itu. Kembali hatinya sakit. Namun tekatnya kuat untuk merebut cinta pertamanya. Meskipun dia di anggap sebagai pelakor atau orang ketiga, dia tidak peduli akan hal itu.
"Kamu yang undang Kimberly kak??"
"Sayang ..... Bukan aku yang mengurus undangan itu. Tapi jika dia datang mungkin lewat grup whatapp alumni kami. Dion yang mengurus itu. Aku telepon Dion tanyakan ya??"
"Ngak usah kak."
"Kenapa sayang??? Kanu tidak suka dia hadir tadi??"
"Sepertinya dia masih berharap kamu kak."
"Ngomong apa sih sayang. Saya sudah lama ngak menghubunginya."
"Mungkin."
"Kaka tahu, kakak salah. tidak setia. Tetapi hal seperti itu bagi perempuan eropa hanya hal yang biasa, tidak pakai perasaan."
"Kamu lupa sayang. Dia itu blesteran. Ada Indonesia."
"Sayang, kakak mohon maaf jika di acara bahagianya kamu, malah kamunya sendiri tidak merasa nyaman. Nanti kakak tegur Dion."
"Ngak usah, toh acaranya sudah selesai."
Sampai di rumah Angel sudah tidak berbicara lagi. Sampai di kamar mereka, Aaron yang baru saja menyelesaikan pekerjaan kantornya, ketika ke kamar hanya mendapati tubuh istrinya yang sudah tertidur pulas.