NovelToon NovelToon
Musuh Jadi Candu

Musuh Jadi Candu

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / CEO
Popularitas:331.8k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.

Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.

"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"

Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Jantung Devina berdebar kencang saat Abian menggendongnya. Begitu tiba di dalam kamar, Abian langsung menghempas tubuh Devina ke atas ranjang.

"Tidak! Ini tidak boleh terjadi!" teriak hati Devina.

Tapi dia tidak mungkin mengingkari janjinya untuk menyerahkan dirinya sendiri kepada pria itu. Dia telah kalah dalam taruhan itu.

Abian menindih tubuhnya, langsung menyambar bibirnya dengan kasar. Melumat bibirnya dengan penuh naf-su.

Dengan nafas memburu, Abian melepaskan ciumannya. Dia menagih janji pada Devina. "Mana janjimu? Kamu bilang akan menyerahkan dirimu dengan sesuka hati? Tapi dari tadi kamu diam saja."

Devina mengigit bibir bawahnya. Dia bukan seorang wanita yang suka melanggar janji, karena itu dia dengan terpaksa harus menepati janji itu.

"Ten-tentu, aku akan melakukannya," ucap Devina dengan terbata-bata.

Dia segera membalikan posisi, sehingga dia terduduk di perut Abian. Tatapan matanya sangat menggoda, membuat Abian terpaku.

"Ini adalah pertama dan terakhir kita melakukannya. Setelah ini, kita harus melupakannya," ucap Devina dengan tegas.

Tanpa menunggu persetujuan dari Abian, dia mencium bibir pria itu, meskipun sedikit canggung, karena dia seorang pemula.

Abian langsung membalas ciuman Devina, hingga terdengar suaranya cecapan memenuhi kamar. Mereka saling melu-mat dengan begitu liar.

Meskipun sangat terpaksa, Devina tetap harus melakukannya. Tangannya gemetar saat mulai meraba kemeja putih yang dikenakan Abian, perlahan dia membuka kancingnya satu persatu.

Namun, dia dibuat takjub saat melihat betapa gagahnya tubuh Abian, dengan otot-otot yang melekat pada perutnya.

Devina segera memalingkan wajahnya, dia tidak boleh terpesona pada pria itu.

Lalu, Devina menciumi dada Abian, membuat jakun pria itu naik turun. Hasratnya semakin membara.

Ciuman Devina naik ke leher pria itu, dia sengaja meninggalkan tanda merah disana, agar membuat Abian malu.

Kemudian, tangan Devina bergerak turun, menyusuri perut pria itu hingga sampai ke pinggangnya, berniat membuka celana yang dikenakan Abian. Namun, wajahnya seketika memerah, saat melihat tonjolan besar yang tercetak jelas di balik kain celana itu.

Dia menjadi gugup. Tak sanggup untuk melihatnya, membuatnya kehilangan nyali untuk melanjutkan.

"Kenapa berhenti?" tanya Abian dengan nada menggoda.

Devina mencoba mencari alasan. "A-aku... aku..."

Abian langsung membalikan badannya, sehingga Devina kembali berada di bawah kungkungannya.

Abian meraup bibir Devina dengan beringas, membuat Devina sangat kewalahan, dia tidak bisa mengimbangi ciuman pria itu. Sedangkan jemarinya bergerak memilin-milin pu-ting gadis itu.

Pu-ting Devina yang sudah keras itu ditarik oleh bibir Abian, agar masuk ke dalam mulutnya, lalu menghisapnya dengan kuat.

"Mmhh..."

Sedotan Abian pada pu-tingnya membuat tubuh Devina menggelinjang. Tapi dia masih saja mempertahankan harga dirinya, dia tidak boleh mendes-ah, apalagi terlihat menikmati permainan ini.

Abian meliuk-liukkan lidahnya, menjilati pu-ting Devina. Menghisapnya kembali dengan rakus.

Rangsangan yang diberikan oleh Abian tak main-main, berhasil membuat Devina melayang. Dengan nafas terengah-engah, Devina mengigit bibir bawahnya, agar tidak mendes-ah.

Abian tahu apa yang sedang dirasakan oleh Devina. Wanita itu sebenarnya sudah sangat berhasrat, tapi masih saja berusaha menahan diri.

Abian ingin menggoda Devina, dia semakin kencang menghisap payu-dara Devina. Kemudian tangannya turun ke bawah, menelusup masuk ke dalam kain tipis di bawah perut wanita itu.

Devina kaget saat tangan Abian menyentuh miliknya.

"Abian!"

Devina refleks ingin melepaskan tangan Abian di bawah sana, tapi dia dibuat terjingkat saat Abian menyelipkan satu jemarinya pada belahan di bawah sana, lalu bergerak dengan lembut.

"Ahhh..."

1
Rita
👍👍👍👍👍👍👍👍👍demi kmu
Rita
semoga ngmg kebenaran nya
ken darsihk
Mulai paham kan Dev alasan kenapa Abian waktu dulu memukul Arjuna , alasan nya cuma satu Dev , Abian marah saat ada orang yng menghina kamu
Rita
👍👍👍👍👍👍👍betul
ken darsihk
Aq baca ini dari kemarin tapi NT error , nggak bisa buat ngelike sm tulis komentar
Rohmat Dwi Susanto
next
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Kikuk-kikuk bahasa dari planet mana yaaa, kayak familiar /Sob//Facepalm/
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
alhamdulillah akhirnya devina tau kan cerita sebenarnya, abyan nggak sejahat yang kamu liat
վօօղíҽ̀z࿐༅ɯιƚԋ ʅσʋҽ࿐༅
Itu respon positif namanya Dev 😅😅😅...
Reaksi alami tanpa penolakan karena dirimu merasakan nyaman dengan sentuhan Abian /Drool/...
Bu sry Devi
preet kamu Dev yg ada kamu ketagihan 🤣🤣
Mey-mey89
semangat thorrr
Ass Yfa
Dev...makanya cari dulu faktanya...kemakan omngab Eliano seh
Ajeng Sri Pramudya
akhirnya kebaikan abian sedikit2 kebuka di hadapan devina
olyv
nah loh dev ngak mungkin di situuuu 😂
olyv
tak pikir ada tulisannya di balik foto devina 🤣
olyv
abian suka ama devina hanys gengsi doang 🤣
olyv
anjaayyyyy 🔥🔥
Qiqi Maryam
bisa lah dr benci jd cinta cuman beda tipis ko
Felycia Fernandez
nggak mungkin la...
laaaah tau tau kamu bunting noh
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
lope² muncul d'mata DevDev

😍😍😍

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!