NovelToon NovelToon
Papaku Kaya Dengan Sistem

Papaku Kaya Dengan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:123.6k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Arhan si tukang panggul harus menelan pahitnya hidup, rumahnya terbakar, ia mengalami luka bakar, anaknya pincang karena tertimpa kayu dan istrinya menceraikannya.

Naasnya ia mati di lindas 3 mobil sekaligus. Tapi siapa sangka jika hidupnya berubah saat ia mendapat sistem.

Sistem mengubah hidupnya dan membuat mantan istrinya menyesal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

...Happy Reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Setelah mandi dan mengenakan seragam yang disetrika licin, perubahan penampilan mereka semakin terlihat mencolok.

Arhan yang tadinya terlihat seperti ayah biasa, kini berubah menjadi sosok pemuda tampan, berkulit putih bersih, dan berwajah sangat awet muda.

Sementara Arka, kini terlihat seperti pangeran kecil dari dongeng, matanya semakin besar dan indah, kulitnya bersinar sehat.

"Oh ya, aku tadi malam saat mobil," kata Arhan, ia menyetuh gambar mobil ei layar sistemnya, dan sebuah mobil mewah keluar dari sistem.

Untung saja ia mengeluarkan mobil anaknya tidak melihatnya.

"Wah, ini mobil mewah sekali, seperti ri dunia dongeng," kata Arhan.

"Eh, kita punya mobil baru ya?" tanya Arka tak percaya.

"Iya, ayo masuk, ayo kita berkendara dengan mobil baru kita?" ajak Arhan bersemangat.

Mereka berdua naik mobil dan melaju menuju sekolah meskipun jarak sekolah dan rumah hanya 50 meter.

Sesampainya di depan gerbang sekolah, suasana pagi itu seketika menjadi hening.

Semua siswa, orang tua, dan guru yang sedang lalu lalang berhenti bergerak. Mata mereka semua tertuju pada satu titik, sosok Arhan dan Arka yang baru saja turun dari mobil.

"Wah... Siapa itu? Kok ganteng banget?"

"Itu kakak kelas baru ya? Kulitnya putih banget kayak artis Korea!"

"Eh, tapi kok dia ngantar anak kecil? Apa itu kakaknya?"

Bisik-bisik terdengar di mana-mana. Tidak ada yang menyangka bahwa itu adalah Pak Arhan dan Arka yang dulu mereka kenal.

Seorang guru wanita yang biasanya galak, tiba-tiba tersenyum manis dan melangkah mendekat dengan muka memelas.

"Permisi Mas... Mas murid baru pindahan ya? Mau daftar di mana? Bibi antar ya," tawarnya ramah sekali, beda jauh dengan biasanya.

Arhan terkekeh pelan. "Eh, Bu Guru... saya bukan murid baru kok. Saya Arhan, orang tua murid kelas 1 SD ini," jawabnya sambil menunjuk Arka.

Wajah Bu Guru memerah kaget. "Hah?! Pak Arhan?! Bapak Arhan yang dulu itu?! Ya ampun! Kok bisa berubah drastis banget?! Saya hampir tidak kenal!"

Kebingungan pun terjadi. Namun aura tampan dan wibawa Arhan membuat semua orang segan dan takjub.

"Iya Bu." angguk Arhan.

"Papa aku pergi dulu ya," kata Arka bersalaman.

"Ya hati-hati ya, Papa pulang dulu," kata Arhan.

Arka pun berjalan dengan langkah kecilnya menuju ke kelasnya. Penampilannya yang sekarang putih dan bersih membuatnya terlihat sangat imut dan mahal.

Tiba-tiba, dari arah belakang datang sekelompok anak laki-laki yang lebih besar dan bertubuh gemuk. Mereka adalah kelompok pembully yang sering mengganggu anak-anak kecil.

Pemimpin mereka bernama Bimo. Ia melihat Arka dengan tatapan iri dan sinis.

"Heh! Lihat tuh si hitam legam kemaren, kok hari ini jadi putih bersih gitu? Pake bedak ya lo?!" ejek Bimo sambil mendorong bahu Arka keras-keras.

Brak!

Tapi anehnya...

Bahkan meski didorong dengan kuat, tubuh Arka tidak bergeming sedikit pun. Ia berdiri kokoh seperti tiang beton.

Sedangkan Bimo justru terhuyung mundur karena kaget tangannya terasa sakit membentur sesuatu yang keras.

"Apa? Kok keras banget badan lo?!" teriak Bimo kaget.

"Awas lo ya! Jangan sok ganteng di sini! Ini wilayah kami! Serahkan bekal lo sekarang!" teriak teman-teman Bimo ikut mengepung.

Arka mengingat pesan Papanya tadi pagi: 'Jangan menyakiti, tapi lindungi diri.'

Arka hanya menatap mereka datar. "Minggir, aku mau masuk kelas. Aku nggak mau berantem," katanya tenang.

"Berani melawan ya?! Hajar dia teman-teman!" teriak Bimo nekat.

Mereka berusaha memukul dan menendang Arka. Namun apa yang terjadi selanjutnya membuat mata mereka melotot tak percaya.

Dug! Dug! Bugh!

Setiap kali pukulan atau tendangan datang, Arka hanya menggerakkan tangannya santai untuk menangkis. Berkat kekuatan dari potion, gerakan musuh terlihat sangat lambat di matanya.

Dalam sekejap, semua anak yang mencoba menyerang itu justru terpental jatuh sendiri karena gaya balik dari pertahanan Arka.

"Aduh!! Tanganku sakit!!"

"Iblis! Dia iblis! Kok nggak bisa kena sih?!"

Bimo kini gemetar ketakutan berdiri di hadapan Arka. Arka mendekat perlahan, aura dinginnya keluar.

"Sekarang... kalian masih mau ambil bekal aku?" tanya Arka pelan.

"Nggak... nggak mau! Maaf Kak! Maaf Tuan!" teriak Bimo dan kawan-kawannya langsung lari tunggang langgang ketakutan setengah mati.

Arka tersenyum puas. "Gampang banget," gumamnya lalu berjalan santai menuju kelas.

1
saniscara patriawuha.
apaaannnn tuhhhhhh....
Ambu Rinddiany Thea
lagii donk kaaa
Ambu Rinddiany Thea: apa judul nya ka
total 4 replies
saniscara patriawuha.
gass maninggg mbokkk lesss22.....
less22: oke gasssss
total 1 replies
saniscara patriawuha.
nahhhh lohhhhh nambahhh lagiiii....
saniscara patriawuha.
mayannnn senajan mung sitok....
less22: kwkwkw
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassssss pollllll
saniscara patriawuha.
waduhhhhh...
Yuliana Tunru
bodoh x kau rian 😡
Ambu Rinddiany Thea
asiiik makan makan dong 🤭😂
saniscara patriawuha.
laporinnnnnn biartt krenyesss rasanya...
saniscara patriawuha.
rejeki ble kemana mana...
saniscara patriawuha.
gasdddddd deuiiiiii....
Ambu Rinddiany Thea
laaah k9 udahan sih
saniscara patriawuha.
gassddd polllll...
Ambu Rinddiany Thea
dasar muka badak tuh s gina mah ..
saniscara patriawuha.
gasssssdd deuiiii
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gundulin aja gk seh itu rambut gina... atau minimal benturin kepalanya ke tembok sampe berdarah darah biar kebodohan dan kemurahan ya hilang😑
Ambu Rinddiany Thea
ayobsintaaa ambu dukung istri sah .. yang kenceng tarikannya benturin sekalian kepalanya ma tembok biar sadar tuh otaknya , 🤭🦾
saniscara patriawuha.
cabik cabik wajahnya...
saniscara patriawuha.: atur aee. mbokkk lesss22
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
ka leesss ajakan ambu kesana doongs . beraza gatal ni tangan ma kaki pingin ikutan jambak ma nendang s gina jugaa 🤣🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Shy//Shy/
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!