NovelToon NovelToon
Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dulu aku berjanji di depan Tuhan untuk menjaganya, namun dunia seolah memaksaku untuk ingkar."
Tian hanyalah seorang pria sederhana yang dianggap 'tidak berguna' oleh keluarga besar istrinya, Mega. Pernikahan mereka yang didasari cinta suci harus berhadapan dengan tembok tinggi bernama kemiskinan dan penghinaan. Saat Mega divonis mengidap penyakit langka yang membutuhkan biaya miliaran, Tian tidak menyerah.
Ia menjadi kuli di siang hari, petarung jalanan di malam hari, hingga terseret ke dalam pusaran dunia gelap demi satu tujuan: Melihat Mega tersenyum kembali. Namun, saat harta mulai tergenggam, ujian sesungguhnya datang. Apakah kesetiaan Tian akan tetap utuh saat godaan wanita lain dan rahasia masa lalu Mega mulai terkuak?
Ini bukan sekadar cerita tentang cinta, tapi tentang pembuktian bahwa bagi seorang suami, istri adalah surga yang layak diperjuangkan meski harus melewati neraka dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26 (TAMAT): Istriku Surgaku

Lampu darurat merah yang berputar di laboratorium bawah tanah itu seolah menjadi saksi bisu dari akhir sebuah legenda perjuangan. Gas saraf berwarna ungu pucat mulai merambat keluar dari ventilasi, membawa aroma kematian yang manis namun mematikan. Tian mendekap Mega lebih erat, merasakan napas istrinya yang semakin pendek dan tersengal.

"Tiga puluh detik menuju pembersihan total," suara komputer yang dingin bergema, tak memiliki empati.

Tian menatap masker oksigen tunggal di tangannya. Hanya satu. Jika ia memakainya, ia bisa menggendong Mega lari menembus gas ini, tapi Mega akan menghirup racun itu dan mati dalam dekapannya sebelum mencapai lift. Jika ia memberikannya pada Mega, Tian akan tewas di sini, dan Mega mungkin akan terbangun sendirian di dunia yang kejam ini.

"Mas... jangan..." bisik Mega, matanya yang sayu melihat masker itu. "Mas harus... hidup... untuk Ibu..."

Tian tersenyum, sebuah senyuman paling tulus yang pernah ia berikan sejak badai ini dimulai di tahun 2024 hingga detik ini di awal 2026. Ia mengusap tetesan air mata di pipi Mega. "Mega, kau ingat janji Mas di depan Tuhan? Mas adalah pelindungmu. Mas adalah surgamu di dunia ini. Dan seorang suami tidak akan pernah membiarkan istrinya kedinginan sendirian."

Tanpa ragu, Tian memasangkan masker itu ke wajah Mega, menguncinya rapat-rapat.

Tian menghirup napas panjang untuk terakhir kalinya sebelum gas saraf itu memenuhi paru-parunya. Ia merasakan dadanya mulai terbakar, penglihatannya perlahan mengabur, namun kekuatannya justru berlipat ganda. Dengan sisa tenaga yang melampaui batas biologis, ia mengangkat tubuh Mega menggendongnya seolah mereka baru saja keluar dari gereja di hari pernikahan mereka.

Ia berlari menembus kepulan gas. Setiap langkah terasa seperti menginjak duri panas. Ia melewati Dr. Aris yang bersembunyi di balik kaca antipeluru, menatap pria itu dengan pandangan kemenangan yang membuat sang dokter gemetar. Tian menghantam pintu darurat dengan bahunya hingga jebol, terus mendaki tangga manual karena lift telah dimatikan.

Di lantai atas, di bawah langit Singapura yang mulai jingga karena fajar, Jenderal Yudha dan Paman Hasan mendaratkan helikopter dengan bantuan pasukan khusus. Mereka melihat sosok pria yang bersimbah darah, kotor, dan hancur, muncul dari lubang evakuasi sambil mendekap seorang wanita dengan sangat posesif.

Tian sampai di landasan beton. Ia meletakkan Mega dengan sangat perlahan di atas rumput. Kesadarannya hampir hilang. Darah mulai keluar dari hidung dan telinganya akibat paparan gas saraf.

"Pak... Jenderal..." Tian berbisik saat Yudha berlari mendekat. "Bawa dia... bawa surgaku... pulang."

Tian ambruk di samping Mega. Dunianya menjadi sunyi. Ia merasa tubuhnya sangat ringan. Ia melihat bayangan masa lalu: saat ia dan Mega makan mie instan dibagi dua di kontrakan sempit, saat mereka tertawa di bawah hujan. Semua penderitaan itu kini terasa sepadan.

Mega menarik maskernya, merangkak menuju tubuh Tian yang tak bergerak. "MAS TIAAAANN! JANGAN TINGGALKAN AKU!" jeritannya membelah fajar, menyayat hati setiap prajurit yang ada di sana.

Tiba-tiba, Jenderal Yudha berteriak pada tim medis, "CEPAT! SUNTIKKAN ANTIDOTNYA! DIA MASIH BERNAPAS!"

Satu Tahun Kemudian Januari 2027

Sebuah rumah sederhana di tepi pantai di daerah pedesaan yang tenang. Angin laut bertiup lembut, menggoyangkan jemuran baju bayi yang berwarna-warni. Di teras rumah, seorang pria dengan bekas luka bakar di punggungnya sedang duduk di kursi goyang, memangku seorang bayi mungil yang tertidur lelap.

Tian menoleh saat pintu terbuka. Mega keluar membawa dua cangkir teh hangat, wajahnya kini berseri, pipinya kemerahan tanda kesehatan yang telah pulih sepenuhnya. Operasi ginjal terakhir yang dibiayai oleh aset Aristha yang disita negara telah berhasil total.

"Mas, Ibu sudah memanggil untuk makan siang," ucap Mega lembut, duduk di samping Tian dan menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.

Tian menggenggam tangan Mega. Di jari mereka, kembali melingkar cincin kawin yang dulu sempat hilang cincin yang ditebus kembali oleh Jenderal Yudha sebagai tanda hormatnya pada sang pejuang.

"Terima kasih sudah bertahan, Mega," bisik Tian.

Mega menatap suaminya dengan mata yang berkaca-kaca karena bahagia. "Terima kasih sudah berjuang untukku, Mas. Kau benar... kau adalah surgaku di dunia ini."

Di kejauhan, matahari terbenam dengan warna emas yang sempurna. Perjuangan itu telah usai. Air mata telah kering, dan luka telah menjadi parut yang membanggakan. Tian menyadari bahwa harta terbesar seorang suami bukanlah emas atau takhta, melainkan keselamatan dan senyuman wanita yang ia cintai.

TAMAT.

1
grandi
pasti ada harapan
grandi
Tian selalu kuat ya💪
grandi
sesaknya minta ampun dah/Sob/
Panda%Sya(🐼)
Di novel 2027 udah dateng ya thor🤣 Happy new year Thor/Facepalm/
christian Defit Karamoy: sebenarnya tahunnya emang saya buat begitu agar lebih menyenangkan 😄
trimakasih selalu suport ya 🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Biar makin semangatt ni Aku bagi /Rose/
christian Defit Karamoy: trimakasih kakakku🙏😍
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
semoga tian ga kenapa-napa
christian Defit Karamoy: ikuti terus ya qila🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Banyak banget rintangan nya Tian, semoga tetap kuat ya💪
christian Defit Karamoy: iya kak😭
total 1 replies
studibivalvia
penulisan rapi jadi enak banget bacanya 😎 yuk terus lanjutkan kak semangat
christian Defit Karamoy: siap kak trimakasih🙏
total 1 replies
Arceusssxara
💪
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Gas terus thor. Sampai tujuan
christian Defit Karamoy: siap trimakasih kak🙏
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
ceritanya bagus, semangat terus up nya thor
christian Defit Karamoy
iya bang/Sob/
Panda%Sya(🐼)
Si manusia satu itu, sangat kejam sekali huh😤
Kenjiro Dominic
span thor
christian Defit Karamoy: siap😄
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
ibumu bohong mega jangan dipercai, kesel banget aku sama nenek tua ini rasanya pengen ku pukul pakai kayu mulutnya 1000×
christian Defit Karamoy: /Sob//Sob//Sob/
total 1 replies
christian Defit Karamoy
amin🙏
Kasychan`●⑅⃝😽
lanjut thor
christian Defit Karamoy: siyap😄
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
yang sabar ya Tian ini ujian
christian Defit Karamoy: /Sob/
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
semangat terus Tian, ayo jangan nyerah dulu💪☺
christian Defit Karamoy: siap qila🙏
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
beginilah orang klau sudah cinta dengan seseorang, ia akan melakukan apapun bahkan nyawapun dia pertaruhkan demi orang yang dia cintai, beruntung banget ya mega, btw semangat terus thor up nya, semoga karyanya bisa ramai ya☺
christian Defit Karamoy: amin amin qila🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!