NovelToon NovelToon
Tentangga 365

Tentangga 365

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Bad Boy
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Febian memiliki tetangga baru seorang wanita, awalnya Febian tidak tertarik sedikitpun kepada wanita itu hingga akhirnya semuanya pun berubah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Fabian pergi ketempat tongkrongannya, ia menghampiri Teguh yang sedang asik bermain game dengan lainnya.

" Guh, gue mau ngobrol sama lo " ucap Fabian

" Ohh ya boleh Bi, weey mainin dulu punya gue nih " Teguh memberikan ponselnya kepada temannya

Fabian mengajak Teguh untuk berbicara ditempat yang tenang, Teguh sendiri tau apa yang akan Fabian bicarakan dengannya.

" Gue tau, pasti lo mau ngomong tentang Nadila kan ? "

" Iyah, lo emang sedekat itu sama Nadila ya ? "

" 3 tahun lebih gue temenan sama Nadila, sampai akhirnya gue lost contact sama dia sih "

" Cuma temen ? Ga lebih dari itu ? "

" Dulu di sekolah cuma Nadila yang mau temenan sama gue Bi, dan begitu juga dengan Nadila. Nadila itu ga seceria yang lo liat, dibalik dia ketawa dia itu nyimpan luka "

" Lo tau semua tentang Nadila ? "

" Tau.. Dia selalu cerita apapun ke gue dulu, sampai gue tuh mikir nih orang ga bundir aja hebat "

" Kedua orangtuanya sering bertengkar hingga akhirnya cerai, hampir di jual sama nyokapnya, terakhir yang gue denger dari cerita dia katanya dia di paksa pacaran sama anak temen nyokap nya kan "

Teguh menarik nafas dalam sebelum ia melanjutkan ceritanya.

" Gue tanya kenapa dia ngilang gitu aja, sampai gue ga bisa dapat kontak dia "

" Dia bilang semua itu karena pacarnya karena ga suka dia deket sama cowok lain "

" Gue juga pernah nemenin dia ke psikolog beberapa kali, ya walaupun gue ga masuk ya tapi ya gue tau kalau dia pernah ke dokter. "

" Dia selalu ngerasa insecure Bi, bahkan dia ngerasa kalau dia itu tertinggal. "

" Kemarin dia cerita ke gue soal lo Fabian "

" Dia cerita apa tentang gue ? Dia pasti marah sama gue kan ? "

" Ya awalnya dia cerita soal itu, tapi ga cuma itu aja Bi. "

" Nadila bilang kalau dia itu ngerasa beruntung ketemu sama lo, dia ngerasa dicintai dengan tulus, dia ngerasain kasih sayang yang ga pernah dia rasain sebelumnya. "

" Awalnya Nadila itu takut Bi buat jalin hubungan lagi, dia takut ngerasa kecewa lagi, dia takut ngerasain apa yang dia takutin lah. Lo tau kan dia itu takut Nikah ? "

" Ya gue tau soal itu "

" Ya itu, dia takut gagal Bi. Ya lo ngerti lah maksud gue pasti "

Teguh menepuk pundak Fabian sambil tersenyum.

" Kalau lo sayang sama Nadila, harusnya lo tau apa yang harus lo lakuin. Dia ga akan banyak menuntut apapun, percaya sama gue. "

" Iya gue percaya "

" Gue titip Nadila ke lo Bi "

Teguh tersenyum dan Fabian mengangguk.

...

Pagi hari Nadila pun sibuk dengan merapikan unitnya, melihat sampah yang sudah cukup banyak Nadila pun akhirnya keluar untuk membuang sampah.

Namun baru saja Nadila membuka pintunya, Nadila berpapasan dengan Fabian yang juga baru keluar dari unitnya

" Sini biar aku yang buang " ucap Fabian sambil mendekati Nadila dan mengambil plastik berisi sampah dari tangan Nadila

Fabian pun membawa sampah itu ketempat pembuangan, sedangkan Nadila kembali masuk kedalam unitnya.

Fabian yang sudah selesai dengan tugasnya tadi langsung menemui Nadila, Fabian menghampiri Nadila yang tengah berada didalam kamarnya.

" Mau aku bantu ? "

Fabian melihat Nadila yang tengah merapikan pakaiannya yang sudah berantakan.

" Hmm boleh " Nadila mengangguk

Fabian pun mulai membantu melipat pakaian milik Nadila, ia sendiri bingung harus memulai perbincangan darimana

" Kamu udah makan Dil ? "

" Udah "

" Ohh ya.."

Nadila tak menatap kearah Fabian sedikitpun, sedangkan Fabian ia sendiri tengah merasa bingung harus memulai darimana.

" Aku minta maaf soal kemarin, aku tau aku salah Dil, aku tau aku bodoh banget. Maafin aku ya Dil "

Nadila mengangkat wajahnya beralih menatap Fabian.

Fabian berpindah duduk disamping Nadila, dengan lembut Fabian menggenggam dan mengusap punggung tangan Nadila.

" Kalau kamu mau marah-marah ga apa apa, aku siap buat kamu marahin Dil. Aku ga akan berbalik marah ke kamu sayang, aku terima karena aku tau aku salah "

" Tapi aku minta jangan pergi ya Dil, aku ga mau "

" Bian.. "

" Ya sayang, apa ? "

Nadila memeluk Fabian dengan erat, ia menyandarkan kepalanya pada dada bidang milik kekasihnya itu.

" Aku itu sayang sama kamu Bian, justru karena aku sayang sama kamu makanya aku ga mau kamu kenapa-kenapa. "

" Aku tau kamu mau ngelindungin aku, tapi aku ga mau kamu terluka karena aku Bian. "

" Aku ga belain Ernest , justru aku itu belain kamu Bian. Coba sekarang kamu pikir, kalau kemarin kamu pukul dia dan terekam cctv pasti urusannya panjang kan ? "

" Aku juga mau lindungin kamu Bian, bukan cuma kamu yang mau lindungin aku "

Nadila sedikit mendongak wajahnya, ia mengusap lembut pipi Fabian.

" Makasih ya sayang, maaf aku kemarin udah nyakitin kamu. Aku janji ga akan seperti kemarin " ucap Nadila

" Aku juga minta maaf Bian kalau aku salah "

" Engga Nadila ga salah ko, sini peluk lagi "

Nadila tersenyum dan kembali memeluk erat Fabian.

...

Sore hari Nadila dan Fabian pergi keluar, sore itu Nadila berencana untuk mencari kado untuk Mamah Fabian.

" Mamah kamu suka apa Bian ? "

" Mamah itu suka ngoleksi Vas gitu sih, tapi kayaknya apapun yang kamu kasih Mamah suka deh "

" Ya tapi kan aku mau ngasih yang bikin Mamah kamu seneng Bian "

" Ohh ya ada sih yang bikin Mamah aku seneng "

" Apa ?? "

" Cucu.. Hehe "

" Ish Bian mulai deh "

" Mamah aku itu sering nyuruh aku nikah Dil.. "

" Urusin skripsi kamu dulu itu Bian "

" Sedikit lagi selesai sayang, kamu tenang aja "

" Bagus lah kalau begitu Bian "

Fabian meraih tangan Nadila, ia mencium punggung tangan Nadila dengan lembut.

.

Setelah berkeliling Nadila pun berhasil mendapatkan kado untuk mamah Fabian, setelah selesai keduanya pun pergi ketempat makan untuk mengisi perut mereka.

Keduanya duduk disebuah saung, dari atas saung Nadila bisa melihat ikan-ikan yang berenang dibawah mereka.

Nadila yang tengah asik melihat ikan-ikan, tak menyadari sesuatu.

" Bian liat deh ikannya ada yang gede "

Begitu Nadila menoleh, Nadila nampak terkejut melihat Fabian yang tengah memegang kotak berisi cincin.

" Bian.. "

Fabian meraih tangan Nadila, dengan lembut ia mengusapnya.

Fabian memakaikan cincin dijari tengah Nadila, cincin itu semakin cantik dijari Nadila.

" Cantik.. " puji Fabian

" Makasih Bian.. "

" Sama sama Nadila, pakai ya "

" Hmm pasti Bian "

Nadila menatap cincin yang nampak indah itu, ia pun merasa senang dengan pemberian Fabian.

1
Rian Moontero
mampiiirrr😍
Mia Camelia
jadi so sweet banget yaa🥰
Mia Camelia
cie...cie...udah mulai nyaman nih🥰
Mia Camelia
jeremy atau ernest sih pacar nya nadila🤔🤔🤔
Mia Camelia
hahaaha jdi panas sendiri yas🤣
Mia Camelia
cerita nya bagus kak, episode pertama aja udh seru begini😄🥰
lanjut ya thor👍😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!