NovelToon NovelToon
Penguasa Yang Sesungguhnya

Penguasa Yang Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:28.5k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

"Cepat cari cucuku, bagaimanapun caranya ,cucu perempuan ku harus berada disini ...." teriak kakek Suhadi pada pengawalnya...setelah mengetahui kebenarannya dan mimpi-mimpi yang selalu menghantuinya.... kemungkinan besar,ia memiliki seorang cucu perempuan yang tersembunyi.
Najwa...., sepupu Rukayyah, gadis belia yang baru lulus SMA dan lulusan terbaik seorang Hafizah ternyata seorang Cucu konglomerat... almarhumah ibunya, tidak mengatakan siapa ayah Najwa. Najwa di titipkan pada kyai Rahman dan istrinya saat Najwa baru di lahirkan, setelah ibunya menghembuskan nafas terakhirnya.bahkan, Ibu Najwa sendiri tidak mengatakan siapa ayah dari Najwa...namun satu yang perlu Najwa ketahui, ia bukan anak haram, ibunya sempat menikah sirih dan kabur setelah mengetahui bahwa suaminya ternyata menjadikannya istri kedua....





yuk...ikuti cerita nya Saat Najwa bertemu dengan kakek dan ayah kandungnya, serta kehidupan Najwa setelah hidup bersama keluarga ayahnya, sedangkan di sana ada ibu tirinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ke-dua puluh lima.

Siang harinya, setelah pulang dari kampus, Najwa memutuskan untuk pergi ke kantor tanpa menunggu kakaknya ,Adriansyah yang terang-terangan tidak tertarik dengan dunia bisnis, Najwa sempat mengajak kakaknya itu, Namun jawabannya masih belum siap, entahlah, mau sampai kapan kakaknya akan begitu.

Pak Damar membukakan pintu mobil untuk Najwa. Di depan lobi gedung pencakar langit itu, barisan direksi sudah menunggu dengan cemas. Alendra turun lebih dulu, berdiri tegak di samping Najwa, memberikan perlindungan bagi adiknya.

Alendra berbisik di samping Najwa "Jangan gugup. Mereka semua hanya singa tua yang takut kehilangan jabatan. Tunjukkan pada mereka bahwa darah Suhadi yang mengalir di nadimu jauh lebih kuat dari apa pun." padahal Alendra sendiri tidak tahu soal perusahaan, tapi kali ini , Alendra sok berkuasa , sok mengajarkan pada adiknya seolah-olah ia sudah terbiasa, Najwa hanya tersenyum menanggapinya, ia sudah tahu tentang ke dua kakaknya yang selalu menolak untuk mempelajari tentang perusahaan nya, alasannya sibuk dan fokus pada pendidikan.

Najwa menarik napas dalam, membetulkan posisi tasnya, lalu melangkah masuk ke dalam gedung dengan tatapan yang sangat jernih dan berwibawa. Hari ini, ia bukan lagi sekadar "gadis pesantren", melainkan pemimpin baru yang siap mengubah sejarah.

Saat mereka sampai di lobby perusahaan raksasa milik Suhadi, Alendra berhenti" emmm, Najwa, kamu masuk duluan ya, ponsel kakak ketinggalan di mobil, nanti kakak akan menyusul " ucap Alendra yang sebenarnya gugup, pasalnya ini kali pertama kalinya ia terlihat seperti pekerja,bukan anak pengusaha yang keluar masuk hanya meminta uang jajan pada ayahnya.

" iya kak" jawab Najwa tersenyum,ia sedikit melihat raut wajah kecemasan pada kakaknya,dan ia pun memakluminya.

Najwa melangkahkan kakinya memasuki lift khusus petinggi di antar oleh pak Damar.Lobi gedung Suhadi Group yang biasanya tenang, mendadak tegang. Di ruang kendali IT lantai 25, para teknisi senior berkeringat dingin. Alarm sistem berbunyi nyaring, menandakan serangan cyber skala besar sedang mencoba menjebol enkripsi data keuangan pusat.

"Sial! Mereka menggunakan ransomware tipe baru. Kita tidak bisa menahannya!" teriak kepala IT dengan panik.

Ting....

Lift terbuka di lantai 25 " suara apa itu pak Damar?" tanya Najwa penasaran, karena bunyi suara nyaring yang memekakkan telinga.

" itu alarm berbahaya nona, biasanya telah terjadi sesuatu di ruangan IT" jawab pak Damar sedikit cemas.

" Sebaiknya kita melihat kesana nona" usul pak Damar dengan wajah cemas.

Najwa memgangguk lalu memasuki ruangan itu dengan wajah tenang.

Tepat saat itu, pintu geser terbuka otomatis. Najwa melangkah masuk dengan tenang, jilbabnya yang berwarna abu-abu lembut tampak kontras dengan suasana ruangan yang kacau. Di belakangnya, Pak Damar mengikuti dengan wajah tegang.

"Boleh saya lihat akses terminal utamanya?" Ucap Najwa dengan tenang.

Para teknisi itu menoleh, ragu. "Maaf, Nona, ini sangat teknis. Kami sedang mencoba melakukan force shutdown."

"Jangan.... Kalau diputus paksa, data back-up akan terkorupsi secara otomatis. Itu yang mereka inginkan." balas Najwa sopan.

Najwa duduk di kursi utama, jemarinya yang lentik mulai menari di atas keyboard dengan kecepatan yang luar biasa. Matanya yang jernih menatap barisan kode hijau yang merayap di layar hitam. Selama di pesantren, Najwa diam-diam mempelajari keamanan siber melalui bantuan Rukayyah dan pelatihan daring tingkat internasional, sebuah keahlian yang ia asah untuk menjaga data pesantren dari tangan jahil. Dan mengikuti jejak kakak sepupunya untuk mencari uang tambahan.

Najwa bergumam pelan namun tegas "Mereka menggunakan protokol backdoor dari celah keamanan server cabang. Saya akan melakukan IP tunneling untuk mengisolasi virusnya." ucap Najwa dengan wajah yang tetap tenang meski ia sedikit ragu namun tetap mencobanya.

***

Di saat yang bersamaan, lift terbuka. Alendra melangkah keluar dengan terburu-buru. Wajahnya yang tampan tampak sangat serius. Semalam, ia tidak bisa tidur. Hatinya teriris melihat Najwa yang harus memikul beban seberat ini di usia muda.

“Cukup sudah aku main-main. Najwa butuh kakak, bukan hanya seorang pangeran kampus yang tak berguna,” batin Alendra dalam perjalanan tadi. Ia telah bertekad untuk meninggalkan dunia hura-huranya dan belajar mengelola bisnis demi menjadi perisai bagi Najwa.

Namun, saat ia sampai di ambang pintu ruang IT, langkahnya terhenti. Ia terpaku melihat pemandangan di depannya.

Para teknisi senior,yang biasanya sangat sombong dengan gelar mereka,kini berdiri melingkari Najwa dengan mulut ternganga. Najwa terlihat begitu tenang, seolah ia hanya sedang membaca buku di perpustakaan, padahal di hadapannya adalah serangan siber yang bisa menghancurkan perusahaan dalam hitungan menit.

Najwa menekan tombol Enter dengan mantap "Selesai. Saya sudah membalikkan aksesnya. Sekarang tim hukum bisa melacak lokasi asli peretasnya melalui GPS spoofing yang saya tanam di server mereka." kata Najwa tersenyum,ia lega, karena usahanya berhasil.

Keheningan melanda ruangan itu sejenak, sebelum akhirnya tepuk tangan riuh pecah. Kepala IT membungkuk hormat pada Najwa. "Luar biasa, Nona Najwa. Anda menyelamatkan kami semua."

Alendra bersandar di bingkai pintu, napasnya yang tadi memburu kini perlahan tenang. Ada rasa bangga yang begitu besar membuncah di dadanya, namun juga sedikit rasa malu.

Alendra melangkah maju, suaranya berwibawa "Jadi... sepertinya aku tidak perlu khawatir soal data, ya?"

Najwa menoleh, matanya berbinar saat melihat Alendra. "Kak Alen? Kakak sudah datang?" tanya Najwa terkejut,ia mengira , Alendra akan kabur dengan alasan ponselnya tertinggal.

Alendra mendekati adiknya, meletakkan tangannya di bahu Najwa dan menekannya dengan lembut. "Aku datang untuk membantumu, tapi sepertinya kau jauh lebih hebat dari yang aku bayangkan. Tapi dengarkan aku, Najwa..." Alendra menatap tajam ke arah para staf di ruangan itu, memberikan sinyal perlindungan.

"Mulai hari ini, aku akan berada di sini. Di sampingmu. Aku akan belajar semua sistem dari nol. Kau urus strategi dan kebijakan, biarkan aku yang menjadi 'anjing penjaga' di garis depan. Tidak ada lagi yang boleh menyentuhmu, baik di kampus maupun di kantor ini." tutur Alendra dengan mantap.

Najwa tersenyum sangat manis. "Terima kasih, Kak. Najwa memang tidak bisa melakukan semuanya sendirian. Tapi kau bukan anjing penjaga, kau adalah partner kerjaku " balas Najwa tersenyum.

***

Sementara itu, di sebuah kafe remang-remang, Raisa duduk di hadapan seorang pria paruh baya yang mengenakan setelan jas mahal. Pria itu adalah Suryo, musuh bebuyutan Kakek Suhadi yang pernah dikalahkan dalam perebutan lahan sepuluh tahun lalu.

Raisa meninggalkan rumah sempit itu yang terlihat kacau sekarang, karena ia muak dengan kedua orang tuanya yang menurutnya terlalu lembek, apalagi papanya, seolah-olah kasih sayang yang di tujukan papanya tidak ada apa-apanya kalau tidak ada kemewahan.

Raisa tidak bisa hidup miskin, meski papanya merayu dirinya agar sabar yang terpenting keluarga nya berkumpul, ....Raisa menolak dengan tegas ajakan sabar itu, ia mencari cara sendiri untuk keluar dari kemiskinan.

"Jadi, gadis pesantren itu pemegang saham utamanya sekarang? Menarik. Dan kau, Raisa... kau punya apa untukku?" tanya seseorang yang mengenal lama Raisa.

1
juwita
pengabdian apa? yg ada malah ngehabisin harta mrk🤣🤣
@Mita🥰
wah yang nolong si Raisa cari mati
isnaini naini
kbenaran itu ibarat air sesulit apapun psti mbemukan jln...smngt njwa....
Dewi kunti
ILu ap thor
Dewi kunti: weeeeehhh 🤭
total 2 replies
Sri Supriatin
didikan harta n kebencian sdh me darah daging di badan Raisa 🤭 tks upnya Thor 🙏🙏
suti markonah
lanjut thorr💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍👍
suti markonah
hal yg menegangkan akan terjadi lg..kini raisa merasa di atas krna ada ke kayaan ibu kandungnya..tp aku yakin najwa tidak akan pernah terkalahkan..sekali jari najwa menari di atas keyboad perusahan santi gulung tikar😂
irma hidayat
dikasih kesempatan selamat makin kotor hati dan niatmu raisa dasar udah tabiat setan
vivinika ivanayanti
Heemmmm bearti memang Hati Raisa itu yg sakit 🤭🤭
Mundri Astuti
pretlah afkar ..
kan..kan ..belom tau aja emak kandungnya Raisa, anaknya nggigit klo ditolong
Dewi kunti
lha pengabdian,ap yang dihasilkan 🤔🤔🤔🤔🤔
Mundri Astuti
jangan" org tuanya Raisa
Yuli Budi
waduh malah kecolongan 🤦
Yuyun Srie Herawati
apa ini yg di definisi mafia syariah thor
suti markonah
skrg dah bisa komen lg thorrr🤭..kmrn lg layat..maaf curhat
suti markonah
alendra dan adriansyah dapat kejutan bertubi tubi melihat sisi lain dr adiknya najwa yg seharusnya mereka lindungi..tp malah terbalek..malah adiknya yg pegang kendali keluarga suhadi..😂😂😂
suti markonah
mungkinkah raisa sengaja di persiapkan di buang di depan pagar rumah agar bisa masuk di keluarga suhadi oleh musuh ?hmmm penasaran
Sri Supriatin
tkd upnya 👍👍
irma hidayat
lah si iblis raisa ada yg menyelamatkan harusnya membusuk dipenjara
irma hidayat
yg sebenarnya perempuan iblis tu kamu raisa, karna iblis sombong seperti kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!