NovelToon NovelToon
Berjodoh Dengan CEO Cantik

Berjodoh Dengan CEO Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Romantis / Cintamanis
Popularitas:518
Nilai: 5
Nama Author: anjarthvk

Seorang wanita cantik memiliki jabatan CEO di Perusahaan Berlian milik Papahnya. Rania Queenzhi yang ceria memiliki ketertarikan dengan asisten juga merangkap sekaligus sekretarisnya, seorang pria tampan.

Boris William, Sekretaris sekaligus Asisten yang mengabdi di Perusahaan, karena membalas budi akan hidupnya. Diam-diam juga memiliki ketertarikan dengan Atasannya di Perusahaan. Tapi, dirinya masih mempertimbangkan segala hal yang membuatnya tidak percaya diri.

"Aku menjodohkan putriku denganmu, Boris. Tapi, aku tidak memaksa dan membuatmu terburu-buru. Santai dan belajarlah semua hal mengenai Perusahaan. Cari tahu sedikit demi sedikit dari Rania. Dia tahu sepenuhnya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anjarthvk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 : Pertunangan di Ambang Batal

...Selamat membaca semuanya.. ...

Kepulangan mereka meninggalkan semua rasa takut dan luka yang mereka dapat dari Negara Ginseng.

Tuan Frederick berdiri di hadapan Boris dan langsung memberikan satu pukulan keras di rahangnya. Tubuh tegap dan besar itu mampu tumbang walau mendapat pukulan dari pria yang sudah berumur setengah abad lebih itu.

Perlahan lengan tangan menghapus noda darah di bibirnya, dia berusaha bangkit dengan bantuan dari Rania.

"Sudah aku beri pesan untuk menjaganya! Kenapa kejadian buruk itu menimpa putriku? Dimana tanggung jawabmu, Boris? Katakan!" Frederick mengeraskan rahangnya, Boris menundukkan badan tidak berani menatap ke arah Tuannya. Helaan napas berat dari Frederick dengan lirikan yang mengandung banyak arti.

"Maafkan saya, Tuan. Saya lalai menjaga Nona Rania," perasaan bersalah menyelimutinya, bercampur pikiran yang dari awal hinggap bahwa dia tidak pantas bersama dengan Rania. Mata itu memerah melirik ke arah wanita yang hanya diam menatap kesal ke arah Papahnya.

"Kalau kamu tidak becus menjaga Rania, lebih baik aku tarik kembali perkataanku waktu itu. Perjodohan kalian aku batalkan!"

Damn! Boris mendengar itu merasa sangat terpukul, dia tahu dari awal memang tidak becus dan tidak sebanding dengan wanita tersebut. Tapi harapannya terlalu tinggi untuk bisa di gapai.

Napas berat dan tercekat, Rania yang dari tadi hanya diam akhirnya terpancing untuk bersuara karena itu menyangkut tentang dirinya.

"Aku tetap akan menikah dengan, Boris! Papa tidak perlu membatalkan perjodohan diantara kami. Boris lebih dari becus. Rania hanya menginginkan, Boris."

"Rania!" sentak Frederick dengan nada tinggi. Boris mengulurkan tangannya memegang tangan wanita itu untuk menenangkannya. "Singkirkan tanganmu dari putriku!" sontak dia lepas genggaman tersebut dan menunduk kembali.

Tawa hambar Rania bergema diruangan itu, matanya memerah tersirat penuh amarah dan dendam. Tatapannya mulai teduh ke arah Papahnya, namun tajam.

"Jika Papah bersih keras membatalkan pertunangan kami. Rania tidak akan kembali ke sini, Aku akan pergi dari rumah dan tidak akan mengurusi Perusahaan lagi" sebuah ancaman yang merobohkan tembok besar Frederick. "Ayo Boris. Lebih baik kita pergi dari sini!" dengan cepat Rania meraih dan menggenggam erat pergelangan tangan Boris, menautkan jari-jari mereka.

Pria itu menundukkan tubuhnya memberi hormat untuk Frederick. "Maafkan saya, Tuan."

Tubuh yang sudah mulai tua tersebut, tersenyum tipis melihat dua punggung yang berjalan meninggalkan Mansion mewah itu.

"Jaga mereka dan selalu pantau mereka Steven. Sepertinya mereka mulai lebih akrab, acara pertunangan mereka kau siapkan secepatnya. Musuh sudah mulai melewati batas!" Hembusan napas panjang penuh kelegaan, kekhawatiran, dan sedikit terluka.

Menerima fakta bahwa putrinya mendapatkan kejadian yang sangat buruk saat dia berada di Korea Selatan. Percobaan pembunuhan sniper , dan pelecehan dari artis yang direkrut untuk menjadi BA perusahaan mereka. Tetapi, kelegaan dari sikap Rania yang semakin tegas, lebih kuat dari Boris. Pria itu masih jauh dari kemampuan Rania.

"Steve, jika aku mendapatkan cucu lebih cepat dari acara pernikahan bungkam media yang mengatakan hal buruk pada keluargaku." kekehan itu tercipta sesaat, "siapkan berita untuk menjatuhkan pamor dari artis yang bekerja sama dengan kita kemarin. Siapa dia?"

"Kim Do Woo, Tuan."

"Hancurkan karirnya! Perlahan dan jangan meninggalkan sisa untuk dia hidup senang."

"Baik Tuan, saya akan laksanakan perintah dari Tuan."

"Putriku yang malang.." sendunya mengingat betapa malangnya nasib Rania yang dari dulu tidak terlalu beruntung dan harus bisa kuat menghadapi semuanya.

"Boris harus secepatnya aku beri pelajaran"

...ΩΩΩΩΩΩ...

Dalam sebuah mobil yang melaju tanpa tujuan, keheningan berpadu dengan hembusan napas yang terdengar kesal naik turun dari seorang wanita cantik.

"Maafkan saya tidak bisa menjaga Nona." matanya melirik ke arah wanita yang berada di sampingnya.

"Aku mau tinggal di tempatmu saja." Boris meneguk ludahnya, dia berdehem singkat dan mulai melajukan mobilnya ke Rumah.

...Bersambung......

Terima kasih sudah mampir di cerita aku, jangan lupa like dan komennya..

Bagaimana ya kabarnya sekarang? Jujur aku rindu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!